Latihan Kimia Kelas XII Senyawa Karbon (Turunan Alkana)
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 30
2. 5
3. 1
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Senyawa haloalkana berikut ini yang dapat digunakan sebagai obat anestesi atau obat pembius pada operasi bedah adalah ....

    A

    2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana

    B

    2-metil-2-kloropentana

    C

    karbon tetraklorida

    D

    kloroform

    E

    2-bromo-2-kloropentana

    Pembahasan:

    Senyawa haloalkana yang dapat digunakan untuk obat anestesi pada operasi bedah adalah 2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana.

    Kloroform juga dapat digunakan untuk anestesi atau obat bius. Namun, kloroform dapat merusak hati sehingga hanya digunakan sebagai pelarut organik.

    Jadi, senyawa haloalkana yang digunakan untuk obat anestesi adalah 2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana.


    *Karbon tetraklorida sebagai pelarut nonpolar.

  • Pilgan

    Pada suatu percobaan, praktikan menduga sampel mengandung ester karena memiliki bau yang khas. Untuk membuktikan hipotesisnya, maka spektrum yang harus keluar dengan intensitas kuat dengan pengukuran spektroskopi inframerah adalah bilangan gelombang ....

    A

    2.700 - 2.900

    B

    500 - 1.430

    C

    1.700 - 1.740

    D

    1.110 - 1.300

    E

    2.100 - 2.250

    Pembahasan:

    Gugus fungsi dalam turunan alkana akan terdeteksi jika dilakukan uji dengan spektroskopi inframerah. Jika praktikan menduga sampel mengandung ester, maka spektrum yang harus keluar dengan intensitas kuat adalah bilangan gelombang 1.110 - 1.300 cm-1 yang berasal dari ikatan C-O. Pada senyawa ester juga akan muncul spektrum C==O di bilangan gelombang 1.735 - 1.750 cm-1.

    Jadi, bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus ester yaitu 1.110 - 1.300 cm-1.

  • Pilgan

    Tata nama dari struktur di bawah ini adalah ....

    A

    butil propanoat

    B

    n-heksanoat 

    C

    propil-4-butanoat

    D

    propil butanoat

    E

    alkil propanoat

    Pembahasan:

    Struktur senyawa tersebut merupakan struktur dari golongan ester karena terdapat gugus fungsi 

    Aturan tata nama menurut IUPAC, yaitu senyawa ester diberi nama alkil alkanoat, dengan alkil adalah gugus karbon yang terikat pada atom O (gugus R'), sedangkan alkanoat adalah gugus -R-COO-. Penamaannya dimulai dari nama alkil dan dilanjutkan nama alkanoatnya.

    Struktur pada soal jika dijabarkan akan menjadi seperti berikut.

    Tata nama struktur tersebut yaitu dengan cara menentukan gugus alkil dan alkanoatnya.


    Jadi, tata nama dari struktur pada soal yaitu propil butanoat.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel di bawah ini!

    Berdasarkan tabel tersebut, pasangan yang tepat antara senyawa dengan aroma karakteristiknya adalah ....

    A

    1 dan 2

    B

    4 dan 5

    C

    2 dan 4

    D

    1 dan 3

    E

    2 dan 5

    Pembahasan:

    Senyawa-senyawa pada tabel tersebut merupakan senyawa dari golongan ester. Beberapa senyawa ester memiliki aroma tertentu sehingga banyak digunakan sebagai bahan pemberi aroma pada makanan atau pada pewangi. Berikut pasangan yang benar antara senyawa dengan aroma karakteristiknya.

    Jadi, pasangan yang sesuai antara senyawa dengan aroma karakteristiknya yaitu nomor 1 dan 3.

  • Pilgan

    Struktur berikut ini yang menggambarkan 2,5-dimetil-4-heptanol adalah .... 

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Nama senyawa: 2,5-dimetil-4-heptanol

    Berdasarkan tata nama tersebut dapat disimpulkan bahwa

    • struktur tersebut merupakan golongan alkohol (nama rantai utama berakhiran -ol),
    • rantai utama memiliki jumlah atom C sebanyak 7 (hepta- artinya tujuh),
    • memiliki dua cabang metil di atom C nomor 2 dan 5 (2,5-dimetil),
    • posisi gugus fungsi -OH pada atom C nomor 4 (4-heptanol).

    

    Jadi, yang merupakan struktur dari nama senyawa di atas adalah 

  • Pilgan

    Perhatikan persamaan reaksi berikut!

    Senyawa hasil X, Y, dan Z dari reaksi reduksi haloalkana di atas adalah ....

    A

    etana, litium fluorida, dan aluminium trifluorida

    B

    etana, litium fluorida, dan aluminium fluorida

    C

    etanal, litium fluorida, dan aluminium fluorida

    D

    etana, litium difluorida, dan aluminium fluorida

    E

    1-litiumetana, litium fluorida, dan aluminium fluorida

    Pembahasan:

    Reaksi reduksi haloalkana dengan gas hidrogen atau hidrida akan menghasilkan senyawa alkana. Berikut persamaan reaksinya.

    Jadi, senyawa hasil reduksi 1-fluoroetana adalah etana, litium fluorida, dan aluminium fluorida.

