Proses pembentukan mikrospora (serbuk sari/polen) disebut dengan mikrosporogenesis. Pada tumbuhan berbunga, mikrosporogenesis terjadi di kantong sari (anther). Pembelahan yang terjadi pada proses mikrosporogenesis merupakan pembelahan meiosis I dan meiosis II. Hasil dari pembelahan meiosis adalah 4 sel mikrospora yang haploid.
Masing-masing mikrospora berkembang menjadi butir serbuk sari atau polen. Inti sel polen mengalami kariokinesis menghasilkan 2 nukleus, yaitu nukleus generatif dan nukleus tabung. Setelah penyerbukan, nukleus generatif mengalami kariokinesis II menjadi nukleus sperma I dan nukleus sperma II. Hasil akhirnya adalah terbentuk gametofit jantan dengan 3 inti, yaitu nukleus sperma I, nukleus sperma II, dan nukleus tabung.
Jadi, pernyataan yang benar mengenai mikrosporogenesis adalah 3, 4 dan 5.
*(1) Hanya mengalami satu kali kariokinesis → salah. Mikrosporogenesis mengalami dua kali kariokinesis.
*(2) Terjadi di ovarium → salah. Ovarium merupakan tempat terjadinya megasporogenesis.