Latihan Biologi Kelas XII Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Biologi
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
  • Pilgan

    Pengguguran (absisi) daun pada musim kering disebabkan oleh hormon ....

    A

    auksin

    B

    gas etilen

    C

    asam absisat

    D

    sitokinin

    E

    giberelin

    Pembahasan:

    Pengguguran (absisi) daun pada musim kering disebabkan oleh hormon asam absisat. Asam absisat merupakan hormon yang memperlambat atau menghentikan proses pembelahan sel. Hormon ini membantu tumbuhan untuk dapat bertahan hidup di lingkungan yang buruk dengan cara dormansi tunas atau pucuk. Asam absisat menyebabkan pengguguran daun pada musim gugur atau musim dingin karena konsentrasi asam absisat pada kuncup dan ketiak dahan meningkat.


    *Hormon sitokinin, berfungsi untuk menghambat penuaan pada organ tumbuhan.

    *Hormon etilen, berfungsi untuk mempercepat proses pematangan buah.

    *Hormon auksin, berfungsi untuk merangsang perpanjangan pada sel.

    *Hormon giberelin, berfungsi untuk memengaruhi pemanjangan dan juga pembelahan sel.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut!

    Modifikasi akar tumbuhan yang sesuai gambar di atas adalah ....

    A

    akar banir

    B

    akar pengisap

    C

    akar pembelit

    D

    akar napas

    E

    akar pelekat

    Pembahasan:

    Akar merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi menyerap air dan zat hara dari dalam tanah. Akar-akar tumbuh dan berkembang apabila nutrisi tercukupi. Selain itu, akar juga dapat mengalami perkembangan atau termodifikasi menjadi beberapa bentuk. Berikut ini macam-macam modifikasi akar.

    • Akar pembelit atau cirrhus radicalis merupakan jenis akar yang membelit batang pokok tempat tumbuhan tersebut melekat. Fungsi dari akar pembelit ini adalah untuk menunjang perambatan tanaman. Contohnya akar pada tanaman vanili.
    • Akar pengisap atau haustorium merupakan akar yang berguna untuk menyerap air, hara, mineral, serta makanan dari batang pohon yang ditumpanginya. Tumbuhan yang memiliki jenis akar pengisap ini nantinya akan tumbuh sebagai parasit, seperti akar pada benalu.
    • Akar banir, merupakan akar berbentuk seperti papan yang menonjol pada bagian pangkal pohon, berukuran lebih besar dibandingkan batang pohon, dan akan tumbuh tinggi di permukaan tanah dengan bentuk pipih seperti papan. Akar banir pada tanaman berguna untuk membantu tumbuhan tetap berdiri dengan tegak dan biasanya ada pada tanaman tropis. Contoh dari tumbuhan yang memiliki akar banir adalah pohon kenari, sukun, dan pohon randu.
    • Akar napas atau pneutophora adalah bagian akar yang tumbuhnya keluar dari batang bagian bawah dan sebagian menyembul keluar serta sebagian lagi tumbuh di dalam tanah. Bagian akar yang keluar menjadi tempat masuknya udara lewat celah-celah permukaan akar. Beberapa contoh tumbuhan yang memiliki akar napas adalah tumbuhan bakau.
    • Akar pelekat atau radix adligans merupakan akar yang tumbuh pada ruas atau buku-buku batang. Akar ini tumbuh melekat serta memanjang di batang tanaman yang berguna untuk membantu tumbuhan merambat untuk menempel di penunjangnya. Contoh tanaman dari akar pelekat adalah sirih seperti gambar pada soal.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah akar pelekat.

  • Pilgan

    Apabila bunga sepatu diberi kilatan sinar pada periode malam yang lebih panjang, maka yang akan terjadi adalah ....

    A

    bunga sepatu akan layu

    B

    bunga sepatu akan tumbuh tinggi

    C

    bunga sepatu akan berbunga

    D

    bunga sepatu tidak akan berbunga

    E

    bunga sepatu akan mati

    Pembahasan:

    Bunga sepatu termasuk long day plant (tumbuhan hari panjang). Tumbuhan ini berbunga jika terkena penyinaran lebih dari 12 jam (14 – 16 jam) sehari. Pada periode malam panjang bunga sepatu tidak akan berbunga. Akan tetapi jika dikenai kilat sinar pada periode malam (gelap) maka bunga ini akan berbunga. Hal ini karena kilat sinar akan menambah periode terang (long day) yang dibutuhkan bunga sepatu.

    Jawaban yang tepat adalah bunga sepatu akan berbunga.

  • Pilgan

    Perhatikan grafik pertumbuhan kacang hijau berikut!

    Sumber: civitas.uns.ac.id

    Berdasarkan grafik di atas, berikut ini pernyatan yang tepat adalah ....

