Latihan Kimia Kelas XII Karbohidrat, Protein, dan Lemak
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 2
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Jika suatu minyak tidak jenuh dialirkan hidrogen murni dan katalis Ni, maka yang terjadi adalah .... 

    A

    berubah menjadi keruh

    B

    minyak semakin cair 

    C

    titik didih lebih rendah

    E

    minyak berubah menjadi padat

    Pembahasan:

    Pada soal, reaksi yang dimaksud adalah reaksi hidrogenasi minyak tak jenuh. Jika sebuah minyak tak jenuh (mengandung ikatan rangkap) dialiri hidrogen dan katalis Ni, maka akan terjadi reaksi adisi pada ikatan rangkap. Titik didih dan titik lelehnya akan semakin tinggi sehingga minyak berubah menjadi padat atau membentuk margarin. Berikut ini contoh reaksi hidrogenasi minyak.

    Jadi, ketika minyak dialiri hidrogen murni dan katalis Ni, maka minyak berubah menjadi padat.

  • Pilgan

    Berikut struktur dari polipeptida!

    Suatu polipeptida dapat dihidrolisis dengan cara dipanaskan dengan asam klorida pekat 6 M. Jika struktur tersebut dihidrolisis, maka senyawa yang dihasilkan adalah ....

    A

    serin dan glutamat

    B

    glisin dan sistein

    C

    glisin dan lisin

    D

    glisin dan serin

    E

    glutamat dan glisin

    Pembahasan:

    Suatu polipeptida jika dihidrolisis dengan asam klorida pekat 6 M, maka ikatan peptida akan terputus sehingga menghasilkan asam amino kembali. Berikut reaksinya:

    Jadi hasil hidrolisis polipeptida tersebut adalah glisin dan serin.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur berikut!

    Jumlah isomer optis dari struktur tersebut adalah ....

    A

    7

    B

    6

    C

    4

    D

    5

    E

    3

    Pembahasan:

    Isomer optis adalah senyawa yang memiliki atom karbon asimetris atau atom karbon kiral. Atom karbon kiral yaitu atom karbon yang mengikat empat gugus yang berbeda. Jumlah isomer optis dapat diperoleh dari perhitungan 2n, dengan n adalah jumlah atom karbon asimetris. Karena struktur tersebut memiliki 2 atom karbon asimetris maka jumlah isomernya adalah 22 = 4. Isomer dari struktur tersebut adalah sebagai berikut:

    Jadi, jumlah isomer optis dari struktur tersebut adalah 4.

  • Pilgan

    Karbohidrat yang tidak bisa dihidrolisis lagi yaitu .... 

    A

    glukosa, selulosa, fruktosa

    B

    selulosa, sukrosa, maltosa

    C

    glukosa, fruktosa, galaktosa

    D

    maltosa, glukosa, sukrosa

    E

    fruktosa, galaktosa, maltosa

    Pembahasan:

    Karbohidrat juga dikenal sebagai hidrat arang dengan rumus umum Cm(H2O)n. Berdasarkan strukturnya, karbohidrat merupakan senyawa aldehida atau keton dan senyawa polihidroksida.

    Berdasarkan hasil hidrolisisnya, karbohidrat dikelompokkan menjadi monosakarida, disakarida, oligosakarida, dan polisakarida.

    Karbohidrat yang tidak bisa dihidrolisis menjadi molekul karbohidrat yang lebih sederhana lagi disebut dengan monosakarida, contohnya glukosa, fruktosa, galaktosa. 

    Jadi, karbohidrat yang tidak bisa dihidrolisis adalah glukosa, fruktosa dan galaktosa.

  • Pilgan

    Diketahui struktur asam amino sebagai berikut:

    Struktur tersebut memiliki pI 6. Jika berada pada pH 7, maka struktur tersebut akan bermuatan ....

    A

    netral

    B

    asam

    C

    positif

    D

    basa

    E

    negatif

    Pembahasan:

    Asam amino pada keadaan isoelektrik (pI) akan membentuk ion zwitter yang bermuatan netral karena memiliki gugus negatif (-COO-) dan gugus positif (-NH3+).

    • Jika pH dinaikkan, asam amino akan membentuk suatu anion (bermuatan negatif).
    • Jika pH diturunkan, asam amino akan membentuk suatu kation (bermuatan positif).

