Apabila bola karet ditekan, maka akan terjadi aliran udara di titik A, maka kecepatan fluida di titik A menjadi lebih tinggi daripada fluida di titik B. Menurut prinsip Bernoulli, kecepatan fluida berbanding terbalik dengan tekanannya sehingga tekanan di titik A menjadi lebih rendah daripada tekanan di titik B. Karena fluida mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan rendah, terjadi aliran dari B ke A. Proses ini juga bisa dipercepat menggunakan bantuan zat pendorong seperti kloroflurokarbon (CFC).
Jadi, hal ini terjadi akibat penekanan bola karet akan menyebabkan kecepatan di titik A lebih besar dari kecepatan di titik B sehingga tekanan di titik A lebih kecil dari tekanan di titik B.