Latihan Biologi Kelas XII Golongan Darah
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Biologi
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 7
2. 5
3. 4
4. 3
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Nesia bergolongan darah A dengan genotipe IAIO melahirkan anak dengan golongan darah AB dan O. Maka genotipe golongan darah suaminya ....

    A

    IBIO

    B

    IOIO

    C

    IAIO

    D

    IAIA

    E

    IAIB

    Pembahasan:

    Nesia bergolongan darah IAIO atau A heterozigot yang memiliki anak bergolongan darah AB (IAIB) dan O (IOIO). Maka golongan darah suaminya adalah B dengan genotipe IBIO.

    Golongan darah suami AB (IAIB) tidak tepat karena anaknya ada yang bergolongan darah O. Untuk memahami lebih lanjut dapat kita lihat tabel persilangan di bawah.

    P(induk) : Golongan darah A heterozigot (IAIO) X Golongan darah B heterozigot (IBIO)

    Gamet : IA , IO IB , IO

    F1 (keturunan) :

    Maka suami Nesia harus bergolongan darah B dengan genotipe IBIO.

  • Pilgan

    Karl Landsteiner merupakan salah satu ilmuwan yang berjasa dalam penentuan golongan darah. Beliau menemukan sistem penggolongan darah berdasarkan ... dan disebut ....

    A

    perbedaan kandungan aglutinogen dan aglutinin, disebut sistem Rhesus

    B

    jenis antigen glikoprotein pada membran eritrosit, disebut sistem MN

    C

    perbedaan kandungan aglutinogen dan aglutinin, disebut sistem MN

    D

    jenis antigen glikoprotein pada membran eritrosit, disebut sistem ABO

    E

    jenis antigen rhesus pada membran eritrosit, disebut sistem ABO

    Pembahasan:

    Karl Landsteiner merupakan ilmuwan yang berperan penting dalam penemuan sistem penggolongan darah manusia. Beliau berperan dalam penemuan tiga jenis sistem penggolongan darah, yaitu :

    1. Penggolongan darah sistem ABO ditemukan oleh Karl Landsteiner. Penggolongan ini berdasarkan perbedaan kandungan aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi).
    2. Penggolongan darah sistem MN ditemukan oleh Karl Landsteiner dan Philip Levine pada tahun 1927. Penggolongan golongan darah MN berdasarkan jenis antigen glikoprotein yang terdapat pada membran eritrosit yang disebut glikoforin A.
    3. Penggolongan darah sistem rhesus ditemukan oleh Karl Landsteiner dan Alexander S. Wiener pada tahun 1937. Penggolongan ini berdasarkan antigen pada membran plasma sel darah merah kera Rhesus macaque yang juga dimilki oleh manusia.

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah jenis antigen glikoprotein pada membran eritrosit, disebut sistem MN.

  • Pilgan

    Perhatikan peta silsilah golongan darah di bawah ini!

    Individu yang ditunjukkan nomor 5 memiliki golongan darah ....

    A

    B homozigot

    B

    O

    C

    A homozigot

    D

    B heterozigot

    E

    A heterozigot

    Pembahasan:

    Individu nomor 4 memiliki golongan darah A heterozigot (IAIO) karena orang tuanya memiliki golongan darah O dan AB, sedangkan individu nomor 5 belum diketahui.

    P1: IOIO >< IAIB

    G: IO >< IA, IB

    F1:

    

    Individu nomor 4 dan 5 memiliki 3 orang anak yang golongan darahnya B, O, dan A. Maka golongan darah individu nomor 5 pasti B heterozigot (IBIO).

    P: IAIO >< IBIO

    G: IA , IO >< IB , IO

    F1:

    Jadi golongan darah individu nomor 5 adalah B heterozigot.

  • Pilgan

    Aparat keamanan dan tokoh-tokoh masyarakat di kota Jaya Selalu sedang menangani kasus pencemaran nama baik. Seorang laki-laki dituduh sebagai ayah dari seorang bayi bergolongan darah O yang lahir dari seorang wanita bergolongan darah A. Sebelum melakukan tes DNA ke rumah sakit di pusat kota, mereka berinisiatif untuk melakukan tes kecocokan golongan darah.

