Apabila kita cermati paragraf tersebut, kalimat pertama dalam paragraf tersebut merupakan kalimat utama. Kalimat utama tersebut membicarakan tentang kesenian Jaranan yang semakin digemari masyarakat. Lalu, pada kalimat-kalimat selanjutnya dapat kita ketahui penulis mencoba menjelaskan kalimat utama tersebut dengan memberikan gambaran membeludaknya penonton dan regenerasi para seniman Jaranan yang menambah faktor bagaimana kesenian ini masih tetap diminati masyarakat.
Sehingga, pola ini dikembangkan dengan posisi gagasan utama (utama) di awal lalu diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas (khusus) yang disertai fakta, bukti, atau contoh pendukung. Pola seperti ini merupakan pola pengembangan paragraf jenis paragraf deduktif.
Dari analisis tersebut, maka jenis paragraf di atas menggunakan pola pengembangan paragraf jenis paragraf deduktif.
Selain jenis paragraf deduktif, pola pengembangan paragraf teks eksposisi lainnya, antara lain:
- Pola paragraf khusus-umum (paragraf induktif) → Pola ini dikembangkan dengan posisi kalimat-kalimat penjelas (khusus) yang disertai fakta, bukti, atau contoh pendukung di awal lalu disimpulkan dengan gagasan utama (umum) yang terletak di akhir.
- Pola paragraf campuran → Pola pengembangan ini menggunakan kalimat yang mengandung gagasan utama di awal dan akhir paragraf. Di tengah-tengahnya terdapat kalimat penjelas. Namun, kalimat yang terletak di akhir paragraf merupakan jenis kalimat penegasan, bukan pengulangan.