Latihan Bahasa Indonesia Kelas II Ungkapan Permintaan Maaf
# 6
Pilgan

Perhatikan teks berikut ini!

Saat pelajaran menggambar di sekolah, Tina tidak membawa pensil warna. Cici dengan senang hati meminjamkan pensil warnanya kepada Tina. Namun, Tina tidak sengaja mematahkan pensil warna milik Cici. Tina sangat menyesal dan langsung meminta maaf kepada Cici.

Ungkapan permintaan maaf yang sebaiknya dikatakan Tina kepada Cici adalah ...

A

Maaf, Cici. Aku tidak jadi meminjam pensil warnamu.

B

Maaf, Cici. Aku tidak bisa meminjamkan pensil warnaku.

C

Maaf, Cici. Aku tidak sengaja mematahkan pensil warnamu.

Pembahasan:

Ungkapan permintaan maaf adalah ungkapan yang disampaikan untuk memohon ampun atas kesalahan yang dilakukan. Ungkapan permintaan maaf juga disampaikan ketika kita tidak bisa memenuhi harapan orang lain. Biasanya ungkapan permintaan maaf ditandai dengan kata maaf.

Tina tidak sengaja mematahkan pensil warna milik Cici. Jadi, ungkapan permintaan maaf yang sebaiknya dikatakan Tina kepada Cici adalah Maaf, Cici. Aku tidak sengaja mematahkan pensil warnamu.

*Maaf, Cici. Aku tidak jadi meminjam pensil warnamu. → ungkapan permintaan maaf, tetapi tidak sesuai dengan teks.

*Maaf, Cici. Aku tidak bisa meminjamkan pensil warnaku. → ungkapan penolakan.