Selain perdagangan, terdapat aktivitas lain yang memunculkan adanya interaksi antar masyarakat maupun negara lainnya yaitu industrialisasi dan urbanisasi.
Industrialisasi adalah suatu proses perubahan sosial ekonomi dengan mengubah mata pencaharian masyarakat agraris menjadi industri. Kemunculan industrialisasi menyebabkan urbanisasi meningkat. Urbanisasi merupakan perpindahan dari desa ke kota besar.
Industrialisasi dan urbanisasi menyebabkan adanya perubahan ruang interaksi di masyarakat sebagai berikut.
- Perubahan fungsi lahan. Lahan yang sebelumnya digunakan sebagai pertanian, perlahan diubah menjadi lahan untuk proses produksi seperti pabrik dan gudang. Selain itu, lahan juga dapat berubah fungsi menjadi pemukiman bagi para pendatang.
- Berkurangnya lahan pertanian. Lahan yang dulunya digunakan sebagai pertanian diubah menjadi lahan untuk proses produksi, sehingga menyebabkan lahan pertanian semakin berkurang.
- Pertambahan infrastruktur untuk oublik. Infrastruktur merupakan kebutuhan fisik dan sosial masyarakat. Industrialisasi dan urbanisasi yang semakin meningkat, menyebabkan infrastruktur untuk publik bertambah seperti jalan, kereta api, air bersih, bandara, listrik, telekomunikasi dan berbagai fasilitas publik lainnya.
- Pergeseran ruang produksi. Industrialisasi yang meningkat dapat mengubah lokasi produksi. Jika dulu produksi barang dapat dilakukan di rumah atau usaha kecil, namun karena industrialisasi maka ruang produksi bergeser menjadi pabrik-pabrik yang dapat menghasilkan barang secara massal dan cepat.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka yang tidak termasuk perubahan ruang interaksi yang terjadi karena urbanisasi dan industrialisasi adalah bertambahnya lahan pertanian.