Latihan Kimia Kelas XII Oksigen
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
  • Pilgan
    0

    Diketahui reaksi berantai kerusakan ozon oleh atom klorin dari freon sebagai berikut:

    1. Sinar matahari menyebabkan Cl2O2 terurai menjadi O2 dan atom klorin lagi.
    2. Dua molekul ClO bereaksi membentuk klor peroksida.
    3. Klorin dari CFC (freon) berinteraksi dengan O3 membentuk ClO dan O2.

    Urutan yang tepat mengenai reaksi tersebut adalah ....

    A

    3, 2, 1

    B

    2, 1, 3

    C

    1, 3, 2

    D

    1, 2, 3

    E

    3, 1, 2

    Pembahasan:

    Reaksi berantai kerusakan ozon oleh atom klorin dari freon sebagai berikut:

    • Klorin dari CFC (freon) berinteraksi dengan O3 membentuk ClO dan O2,
    • Dua molekul ClO bereaksi membentuk klor peroksida, dan
    • Sinar matahari menyebabkan Cl2O2 terurai menjadi O2 dan atom klorin lagi.

    Jadi, urutan reaksi berantai kerusakan ozon oleh atom klorin dari freon adalah 3, 2, 1.

  • Pilgan

    Pernyataan yang tidak tepat mengenai pembentukan ozon adalah ....

    A

    reaksi hanya berlangsung satu tahap

    B

    terjadi reaksi antara gas oksigen dan atom O

    C

    dapat diganggu oleh adanya gas NO atau atom klorin radikal

    D

    ozon bereaksi dengan atom O membentuk gas oksigen

    E

    berkaitan dengan kesetimbangan reaksi antara molekul oksigen dan ozon

    Pembahasan:

    Ozon berperan dalam menyerap sinar ultraviolet yang berkaitan dengan kesetimbangan reaksi antara molekul oksigen dan ozon sesuai dengan reaksi:

    3O2 ↔ 2O3

    Reaksi tersebut berlangsung secara bertahap dengan bantuan sinar UV sebagai berikut:

    O2 → O + O

    O2 + O → O3

    O3 + O → O2 + O2

    Gas oksigen yang dihasilkan kembali terurai menjadi atom O dan reaksi berulang terus-menerus selama tidak ada gangguan, seperti adanya gas NO atau atom klorin radikal.

    Adanya gas NO atau atom klorin radikal dapat merusak lapisan ozon. Hal ini disebabkan atom O yang dihasilkan tidak akan bereaksi dengan gas oksigen membentuk ozon, melainkan akan bereaksi dengan gas NO atau atom klorin radikal sesuai dengan reaksi:

    O + NO → NO2

    O + Cl• → ClO

    Jadi, pernyataan yang tidak tepat mengenai pembentukan ozon adalah reaksi hanya berlangsung satu tahap.

  • Pilgan

    Diketahui beberapa proses sebagai berikut:

    1. Fotosintesis
    2. Distilasi udara cair
    3. Penguraian hidrogen peroksida
    4. Elektrolisis kalium hidroksida
    5. Pemanasan kalium klorat

    Proses yang dapat dilakukan untuk memperoleh oksigen dalam skala laboratorium terdapat pada nomor ....

    A

    2 dan 5

    B

    3 dan 5

    C

    2 dan 4

    D

    1 dan 3

    E

    1 dan 4

    Pembahasan:

    Di laboratorium, oksigen diperoleh dengan pemanasan kalium klorat atau penguraian hidrogen peroksida dengan bantuan MnO2 sebagai katalis sesuai dengan reaksi:

    2KClO3 → 2KCl + 3O2

    2H2O2 → 2H2O + O2

    Jadi, proses yang dapat dilakukan untuk memperoleh oksigen pada skala laboratorium terdapat pada nomor 3 dan 5.

  • Pilgan

    Pernyataan yang tidak tepat mengenai ozon adalah ....

    A

    merupakan gas berwarna

    B

    berperan penting dalam melindungi bumi dari sinar ultraviolet

    C

    memiliki titik didih rendah

    D

    mengalami resonansi pada ikatan rangkapnya

    E

    mempunyai bentuk molekul linear

    Pembahasan:

    Beberapa sifat ozon sebagai berikut.

    • Berperan penting dalam melindungi bumi dari sinar ultraviolet
    • Merupakan gas berwarna biru yang mempunyai titik didih -113 oC
    • Mempunyai bentuk molekul bengkok dengan sudut ikatan 116,8 oC
    • Mengalami resonansi pada ikatan rangkapnya.

    Jadi, pernyataan yang tidak tepat mengenai ozon adalah mempunyai bentuk molekul linear.

  • Pilgan

    Pemanasan senyawa berikut yang tidak menghasilkan oksigen adalah ....

    A

    CaCO3

    B

    HgO

    C

    Cu(NO3)2

    D

    BaO2

    E

    KClO3

    Pembahasan:

    Beberapa pemanasan yang menghasilkan oksigen sebagai berikut:

    • 2BaO2 → 2BaO + O2
    • 2Cu(NO3)2 → 2CuO + 4NO2 + O2
    • 2KClO3 → 2KCl + 3O2
    • 2HgO → 2Hg + O2

    sedangkan pemanasan kalsium karbonat menghasilkan karbon dioksida sesuai dengan reaksi:

    CaCO3 → CaO + CO2

    Jadi, pemanasan yang tidak menghasilkan oksigen adalah CaCO3.

  • Pilgan

    Reaksi senyawa superoksida dengan CO2 menghasilkan gas oksigen dan produk samping berupa ....

