Latihan Kimia Kelas XII Alkohol dan Eter
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 4
2. 4
3. 2
4. 2
5. 1
6+. 0
  • Pilgan

    Struktur berikut ini yang merupakan senyawa alkohol polivalen adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Berdasarkan jumlah gugus -OH yang terikat, maka alkohol dibedakan menjadi tiga jenis.

    • Alkohol monovalen adalah alkohol yang hanya memiliki satu gugus -OH dalam senyawanya.
    • Alkohol divalen adalah alkohol yang memiliki dua gugus -OH dalam senyawanya.
    • Alkohol polivalen adalah alkohol yang memiliki lebih dari dua gugus -OH dalam senyawanya.


    Berikut penjelasan dari masing-masing pilihan jawaban:

    Bukan alkohol polivalen karena hanya mengandung satu gugus -OH dalam senyawanya.


    Bukan alkohol polivalen karena hanya mengandung satu gugus -OH dalam senyawanya.


    Merupakan alkohol polivalen karena mengandung tiga gugus -OH dalam senyawanya.


    Bukan alkohol polivalen karena struktur tersebut tidak mengandung gugus -OH, tetapi mengandung gugus aldehida (-CHO).


    Bukan alkohol polivalen karena mengandung dua gugus -OH dalam senyawanya.

    Jadi, struktur yang merupakan alkohol polivalen adalah

  • Pilgan

    Senyawa yang digunakan untuk membedakan antara alkohol dan eter yang dapat dideteksi dengan kertas lakmus adalah .... 

    A

    NaCl

    B

    NaOH

    C

    PCl5

    D

    H2SO4

    E

    ZnCl2

    Pembahasan:

    Senyawa yang digunakan untuk membedakan senyawa golongan alkohol dan eter adalah PCl5.

    • Eter 

    • Alkohol

    Senyawa golongan eter jika direaksikan dengan PCl5 akan menghasilkan alkil halida (RCl dan R'Cl), sedangkan alkohol akan menghasilkan asam klorida (HCl) yang bersifat asam.

    Reaksi antara alkohol dan PCl5 dapat diuji dengan kertas lakmus, di mana HCl yang dihasilkan dapat memerahkan kertas lakmus. Sementara pada eter tidak bisa karena tidak ada senyawa asam yang dihasilkan.

    Jadi, senyawa yang dapat digunakan untuk membedakan senyawa golongan alkohol dan eter adalah PCl5.

  • Pilgan

    Struktur berikut ini yang menggambarkan 2,5-dimetil-4-heptanol adalah .... 

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Nama senyawa: 2,5-dimetil-4-heptanol

    Berdasarkan tata nama tersebut dapat disimpulkan bahwa

    • struktur tersebut merupakan golongan alkohol (nama rantai utama berakhiran -ol),
    • rantai utama memiliki jumlah atom C sebanyak 7 (hepta- artinya tujuh),
    • memiliki dua cabang metil di atom C nomor 2 dan 5 (2,5-dimetil),
    • posisi gugus fungsi -OH pada atom C nomor 4 (4-heptanol).

    

    Jadi, yang merupakan struktur dari nama senyawa di atas adalah 

  • Pilgan

    Perhatikan struktur di bawah ini!

    Tata nama dari struktur tersebut adalah ....

    A

    5,5-dimetilheksanadiol

    B

    2,2-dimetil-1,4-heksanol

    C

    2,2-dimetil-1,4-heksanadialkohol

    D

    2,2-dimetil-1,4-heksanadiol

    E

    5,5-dimetil-3,6-heksanadiol

    Pembahasan:

    Struktur pada soal merupakan struktur golongan alkohol yang memiliki dua gugus -OH dalam senyawanya atau disebut sebagai alkohol divalen. Tata nama alkohol divalen hampir sama dengan tata nama alkohol, hanya saja akhiran -ol diganti menjadi -diol. Berikut penjabaran struktur dari senyawa di atas.

    • Menentukan rantai utama

    Menentukan rantai terpanjang yang mengandung gugus -OH.

    • Penomoran rantai utama

    Penomoran rantai utama dimulai dari atom C yang paling dekat dengan gugus -OH.

    • Penentuan cabang

    Pada struktur tersebut terdapat 2 cabang di posisi yang sama, yaitu pada atom C nomor 2.


