Diketahui:
Jumlah lilitan toroida N1 = 100 lilitan
Jumlah lilitan kumparan di toroida N2 = 40 lilitan
Panjang jari-jari toroida l = 0,5π m
Luas penampang toroida A = 0,006 m2
Arus awal I1 = 9 A
Arus akhir I2 = 7 A
Selang waktu Δt = 0,2 s
Permeabilitas ruang hampa μ0=4π×10−7 H/m
Ditanya:
GGL induksi silang toroida ε=?
Dijawab:
Menentukan induktansi silang
Induktansi silang merupakan peristiwa dimana terjadi perubahan fluks magnetik pada kumparan sekunder akibat dari perubahan fluks magnetik di kumparan primer. Induktansi silang biasanya terjadi pada toroida. Persamaan induktansi silang pada toroida dirumuskan sebagai berikut.
L=lμ0N1N2A
Sehingga,
L=lμ0N1N2A
L=(0,5π)(4π×10−7)(100)(40)(0,006)
L=0,5π9,6π×10−6
L=1,92×10−5 H
Menentukan GGL induksi silang
GGL induksi silang secara matematis merupakan perkalian antara induktansi silang dengan laju perubahan kuat arus tiap waktu. Persamaan GGL induksi silang adalah sebagai berikut.
ε=−L ΔtΔI
Sehingga,
ε=−L ΔtΔI
ε=−(1,92×10−5)(0,2)(7−9)
ε=−(1,92×10−5)(0,2)(−2)
ε=−(1,92×10−5)(−10)
ε=1,92×10−4 V
ε=192×10−6 V
ε=192 μV
Jadi, besar GGL induksi silang yang timbul pada toroida tersebut adalah 192 μV.