Latihan Fisika Kelas XII Inti Atom dan Radioaktivitas
# 5
Pilgan

Saat ini, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) merupakan salah satu pembangkit yang paling efisien dan ramah lingkungan karena tidak mengemisikan gas CO2\text{CO}_2. Pembangkit ini bekerja dengan cara menembakkan neutron ke sebuah atom uranium-235 dengan persamaan reaksi sebagai berikut.

92235U+01 55140Cs+3792Rb+2 01n_{92}^{235}\text{U}+_0^1\text{n}\ \rightarrow\ _{55}^{140}\text{Cs}+_{37}^{92}\text{Rb}+2\ _0^1\text{n}

Massa atom uranium-235 adalah 235,0439 u, massa atom caesium-140 adalah 139,9172 u, massa atom rubidium-92 adalah 91,9197 u, dan massa neutron adalah 1,0087 u. Apabila reaksi terjadi secara berantai (chain reaction) sebanyak 1.000 kali, maka besarnya energi yang dihasilkan adalah .... (c2c^2 = 931 MeV/u)

A

1,049 GeV

B

2,047 GeV

C

1,049 TeV

D

2,047 TeV

E

4,089 TeV

Pembahasan:

Diketahui:

massa atom uranium-235 mUm_{^{\text{U}}} = 235,0439 u

massa atom rubidium-92 mRbm_{^{\text{Rb}}} = 91,9197 u

massa atom caesium-140 mCsm_{^{\text{Cs}}} = 139,9172 u

massa neutron mnm_{\text{n}} = 1,0087 u

Banyaknya reaksi NN = 1.000

Konstanta c2c^2 = 931 MeV/u

Ditanya:

Energi total yang dihasilkan EtotalE_{\text{total}} = ?

Jawab:

Pada reaksi nuklir, akan ada massa yang berkurang. Massa yang berkurang ini merupakan defek massa yang diubah menjadi energi yang dipancarkan melalui gelombang elektromagnetik atau partikel lain seperti partikel α\alpha dan β\beta.

Besarnya energi yang dibebaskan dapat dicari menggunakan persamaan massa-energi, yaitu E=Δmc2E=\Delta mc^2 di mana Δm\Delta m merupakan defek massa dan cc merupakan kecepatan cahaya (3×108 m/s atau c2c^2 = 931 MeV/u).

Besarnya defek massa dapat dicari dengan cara membandingkan massa sebelum reaksi dengan massa sesudah reaksi. Secara matematis dapat dituliskan dengan persamaan Δm=Σmsebelum reaksiΣmsesudah reaksi\Delta m=\Sigma m_{\text{sebelum reaksi}}-\Sigma m_{\text{sesudah reaksi}}.

Pertama, hitung defek massa yang terjadi terlebih dahulu.

Δm=Σmsebelum reaksiΣmsesudah reaksi\Delta m=\Sigma m_{\text{sebelum reaksi}}-\Sigma m_{\text{sesudah reaksi}}

=(mU+mn)(mRb+mCs+2mn)=\left(m_{\text{U}}+m_{\text{n}}\right)-\left(m_{\text{Rb}}+m_{\text{Cs}}+2m_{\text{n}}\right)

=(235,0439+1,0087)(91,9197+139,9172+2(1,0087))=\left(235,0439+1,0087\right)-\left(91,9197+139,9172+2\left(1,0087\right)\right)

=2,1983=2,1983 u

Besar energi yang dilepaskan per reaksi adalah

E=Δmc2E=\Delta mc^2

=(2,1983)(931)=\left(2,1983\right)\left(931\right)

=2.046,6173=2.046,6173 MeV

Karena reaksi terjadi sebanyak 1.000 kali, maka energi total yang dilepaskan adalah

Etotal=NEE_{\text{total}}=NE

=1.000(2.046,6173)=1.000\left(2.046,6173\right)

=2.046.617,3=2.046.617,3 MeV

=2,047=2,047 TeV (diubah ke satuan TeV dengan cara membagi 106)

Jadi, besarnya energi yang dihasilkan adalah 2,047 TeV.