Diketahui:
Panjang fokus lensa objektif fob = 90 cm
Panjang fokus lensa pembalik fp = 5 cm
Panjang fokus lensa okuler fok = 10 cm
Perbesaran teropong M = 15 kali
Mata berakomodasi maksimum
Ditanya:
Panjang teropong d =?
Jarak bayangan lensa okuler teropong sok′=?
Dijawab:
Menentukan jarak benda pada lensa okuler
Untuk menentukan panjang teropong, terlebih dahulu mencari nilai jarak benda pada lensa okuler melalui persamaan perbesaran teropong bumi. Ketika pengamat mengamati dengan mata berakomodasi maksimum pada teropong bumi, jarak benda dianggap berada pada posisi tak hingga sob=∞, sehingga bayangan dari lensa objektif jatuh tepat pada panjang fokus lensa objektif sob′=fob. Jarak benda pada lensa okuler juga lebih kecil dari panjang fokusnya sok<fok, sehingga perbesaran teropong bumi saat mata berakomodasi maksimum dirumuskan dengan persamaan berikut.
M=sokfob
Maka,
M=sokfob
sok=Mfob
sok=1590
sok=6 cm
Menentukan panjang teropong bumi
Panjang teropong bumi dengan mata berakomodasi maksimum dirumuskan dengan persamaan sebagai berikut.
d=fob+4fp+sok
Sehingga:
d=fob+4fp+sok
d=90+4(5)+6
d=90+20+6
d=116 cm
d=1,16 m
Menentukan jarak bayangan lensa okuler teropong bumi
Untuk menentukan jarak bayangan lensa okuler teropong bumi dapat menggunakan persamaan pada lensa tipis sebagai berikut.
fok1=sok1+sok′1
sok′1=fok1−sok1
sok′1=fok soksok−fok
sok′=sok−fokfok sok
sok′=(6)−(10)(10)(6)
sok′=−460
sok′=−15 cm
Tanda negatif menunjukkan bahwa bayangan yang dihasilkan bersifat maya.
Jadi, panjang teropong dan jarak bayangan lensa okuler teropong berturut-turut adalah 1,16 m dan 15 cm.