Latihan Kimia Kelas X Stoikiometri
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
6
Salah
4
Dilewati
0

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 13
2. 6
3. 6
4. 5
5. 3
6+. 13
  • Pilgan
    2

    Reaksi dehidrasi kristal magnesium sulfat terjadi menurut persamaan reaksi berikut:

    MgSO4.xH2O \rightarrow MgSO4 + xH2O

    Jika 24,6 gram MgSO4.xH2O dipanaskan, maka akan terbentuk MgSO4 anhidrat sebanyak 12,0 gram. Rumus molekul senyawa hidrat tersebut adalah ....

    (Ar: Mg = 24, S = 32, O = 16, H = 1)

    A

    MgSO4.3H2O

    B

    MgSO4.4H2O

    C

    MgSO4.5H2O

    D

    MgSO4.2H2O

    E

    MgSO4.7H2O

    Pembahasan:

    Diketahui:

    massa MgSO4.xH2O = 24,6 gram

    massa MgSO4 anhidrat = 12,0 gram

    Ar: Mg = 24, S = 32, O = 16, H = 1

    Ditanya:

    Rumus senyawa hidrat?


    Dijawab:

    Senyawa kristal garam MgSO4.xH2O merupakan senyawa hidrat yang akan didehidrasi menghasilkan garam MgSO4 anhidrat. Proses dehidrasi merupakan proses pembuangan air dari senyawa. Rumus molekul dari senyawa hidrat tersebut dapat diketahui jika sudah diketahui perbandingan mol dari garam MgSO4 anhidrat dan air. Berikut langkah-langkahnya:

    • Langkah 1: Mencari massa air

    Massa air = massa MgSO4.xH2Omassa MgSO4 \text{Massa air}\ =\ \text{massa}\ \text{MgSO}_4.x\text{H}_2\text{O}-\text{massa MgSO}_4\ 

    =24,6 gram12,0 gram=24,6\ \text{gram}-12,0\ \text{gram}

    =12,6 gram=12,6\text{ gram}


    • Langkah 2: Mencari mol MgSO4 dan H2O

    Mr MgSO4=Ar Mg+Ar S+(4×Ar O)M_r\ \text{MgSO}_4=A_r\ \text{Mg}+A_r\ \text{S}+\left(4\times A_r\ \text{O}\right)

    =24+32+(4×16)=24+32+\left(4\times16\right)

    =24+32+64=24+32+64

    =120 =120\ 


    mol MgSO4=MassaMr \text{mol MgSO}_4=\frac{\text{Massa}}{M_r}\ 

    =12,0 gram120=\frac{12,0\ \text{gram}}{120}

    =0,1 mol=0,1\ \text{}\text{mol}


    Mr H2O=(2×Ar H)+Ar OM_r\ \text{H}_2\text{O}=\left(2\times A_r\ \text{H}\right)+A_r\ \text{O}

    =(2×1)+16=\left(2\times1\right)+16

    =2+16=2+16

    =18=18


    mol H2O=MassaMr\text{mol H}_2\text{O}=\frac{\text{Massa}}{M_r}

    =12,6 gram18=\frac{12,6\ \text{gram}}{18}

    =0,7 mol=0,7\ \text{mol}


    • Langkah 3: Mencari perbandingan mol MgSO4 dan H2O

    mol MgSO4 : mol H2O = 0,1 : 0,7 = 1 : 7

    Setelah diketahui perbandingan mol dari MgSO4 dan H2O maka persamaan reaksi menjadi

    MgSO4.xH2O \rightarrow1MgSO4 + 7H2O, sehingga jika disetarakan maka akan menjadi

    MgSO4.7H2O \rightarrowMgSO4 + 7H2O

    Jadi rumus molekul dari senyawa hidrat tersebut adalah MgSO4.7H2O.

  • Pilgan
    3

    Perhatikan gambar berikut!

    Jika larutan A dan larutan B dicampurkan, maka konsentrasi larutan akan menjadi ....

