Latihan Kimia Kelas XII Menyetarakan Persamaan Reaksi Redoks
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
  • Pilgan
    0

    Dalam metode setengah reaksi, penyetaraan muatan dapat dilakukan dengan penambahan ....

    A

    H2O

    B

    zat lainnya

    C

    OH-

    D

    H+

    E

    e-

    Pembahasan:

    Berikut tahapan-tahapan dalam penyetaraan reaksi redoks dengan metode setengah reaksi (suasana asam).

    1) Menulis kerangka dasar setengah reaksi reduksi dan setengah reaksi oksidasi.

    2) Menyetarakan masing-masing setengah reaksi.

    • Setarakan jumlah atom yang mengalami perubahan biloks.
    • Setarakan jumlah atom O dengan penambahan H2O.
    • Setarakan jumlah atom H dengan penambahan ion H+.
    • Setarakan jumlah muatan dengan penambahan elektron (e-).

    3) Menyamakan jumlah elektron yang diserap pada setengah reaksi reduksi dengan jumlah elektron yang dilepaskan pada setengah reaksi oksidasi, kemudian jumlahkan.


    Jadi, penyetaraan muatan dilakukan dengan penambahan elektron (e-).

  • Pilgan

    Perhatikan persamaan reaksi di bawah ini!

    4Zn(s) + NO3-(aq) + 5H2O(l) \rightarrow 4ZnO22-(aq) + NH3(g) + 7H+(aq)

    Pernyataan yang tepat untuk reaksi di atas adalah ....

    A

    logam Zn berperan sebagai oksidator

    B

    ion NO3- berperan sebagai reduktor

    C

    mengalami reaksi autoredoks (disproporsionasi)

    D

    atom N mengalami penurunan bilangan oksidasi

    E

    bilangan oksidasi atom Zn tidak mengalami perubahan

    Pembahasan:

    Reaksi redoks pada soal adalah reaksi yang setara. Ini dibuktikan dengan jumlah atom dan jumlah muatan sebelum dan sesudah reaksi berjumlah sama.

    • Spesi Zn memiliki biloks = 0 karena merupakan atom bebas.
    • Spesi ZnO22-. Biloks atom O adalah -2 sehingga biloks atom Zn adalah +2 \rightarrow 2 + (-2 ×\times 2) = -2
    • Spesi NO3-. Biloks atom O adalah -2 sehingga biloks atom N adalah +5 \rightarrow 5 + (-2 ×\times 3) = -1
    • Spesi NH3. Biloks atom H adalah +1 sehingga biloks atom N adalah -3 \rightarrow -3 + (1 ×\times 3) = 0
    • Atom Zn mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2, sehingga Zn (s) disebut sebagai reduktor (spesi yang mengalami oksidasi).
    • Atom N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +5 menjadi -3, sehingga NH3 disebut sebagai oksidator (spesi yang mengalami reduksi).

    Dari seluruh penjelasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah atom N mengalami penurunan bilangan oksidasi.

  • Pilgan

    Perhatikan persamaan reaksi di bawah ini!

    2MnO(s) + 5PbO2(s) + 8H+ \rightarrow 2MnO4-(aq) + 5Pb2+(aq) + α\alphaH2O(l)

    Nilai koefisien reaksi yang tepat untuk α\alpha adalah ....

    A

    4

    B

    5

    C

    3

    D

    2

    E

    6

    Pembahasan:

    2MnO(s) + 5PbO2(s) + 8H+ \rightarrow 2MnO4-(aq) + 5Pb2+(aq) + α\alphaH2O(l)

    Perlu diingat bahwa reaksi redoks disebut setara ketika jumlah muatan dan jumlah atom pada kedua ruas adalah sama.

    • Dari reaksi tersebut, dapat terlihat bahwa ruas kiri dan kanan sudah memiliki jumlah muatan yang sama, yakni +8.
    • Pada kedua ruas, atom Mn dan Pb sudah memiliki jumlah yang sama, sedangkan jumlah atom H dan O belum sama.
    • Pada ruas kiri, terlihat bahwa jumlah atom H = 8.
    • Pada ruas kiri, jumlah atom O = (2 ×\times 1) ++ (5 ×\times 2) == 12, sedangkan pada ruas kanan, jumlah atom O (selain H2O) adalah 2 ×\times 4 == 8. Selisih atom O kedua ruas == 12 - 8 == 4.

