Latihan Fisika Kelas X Energi Potensial dan Gaya Konservatif
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
1
Salah
9
Dilewati
0

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 3
2. 2
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 3
  • Pilgan
    0

    Perhatikan kegiatan-kegiatan berikut.

    1. Mengecilkan kecepatan benda
    2. Memperbesar gaya yang bekerja pada benda
    3. Memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi

    Kegiatan yang dapat memperbesar energi potensial suatu benda adalah ....

    A

    3 saja

    B

    1 dan 2 saja

    C

    1 saja

    D

    1, 2 dan 3

    E

    2 saja

    Pembahasan:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi potensial dapat dituliskan dengan persamaan berikut.

    EP=mghEP=mgh

    Dengan persamaan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa energi potensial suatu benda dipengaruhi oleh massa dan ketinggiannya. Nilai energi potensial suatu benda dapat membesar jika massanya diperbesar. Cara lain adalah dengan memperbesar ketinggian benda tersebut yaitu dengan memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi

    Jadi, kegiatan yang dapat memperbesar energi potensial suatu benda adalah 3 saja.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan pernyataan berikut berikut.

    1. Karet ketapel yang ditarik
    2. Es yang dicairkan
    3. Bandul yang diberi simpangan

    Pernyataan di atas yang menunjukkan benda yang memiliki energi potensial adalah ....

    A

    1, 2, dan 3

    B

    1 dan 3 saja

    C

    2 saja

    D

    1 dan 2 saja

    E

    2 dan 3 saja

    Pembahasan:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian).

    1. Karet ketapel yang ditarik \longrightarrow Ketapel yang ditarik membuat kedudukan ketapel tidak dalam kedudukan setimbangnya. Oleh karena keadaan atau kedudukannya tersebut dia memiliki energi potensial.
    2. Es yang dicairkan \longrightarrow Es yang mencair tidak membicarakan tentang kedudukan. Es yang mencair membicarakan tentang perubahan wujud suatu zat. Oleh sebab itu, dia tidak memiliki energi potensial.
    3. Bandul yang diberi simpangan \longrightarrow Bandul yang diberi simpangan membuat kedudukan bandul tidak dalam kedudukan setimbangnya. Oleh karena keadaan atau kedudukannya tersebut dia memiliki energi potensial.

    Jadi, pernyataan di atas yang menunjukkan benda yang memiliki energi potensial adalah 1 dan 3 saja.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Seekor monyet cantik bermassa 4 kg sedang duduk-duduk seperti tampak pada gambar. Tempat monyet tersebut memiliki ketinggian 1,6 km di atas permukaan laut. Karena tidak seimbang, monyet tersebut terjatuh. Walaupun demikian monyet tersebut berhasil diselamatkan oleh seekor monyet lainnya yang berada di sekitar situ. Energi potensial monyet cantik tersebut sesaat setelah jatuh adalah .... (g=10g=10 m/s2)

    A

    44 Joule

    B

    64.00064.000 kJ

    C

    1.6001.600 Joule

    D

    4.0004.000 kJ

    E

    6464 kJ

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa m=4m=4 kg

    Ketinggian h=1,6h=1,6 km =1.600=1.600 m

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Energi potensial EP=?EP=?

    Dijawab:

    Energi potensial merupakan energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya.

    EP=mghEP=mgh

    EP=(4)(10)(1.600)EP=(4)(10)(1.600)

    EP=64.000EP=64.000 Joule

    EP=64EP=64 kJ

    Jadi, energi potensial monyet cantik tersebut sesaat setelah jatuh adalah 64 kJ.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Reina senang sekali bermain skiping. Reina memiliki lompatan dengan ketinggian yang konsisten. Dia selalu melompat dengan jarak terjauh sebesar 10 cm dari lantai. Oleh sebab itu Reina tidak mudah lelah saat bermain skiping. Tiap harinya Reina bermain skiping dengan 1.500 lompatan. Oleh karena Reina rajin bermain skiping, massa Reina konsisten sebesar 40 kg. Usaha yang dikerjakan Reina untuk mencapai titik lompatan terjauhnya (10 cm) adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    8080 J

