MnO2(s) + HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + H2O(l) + Cl2(g)
Menurut teori Dalton jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.
1) Jumlah atom Mn di ruas kanan adalah 2, maka di ruas kiri juga harus berjumlah 2 dengan cara mengalikan koefisien MnO2 dengan angka 2.
- 2MnO2(s) + HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + H2O(l) + Cl2(g)
2) Jumlah atom O di ruas kiri adalah 4, maka di ruas kanan juga harus berjumlah 4 dengan cara mengalikan koefisien H2O dengan angka 4.
- 2MnO2(s) + HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + 4H2O(l) + Cl2(g)
3) Jumlah atom H di ruas kanan adalah 8, maka di ruas kiri juga harus berjumlah 8 dengan cara mengalikan koefisien HCl dengan angka 8.
- 2MnO2(s) + 8HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + 4H2O(l) + Cl2(g)
4) Jumlah atom Cl di ruas kiri adalah 8, maka jumlah di ruas kanan juga harus berjumlah 8. Karena sudah terdapat 4 atom Cl pada senyawa MnCl2 di ruas kanan, maka koefisien Cl2 hanya dikalikan dengan angka 2.
- 2MnO2(s) + 8HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + 4H2O(l) + 2Cl2(g)
Diperoleh persamaan reaksi yang setara sebagai berikut:
2MnO2(s) + 8HCl(aq) ⟶ 2MnCl2(aq) + 4H2O(l) + 2Cl2(g)
dengan perbandingan koefisien yang didapatkan yaitu 2 : 8 : 2 : 4 : 2 = 1 : 4 : 1 : 2 : 1
Kemungkinan senyawa yang memiliki perbandingan 4 : 1 ada tiga, yaitu HCl dan MnO2, HCl dan MnCl2, HCl dan Cl2.
Jadi, senyawa yang memiliki perbandingan koefisien 4 : 1 adalah HCl dan MnCl2.