Kebijakan politik luar negeri yang diterapkan Indonesia pada masa demokrai liberal adalah politik luar negeri bebas-aktif di tengah ketegangan dunia antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sikap ini ditunjukkan dalam keikutsertaan Indonesia dalam Gerakan Non-Blok serta memprakarsai Konferensi Asia-Afrika sebagai bentuk penghimpunan kekuatan yang tidak memihak serta dapat berhubungan dengan semua negara yang menjunjung tinggi kedamaian dunia.
Jadi jawaban yang tepat adalah ''Bebas dan Aktif''.