    B

    6060 J

    C

    100100 J

    D

    2020 J

    E

    4040 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ketinggian h=10h=10 cm =0,1=0,1 m

    Jumlah lompatan n=1.500n=1.500 lompatan

    Massa m=40m=40 kg

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Usaha yang dikerjakan Reina untuk mencapai titik lompatan terjauhnya (10 cm) W=?W=?

    Dijawab:

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Usaha dapat pula diartikan sebagai perubahan energi potensialnya. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Untuk mengetahui perubahan energi potensial, kita dapat mencarinya dengan menghitung selisih energi potensial dari keadaan awal dan keadaan akhir dengan persamaan berikut.

    W=EP1EP0W=\left|EP_1-EP_0\right|

    Nilai EP0EP_0 adalah 0 karena ketinggiannya 0. Hal ini disebabkan lompatannya dihitung mulai dari dasar. Sehingga persamaannya menjadi seperti berikut.

    W=EP10W=\left|EP_1-0\right|

    W=EP1W=EP_1

    W=mghW=mgh

    W=(40)(10)(0,1)W=\left(40\right)\left(10\right)\left(0,1\right)

    W=40W=40 J

    Jadi, usaha yang dikerjakan Reina untuk mencapai titik lompatan terjauhnya (10 cm) adalah 4040 J.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Seorang pangeran rindu sekali kepada Rapunzel. Rapunzel pun sangat rindu kepada pangerannya. Suatu hari pangeran tersebut datang ke istana tempat Rapunzel dikurung. Rapunzel dikurung di ketinggian 20 meter dari atas tanah. Massa Rapunzel dan massa pangeran berturut-turut adalah 50 kg dan 60 kg. Karena rambutnya panjang, akhirnya Rapunzel memberi ide ke pangeran untuk naik ke tempat dia dikurung dengan memanjat menggunakan rambutnya. Energi potensial yang dimiliki pangeran saat sampai di tempat Rapunzel dikurung adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    5.0005.000 joule

    B

    6.0006.000 joule

    C

    10.00010.000 joule

    D

    12.00012.000 joule

    E

    1.0001.000 joule

    Pembahasan:

    Dketahui:

    Ketinggian tempat Rapunzel dikurung h=20h=20 m

    Massa Rapunzel M=50M=50 kg

    Massa pangeran m=60m=60 kg

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Energi potensial yang dimiliki pangeran saat sampai di tempat Rapunzel dikurung EP=?EP=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi potensial dapat dihitung dengan persamaan berikut.

    EP=mghEP=mgh (menggunakan mm bukan MM karena yang memanjat adalah pangeran, jadi menggunakan massa pangeran.)

    EP=(60)(10)(20)EP=\left(60\right)\left(10\right)\left(20\right)

    EP=12.000EP=12.000 joule

    Jadi, energi potensial yang dimiliki pangeran saat sampai di tempat Rapunzel dikurung adalah 12.00012.000 joule.

  • Pilgan
    0

    Justin baru saja membeli meja belajar baru. Selisih ketinggian meja belajar Justin yang baru dan yang lama adalah 20 cm. Justin ingin memindahkan tumpukan bukunya yang bermassa 4 kg dari meja lamanya ke meja barunya. Percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2. Usaha yang dibutuhkan Justin adalah ....

    A

    1010 J

    B

    88 J

    C

    44 J

    D

    66 J

    E

    22 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Selisih ketinggian Δh=20\Delta h=20Δh=30\Delta h=30 cm =0,2=0,2=0,3=0,3 m

    Massa m=4m=4 kg

    Ditanya:

    Usaha W=?W=?