    Pada soal diketahui pH asam amino dinaikkan (pH 6 --> pH 7) sehingga akan membentuk anion yang bermuatan negatif.

  • Pilgan

    Diketahui struktur berikut!

    Berikut ini yang merupakan isomer geometri dari struktur tersebut adalah .... 

    A

    α\alpha-glukosa

    B

    β\beta-glukosa

    C

    L-glukosa

    D

    D-glukosa

    E

    glukosa

    Pembahasan:

    Keisomeran geometri adalah isomer yang membentuk bidang sehingga kedudukan gugus -OH dan atom H berada dalam ruang yang berbeda. Struktur pada soal merupakan struktur D-glukosa di mana gugus -OH pada C-5 terletak di sebelah kanan. Isomer geometri dari gugus tersebut adalah L-glukosa yang memiliki gugus -OH pada C-5 di sebelah kiri.


    Jadi, yang merupakan isomer geometri dari struktur tersebut adalah L-glukosa.

  • Pilgan

    Berikut ini asam amino yang bersifat optis aktif, kecuali ....

    A

    lisin

    B

    arginin

    C

    glutamat

    D

    glisin

    E

    tirosin

    Pembahasan:

    Asam amino yang bersifat optis aktif adalah asam amino yang memiliki atom karbon dengan mengikat empat gugus yang berbeda. Berikut struktur dari masing-masing asam amino pada pilihan jawaban:


    Jadi, asam amino yang tidak bersifat optis aktif adalah glisin, karena di dalamnya terdapat atom karbon yang mengikat dua gugus yang sama (mengikat 2 atom H).


  • Pilgan

    Uji yang digunakan untuk mengetahui adanya karbohidrat dalam suatu sampel secara umum adalah ....

    A

    uji Seliwanoff

    B

    uji Barfoed

    C

    uji iod

    D

    uji Benedict

    E

    uji Molisch

    Pembahasan:

    Adanya karbohidrat dalam suatu sampel dapat diketahui dari beberapa uji. Uji yang digunakan untuk mengetahui adanya karbohidrat dalam suatu sampel secara umum adalah adalah uji Molisch. Uji Molisch dilakukan dengan menambahkan suatu pereaksi berupa α\alpha-naftol 10% dan asam sulfat sehingga menghasilkan dua lapisan. Jika dihasilkan cincin warna merah pekat pada permukaannya, maka sampel menunjukkan adanya karbohidrat.

    Jadi, uji yang digunakan untuk mengetahui adanya karbohidrat dalam sampel adalah uji Molisch.


    *Uji Benedict --> untuk mengetahui karbohidrat yang mempunyai sifat pereduksi.

    *Uji Barfoed --> untuk mengetahui adanya monosakarida.

    *Uji Seliwanoff --> untuk mengetahui adanya fruktosa.

    *Uji Iod --> untuk mengetahui adanya polisakarida.

  • Pilgan

    Diketahui struktur zwitter ion sebagai berikut:

    Jika struktur tersebut memiliki pI 9,47, maka struktur yang tepat jika berada dalam pH 5 adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Struktur pada soal merupakan struktur zwitter ion. Jika berada dalam larutan dengan pH rendah atau pI > pH, maka struktur tersebut akan bermuatan positif.

    Jika berada dalam keadaan pH tinggi atau basa maka struktur akan bermuatan negatif.


    Jadi, struktur yang terbentuk jika berada pada keadaan asam yaitu .

  • Pilgan

    Berikut ini yang bukan termasuk dalam golongan lipid adalah .... 

    A

    lemak

    B

    steroid

    C

    lipoprotein

    D

    minyak

    E

    terpenoid

    Pembahasan:

    Lipid merupakan salah satu kelompok biomolekul yang memiliki beberapa golongan sebagai berikut.

    • Lemak: turunan lipid yang dapat terhidrolisis dan berbentuk padat pada suhu kamar
    • Minyak: turunan lipid yang dapat terhidrolisis dan berbentuk cair pada suhu kamar
    • Steroid: turunan lipid yang tidak dapat terhidrolisis
    • Terpenoid: turunan lipid yang tidak dapat terhidrolisis

    Jadi, yang bukan merupakan golongan lipid adalah lipoprotein, karena lipoprotein merupakan gabungan antara lipid dan protein.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.