Secara umum, diberikan kurva y=a1x2+b1x+c1 dan garis y=b2x+c2. Jika persamaan garis disubstitusi ke persamaan kurva menjadi
a1x2+b1x+c1=b2x+c2
⇔a1x2+b1x+c1−b2x−c2=0
⇔a1x2+b1x−b2x+c1−c2=0
⇔a1x2+(b1−b2)x+(c1−c2)=0
⇔ax2+bx+c=0 . . . (*),
dengan a=a1, b=b1−b2, c=c1−c2,
dan diskriminan persamaan (*) adalah D=b2−4ac, maka kedudukan kurva dan garis sebagai berikut:
- Memotong sumbu X di dua titik jika diskriminannya lebih dari nol (D>0).
- Menyinggung sumbu X (memotong sumbu X di satu titik) jika diskriminannya sama dengan nol (D=0).
- Tidak memotong sumbu X jika diskriminannya kurang dari nol (D<0).
Perlu diingat sifat distributif juga operasi aljabar sebagai berikut:
Untuk sembarang bilangan a, b, dan variabel x berlaku (a+b)x=ax+bx
Pada soal diketahui garis y=−2x+3 memotong kurva y=x2−4x+p, sehingga didapat
x2−4x+p=−2x+3
⇔x2−4x+p+2x−3=0
⇔x2−4x+2x+p−3=0, berdasarkan sifat distributif diperoleh
⇔x2+(−4+2)x+(p−3)=0
⇔x2+(−2)x+(p−3)=0
Artinya, a=1, b=−2, c=p−3
Karena garis memotong kurva, maka D>0. Diperoleh
D>0
⇔b2−4ac>0
⇔(−2)2−4.1.(p−3)>0
⇔4−4(p−3)>0, berdasarkan sifat distributif diperoleh
⇔4−4p+12>0
⇔−4p+12+4>0
⇔−4p+16>0
⇔16>4p
⇔416>p
⇔4>p dapat juga ditulis menjadi p<4