Latihan Kimia Kelas X Reaksi Redoks
# 6
Pilgan

Perhatikan reaksi berikut!

2HOF \longrightarrow H2O ++ OF2

Berdasarkan reaksi di atas, yang mengalami disproporsionasi adalah ….

A

OF2

B

H2O

C

HOF

D

O

E

F

Pembahasan:

Reaksi disproporsionasi adalah reaksi di mana satu unsur mengalami reaksi oksidasi sekaligus reaksi reduksi. Untuk menentukan hal itu, maka kita harus menentukan biloks masing-masing unsur kemudian melihat unsur manakah yang mengalami kenaikan atau penurunan biloks.


HOF

Karena HOF tidak memiliki muatan, maka nilai penjumlahan biloks unsur penyusunnya adalah 0.

Unsur H umumnya memiliki bilangan oksidasi +1. Unsur F termasuk unsur dalam golongan VIIA, sehingga memiliki biloks -1. Berdasarkan informasi tersebut, biloks O dapat ditentukan.

Biloks H ++ Biloks O ++ Biloks F == 0

+1 ++ Biloks O ++ (-1) == 0

Biloks O ++ 0 == 0

Biloks O == 0


H2O

Karena H2O tidak memiliki muatan, maka nilai penjumlahan biloks unsur penyusunnya adalah 0.

Unsur H umumnya memiliki bilangan oksidasi +1.

Biloks O ++ 2 ×\times Biloks H == 0

Biloks O ++ 2(+1) == 0

Biloks O ++ 2 == 0

Biloks O == -2


OF2

Karena oksigen difluorida tidak memiliki muatan, maka nilai penjumlahan biloks unsur penyusunnya adalah 0.

Pada senyawa oksigen difluorida, terdapat pengecualian untuk biloks O di mana bukan sama dengan -2. Hal ini karena unsur F lebih elektronegatif daripada O sehingga biloks F yang bernilai negatif, yaitu -1 (golongan VIIA).

Biloks O ++ 2 ×\times Biloks F == 0

Biloks O ++ 2(-1) == 0

Biloks O ++ (-2) == 0

Biloks O == +2


Setelah proses penentuan biloks di atas, perhatikan bagan berikut!


Berdasarkan reaksi di atas, yang mengalami disproporsionasi adalah O.