Latihan Fisika Kelas X Konsep Vektor
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 4
2. 2
3. 2
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Perhatikan besaran-besaran di bawah ini.

    1. Massa

    2. Jumlah zat

    3. Kelajuan

    4. Gaya

    Besaran di atas yang termasuk dalam besaran vektor adalah ....

    A

    2 saja

    B

    1 dan 2

    C

    4 saja

    D

    1 dan 3

    E

    2 dan 4

    Pembahasan:

    Vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah. Vektor direpresentasikan dengan panah di mana panjang panah menunjukkan besarnya dan kepala panah menunjukkan arahnya. Sedangkan skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai atau besar.

    1. Massa adalah besaran skalar karena hanya memiliki nilai atau besar, contoh: massa beras 2 kg.
    2. Jumlah zat adalah besaran skalar karena hanya memiliki nilai atau besar, contoh: jumlah zat atom karbon (C) 2 mol.
    3. Kelajuan adalah besaran skalar karena hanya memiliki nilai atau besar, contoh: kelajuan sepeda motor 60 km/h.
    4. Gaya adalah besaran vektor karena memiliki nilai dan arah, contoh: Gaya dorong yang diberikan seorang anak pada meja sebesar 20 N ke arah kanan.

    Jadi yang termasuk dalam besaran vektor adalah nomor 4 saja, yaitu gaya.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.

    1. Besaran skalar hanya memiliki nilai.
    2. Besaran vektor memiliki nilai dan arah.
    3. Vektor direpresentasikan menggunakan panah, di mana panjang panah menunjukkan nilainya.
    4. Kombinasi dari dua vektor atau lebih disebut vektor resultan.

    Pernyataan-pernyataan tersebut yang benar terdapat pada nomor ....

    A

    2 dan 4 saja

    B

    1, 2 dan 4

    C

    3 dan 4 saja

    D

    1 dan 2 saja

    E

    1, 2 dan 3

    Pembahasan:

    Vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah. Vektor direpresentasikan dengan panah di mana panjang panah menunjukkan besarnya dan kepala panah menunjukkan arahnya. Gabungan dari dua vektor atau lebih disebut resultan vektor. Sedangkan skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai atau besar.

    1. Besaran skalar hanya memiliki nilai (benar)
    2. Besaran vektor memiliki nilai dan arah (benar)
    3. Vektor direpresentasikan menggunakan panah, di mana panjang panah menunjukkan nilainya (salah, karena panjang panah menunjukkan nilai atau besarnya vektor)
    4. Kombinasi dari dua vektor atau lebih disebut vektor resultan (benar)

    Jadi, pernyataan yang benar terdapat pada nomor 1, 2 dan 4.

  • Pilgan

    Sebuah vektor memiliki nilai 1-1i 3-3j. Kuadran yang tepat pada diagram-XYXY untuk vektor tersebut adalah ....

    A

    kuadran 1

    B

    kuadran 2

    C

    kuadran 4

    D

    kuadran 3

    E

    kuadran 3 dan 4

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Nilai vektor 1-1i 3-3j

    Ditanya:

    Letak vektor pada kuadran?

    Jawab:

    Untuk menentukan lokasi dari vektor tersebut, lebih mudah kita gambar vektor pada bidang-XYXY. Vektor satuan pada sumbu-XX diberi lambang i dan vektor satuan pada sumbu-YY diberi lambang j. Sehingga, gambar vektor tersebut adalah sebagai berikut.

    Vektor 1-1i 3-3j

    Jadi, berdasarkan gambar, vektor tersebut terletak pada kuadran 3.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar vektor berikut ini.

    Jika kita menginginkan vektor B, dengan B = 12-\frac{1}{2} A, maka gambar yang sesuai untuk vektor B adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar vektor

    Ditanya:

    Besar dan arah vektor B? dengan B = 12-\frac{1}{2} A

    Jawaban:

    Sebuah vektor digambarkan dengan sebuah anak panah yang terdiri atas pangkal dan ujung. Panjang anak panah menunjukkan besar vektor dan arah anak panah menyatakan arah vektor. Pada gambar dianggap bahwa setiap kotak adalah 1 satuan.

    Pada gambar, arah vektor A ke kanan dan besar vektor A yaitu 4 satuan atau 4 kotak.

    B =12=-\frac{1}{2} A

    B =12(4)=-\frac{1}{2}\left(4\right)

    B =2=-2

    Besar vektor B adalah 2 satuan atau 2 kotak, dan tanda negatif artinya berlawanan dengan arah vektor A. Sehingga, arah vektor B adalah ke kiri.

    Jadi, gambar yang tepat seperti berikut.

  • Pilgan

    Perhatikan tiga vektor di bawah ini

    Jika perpindahan dimulai dari titik A dan berakhir di titik B, maka perpindahan yang sama adalah ....

