Tampilan fisik atau fenotipe tidak hanya dipengaruhi oleh gen, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan. Faktor lingkungan yang dimaksud adalah makanan (nutrisi), suhu, cahaya matahari, kelembapan, dan curah hujan.
Sinar ultraviolet jenis UVA dan UVB dapat mencapai kulit manusia. UVA membuat kulit menjadi gelap karena sinar UVA merangsang pembentukan pigmen melamin. Produksi pigmen ini bertujuan untuk melindungi sel-sel yang ada dalam kulit dari serangan sinar UV.
Jadi, adanya faktor lingkungan (cahaya matahari) dapat memengaruhi fenotipe kulit Josh yang awalnya berwarna terang menjadi lebih gelap.