Reaksi di atas adalah reaksi terang fotosintesis dengan rute elektron nonsiklik. Aliran elektron nonsiklik ini memiliki rantai transpor elektron yang lebih panjang dan menggunakan fotosistem I maupun fotosistem II. Mekanisme aliran elektron non siklik adalah sebagai berikut.
- Klorofil a (P680) pada fotosistem II menyerap cahaya.
- Elektron berenergi tinggi dari klorofil a terlepas (tereksitasi) dan ditangkap oleh akseptor elektron primer fotosistem II.
- Klorofil a (P680) menjadi klorofil a+ karena kehilangan elektronnya atau teroksidasi. Di sisi lain, air yang terkena cahaya matahari melepaskan elektron dan terurai menjadi 2 ion hidrogen dan 1 atom oksigen. Elektron yang dilepas air tersebut akan ditangkap oleh klorofil a+ menjadi klorofil a kembali.
- Elektron yang ditangkap akseptor primer fotosistem II dialirkan ke plastokinon, kemudian ke kompleks sitokrom, dan ke plastosianin. Ketiganya merupakan rantai transpor elektron pada kloroplas.
- Bersamaan dengan peristiwa tersebut, cahaya juga diserap oleh klorofil a (P700) pada fotosistem I sehingga klorofil a menjadi teroksidasi.
- Elektron dari plastosianin ditangkap oleh klorofil a+ fotosistem I sehingga klorofil a menjadi normal kembali.
- Setiap perpindahan elektron menghasilkan energi dan energi tersebut digunakan oleh membran tilakoid untuk menyusun ATP dari ADP.
- Elektron yang dilepaskan oleh klorofil a fotosistem I pada saat terkena cahaya, diterima oleh akseptor elektron primer fotosistem I.
- Elektron dari akseptor primer fotosistem I dialirkan ke rantai transpor elektron yang terdiri dari ferodoksin.
- Elektron dari feredoksin dialirkan oleh enzim NADP+ reduktase ke NADP+.
- NADP+ menangkap elektron dan ion H+ menjadi NADPH dan NADPH merupakan sumber energi untuk menyintesis gula.
Jadi jawaban untuk pertanyaan di atas adalah 680 nm dan 700 nm.