Latihan Bahasa Indonesia Kelas VIII Unsur-unsur puisi
# 8
Pilgan

Cermati puisi berikut!

Aku

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu

Tidak juga kau

               Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulan yang terbuang

               Biar peluru menembus kulitku

               Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

               Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi!


(Karya: Chairil Anwar)


Citraan yang terdapat pada larik yang dicetak miring tersebut adalah citraan ....

A

perabaan

B

penglihatan

C

pendengaran

D

gerak

Pembahasan:

Citraan atau imaji adalah salah satu unsur pembangun yang termasuk dalam struktur lahir sebuah puisi. Citraan ini digunakan untuk membuat pembaca bisa membayangkan sehingga seolah-olah berada di dalam puisi tersebut. Macam-macam citraan dalam puisi adalah citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan gerak, citraan perabaan, citraan penciuman, dan citraan pencicipan.

Mari kita cermati larik yang dicetak miring tersebut.

Hingga hilang pedih peri

Kata pedih dalam larik tersebut menggambarkan diksi yang dapat dirasakan oleh indra peraba atau kulit. Citraan yang digunakan penyair agar seolah-olah dapat dirasakan oleh indra peraba pembaca adalah citraan perabaan.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa citraan yang terdapat pada larik yang dicetak miring tersebut adalah citraan perabaan.