    A

    karbon

    B

    karbonat

    C

    peroksikarbonat

    D

    karbon monoksida

    E

    superoksikarbonat

    Pembahasan:

    Reaksi senyawa superoksida dengan CO2 yang digunakan untuk menghilangkan gas CO2 dan meregenerasi gas O2 dalam sistem tertutup (misalnya kapal selam) melibatkan intermediet karbonat sesuai dengan reaksi:

    4KO2 + 2CO2 → 2K2CO3 + 3O2

    Jadi, reaksi senyawa superoksida dengan CO3 menghasilkan gas oksigen dan produk samping berupa karbonat.

  • Pilgan

    Diketahui beberapa senyawa oksida sebagai berikut:

    1. SO3
    2. Na2O
    3. BaO2
    4. NO
    5. Na2O2

    Senyawa oksida yang atom oksigennya memiliki bilangan oksidasi -1 terdapat pada nomor ....

    A

    1 dan 3

    B

    3 dan 5

    C

    2 dan 4

    D

    1 dan 4

    E

    2 dan 5

    Pembahasan:

    Berdasarkan sifatnya, oksida terbagi menjadi 5 macam yaitu oksida asam, oksida basa, oksida atmosfer, oksida indiferen, dan peroksida.

    • Oksida asam merupakan oksida non logam yang dapat membentuk asam. Contohnya SO3 dan Cl2O7.
    • Oksida basa merupakan oksida logam yang dapat membentuk basa. Contohnya Na2O dan CaO.
    • Oksida amfoter merupakan oksida yang dapat bersifat asam dan basa. Contohnya Al2O3.
    • Oksida indiferen merupakan oksida yang tidak bersifat asam maupun basa. Contohnya CO dan NO.
    • Peroksida merupakan oksida dengan bilangan oksidasi oksigennya -1. Contohnya Na2O2 dan BaO2.

    Jadi, senyawa oksida yang atom oksigennya memiliki bilangan oksidasi -1 terdapat pada nomor 3 dan 5.

  • Pilgan

    Diketahui beberapa sifat unsur sebagai berikut:

    1. Unsur yang tidak reaktif
    2. Terdapat dua bentuk molekul dalam keadaan bebas
    3. Tidak dapat bersenyawa dengan berbagai unsur
    4. Berbentuk molekul monoatomik
    5. Berperan dalam proses pembakaran

    Pernyataan yang tepat mengenai sifat kimia oksigen terdapat pada nomor ....

    A

    2 dan 4

    B

    1 dan 4

    C

    3 dan 5

    D

    2 dan 5

    E

    1 dan 3

    Pembahasan:

    Beberapa sifat kimia oksigen sebagai berikut.

    • Merupakan unsur yang reaktif
    • Dalam keadaan bebas, terdapat dua molekul yaitu molekul diatomik (O2) dan molekul triatomik (O3)
    • Dapat bersenyawa dengan berbagai unsur membentu oksida
    • Merupakan gas yang berperan dalam proses pembakaran

    Jadi, pernyataan yang tepat mengenai sifat kimia oksigen terdapat pada nomor 2 dan 5.

  • Pilgan

    Diketahui beberapa sifat dan manfaat dari senyawa sebagai berikut:

    1. Dikenal sebagai larutan perhidrol
    2. Bersifat oksidator lemah
    3. Bersifat korosif
    4. Merupakan cairan kental berwarna
    5. Digunakan sebagai pemutih

    Pernyataan yang tidak tepat mengenai hidrogen peroksida ditunjukkan oleh nomor ....

    A

    1 dan 4

    B

    2 dan 5

    C

    2 dan 4

    D

    3 dan 5

    E

    1 dan 3

    Pembahasan:

    Hidrogen peroksida di pasaran dikenal sebagai larutan perhidrol. Larutan ini digunakan sebagai pemutih, pengelantang (menghilangkan warna asli dari bahan), dan antiseptik karena bersifat oksidator kuat. Larutan hidrogen peroksida murni berupa cairan tak berwarna dan bersifat korosif.

    Jadi, pernyataan yang tidak tepat mengenai hidrogen peroksida ditunjukkan oleh nomor 2 dan 4.

  • Pilgan

    Diketahui beberapa senyawa oksida sebagai berikut:

    1. Na2O
    2. Cl2O7
    3. CaO
    4. NO
    5. BaO2

    Senyawa oksida yang dapat membirukan lakmus merah terdapat pada nomor ....

    A

    1 dan 3

    B

    1 dan 4

    C

    2 dan 5

    D

    2 dan 4

    E

    3 dan 5

    Pembahasan:

    Berdasarkan sifatnya, oksida terbagi menjadi 5 macam yaitu oksida asam, oksida basa, oksida atmosfer, oksida indiferen, dan peroksida.

    • Oksida asam merupakan oksida nonlogam yang dapat membentuk asam. Contohnya SO3 dan Cl2O7.
    • Oksida basa merupakan oksida logam yang dapat membentuk basa. Contohnya Na2O dan CaO.
    • Oksida amfoter merupakan oksida yang dapat bersifat asam dan basa. Contohnya Al2O3.
    • Oksida indiferen merupakan oksida yang tidak bersifat asam maupun basa. Contohnya CO dan NO.
    • Peroksida merupakan oksida dengan bilangan oksidasi oksigennya -1. Contohnya Na2O2 dan BaO2.

    Jadi, senyawa oksida yang dapat membirukan lakmus merah adalah yang bersifat basa terdapat pada nomor 1 dan 3.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.138 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.