Kasus yang ditemukan peneliti di daerah tersebut adalah penyakit menurun terpaut autosom dan bersifat letal dominan. Individu dengan ciri-ciri berjari pendek disebut brakidaktili. Gen ini bersifat letal dominan artinya akan menyebabkan kematian jika genotipe homozigot dominan (BB). Penderita memiliki genotipe Bb dan orang normal bergenotipe bb.
Maka dapat kita simpulkan bahwa masyarakat di daerah tersebut memiliki gen brakidaktili yang bersifat letal dominan.