
Pindah silang atau crossing over terjadi apabila ada pertukaran sebagian gen-gen suatu kromatid dengan gen-gen dari kromatid pasangan homolognya. Berdasarkan contoh di atas, akibat peristiwa pindah silang (crossing over), macam gamet yang dihasilkan F1 bukan dua macam, tetapi empat macam (MN, Mn, mN, mn). Dua gamet memiliki gen seperti induknya disebut gamet tipe parental (MN dan mn) dan dua gamet berbeda dengan induk disebut sebagai gamet tipe rekombinan (Mn dan mN).
Berdasarkan uji silang di atas diketahui fenotipe rekombinan (RK) adalah merah sayap keriput dan ungu sayap normal. Sehingga total individu rekombinan (RK) keturunan kedua yaitu
25 + 275 = 300 individu.
Jadi jawaban yang tepat adalah 300.