Perdagangan antardaerah berbeda dengan perdagangan antarnegara. Perdagangan antardaerah memiliki karakteristik tersendiri yang terdiri dari 8 yaitu spesialisasi, biaya produksi rendah, pertukaran barang, saling kerja sama, mengejar laba, terarah pada konsumen, kepuasan maksimum, dan transaksi sukarela.
- Biaya produksi rendah. Perdagangan antardaerah memiliki tujuan dalam memproduksi barang dengan biaya produksi rendah, sehingga memberi kepuasan maksimal karena harga yang ditentukan juga relatif rendah.
- Pertukaran barang. Perdagangan antardaerah bertujuan untuk bertukar berbagai barang untuk memastikan barang-barang di daerah tersebut tersedia. Biasanya, ada daerah yang memiliki persediaan barang dalam jumlah sedikit karena kemampuan produksinya kurang.
- Saling kerja sama. Perdagangan antardaerah menyebabkan munculnya hubungan yang erat dan semangat kerja sama antar pedagang.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang tidak termasuk dalam karakteristik perdagangan antardaerah adalah kepuasan minimum. Kepuasan minimum merupakan tanda bahwa pelayanan yang diberikan kepada konsumen rendah, sehingga akan berdampak buruk bagi perdagangan tersebut.