  • Pilgan

    Tata nama trivial dari struktur berikut adalah .... 

    A

    asam β\beta-metil-α\alpha-hidroksipentanoat

    B

    asam β\beta-metil-α\alpha-hidroksivalerat

    C

    asam 2-hidroksi-3-metilpentanoat

    D

    asam 2-hidroksi-3-metilvalerat

    E

    asam α\alpha-hidroksi-β\beta-metilvalerat

    Pembahasan:

    Tata nama trivial adalah nama dagang dari suatu senyawa yang diambil dari sumber asam yang bersangkutan. Struktur senyawa tersebut merupakan struktur dari golongan asam karboksilat karena terdapat gugus fungsi .

    Tata nama asam karboksilat selalu diawali dengan kata asam. Aturan tata nama trivialnya, yaitu posisi gugus pengganti atau cabang dinyatakan dengan huruf latin. Atom C nomor 2 ditandai dengan alfa (α)\left(\alpha\right), atom C nomor 3 ditandai dengan (β)\left(\beta\right), atom C nomor 4 ditandai dengan (γ)\left(\gamma\right), dan seterusnya.

    Penamaan struktur melalui beberapa tahapan sebagai berikut.

    • Menentukan rantai utama

    yaitu rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi -COOH. Pada tatanama trivial rantai dengan jumlah atom C terdapat 5 atom maka dinamakan asam valerat.

    Rantai utama senyawa terdiri dari 5 atom karbon, sehingga diberi nama asam valerat.

    • Penomoran dimulai dari gugus -COOH

    • Menentukan cabang yang terdapat pada struktur

    Pada struktur tersebut terdapat gugus pengganti atau cabang metil pada posisi atom C nomor 3 (beta (β)\left(\beta\right))dan cabang hidroksi pada atom C nomor 2 (posisi alfa (α)\left(\alpha\right)).


    Jadi, tata nama dari struktur pada soal yaitu asam α\alpha-hidroksi-β\beta-metilvalerat.

  • Pilgan

    Senyawa berikut yang bukan merupakan isomer dari asam heksanoat adalah .... 

    A

    asam 4-metilpentanoat

    B

    asam 3,4-dimetilheksanoat

    C

    asam 2,3-dimetilbutanoat

    D

    asam 3-metilpentanoat

    E

    asam 2,2-dimetilbutanoat

    Pembahasan:

    Isomer merupakan senyawa yang memiliki rumus molekul sama, tetapi struktur molekul yang berbeda.

    Asam heksanoat adalah senyawa asam karboksilat yang memiliki 6 atom C.

    Rumus molekul: C6H12O2.


    Berikut penjelasan masing-masing pilihan jawaban.

    • Pilihan jawaban: asam 4-metilpentanoat

    Berdasarkan gambar tersebut, rumus molekulnya sama (C6H12O2) sehingga termasuk isomer.


    • Pilihan jawaban: asam 3,4-dimetilheksanoat

    Berdasarkan gambar tersebut, rumus molekulnya berbeda (C8H16O2) sehingga bukan termasuk isomer.


    • Pilihan jawaban: asam 3-metilpentanoat

    Berdasarkan gambar tersebut, rumus molekulnya sama (C6H12O2) sehingga termasuk isomer.


    • Pilihan jawaban: asam 2,3-dimetilbutanoat

    Berdasarkan gambar tersebut, rumus molekulnya sama (C6H12O2) sehingga termasuk isomer.


    • Pilihan jawaban: asam 2,2-dimetilbutanoat

    Berdasarkan gambar tersebut, rumus molekulnya sama (C6H12O2) sehingga termasuk isomer.


    Jadi, senyawa yang bukan isomer dari asam heksanoat yaitu asam 3,4-dimetilheksanoat.

  • Pilgan

    Pada masa pandemi COVID-19 ini, peran alkohol dalam kehidupan sehari-hari sangat besar. Hal ini disebabkan karena alkohol memiliki fungsi sebagai ....

    A

    antiseptik

    B

    antibodi

    C

    anestesi

    D

    antimikrobial

    E

    antibiotik

    Pembahasan:

    Alkohol memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai antiseptik. Antiseptik merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Pada masa pandemi COVID-19 ini, virus sangat mudah menyebar sehingga sangat dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan anggota tubuh, terutama kedua tangan. Selain dengan sabun dan air mengalir, kita dapat membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol sebagai antiseptik.

    Jadi, salah satu fungsi alkohol yaitu sebagai antiseptik.

  • Pilgan

    Suatu senyawa haloalkana, 2-kloropropana, jika direaksikan dengan natrium hidroksida maka akan menghasilkan senyawa ....

    A

    alkanal

    B

    2-propanol

    C

    isopropil

    D

    propana

    E

    propanol

    Pembahasan:

    Suatu senyawa haloalkana jika direaksikan dengan senyawa basa akan dihasilkan suatu alkohol dan garam. Reaksi tersebut merupakan reaksi substitusi.

    R-X ++ M-OH \longrightarrow R-OH ++ MX


    Hal ini sesuai dengan reaksi pada soal, yaitu 2-kloropropana yang direaksikan dengan natrium hidroksida.


    Jadi, senyawa yang dihasilkan dari reaksi di atas adalah 2-propanol.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.