    Berdasarkan pewarisan sifat pada golongan darah sistem ABO, laki-laki itu dapat menolak tuduhan tersebut kalau ia bergolongan darah ....

    A

    O

    B

    AB

    C

    tidak ada jawaban yang benar

    D

    A heterozigot

    E

    B heterozigot

    Pembahasan:

    Jika anak bergolongan darah O dengan genotipe (IoIo) dan ibu golongan darah A, maka genotipe ibu adalah A heterozigot (IAIO) untuk menurunkan alel resesif IO.

    Golongan darah ayah juga harus memiliki alel resesif IO sehingga yang mungkin adalah B heterozigot (IBIO) ; A heterozigot (IAIO) ; dan O (IoIo). Untuk lebih jelas dapat kita buktikan melalui tabel persilangan berikut ini.

    1) Persilangan golongan darah A heterozigot dengan B heterozigot.

    2) Persilangan golongan darah A heterozigot dan A heterozigot.

    3) Persilangan golongan darah A heterozigot dengan O.


    Agar dapat menolak tuduhan tersebut, laki-laki itu harus memiliki golongan darah AB, sehingga tidak akan dihasilkan anak bergolongan darah O.

    Pembuktian dapat dilihat dari tabel berikut.

    Maka golongan darah ayah yang tidak mungkin adalah AB (IAIB).

  • Pilgan

    Bertahun-tahun lalu untuk membuktikan kecocokan antara orang tua dengan anak cukup dengan melakukan tes golongan darah. Banyak masyarakat yang berpikir bahwa golongan darah anak pasti sama dengan golongan darah orang tuanya. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian.

    Mengapa ada kemungkinan golongan darah anak berbeda dari golongan darah ayah dan ibunya?

    A

    Karena adanya mutasi gen atau kromosom.

    B

    Karena golongan darah berkaitan dengan kromosom seks.

    C

    Karena golongan darah ditentukan oleh alel ganda.

    D

    Karena adanya golongan darah yang bersifat dominan dari yang lainnya.

    E

    Karena golongan darah berkaitan dengan kromosom tubuh.

    Pembahasan:

    Golongan darah diwariskan dari orang tua kepada anaknya. Golongan darah merupakan alel ganda, artinya lebih dari dua alel yang menempati lokus gen yang sama. Dua alel yang terdapat dalam lokus yang sama akan dapat memunculkan ekspresi yang berbeda karena adanya interaksi antara kedua gen tersebut. Interaksi tersebut dapat berupa pemunculan sifat yang dominan (menutupi sifat lain), atau kombinasi keduanya.

    Alel pada penggolongan darah adalah IA, IB, dan IO. Interaksi dari alel-alel tersebut adalah (IA = IB) > IO.

    IA dan IB bersifat dominan sehingga dapat menutupi alel IO. Jika IA dan IB muncul bersamaan, maka akan terjadi kombinasi antara keduanya.


    Contoh:

    Persilangan antara golongan darah AB dan B.

    Berdasarkan tabel, muncul golongan darah A dan B pada keturunannya, yang berbeda dengan golongan darah ayah maupun ibunya.

    Jadi, ada kemungkinan golongan darah anak berbeda dari golongan darah ayah dan ibunya karena golongan darah ditentukan oleh alel ganda.

  • Pilgan

    Seorang wanita bergolongan darah A menikah dengan laki-laki bergolongan darah B. Wanita tersebut kemudian melahirkan anak dengan golongan darah B dan AB, serta tidak ditemukan golongan darah A dan O. Hal ini terjadi karena ....

    A

    golongan darah A dan B pada pasangan tersebut heterozigot

    B

    golongan darah B heterozigot dan golongan darah A homozigot

    C

    golongan darah B homozigot dan golongan darah A heterozigot

    D

    baik laki-laki maupun wanita tersebut tidak membawa gen golongan darah O

    E

    golongan darah A dan B pada pasangan tersebut homozigot

    Pembahasan:

    Golongan darah merupakan alel ganda artinya gen memiliki pasangan lebih dari satu. Perhatikanlah genotipe golongan darah di bawah ini.

