Bank Soal Fisika SMA Hukum I Termodinamika

Soal

Pilgan

Perhatikan siklus kerja gas berikut!

Apabila proses B-C terjadi pada suhu 300 K, berapa besarnya dan bagaimana arah usaha gas tersebut setiap siklusnya? (diketahui RR = 8,31 J/mol.K dan ln 2 = 0,7).

A

22 kJ dari lingkungan ke sistem

B

22 kJ dari sistem ke lingkungan

C

44 kJ dari lingkungan ke sistem

D

44 kJ dari sistem ke lingkungan

E

66 kJ dari lingkungan ke sistem

Pembahasan:

Diketahui:

Kurva siklus kerja gas:

PAP_{\text{A}} = PBP_{\text{B}} = 20 kPa

PCP_{\text{C}} =PDP_{\text{D}} = 10 kPa

VAV_{\text{A}} = VDV_{\text{D}} = 2 m3

VBV_{\text{B}} = 3 m3

VCV_{\text{C}} = 6 m3

Suhu TT = 300 K (tidak digunakan)

Konstanta gas ideal, RR = 8,31 J/mol.K (tidak digunakan)

Ditanya:

Usaha total tiap siklus WtotW_{\text{tot}} = ? arah aliran energi?

Jawab:

Usaha yang dilakukan pada sebuah siklus merupakan penjumlahan dari usaha-usaha pada masing-masing langkahnya.

Pada kurva ini, terdapat proses isobarik, proses isokhorik, dan proses isotermal. Proses isobarik merupakan proses termodinamika yang terjadi pada tekanan konstan dan dapat digambarkan dengan kurva lurus horizontal pada grafik tekanan terhadap volume. Proses isokhorik merupakan proses termodinamika yang terjadi pada volume konstan dan dapat digambarkan dengan kurva lurus vertikal pada grafik tekanan terhadap volume. Sementara proses isotermal merupakan proses termodinamika yang terjadi pada suhu konstan dan dapat digambarkan dengan kurva melengkung ke arah bawah pada grafik tekanan terhadap volume.

Besarnya usaha pada proses isobarik adalah W=P(V2V1)W=P\left(V_2-V_1\right) dimana PP adalah tekanan dan VV adalah volume, besarnya usaha pada proses isokhorik adalah 0 karena tidak terjadi perubahan volume gas, sementara besarnya usaha yang dilakukan pada proses isotermal adalah W=nRTln(V2V1)W=nRT\ln\left(\frac{V_2}{V_1}\right) dimana nn merupakan jumlah mol gas, RR merupakan konstanta gas ideal, TT merupakan suhu, dan VV merupakan volume.

Hitung besarnya usaha di tiap langkahnya.

Pada A-B

WAB=P(V BVA)W_{\text{AB}}=P\left(V_{\text{ B}}-V_{\text{A}}\right) (proses isobarik)

=20(32)=20\left(3-2\right)

=20=20 kJ

Pada B-C

WBC=nRTln(VCVB)W_{\text{BC}}=nRT\ln\left(\frac{V_{\text{C}}}{V_{\text{B}}}\right) (proses isotermal)

menggunakan persamaan gas ideal PV=nRTPV=nRT , maka

WBC=PBVBln(VCVB)W_{\text{BC}}=P_{\text{B}}V_{\text{B}}\ln\left(\frac{V_{\text{C}}}{V_{\text{B}}}\right) (usaha juga bisa dihitung menggunakan PCVCP_{\text{C}}V_{\text{C}})

=(20)(3)ln(63)=\left(20\right)\left(3\right)\ln\left(\frac{6}{3}\right)

=60ln(2)=60\ln\left(2\right)

=42=42 kJ

Pada C-D

WCD=P(VDVC)W_{\text{CD}}=P\left(V_{\text{D}}-V_{\text{}\text{C}}\right) (proses isobarik)

=10(26)=10\left(2-6\right)

=40=-40 kJ

Pada D-A

WDA=0W_{\text{DA}}=0 J (proses isokhorik)

Sehingga besar usaha totalnya,

Wtot=WAB+WBC+WCD+WDAW_{\text{tot}}=W_{\text{AB}}+W_{\text{BC}}+W_{\text{CD}}+W_{\text{DA}\text{}}

=20+42+(40)+0=20+42+\left(-40\right)+0

=22=22 kJ

Tanda positif menandakan bahwa energi mengalir dari sistem ke lingkungan.

Jadi, besarnya dan arah dari gas tersebut adalah 22 kJ dari sistem ke lingkungan.

Video
20 Februari 2021
Cara Menentukan Suhu Gas Terakhir pada Mesin (Hukum I Termodinamika)
Rangkuman

Siswa

Ingin latihan soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Guru

Ingin akses bank soal, nonton, atau unduh materi belajar lebih banyak?

Buat Akun Gratis

Soal Populer Hari Ini

Cek Contoh Kuis Online

Kejar Kuis

Cek Contoh Bank Soal

Kejar Soal