    Jadi, pada ruas kanan terdapat kekurangan 8 atom H dan 4 atom O

    Untuk itu, hal yang harus dilakukan adalah menyamakan jumlah kedua atom tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan koefisien 4 pada H2O sehingga pada kedua ruas, jumlah atom H menjadi 8 dan jumlah atom O menjadi 12.

    Persamaan reaksi yang telah setara sebagai berikut.

    2MnO(s) + 5PbO2(s) + 8H+ \rightarrow 2MnO4-(aq) + 5Pb2+(aq) + 4H2O(l)

    Jadi, jawaban yang tepat adalah 4.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!

    1. Metode perubahan bilangan oksidasi.
    2. Metode setengah reaksi.
    3. Metode elektrolisis.
    4. Metode pemisahan.

    Metode yang tepat untuk melakukan penyetaraan reaksi redoks adalah ....

    A

    3 dan 4

    B

    1 dan 3

    C

    1 dan 2

    D

    2 dan 4

    E

    2 dan 3

    Pembahasan:

    Penyetaraan reaksi redoks didasarkan pada 2 prinsip, yaitu:

    1. jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi harus sama,
    2. jumlah muatan sebelum dan sesudah reaksi harus sama.

    Untuk melakukan penyetaraan jumlah atom dan jumlah muatan tersebut, dapat dilakukan dengan 2 metode, yakni sebagai berikut.

    • Metode Perubahan Bilangan Oksidasi (PBO)

    Metode ini didasarkan pada pengertian bahwa jumlah pertambahan bilangan oksidasi dari reduktor sama dengan jumlah penurunan bilangan oksidasi dari oksidator.

    • Metode Setengah Reaksi (Ion-electron)

    Metode ini didasarkan pada pengertian bahwa jumlah elektron yang dilepaskan pada setengah reaksi oksidasi sama dengan jumlah elektron yang diserap pada setengah reaksi reduksi. Penyetaraan dalam suasana basa berbeda dengan penyetaraan dalam suasana asam.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah 1 dan 2 (metode perubahan bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi).

  • Pilgan

    Di antara reaksi redoks berikut yang telah setara adalah ....

    A

    MnO(s) + PbO2(s) \rightarrow MnO4-(aq) + Pb2+

    B

    5I-(aq) + IO3-(aq) + 6H+(aq) \rightarrow 3I2(g) + 3H2O(l)

    C

    Cl2(g) + 6OH-(aq) \rightarrow Cl-(aq) + ClO3-(aq) + 3H2O(l)

    D

    I-(aq) + SO42-(aq) \rightarrow H2S(g) + I2(g)

    E

    Cl2(g) + IO3-(aq) \rightarrow Cl-(aq) + IO4-(aq)

    Pembahasan:

    Reaksi yang setara ditandai dengan:

    • jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi adalah sama,
    • serta jumlah muatan sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.


    MnO(s) + PbO2(s) \rightarrow MnO4-(aq) + Pb2+ \Longrightarrow jumlah muatan dan atom tidak sama.

    I-(aq) + SO42-(aq) \rightarrow H2S(g) + I2(g) \Longrightarrow jumlah muatan dan atom tidak sama.

    Cl2(g) + IO3-(aq) \rightarrow Cl-(aq) + IO4-(aq) \Longrightarrow jumlah muatan dan atom tidak sama.

    Cl2(g) + 6OH-(aq) \rightarrow Cl-(aq) + ClO3-(aq) + 3H2O(l) \Longrightarrow jumlah muatan tidak sama.

    5I-(aq) + IO3-(aq) + 6H+(aq) \rightarrow 3I2(g) + 3H2O(l) \Longrightarrow jumlah muatan dan atom sama (sudah setara).

  • Pilgan

    Perhatikan persamaan reaksi redoks di bawah ini!

    aI-(aq) + bSO42-(aq) \rightarrow cI2(s) + dH2S(g)

    Koefisien yang tepat untuk memenuhi nilai c adalah ....