    • A = IAIA (homozigot) dan IAIO (heterozigot)
    • B = IBIB (homozigot) dan IBIO (heterozigot)
    • AB = IAIB
    • O = IOIO (homozigot resesif)


    Dari perkawinan golongan darah A dan B bisa menghasilkan 4 jenis golongan darah yaitu A, B, AB, dan O jika keduanya heterozigot. Pada kasus di atas hanya dihasilkan 2 jenis golongan darah maka kemungkinan salah satu golongan darah homozigot.

    1) Ibu A homozigot dan ayah B heterozigot

    P: IAIA >< IBIO

    G: IA >< IB , IO

    F1:

    Kemungkinan ini tidak tepat karena yang diminta pada soal anak yang dilahirkan memiliki golongan darah B dan AB.

    2) Ibu A heterozigot dan ayah B homozigot

    P: IAIO >< IBIB

    G: IA , IO >< IB

    F1:

    Kemungkinan ini tepat karena anak yang dilahirkan memiliki golongan darah B dan AB.

    Jadi, jawabannya adalah golongan darah B homozigot dan golongan darah A heterozigot.

  • Pilgan

    Di sebuah kota kecil yang berpenduduk 10.000 orang terdiri atas 1.600 orang bergolongan darah O dan 900 orang bergolongan darah AB. Populasi mengikuti hukum kesetimbangan Hardy Weinberg. Berapa jumlah orang yang bukan bergolongan darah A jika diketahui frekuensi alel A lebih banyak daripada frekuensi alel B?

    OSK 2015 dimodifikasi

    A

    2.919 orang

    B

    3.119 orang

    C

    3.319 orang

    D

    2.998 orang

    E

    3.390 orang

    Pembahasan:

    Menurut hukum Hardy Weinberg untuk alel ganda pada golongan darah disimbolkan sebagai berikut:

    I= p ; IB = q ; IO = r.

    Rumus frekuensi alel ganda pada golongan darah.

    p + q + r = 1

    (p + q + r)² = 1

    p² + 2pr + q² + 2qr + 2pq + r² = 1

    Maka frekuensi genotipe pada golongan darah manusia dirumuskan sebagai berikut.

    • Golongan A : IAIA = p² dan IAIO = 2pr
    • Golongan B : IBIB = q² dan IBIO = 2qr
    • Golongan AB : IAIB = 2pq
    • Golongan O : IOIO = r²


    Frekuensi genotipe golongan darah O adalah r2.

    r2=1.60010.000=0,16r^2=\frac{1.600}{10.000}=0,16

    r=0,4r=0,4

    maka

    p+q+0,4=1p+q+0,4=1

    p=0,6qp=0,6-q


    Frekuensi genotipe AB adalah 2pq

    2pq=90010.000=0,092pq=\frac{900}{10.000}=0,09

    pq=0,045pq=0,045

    (0,6q)q=0,045\left(0,6-q\right)q=0,045

    q20,6q+0,045=0q^2-0,6q+0,045=0

    dengan menggunakan rumus ABC diperoleh q1 = 0,51 atau q2 = 0,09.

    q adalah frekuensi alel B dan diketahui pada soal bahwa frekuensi alel A (p) lebih besar, maka nilai q yang digunakan adalah q = 0,09.

    Jadi p = 0,51 ; q = 0,09 ; r = 0,4


    Frekuensi genotipe A adalah p2 dan 2pr

    p2+2pr=(0,51)2+2(0,51)(0,4)=0,6681p^2+2pr=\left(0,51\right)^2+2\left(0,51\right)\left(0,4\right)=0,6681

    Golongan darah A =0,6681×10.000=6.681=0,6681\times10.000=6.681

    Jumlah yang tidak bergolongan darah A =10.0006.681=3.319=10.000-6.681=3.319

  • Pilgan

    Seorang pria bergolongan darah AB memiliki 2 anak dengan golongan darah A heterozigot dan B heterozigot. Maka istrinya kemungkinan memiliki golongan darah .... (Pilih semua jawaban yang benar!)