    A

    kacang hijau A berada di tempat terang

    B

    kacang hijau C berada di tempat terang

    C

    kacang hijau A dan B berada di tempat terang

    D

    kacang hijau B berada di tempat gelap

    E

    kacang hijau B dan C berada di tempat gelap

    Pembahasan:

    Tumbuhan A berada di tempat gelap. Tumbuhan tersebut memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Hal ini disebut etiolasi, di mana hormon auksin bekerja dengan baik karena tumbuhan tidak terkena cahaya. Hormon auksin menyebabkan tumbuhan mengalami pertumbuhan apikal. 

    Tumbuhan B berada di tempat redup, di mana pertumbuhan kacang hijau tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

    Tumbuhan C berada di tempat terang. Pada tepat terang, intensitas cahaya matahari tinggi, sehingga produksi hormon auksin akan terhambat. Oleh karena itu, tumbuhan tidak terlalu tinggi. Walaupun begitu, tumbuhan di tempat terang akan mudah melakukan metabolisme sehingga struktur lebih kuat.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah kacang hijau C berada di tempat terang.

  • Pilgan

    Pernahkah kamu melihat atau mengamati ujung batang tumbuhan? Jika diperhatikan, ujung batang tumbuhan akan cenderung tumbuh menuju arah datangnya matahari. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh hormon ....

    A

    auksin

    B

    gas etilen

    C

    giberelin

    D

    asam absisat

    E

    sitokinin

    Pembahasan:

    Jika diperhatikan, ujung batang tumbuhan akan cenderung tumbuh menuju arah datangnya matahari. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh hormon auksin. Auksin merupakan senyawa asam asetat yang ditemukan pertama kali pada ujung koleoptil kecambah Avena sativa. Jika terkena matahari, auksin akan berubah menjadi senyawa penghambat tumbuhan. Hal inilah yang menyebabkan batang tumbuhan akan membelok ke arah datangnya cahaya karena bagian yang tidak terkena cahaya pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan bagian yang terkena cahaya.


    *Hormon giberelin, berfungsi untuk memengaruhi pemanjangan dan juga pembelahan sel.

    *Hormon etilen, berfungsi untuk mempercepat proses pematangan buah.

    *Hormon asam absisat, berfungsi untuk menghambat pertumbuhan tanaman.

    *Hormon sitokinin, berfungsi untuk meghambat penuaan pada organ tumbuhan.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan berikut!

    1. Cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis
    2. Tanpa cahaya terjadi etiolasi
    3. Cahaya dapat merusak hormon auksin
    4. Cahaya dapat memperlambat terjadinya pertumbuhan

    Pernyataan yang benar mengenai pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan adalah nomor ....

    A

    1, 2 dan 3

    B

    1 dan 2

    C

    1 saja

    D

    semuanya salah

    E

    1, 2, 3 dan 4

    Pembahasan:

    Cahaya matahari merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Selain itu cahaya juga sangat diperlukan dalam proses fotosintesis. Berikutnya merupakan pernyataan yang benar mengenai pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan.

    1. Cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis (pembentukan makanan). Hasil fotosintesis akan diedarkan ke seluruh tubuh tumbuhan untuk dimetabolisme menjadi energi.
    2. Tanpa cahaya terjadi etiolasi. Laju pertumbuhan tumbuhan berbeda pada tempat yang terkena cahaya dan tidak. Tanpa cahaya terjadi etiolasi, yaitu pertumbuhan tanaman yang lebih cepat di tempat gelap.
    3. Cahaya dapat merusak hormon auksin sehingga kerja auksin tidak optimal, biasanya tumbuhan yang terkena cahaya akan tumbuh menuju arah datangnya cahaya.

    Jadi pernyataan yang benar mengenai pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan adalah nomor 1, 2, dan 3.


    *Cahaya dapat memperlambat terjadinya pertumbuhan merupakan pernyataan yang salah karena tanpa adanya cahaya, tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis.

  • Pilgan

    Unsur-unsur esensial yang dibutuhkan oleh tumbuhan dalam jumlah banyak adalah ....

    A

    C, H, O, Mn, Cu, Ni

    B

    C, H, O, N, Ca, Mg

    C

    Fe, B, Mn, Cl, Cu, Co

    D

    P, S, Ni, B, Cu, Zn

    E

    S, B, Co, Mo, Zn, Fe

    Pembahasan:

    Nutrisi menjadi salah satu faktor eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Unsur-unsur esensial (penting) yang dibutuhkan oleh tumbuhan dibagi menjadi dua, yaitu unsur makro dan mikro.

    • Unsur mikro merupakan unsur yang diperlukan dalam jumlah sedikit oleh tumbuhan, misalnya besi (Fe), boron (B), mangan (Mn), molibdenum (Mo), seng (Zn), tembaga (Cu), cobalt (Co), nikel (Ni), dan klorin (Cl).
    • Unsur makro merupakan unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang banyak, misalnya karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), sulfur (S), fosfor (P), kalium (K), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg).