    A

    16

    B

    2

    C

    4

    D

    8

    E

    1

    Pembahasan:

    Pisahkan kerangka dasar setengah reaksi reduksi dan setengah reaksi oksidasi.

    Reduksi: 2I- \rightarrow I2 + 2e- (penambahan e- untuk menyetarakan muatan)

    Oksidasi: SO42- \rightarrow H2S

    • Samakan jumlah atom O dengan menambahkan H2O.

    SO42- \rightarrow H2S + 4H2O

    • Samakan jumlah atom H dengan menambahkan H+.

    SO42- + 10H+ \rightarrow H2S + 4H2O

    • Samakan muatan dengan penambahan elektron.

    SO42- + 10H+ + 8e- \rightarrow H2S + 4H2O

    Pada reaksi reduksi terdapat 2 elektron, sedangkan pada reaksi oksidasi terdapat 8 elektron. Untuk itu, koefisien seluruh spesi pada reaksi reduksi harus dikalikan dengan 4. Kemudian, jumlahkan kedua reaksi tersebut.

    Reduksi: 8I- \rightarrow 4I2 + 8e-

    Oksidasi: SO42- + 10H+ + 8e- \rightarrow H2S + 4H2O

    Reaksi total: 8I- + SO42- + 10H+ \rightarrow 4I2 + H2S + 4H2O


    Variabel c adalah koefisien I2, maka jawaban yang tepat adalah 4.

  • Pilgan

    Perhatikan reaksi di bawah ini!

    CrO42-(aq) + Fe(OH)2(s) + H+(aq) + H2O(l) \rightarrow Fe(OH)3(s) + Cr2O3(s)

    Untuk mengoksidasi 1 mol Fe(OH)2 diperlukan ion CrO42- sebanyak ....

    A

    0,20 mol

    B

    0,50 mol

    C

    0,33 mol

    D

    0,67 mol

    E

    0,25 mol

    Pembahasan:

    Diketahui :

    CrO42-(aq) + Fe(OH)2(s) + H+(aq) + H2O(l) \rightarrow Fe(OH)3(s) + Cr2O3(s)

    mol Fe(OH)2 = 1 mol

    Ditanya :

    mol ion CrO42-?

    Dijawab :

    Reaksi yang ada pada soal belum setara, sehingga harus dilakukan penyetaraan reaksi. Pada pembahasan ini, digunakan metode setengah reaksi.

    • Pisahkan kerangka dasar reaksi, kemudian setarakan.

    Reduksi: 2CrO42- \rightarrow Cr2O3 \Longrightarrow Tambahkan H2O untuk menyetarakan jumlah atom O.

    2CrO42- \rightarrow Cr2O3 + 5H2O \Longrightarrow Tambahkan H+ untuk menyetarakan jumlah atom H.

    2CrO42- + 10H+ \rightarrow Cr2O3 + 5H2O \Longrightarrow Tambahkan e- untuk menyeimbangkan muatan.

    2CrO42- + 10H+ + 6e- \rightarrow Cr2O3 + 5H2O


    Oksidasi: Fe(OH)2   \ \rightarrow\  Fe(OH)3 \Longrightarrow Tambahkan H2O untuk menyetarakan jumlah atom O.

    Fe(OH)2 + H2O   \ \rightarrow\  Fe(OH)3 \Longrightarrow Tambahkan H+ untuk menyetarakan jumlah atom H.

    Fe(OH)2 + H2O   \ \rightarrow\  Fe(OH)3 + H+ \Longrightarrow Tambahkan e- untuk menyeimbangkan muatan.

    Fe(OH)2 + H2O   \ \rightarrow\  Fe(OH)3 + H+ + e-

    Jumlah elektron pada kedua setengah reaksi harus sama. Pada reaksi reduksi terdapat satu elektron, sedangkan pada reaksi oksidasi terdapat enam elektron, sehingga seluruh spesi pada reaksi oksidasi perlu dikalikan dengan 6.

    Didapatkan \Longrightarrow Oksidasi: 6Fe(OH)2 + 6H2O \rightarrow 6Fe(OH)3 + 6H+ + 6e-

    • Jumlahkan kedua buah setengah reaksi tersebut (bila pada kedua ruas terdapat spesi yang sama, carilah selisih dari koefisien spesi tersebut, kemudian tuliskan hasilnya pada ruas dengan spesi yang berlebih).