    A

    B heterozigot

    B

    AB

    C

    A homozigot

    D

    O

    E

    B homozigot

    Pembahasan:

    Pria tersebut memiliki golongan darah AB (IAIB)

    Anak-anaknya memiliki golongan darah A (IAIO) dan B (IBIO).


    Mari kita analisis satu per satu golongan darah pada opsi jawaban.

    1) Istri bergolongan darah O.

    2) Istri bergolongan darah A homozigot.

    3) Istri bergolongan darah B homozigot.

    4) Istri bergolongan darah AB.

    5) Istri bergolongan darah B heterozigot.

    Dari hasil persilangan masing-masing tabel, golongan darah istri yang mungkin adalah O dan B heterozigot.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut!

    Golongan darah A dan B masing-masing memiliki 2 macam genotipe. Hal ini disebabkan karena ....

    A

    dominansi alel IA lebih besar dari alel IB dan IO

    B

    dominansi alel IA, IB, dan IO setara atau sama

    C

    alel IA dan IB bersifat resesif sehingga dapat tertutup oleh alel IO

    D

    alel IA dan IB bersifat lebih dominan sehingga dapat menutupi alel IO

    E

    dominansi alel IA dan IB setara sehingga muncul sifat kombinasi antara keduanya

    Pembahasan:

    Dalam sistem ABO, ada 4 golongan darah, yaitu A, B, AB, dan O. Penggolongan ini didasarkan pada macam antigen yang ada dalam eritrosit. Adanya antigen (aglutinogen) merupakan ekspresi dari gen yang ada pada kromosom eritrosit tersebut. Gen tersebut adalah gen I (isoaglutinin) yang mampu memproduksi antigen berupa protein.

    Golongan darah diwariskan dari orang tua kepada anaknya. Golongan darah ABO merupakan alel ganda, artinya lebih dari dua alel yang menempati lokus gen yang sama. Dua alel yang terdapat dalam lokus yang sama akan dapat memunculkan ekspresi yang berbeda karena adanya interaksi antara kedua gen tersebut. Interaksi tersebut dapat berupa pemunculan sifat yang dominan (menutupi sifat lain), atau kombinasi keduanya.

    Alel pada penggolongan darah adalah IA, IB, dan IO. Interaksi dari alel-alel tersebut adalah (IA = IB) > IO.

    • IA dan IB bersifat dominan sehingga dapat menutupi alel IO. Jika IA atau IB bertemu dengan IO maka sifat yang muncul adalah golongan darah A atau B. Karena itu, baik golongan darah A maupun B memiliki 2 macam genotipe, yaitu homozigot dan heterozigot.
    • Jika IA dan IB muncul bersamaan, maka akan terjadi kombinasi antara keduanya, yaitu golongan darah AB.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah alel IA dan IB bersifat lebih dominan sehingga dapat menutupi alel IO.

  • Pilgan

    Vina lahir dari orang tua yang bergolongan darah A heterozigot dan O. Vina menikah dengan pria bergolongan darah AB. Maka kemungkinan golongan darah anak Vina adalah ....

    A

    A, AB, dan O

    B

    B, AB, dan O

    C

    A, B, dan O

    D

    A , B, dan AB

    E

    A, B, AB, dan O

    Pembahasan:

    Genotipe orang tua Vina adalah sebagai berikut.

    P: IAIO >< IOIO

    G: IA , IO >< IO

    F1:

    Berdasarkan tabel, maka kemungkinan golongan darah Vina adalah A (heterozigot) atau O.


    Vina menikah dengan pria bergolongan darah AB.

    1) Jika Vina bergolongan darah A (heterozigot)

    2) Jika Vina bergolongan darah O

    Maka golongan darah yang mungkin dimiliki anak Vina adalah A, B, dan AB.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.