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Usaha dapat pula diartikan sebagai perubahan energi potensialnya. Energi potensial adalah energi yang mempengaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut.

    W=ΔEPW=\Delta EP

    W=EP2EP1W=EP_2-EP_1

    W=mgh2mgh1W=mgh_2-mgh_1

    W=mg(h2h1)W=mg\left(h_2-h_1\right)

    W=(4)(10)(Δh)W=\left(4\right)\left(10\right)\left(\Delta h\right)

    W=40(0,2)W=40\left(0,2\right)

    W=8W=8 J

    Jadi, usaha yang dibutuhkan Justin adalah 88 J..

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Gambar tersebut merupakan gambar sebagian rumah Adi dan Rina. Adi dan Rina memiliki ruang belajar dan bermain di bagian atas seperti pada gambar. Massa badan Adi dan Rina masing-masing sebesar 35 kg dan 30 kg. Anak-anak tangga dirumah mereka masing-masing memiliki ketinggian 30 cm. Perubahan energi potensial yang bekerja setiap kali Adi ingin naik dari ruang TV ke ruang belajar dan bermainnya sebesar .... (g=10 m/s2)

    A

    270270 J

    B

    945945 J

    C

    315315 J

    D

    810810 J

    E

    00 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambaran rumah Adi dan Rina.

    Jumlah anak tangga n=9n=9

    Massa badan Adi mA=35m_{\text{A}}=35 kg

    Massa badan Rina mR=30m_{\text{R}}=30 kg

    Ketinggian anak tangga hanak tangga=30h_{\text{anak tangga}}=30 cm

    Ketinggian ruang TV h1=0h_1=0 m (karena di dasar)

    Ditanya:

    Perubahan energi potensial yang bekerja jika Adi ingin naik dari ruang TV ke ruang belajar dan bermainnya ΔEPA=?\Delta EP_{\text{A}}=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Untuk mengetahui perubahan energi potensial, kita dapat mencarinya dengan menghitung selisih energi potensial dari keadaan awal dan keadaan akhir dengan persamaan berikut.

    ΔEPA=EP2EP1\Delta EP_{\text{A}}=\left|EP_2-EP_1\right| (gunakan mutlak, karena selisih)

    ΔEPA=mAgh2mAgh1\Delta EP_{\text{A}}=\left|m_{\text{A}}gh_2-m_{\text{A}}gh_1\right|

    Kita harus memiliki ketinggian ruang belajar dan bermain Adi. Kita dapat mencarinya dengan mengalikan jumlah adak tangga dan ketinggian tiap anak tangga.

    h2=nhanak tanggah_2=nh_{\text{anak tangga}}

    h2=(9)(30)h_2=\left(9\right)\left(30\right)

    h2=270h_2=270 cm

    h2=2,7h_2=2,7 m

    Kemudian kita gunakan persamaan yang sudah kita miliki di awal.

    ΔEPA=mAgh2mAgh1\Delta EP_{\text{A}}=\left|m_{\text{A}}gh_2-m_{\text{A}}gh_1\right|

    ΔEPA=mAg(h2h1)\Delta EP_{\text{A}}=\left|m_{\text{A}}g\left(h_2-h_1\right)\right|

    ΔEPA=(35)(10)(2,70)\Delta EP_{\text{A}}=\left|\left(35\right)\left(10\right)\left(2,7-0\right)\right|

    ΔEPA=945\Delta EP_{\text{A}}=945 J

    Jadi, perubahan energi potensial yang bekerja setiap kali Adi ingin naik dari ruang TV ke ruang belajar dan bermainnya sebesar 945945 J.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Sebuah gaya sebesar FF dikerjakan untuk memindahkan balok bermassa 5 kg dari posisi A dan posisi B ke puncak bidang miring seperti gambar. Jika bidang miring memiliki koefisien gesek sebesar 0,1, maka pernyataan yang benar adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring lebih kecil dari usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    B

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring sama dengan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    C

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring lebih besar dari usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    D

    selisih usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring dan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring sebesar 40 J

    E

    selisih usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring dan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring sebesar 60 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Sistem yang diketahui.