    2CrO42- + 6Fe(OH)2 + 4H+ + H2O \rightarrow 6Fe(OH)3 + Cr2O3 (reaksi setara)

    Perlu diingat bahwa perbandingan mol = perbandingan koefisien.

    mol Fe(OH)2 : mol CrO42- == 6 : 2

    mol CrO42- =26×1 mol = 0,33 mol=\frac{2}{6}\times1\ \text{mol}\ =\ 0,33\ \text{mol}

    Jadi, ion CrO42- yang diperlukan untuk mengoksidasi Fe(OH)2 adalah 0,33 mol.

  • Pilgan

    Perhatikan setengah reaksi redoks di bawah ini!

    α\alphaS2O32- + γ\gammaH2O \rightarrow β\betaSO42- + ω\omegaH+ + ψ\psie-

    Nilai yang tepat untuk α\alpha, γ\gamma, dan β\beta berturut-turut adalah ....

    A

    tidak ada jawaban yang benar

    B

    1, 2, dan 4

    C

    2, 5, dan 1

    D

    1, 2, dan 5

    E

    1, 5, dan 2

    Pembahasan:

    Tuliskan terlebih dahulu kerangka dasar reaksi.

    S2O32- \rightarrow SO42-

    Samakan jumlah atom S

    \Longrightarrow S2O32- \rightarrow 2SO42-

    Samakan jumlah atom O dengan menambahkan H2O

    \Longrightarrow S2O32- + 5H2O \rightarrow 2SO42-

    Setarakan jumlah atom H dengan penambahan H+

    \Longrightarrow S2O32- + 5H2O \rightarrow 2SO42- + 10H+

    Setarakan muatan dengan penambahan elektron

    \Longrightarrow S2O32- + 5H2O \rightarrow 2SO42- + 10H+ + 8e-

    Jadi, jawaban yang tepat adalah 1, 5, dan 2.

  • Pilgan

    Perhatikan setengah reaksi redoks berikut ini!

    NO3-(aq)  \ \rightarrow NH4+(aq)

    Jumlah ion H+ dan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi tersebut secara berturut-turut adalah ....

    A

    8 dan 10

    B

    8 dan 3

    C

    10 dan 3

    D

    3 dan 8

    E

    10 dan 8

    Pembahasan:

    Berikut adalah kerangka dasar setengah reaksi redoks tersebut.

    NO3- \rightarrow NH4+

    Lalu, tambahkan H2O untuk menyetarakan jumlah atom O.

    NO3- \rightarrow NH4+ + 3H2O

    Kemudian, setarakan jumlah atom H dengan menambahkan H+.

    NO3- + 10H+ \rightarrow NH4+ + 3H2O

    Terakhir, setarakan muatan dengan menambahkan elektron.

    NO3- + 10H+ + 8e- \rightarrow NH4+ + 3H2O


    Jadi, jumlah ion H+ dan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi tersebut secara berturut-turut adalah 10 dan 8.

  • Pilgan

    Penghilangan ion H+ pada metode setengah reaksi dalam suasana basa dapat dilakukan dengan cara ....

    A

    menambahkan H2O pada kedua ruas sesuai dengan jumlah ion H+

    B

    menambahkan H+ pada ruas lainnya

    C

    menambahkan OH- pada kedua ruas sesuai dengan jumlah ion H+

    D

    menambahkan ion OH- pada ruas lainnya

    E

    menambahkan e- pada ruas lainnya

    Pembahasan:

    Penyetaraan reaksi redoks dapat dilakukan dalam kondisi asam ataupun kondisi basa. Penyetaraan dengan metode setengah reaksi pada kondisi basa memiliki sedikit perbedaan dengan kondisi asam. Pada kondisi asam, tidak perlu dilakukan penghilangan ion H+. Akan tetapi, pada kondisi basa, ion H+ harus dihilangkan dengan menambahkan ion OH- pada kedua ruas, masing-masing sejumlah ion H+ yang ada.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.110 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.