    A

    1 dan 2

    B

    1, 2 dan 3

    C

    tidak ada yang sama satu sama lain

    D

    1 dan 3

    E

    2 dan 3

    Pembahasan:

    Perpindahan adalah perubahan posisi suatu benda dalam selang waktu tertentu. Perpindahan tidak hanya dinyatakan dengan besarnya, tapi juga arahnya.

    Perpindahan dikatakan sama jika dua benda memiliki nilai atau besar dan arah yang sama. Berdasarkan gambar, vektor 1 dan 3 memiliki besar enam kotak dan arah tepat ke utara, sedangkan vektor 2 memiliki besar yang sedikit lebih besar dan arahnya tidak tepat ke utara.

    Jadi, vektor yang memiliki perpindahan yang sama adalah 1 dan 3.

  • Pilgan

    Pernyataan di bawah ini yang benar mengenai besarnya komponen vektor adalah ....

    A

    sama dengan besar vektor

    B

    kurang dari, sama dengan, atau lebih besar dari besarnya vektor

    C

    lebih besar dari atau sama dengan besar vektor

    D

    kurang dari setengah besar vektor

    E

    kurang dari atau sama dengan besar vektor

    Pembahasan:

    Jika besar vektor perpindahan misalkan r dan sudut terhadap sumbu-XX(θ\theta) diketahui, maka dapat diperoleh komponen-komponen rxr_x dan ryr_y sebagai berikut.

    cosθ=rxr\cos\theta=\frac{r_x}{r} rx=rcosθ\Leftrightarrow r_x=r\cos\theta

    sinθ=ryr\sin\theta=\frac{r_y}{r} ry=rsinθ\Leftrightarrow r_y=r\sin\theta

    Dari persamaan tersebut terlihat bahwa komponen sebuah vektor tidak mungkin lebih besar dari besar vektor karena nilai sinus maupun cosinus sudutnya tidak mungkin lebih dari 1. Dengan kata lain, kisaran nilai komponen vektor maksimal adalah sama dengan besar vektor.

    Jadi, pernyataan yang paling benar mengenai besarnya komponen vektor adalah kurang dari atau sama dengan besar vektor.

  • Pilgan

    Seorang pesepeda berjalan menuruni sebuah bukit dengan kecepatan 10 m/s. Bukit memiliki sudut 37o terhadap horizontal. Kecepatan pesepeda pada arah horizontal adalah ....

    A

    4 m/s

    B

    8 m/s

    C

    2 m/s

    D

    10 m/s

    E

    6 m/s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan pesepeda v=v= 10 m/s

    Arah θ=\theta= 37o dari sumbu-XX positif

    Ditanya:

    Kecepatan pada arah horizontal (vxv_x)?

    Jawaban: 

    Pertama, kita gambar vektor kecepatan pesepeda dengan menguraikan vektor tersebut dalam sumbu-XX dan sumbu-YY seperti gambar di bawah ini.

    Kecepatan pesepeda pada arah horizontal ditunjukkan oleh v. Meninjau gambar segitiga istimewa di atas, diperoleh bahwa:

    cosθ=vxv\cos\theta=\frac{v_x}{v}, maka besar kecepatan vxv_x adalah

    vx=vcosθv_x=v\cos\theta

    =10cos37o=10\cos37^o

    =10(45)=8 m/s=10\left(\frac{4}{5}\right)=8\ \text{m/s}

    Jadi, besar kecepatan pesepeda pada arah horizontal adalah 8 m/s

  • Pilgan

    Tiga buah vektor P1, P2, dan P3 memiliki panjang yang sama yaitu 10 meter. Akan tetapi mereka memiliki sudut yang berbeda-beda. Vektor P1, P2, dan P3 memiliki sudut berturut-turut 37o, 53o dan 60o di atas sumbu-XX positif seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

    Urutan yang benar untuk komponen vektor pada sumbu-XX dari yang terkecil sampai terbesar pada ketiga vektor itu adalah ....

    A

    P1x > P2x > P3x

    B

    P3x > P1x > P2x

    C

    P2x > P1x > P3x

    D

    P2x > P3x > P1x

    E

    P3x > P2x > P1x

    Pembahasan:

    Diketahui:

    P1, P2, dan P3 memiliki panjang yang sama yaitu 10 meter

    P1, P2, dan P3 memiliki sudut berturut-turut 37o, 53o dan 60o di atas sumbu-XX positif

    Ditanya:

    Urutan yang benar untuk komponen vektor pada sumbu-XX dari yang terkecil sampai terbesar?