    Gaya F=FF=F

    Massa m=5m=5 kg

    Koefisien gesek μ=0,1\mu=0,1

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Pernyataan yang benar =?=?

    Dijawab:

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Sehingga persamaannya dapat dituliskan seperti berikut.

    W=FsW=Fs

    1) Usaha dari titik A.

    Kita gambarkan gaya-gaya yang bekerja pada sistem tersebut jika dipindahkan dari titik A.

    Untuk menghitung usaha suatu benda, arah gaya dan arah perpindahan harus pada sumbu yang sama. Jadi, dapat kita hitung seperti berikut.

    W=FsW=Fs

    W=(fges+wsinθ)sW=\left(f_{ges}+w\sin\theta\right)s

    Gaya gesek dapat dihitung dengan mengalikan koefisien gesek dengan gaya normalnya. Sehingga persamaannya dapat dituliskan menjadi seperti berikut.

    W=(Nμ+wsinθ)sW=\left(N\mu+w\sin\theta\right)s

    Pada gambar gaya-gaya yang bekerja, kita tahu bahwa nilai gaya normal (NN) sama dengan nilai wcosθw\cos\theta. Maka persamaannya menjadi seperti berikut.

    W=(wcosθμ+wsinθ)sW=\left(w\cos\theta\mu+w\sin\theta\right)s

    W=(mgcosθμ+mgsinθ)sW=\left(mg\cos\theta\mu+mg\sin\theta\right)s

    W=((5)(10)(810)(0,1)+(5)(10)(610))(10)W=\left(\left(5\right)\left(10\right)\left(\frac{8}{10}\right)\left(0,1\right)+\left(5\right)\left(10\right)\left(\frac{6}{10}\right)\right)\left(10\right)

    W=(4+30)(10)W=\left(4+30\right)\left(10\right)

    W=(34)(10)W=\left(34\right)\left(10\right)

    W=340W=340 J

    2) Usaha dari titik B.

    Kita gambarkan gaya yang bekerja pada sistem tersebut jika dipindahkan dari titik B.

    Untuk menghitung usaha suatu benda, arah gaya dan arah perpindahan harus pada sumbu yang sama. Jadi, dapat kita hitung seperti berikut.

    W=FsW=Fs

    W=wsW=ws

    W=mgsW=mgs

    W=(5)(10)(6)W=\left(5\right)\left(10\right)\left(6\right)

    W=300W=300 J

    Kita hitung selisihnya.

    selisih=WAWB\text{selisih}=W_{\text{A}}-W_{\text{B}}

    selisih=340300\text{selisih}=340-300

    selisih=40\text{selisih}=40 J

    Jadi, pernyataan yang benar adalah selisih usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring dan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring sebesar 40 J.

  • Pilgan
    3

    Perhatikan gambar berikut.

    Naura dan Naufal memiliki massa masing-masing sebesar 40 kg dan 45 kg. Energi potensial Naura dan energi potensial Naufal saat di ketinggian tertinggi bernilai sama. Jika ketinggian tertinggi yang dicapai Naura adalah 50 cm, maka ketinggian tertinggi yang dapat dicapai Naufal sebesar .... (g=10 m/s2)

    A

    0,110,11 m

    B

    0,220,22 m

    C

    0,440,44 m

    D

    0,550,55 m

    E

    0,330,33 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa Naura m1=40m_1=40 kg

    Massa Naufal m2=45m_2=45 kg

    Energi potensial Naura sama dengan energi potensial Naufal EP1=EP2EP_1=EP_2

    Ketinggian tertinggi Naura h1=50h_1=50 cm =0,5=0,5 m

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Ketinggian tertinggi Naufal h2=?h_2=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Pada soal dikatakan bahwa energi potensial Naura dan Naufal bernilai sama. Maka kita dapat menuliskan dengan persamaan berikut.