    A

    3,5 M

    B

    2,5 M

    C

    2,3 M

    D

    2,0 M

    E

    3,0 M

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Volume larutan A = 45 ml = 0,045 liter

    Konsentrasi Larutan A = 2 M

    Volume larutan B = 20 ml = 0,02 liter

    Konsentrasi larutan B = 3 M

    Volume total = 0,045 liter + 0,02 liter = 0,065 liter


    Ditanya:

    Berapa konsentrasi larutan campuran?


    Dijawab:

    Mencari konsentrasi dua larutan atau lebih maka caranya yaitu menjumlahkan jumlah mol dari masing-masing larutan yang dicampurkan, caranya sebagai berikut:

     

    (M×V1)+(M2×V2)=Mc×V(M_{\text{}}\times V_{\text{1}})+(M_{\text{2}}\times V_{\text{2}})=M_{\text{c}}\times V_{\text{t}\ }

    (2 M× 0,045 liter)+(3 M× 0,02 liter) = Mc × 0,065 liter  (2\ \text{M}\times\ 0,045\ \text{liter})+(3\ \text{M}\times\ 0,02\ \text{liter})\ =\ M_c\ \times\ 0,065\ \text{liter}\ \ 

    0,09 mol + 0,06 mol= 0,065 Mc 0,09\ \text{mol}\ +\ 0,06\ \text{mol}=\ 0,065\ M_c\ 

    0,15 mol= 0,065 liter × Mc     0,15\ \text{mol}=\ 0,065\ \text{liter }\times\ M_{\text{c}\ \ }\ \ \ 

    Mc=0,15 mol0,065 liter M_c=\frac{0,15\ \text{mol}}{0,065\ \text{liter}}\ 

    M = 2,3 mol/liter M_{\text{}}\ =\ 2,3\ \text{mol/liter}\ 


    Jadi, konsentrasi campuran dua larutan tersebut yaitu 2,3 mol/liter.

  • Pilgan
    0

    Berikut persamaan reaksi dari mangan(IV) oksida yang tepat bereaksi dengan asam klorida:

    MnO2(s) + HCl(aq)  \longrightarrow\ MnCl2(aq) + H2O(l) + Cl2(g)

    Jika direaksikan 17,4 gram mangan(II) oksida dan 400 ml asam klorida 2 M, maka volume gas klorin yang dihasilkan pada suhu 270C dan tekanan 1 atm adalah .... (Ar: Mn = 55, O = 16, H = 1, Cl = 35,5)

    A

    492 L

    B

    49,2 L

    C

    4,92 L

    D

    0,492 L

    E

    4.920 L

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa MnO2 = 17,4 gram

    Volume HCl = 400 ml = 0,4 L

    Konsentrasi HCl = 2 M

    Ar: Mn = 55, O = 16, H = 1, Cl = 35,5

    Tekanan (P) = 1 atm

    Suhu (T) = 27oC + 273 = 300 K


    Ditanya:

    Berapa volume gas klorin yang dihasilkan pada suhu 27oC dan tekanan 1 atm?


    Dijawab:

    Persamaan reaksi setaranya yaitu:

    MnO2(s) + 4HCl(aq)  \longrightarrow\ MnCl2(aq) + 2H2O(l) + Cl2(g)


    • Mencari mol masing-masing zat yang bereaksi

    Massa zat hasil reaksi dapat diketahui dari mol pada saat setimbang, dengan cara mencari mol masing-masing zat pereaksi atau reaktannya terlebih dahulu.

    Mol MnO2

    Karena yang diketahui pada soal adalah massa Al, maka mol Al dapat diperoleh dari perhitungan berikut:

    Mr MnO2=Ar Mn+(2×Ar O)M_r\ \text{MnO}_2=A_r\ \text{Mn}+\left(2\times A_r\ \text{O}\right)

    =55+(2×16)=55+\left(2\times16\right)

    =55+32=55+32

    =87=87


    mol MnO2=Massa Ar\text{mol MnO}\text{}_2=\frac{\text{Massa }}{A_r} = 17,487 =\ \frac{17,4}{87}\ =0,2 mol=0,2\ \text{mol}


    Mol HCl

    Karena yang diketahui pada soal adalah volume dan konsentrasinya, maka mol HCl dapat diperoleh dari perhitungan berikut:

    Molaritas (M)=nV\text{Molaritas (M)}=\frac{n}{V}

    n=M×Vn=M\times V =2 M×0,4 L=2\ \text{M}\times0,4\ \text{L} =0,8 mol=0,8\ \text{mol}


    • Mencari mol Cl2

    Didapatkan mol gas klorin adalah 0,2 mol.