    Jadi unsur tumbuhan yang diperlukan dalam jumlah banyak adalah C, H, O, N, Ca, Mg.

  • Pilgan

    Masuknya air ke dalam biji (imbibisi) saat proses perkecambahan akan menyebabkan perubahan kondisi di dalam sel, yaitu ....

    A

    aktifnya hormon pertumbuhan

    B

    terbentuknya komponen-komponen dalam sel

    C

    meningkatkan nutrisi di dalam sel

    D

    terbentuknya embrio matang

    E

    aktifnya enzim yang mempercepat reaksi biokimia

    Pembahasan:

    Air masuk ke dalam biji secara imbibisi dan termasuk ke dalam faktor eksternal yang memengaruhi faktor pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Air yang masuk ke dalam biji akan membebaskan hormon giberelin (GA) sebagai sinyal kepada aleuron (lapisan tipis di bagian luar endosperma) supaya mengaktikan enzim-enzim yang akan mengkatalis atau mempercepat reaksi biokimia. Proses biokimia tersebut seperti pembongkaran cadangan makanan yang ada pada endosperma. Hasil dari reaksi biokimia tersebut akan digunakan untuk sumber energi, pertumbuhan embrio, dan penyusunan komponen sel.

  • Pilgan

    Berikut merupakan hormon yang berperan untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, kecuali ....

    A

    sitokinin

    B

    giberelin

    C

    etilen

    D

    asam absisat

    E

    antokalin

    Pembahasan:

    Hormon merupakan faktor internal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hormon yang tidak berperan untuk membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah asam absisat. Asam absisat merupakan hormon yang memperlambat atau menghentikan pembelahan sel. Fungsi asam absisat adalah

    • menghambat pertumbuhan,
    • menyebabkan kematian sel, organ atau individu,
    • menyebabkan pengguguran daun, dan
    • menyebabkan dormansi biji dan tunas.


    *Hormon giberelin, berfungsi untuk memengaruhi pemanjangan dan juga pembelahan sel.

    *Hormon etilen, berfungsi untuk mempercepat proses pematangan buah.

    *Hormon antokalin, berfungsi untuk memacu pembentukan bunga.

    *Hormon sitokinin, berfungsi untuk menghambat penuaan pada organ tumbuhan.

  • Pilgan

    Dewa melakukan praktikum dengan menggunakan kecambah. Kecambah diletakan pada posisi miring lalu didiamkan tumbuh. Setelah beberapa hari, Dewa datang untuk mengukur pertumbuhan tanaman, namun Dewa menemukan bahwa tunas kecambah tumbuh membengkok ke arah atas sedangkan akar tumbuh membengkok ke arah bawah. Mengapa hal ini terjadi?

    A

    Karena adanya pengaruh dari cahaya matahari sehingga tunas tumbuh ke arah atas (matahari) sedangkan akar tumbuh ke bawah.

    B

    Karena adanya pengaruh air sehingga akar akan bergerak ke bawah mencari sumber air.

    C

    Karena adanya pengaruh sentuhan sehingga tunas dan akar tumbuh ke arah yang berlawanan.

    D

    Karena adanya pengaruh gravitasi sehingga muncul respons gravitasi positif pada akar dan gravitasi negatif pada tunas.

    E

    Karena adanya pengaruh organisme parasit dan herbivora yang berbahaya bagi pertumbuhan.

    Pembahasan:

    Tumbuhan yang diletakan pada posisi miring oleh Dewa menghasilkan pertumbuhan tunas ke arah atas sedangkan akar tumbuh membengkok ke arah bawah karena adanya pengaruh gravitasi sehingga muncul respons gravitasi positif pada akar dan gravitasi negatif pada tunas. Pada tumbuhan terdapat pengendapan statolit di sel tudung akar sehingga mampu mengetahui gravitasi. Statolit merupakan plastida khusus yang mengandung butiran pati padat. Pengendapan statolit pada titik terendah tudung akar membuat auksin terdistribusi dan menyebabkan pemanjangan akar sehingga akar akan membengkok ke bawah.


    *Pengaruh sentuhan terjadi pada tanaman anggur dan tanaman mentimun yang diberikan penopang. Sulur pada tanaman akan memberikan respon berupa lilitan pada penopang tersebut.

    *Pengaruh cahaya pada tanaman dapat terlihat pada laju pertumbuhan tanaman. Jika tanaman diletakkan pada tempat yang gelap/kekurangan cahaya maka pertumbuhan akan lebih cepat (etiolasi).

    *Pengaruh air pada pertumbuhan tanaman dapat terlihat jelas pada kondisi tanaman. Apabila tanaman kekurangan air maka akan terlihat layu, begitupun sebaliknya.

    *Pengaruh organisme parasit dan herbivora dapat menjadi ancaman bagi tanaman karena keduanya dapat menyebabkan tanaman mati.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.