Diketahui:
Tekanan di bawah sayap P1 = 100 kPa = 100.000 Pa
Kecepatan udara di atas sayap v2 = 120 m/s
Kecepatan udara di bawah sayap v1 = 100 m/s
Massa jenis udara ρ = 1,2 kg/m3
Ditanya:
Tekanan di atas sayap P2 = ?
Jawab:
Gaya angkat yang terjadi pada sayap pesawat disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan pada bagian atas dan bawah dari sayap pesawat. Apabila tekanan di bagian bawah lebih besar dari tekanan di bagian atas, maka akan terjadi gaya angkat naik. Sementara apabila tekanan di bagian bawah lebih kecil dari tekanan di bagian atas, maka akan terjadi gaya turun.
Besarnya beda tekanan di atas dan di bawah sayap bisa didapatkan melalui persamaan berikut.
P1−P2=21ρ(v22−v12)
ρ merupakan massa jenis udara (kg/m3), serta v1 dan v2 masing-masing adalah kecepatan udara di bawah dan di atas sayap (m/s).
P1−P2=21ρ(v22−v12)
P2=−(21ρ(v22−v12)−P1)
=−(21(1,2)(1502−1002)−100.000)
=−(21(1,2)(22.500−10.000)−100.000)
=−(7.500−100.000)
=92.500 Pa
=92,5 kPa (ubah ke dalam satuan kPa)
Jadi, besar tekanan di atas sayap adalah 92,5 kPa.