    • Mencari mol Cl2 pada suhu 27oC dan tekanan 1 atm menggunakan persamaan gas ideal

    P×V=n×R×TP\times V=n\times R\times T

    1 atm×V=0,2 mol×0,082 L.atm/mol.K×300 K1\ \text{atm}\times V=0,2\ \text{mol}\times0,082\ \text{L.atm/mol.K}\times300\ \text{K}

    V=4,92 LV=4,92\ \text{L}


    Jadi, volume gas klorin yang dihasilkan pada suhu 27oC dan tekanan 1 atm adalah sebanyak 4,92 L.

  • Pilgan
    2

    Massa hidrogen dalam 74,6 gram urea [CO(NH2)2] adalah ....

    A

    49,7 gram

    B

    12,4 gram

    C

    7,46 gram

    D

    1,24 gram

    E

    4,97 gram

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa urea = 74,6 gram


    Ditanya:

    Massa hidrogen dalam urea?


    Dijawab:

    Mr CO(NH2)2=Ar C+Ar O+(2×Ar N)+(4×Ar H)M_r\ \text{CO}\left(\text{NH}_2\right)_2=A_r\ \text{C}+A_r\ \text{O}+(2\times A_r\ \text{N})+(4\times A_r\ \text{H})

    =12+16+(2×14)+(4×1) =12+16+(2\times14)+(4\times1)\ 

    =12+16+28+4 =12+16+28+4\ 

    =60 =60\ 


    Massa H dalam urea =4 × Ar HMr urea×massa urea=\frac{4\ \times\ A_r\ \text{H}}{M_r\ \text{urea}}\times\text{}\text{massa urea} \text{}

    =4 × 160 × 74,6 gram=\frac{4\ \times\ 1}{60}\ \times\ 74,6\ \text{gram}

    =0,067 ×74,6 gram=0,067\ \times74,6\ \text{gram}

    =4,97 gram=4,97\ \text{gram}


    Jadi, massa hidrogen dalam 74,6 gram urea (CO(NH2)2 adalah 4,97 gram.

  • Pilgan
    0

    Larutan basa Mg(OH)2 memiliki volume 65 ml dan molaritas sebesar 2 M. Volume air yang harus ditambahkan agar dihasilkan larutan Mg(OH)2 dengan konsentrasi 1 M adalah .... 

    A

    120 ml

    B

    55 ml

    C

    130 ml

    D

    65 ml

    E

    32,5 ml

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Volume awal Mg(OH)2 = 65 ml

    Konsentrasi awal Mg(OH)2 = 2 M

    Konsentrasi akhir Mg(OH)2 = 1 M


    Ditanya:

    Berapa volume yang harus ditambahkan untuk menghasilkan larutan Mg(OH)2 1 M?


    Dijawab:

    Soal di atas merupakan penerapan dari rumus pengenceran, karena larutan Mg(OH)2 2 M dijadikan larutan dengan konsentrasi 1 M. Persamaan pengenceran yaitu: 

    M1×V1=M2×V  M_{\text{1}}\times V_{\text{1}}=M_{\text{2}}\times V_{\text{2}\ }\ \ 

    2 M×65 ml = 1 M × V2 2\ \text{M}\times65\ \text{ml}\ =\ 1\ \text{M}\ \times\ V_2\ 

    V2 = 130 ml V_2\ =\ 130\ \text{ml}\ 


    V2=V1+Vair V_2=V_1+V_{air}\ 

    130 ml = 65 ml + Vair 130\ \text{ml}\ =\ 65\ \text{ml}\ \text{}+\ V_{air}\ 

    Vair = 130 ml  65 ml V_{air}\ =\ 130\ \text{ml}\ -\ 65\ \text{ml}\ \text{}

    Vair =65 ml V_{air}\ =65\ \text{ml}\ \text{}


    Jadi, air yang ditambahkan agar dihasilkan larutan Mg(OH)2 konsentrasi 1 M adalah 65 ml.

