Soekarno dengan sejumlah temannya mendirikan partai politik yang bernama Partai Nasional Indonesia (PNI). Rapat pembentukan dihadiri oleh Soekarno, Soedjadi, Mr Iskaq Tjokrohadisoerjo dan Mr. Soenarjo.
Tujuan pokok pembentukan PNI adalah mencapai Indonesia yang merdeka. Untuk mencapai tujuan tersebut cara yang dilakukan adalah meningkatkan persatuan, rasa nasionalisme dan kepercayaan pada kemampuan diri sendiri.
Oleh karena itu PNI termasuk organisasi yang bersifat nonkooperatif. Artinya PNI tidak mau bekerja sama dengan Belanda. PNI tidak mau duduk dalam dewan-dewan yang diadakan oleh pemerintahan Belanda. PNI ingin membentuk Indonesia yang merdeka, mandiri dan bebas menentukan nasibnya sendiri.
Kesimpulannya Partai Nasional Indonesia termasuk salah satu organisasi yang bersifat nonkooperatif, artinya PNI tidak mau bekerja sama dengan Belanda.