    EP1=EP2EP_1=EP_2

    m1gh1=m2gh2m_1gh_1=m_2gh_2

    m1h1=m2h2m_1h_1=m_2h_2

    (40)(0,5)=(45)h2\left(40\right)\left(0,5\right)=\left(45\right)h_2

    20=(45)h220=\left(45\right)h_2

    h2=2045h_2=\frac{20}{45}

    h2=0,44h_2=0,44 m

    Jadi, ketinggian tertinggi yang dapat dicapai Naufal sebesar 0,440,44 m.

  • Pilgan
    0

    Perhatikan gambar berikut.

    Kereta mainan milik Larry dilepaskan dari atas puncak bidang miring mainannya. Kereta mainan tersebut memiliki massa 200 gram. Energi kinetik kereta mainan tersebut setelah berjalan 10 cm dari keadaan awalnya adalah ....

    A

    3636 joule

    B

    1212 joule

    C

    2424 joule

    D

    6060 joule

    E

    4848 joule

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Posisi kereta mainan.

    Massa kereta mainan m=200m=200 gram =0,2=0,2 kg

    Ditanya:

    Energi kinetik kereta mainan tersebut setelah berjalan 10 cm dari keadaan awalnya EK2=?EK_2=?

    Dijawab:

    Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakan atau kecepatannya. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi mekanik adalah total dari energi potensial dan energi kinetik suatu benda. Menurut Hukum Konservatif Energi, energi mekanik pada setiap titik memiliki nilai yang sama jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut. Dari soal kita tahu bahwa pada keadaan awal kereta mainan tersebut tidak memiliki kecepatan. Dengan demikian, energi kitetik awalnya adalah 0 Joule. Namun pada keadaan awal tersebut, kereta mainan tersebut memiliki energi potensial. Dari soal pula kita dapat mengetahui bahwa keadaan akhir kereta mainan tersebut berada di dasar (tidak memiliki ketinggian), maka energi potensialnya adalah 0 Joule. Dengan demikian kita dapat mengerjakan soal tersebut dengan persamaan berikut.

    EM1=EM2EM_1=EM_2

    EK1+EP1=EK2+EP2EK_1+EP_1=EK_2+EP_2

    0+mgh1=EK2+mgh20+mgh_1=EK_2+mgh_2

    Untuk menghitungnya, kita membutuhkan tinggi bidang miring tersebut. Tinggi bidang miring dapat dicari dengan phytagoras, yaitu seperti berikut.

    h1=202162h_1=\sqrt{20^2-16^2}

    h1=400256h_1=\sqrt{400-256}

    h1=144h_1=\sqrt{144}

    h1=12h_1=12 cm

    Untuk menghitungnya, kita juga membutuhkan tinggi posisi kereta tersebut setelah kereta berjalan 10 cm. Tinggi bidang miring dapat dicari dengan phytagoras, yaitu seperti berikut.

    h2=10282h_2=\sqrt{10^2-8^2}

    h2=10064h_2=\sqrt{100-64}

    h2=36h_2=\sqrt{36}

    h2=6h_2=6 cm

    Kemudian kita menghitung persamaan yang kita dapatkan sebelumnya.

    0+mgh1=EK2+mgh20+mgh_1=EK_2+mgh_2

    mgh1=EK2+mgh2mgh_1=EK_2+mgh_2

    (0,2)(10)(12)=EK2+(0,2)(10)(6)\left(0,2\right)\left(10\right)\left(12\right)=EK_2+\left(0,2\right)\left(10\right)\left(6\right)

    24=EK2+1224=EK_2+12

    EK2=12EK_2=12 joule

    Jadi, energi kinetik kereta mainan tersebut setelah berjalan 10 cm dari keadaan awalnya adalah 1212 joule.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.