    Jadi, tata nama dari struktur di atas yaitu 2,2-dimetil-1,4-heksanadiol.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur senyawa berikut! 

    (1)

    (2)

    (3)

    (4)

    (5)

    Pasangan senyawa yang berisomer fungsi adalah .... 

    A

    3 dan 5

    B

    1 dan 2

    C

    4 dan 5

    D

    1 dan 4

    E

    2 dan 3

    Pembahasan:

    Isomer gugus fungsi adalah isomer dengan rumus molekul yang sama tetapi gugus fungsinya berbeda. Pada senyawa turunan alkana terdapat 3 pasangan homolog.

    • Alkohol dengan eter yang keduanya memiliki rumus umum CnH2n+2O
    • Aldehida dengan keton yang keduanya memiliki rumus umum CnH2nO
    • Asam karboksilat dengan ester yang keduanya memiliki rumus umum CnH2nO2

    Dari soal, senyawa yang berisomer fungsi adalah senyawa 2 dan 3, yaitu senyawa alkohol berisomer fungsi dengan senyawa eter.

    Butanol (C4H10O)

    Metoksi propana (C4H10O)

    Jadi, pasangan senyawa yang berisomer gugus fungsi adalah senyawa 2 dan 3.

  • Pilgan

    Senyawa yang bukan isomer dari metoksi butana adalah .... 

    A

    2-metil-1-metoksipropana

    B

    etoksi propana

    C

    2-metoksibutana

    D

    3-pentanon

    E

    1-pentanol

    Pembahasan:

    Isomer merupakan senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama, tetapi strukturnya berbeda. 

    Metoksi butana memiliki rumus C5H12O. Berikut struktur dari metoksi butana.


    • Pilihan jawaban: 2-metoksi butana

    Rumus molekul: C5H12O, merupakan salah satu isomer posisi dari metoksi butana karena gugus alkoksi berubah posisi ke atom C nomor 2.


    • Pilihan jawaban: 2-metil-1-metoksipropana

    Rumus molekul: C5H12O, merupakan salah satu isomer kerangka dari metoksi butana karena terjadi perubahan bentuk rantai.

     

    • Pilihan jawaban: 1-pentanol

    Rumus molekul: C5H12O, merupakan salah satu isomer gugus fungsi dari metoksi butana karena memiliki gugus fungsi yang berbeda, yaitu alkohol (-OH)


    • Pilihan jawaban: 3-pentanon

    Rumus molekul: C5H10O, bukan merupakan isomer dari metoksi butana karena rumus molekulnya berbeda.


    • Pilihan jawaban: etoksi propana

    Merupakan salah satu isomer kerangka dari metoksi butana karena terjadi perubahan bentuk struktur dan jumlah atom C, H dan O sama yaitu C5H12O.


    Jadi, senyawa yang bukan termsuk isomer dari metoksi butana adalah 3-pentanon.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut!

    Gambar tersebut merupakan tape yang terbuat dari beras ketan. Pada proses pembuatan tape dibutuhkan suatu enzim untuk proses fermentasi. Setelah terjadi proses fermentasi, tape tersebut menghasilkan suatu senyawa dengan konsentrasi tinggi dan memiliki rasa seperti air soda. Senyawa yang dimaksud adalah ....

    A

    eter

    B

    ester

    C

    alkohol

    D

    aldehid

    E

    keton

    Pembahasan:

    Pada pembuatan tape dari beras ketan dibutuhkan suatu enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme untuk mengubah gula dalam beras menjadi alkohol. Mikroorganisme yang digunakan biasa disebut dengan ragi (yeast). Berikut persamaan reaksi pada proses fermentasi beras ketan.

    Jadi, pada proses fermentasi ketan dihasilkan senyawa alkohol.

  • Pilgan

    Berdasarkan letak terikatnya gugus hidroksil (-OH), alkohol dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu alkohol primer, sekunder, dan tersier. Untuk membedakannya, dapat dilakukan pengujin dengan suatu pereaksi yang disebut ....

    A

    pereaksi Biuret

    B

    pereaksi Lucas

    C

    pereaksi Grignard

    D

    pereaksi Fehling

    E

    pereaksi Tollens

    Pembahasan:

    Pereaksi yang digunakan untuk membedakan alkohol primer, sekunder dan tersier adalah pereaksi Lucas.

