Kaum perempuan Indonesia telah lama berkiprah dalam pergerakan dan pembentukan identitas nasional. Hal ini dapat dilihat dari kiprah R.A Kartini dan R. Dewi Sartika.
R.A Kartini dan R. Dewi Sartika melakukan berbagai upaya untuk memajukan kaum perempuan, salah satunya dengan mendirikan sekolah-sekolah khusus wanita. Upaya yang dilakukan R.A Kartini dan R. Dewi Sartika ternyata berdampak besar dan meluas, salah satunya mengakibatkan berdirinya perkumpulan Poetri Mardika. Pada tahun 1912 berdiri perkumpulan Poetri Mardika di Jakarta yang bertujuan untuk membantu para gadis yang ingin sekolah tetapi kesulitan keuangan.
Kesimpulannya salah satu tujuan perkumpulan Poetri Mardika di Jakarta adalah membantu para gadis yang ingin sekolah tetapi kesulitan keuangan.