    Jawaban:

    Jika besar vektor posisi dan sudut terhadap sumbu-XX(θ\theta) diketahui, maka dapat diperoleh komponen-komponen PxP_x dan PyP_y sebagai berikut.

    cos θ=PxP\cos\ \theta=\frac{P_x}{P} Px=P cos θ\Leftrightarrow P_x=P\ \cos\ \theta

    sinθ=PyP\sin\theta=\frac{P_y}{P} Py=P sin θ\Leftrightarrow P_y=P\ \sin\ \theta

    Vektor satuan pada sumbu-XX diberi lambangdan vektor satuan pada sumbu-YY diberi lambang j. Terdapat tiga buah vektor P1, P2, dan P3, dan semuanya berada pada sumbu-XX positif, sehingga, penyelesaiannya menjadi:

    P1x=P1cos 37o=10(45)=8 mP_{1x}=P_1\cos\ 37^o=10\left(\frac{4}{5}\right)=8\ \text{m} i

    kemudian

    P2x=P2cos 53o=10(35)=6 mP_{2x}=P_2\cos\ 53^o=10\left(\frac{3}{5}\right)=6\ \text{m} i

    kemudian

    P3x=P3cos 60o=10(12)=5 mP_{3x}=P_3\cos\ 60^o=10\left(\frac{1}{2}\right)=5\ \text{m} i

    Jadi, urutan yang benar adalah P1x > P2x > P3x

  • Pilgan

    Perhatikan gambar menara Eiffel dan bayangannya yang terbentuk berikut ini.

    www.pngegg.com/en/png-wsefa

    Jika panjang bayangan yang terbentuk adalah 600 meter pada arah mendatar dan sudut yang dibentuk garis imajiner puncak menara dengan puncak bayangan adalah 37o37^o, maka perkiraan tinggi menara Eiffel dihitung sesuai konsep vektor adalah ....

    A

    50 m

    B

    350 m

    C

    450 m

    D

    250 m

    E

    150 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang bayangan menara l=l= 600 meter.

    Sudut yang dibentuk garis imajiner puncak menara dan puncak bayangan θ=\theta= 37o.37^o.

    Ditanya:

    Perkiraan tinggi menara Eiffel, h=h= ?

    Jawaban:

    Sumber: www.pngegg.com/en/png-wsefa

    Dengan menggunakan dalil Pythagoras, kita misalkan komponen vektor l pada sumbu-XX dan komponen vektor h pada sumbu-YY, dengan arahnya terhadap sumbu-XX.

    Untuk menyelesaikan masalah di atas, kita gunakan sudut θ\theta untuk menentukan konsep salah satu segitiga istimewa.

    untuk memperkirakan tinggi menara dapat digunakan konsep tangen, yang juga digunakam untuk menentukan arah vektor.

    tanθ=hl\tan\theta=\frac{h}{l}, mencari tangen pada segitiga istimewa adalah sisi depan sudut dibagi dengan sisi samping sudut.

    34=hl\frac{3}{4}=\frac{h}{l}

    34=h600\frac{3}{4}=\frac{h}{600}

    h=3(600)4=18004=450 mh=\frac{3\left(600\right)}{4}=\frac{1800}{4}=450\ \text{m}

    Jadi, berdasarkan kalkulasi maka dapat disimpulkan bahwa tinggi menara Eiffel adalah 450 m.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar vektor di bawah ini!

    Besar dan arah yang tepat untuk vektor A tersebut adalah ....

    A

    8 m dan 60o60^o dari sumbu-XX positif

    B

    8 m dan 45o45^o dari sumbu-XX positif

    C

    12 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif

    D

    8 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif

    E

    12 m dan 45o45^o dari sumbu-XX positif

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar vektor

    Ditanya:

    Besar dan arah vektor?

    Dijawab:

    Dari gambar vektor pada soal dapat diuraikan komponen-komponen vektornya sebagai berikut.

    Komponen vektor pada sumbu-XX adalah Ax=43 mA_x=4\sqrt{3}\ \text{m}

    Komponen vektor pada sumbu-YY adalah Ay=4 mA_y=4\ \text{m}

    Menghitung besar vektor dengan dalil Pythagoras:

    A=Ax2+Ay2A=\sqrt{A_x^2+A_y2}

    =(43)2+(4)2=\sqrt{\left(4\sqrt{3}\right)^2+\left(4\right)^2}

    =(16(3))+(16)=\sqrt{\left(16\left(3\right)\right)+\left(16\right)}

    =48+16=64=8 m=\sqrt{48+16}=\sqrt{64}=8\ \text{m}

    Menentukan arah vektor:

    sin θ=sisi depan sudutsisi miring\sin\ \theta=\frac{\text{sisi depan sudut}}{\text{sisi miring}}

    sinθ=48=12, θ=30o\sin\theta=\frac{4}{8}=\frac{1}{2},\ \theta=30^o, atau dapat juga dengan:

    tanθ=AyAx\tan\theta=\frac{A_y}{A_x}

    tanθ=443×33=133\tan\theta=\frac{4}{4\sqrt{3}}\times\frac{\sqrt{3}}{\sqrt{3}}=\frac{1}{3}\sqrt{3}, θ=30o\theta=30^o

    Jadi, besar dan arah yang tepat untuk vektor A tersebut adalah 8 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.