    Pereaksi Lucas adalah pereaksi yang terdiri dari HCl pekat dan katalis ZnCl2. Berikut struktur alkohol primer, sekunder dan tersier:

    Reaksi yang terjadi antara alkohol dengan pereaksi Lucas secara umum dapat dituliskan seperti berikut:

    • Alkohol primer bereaksi sangat lambat. Gelembung-gelembung gas RCl akan terbentuk sangat lambat setelah reaksi dilakukan selama 20 menit.
    • Alkohol sekunder akan terbentuk gelembung-gelembung gas RCl setelah 10 menit
    • Alkohol tersier akan segera terbentuk gelembung-gelembung gas RCl.


    Jadi, pereaksi untuk membedakan alkohol primer, sekunder dan tersier adalah pereaksi Lucas.


    • Pereaksi Fehling 

    Pereaksi ini berupa fehling A dan fehling B. Pereaksi fehling A berupa larutan CuSO4 dan fehling B berupa garam kalium natrium tartrat yang jika bereaksi dengan senyawa golongan aldehida akan menghasilkan warna merah bata. Jadi pereaksi ini digunakan untuk mendeteksi adanya gugus aldehida dalam suatu senyawa. 

    • Pereaksi Tollens 

    Pereaksi ini adalah pereaksi hasil campuran AgNO3 dan amonia berlebih. Jika direaksikan dengan senyawa golongan aldehida akan menghasilkan cermin perak. Jadi, pereaksi ini digunakan untuk mendeteksi adanya gugus aldehida dalam suatu senyawa. 

    • Pereaksi Grignard 

    Merupakan pereaksi dengan rumus R-Mg-X dengan R adalah alkil dan X adalah halogen. Pereaksi tersebut digunakan untuk membuat senyawa alkohol kompleks dari senyawa alkanon.

    • Pereaksi Biuret

    Pereaksi ini merupakan pereaksi hasil campuran kalium hidroksida, kalium natrium tartrat dan tembaga sulfat yang digunakan untuk mendeteksi adanya ikatan peptida dalam protein.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur berikut! 

    Tata nama dari senyawa tersebut adalah .... 

    A

    4,5-dimetil-4-heptanol

    B

    2,3-dimetil-4-heptanol

    C

    3,5-dimetilheksanol

    D

    2,5-dimetil-3-heksanol

    E

    2,5-dimetil-4-heksanol

    Pembahasan:

    Struktur senyawa tersebut merupakan struktur dari golongan alkohol karena terdapat gugus fungsi -OH. Aturan tata nama alkohol sama seperti tata nama alkana, yaitu nomor cabang-nama cabang-nomor gugus fungsi-nama rantai utama dengan mengganti akhiran -a menjadi -ol. Penamaan struktur melalui beberapa tahapan sebagai berikut.

    • Menentukan rantai utama

    Rantai yang mengandung gugus fungsi -OH

    • Penomoran dimulai dari atom C yang paling dekat dengan gugus fungsi -OH

    • Menentukan cabang yang terdapat pada rantai utama. Cabang yang sejenis digabung dan dinyatakan dengan awalan di-, tri-, tetra-, dan seterusnya. Karena pada struktur tersebut terdapat 2 cabang metil maka tata namanya yaitu 2,5-dimetil-3-heksanol


    Jadi, pilihan jawaban yang benar adalah 2,5-dimetil-3-heksanol.

  • Pilgan

    Pada masa pandemi COVID-19 ini, peran alkohol dalam kehidupan sehari-hari sangat besar. Hal ini disebabkan karena alkohol memiliki fungsi sebagai ....

    A

    antibodi

    B

    antiseptik

    C

    antimikrobial

    D

    antibiotik

    E

    anestesi

    Pembahasan:

    Alkohol memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai antiseptik. Antiseptik merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Pada masa pandemi COVID-19 ini, virus sangat mudah menyebar sehingga sangat dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan anggota tubuh, terutama kedua tangan. Selain dengan sabun dan air mengalir, kita dapat membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol sebagai antiseptik.

    Jadi, salah satu fungsi alkohol yaitu sebagai antiseptik.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 155.841 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.