  • Pilgan
    2

    Apabila massa atom relatif Ca = 40, C = 12, dan O = 16, maka massa dari 0,3 mol CaCO3 adalah ....

    A

    25 gram

    B

    3,10 gram

    C

    45 gram

    D

    30 gram

    E

    20 gram

    Pembahasan:

    Diketahui:

    mol CaCO3 = 0,3 mol

    Ar Ca = 40, C = 12, dan O = 16


    Ditanya:

    Berapa massa dari 0,3 mol CaCO3?


    Dijawab:

    • Mencari massa molekul relatif (Mr) CaCO3

    Mr CaCO3 =Ar Ca+Ar C+(3×Ar O) =A_r\ \text{Ca}+A_r\ \text{C}+(3\times A_r\ \text{O})\ 

    =40+12+(3×16) =40+12+(3\times16)\ 

    =40+12+48=40+12+48

    =100=100


    • Mencari massa CaCO3

    mol CaCO3 =massaMr =\frac{\text{massa}}{M_r}\ 

    0,3=0,3= massa100 \frac{\text{massa}}{100}\ 

    massa\text{massa} =0,3×100=0,3\times100

    massa=30\text{massa}=30


    Jadi, massa senyawa CaCO3 tersebut adalah sebesar 30 gram.

  • Pilgan
    0

    Sebanyak 195 gram logam seng direaksikan dengan larutan asam klorida 2 M menghasilkan zink(II) klorida, air, dan gas klorin. Persamaan reaksinya yaitu sebagai berikut: 

    Zn(s) + HCl(aq) \longrightarrow ZnCl2(aq) + H2(g) (belum setara)

    Jika diukur pada suhu 25oC dan tekanan 1 atm, maka volume gas hidrogen yang dihasilkan adalah ....

    (Ar: Zn = 65, Cl = 35,5, H = 1)

    A

    73,3 L

    B

    4,8 L

    C

    44,8 L

    D

    73,8 L

    E

    37,7 L

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa logam seng = 195 gram

    Konsentrasi larutan HCl = 2 M

    Suhu = 25oC = 25 + 273 = 298 K

    Tekanan = 1 atm


    Ditanya:

    Berapa volume gas hidrogen yang dihasilkan?


    Dijawab:

    Langkah pertama yaitu harus menyetarakan persamaan reaksinya terlebih dahulu yaitu: 

    Zn(s) + 2HCl(aq) \longrightarrow ZnCl2(aq) + H2(g)


    mol Zn=MassaMr \text{mol Zn}=\frac{\text{Massa}}{Mr}\ 

    =195 gram65=\frac{195\ \text{gram}}{65}

    =3 mol =3\ \text{mol}\ 


    Dari persamaan reaksi di atas didapatkan perbandingan koefisien dari zat-zat yang terlibat yaitu 1 : 2 : 1 : 1.

    Maka perbandingan koefisien Zn : H2 = 1 : 1. Oleh karena itu, jika mol Zn = 3 mol, maka mol H2 = 3 mol juga.

    Untuk menghitung volume gas H2 digunakan persamaan gas ideal yaitu: 

    P×V=n×R×TP\times V=n\times R\times T

    1 ×V=3 mol×0,082 L.atm/mol.K ×298 K  1\ \text{}\times V=3\ \text{mol}\times0,082\ \text{L.atm/mol.K}\ \times298\ \text{K }\ 

    V = 73,3 LV\ =\ 73,3\ \text{L}\text{}


    Jadi, volume gas H2 yang dihasilkan pada suhu 25oC dan tekanan 1 atm adalah 73,3 L.

  • Pilgan
    2

    Serbuk aluminium yang memiliki massa 5 gram, habis bereaksi dengan sejumlah serbuk belerang, sehingga dihasilkan aluminium sulfida yang bermassa 11 gram. Massa serbuk belerang yang bereaksi adalah ....

    A

    11 gram

    B

    5 gram

    C

    7 gram

    D

    17 gram

    E

    6 gram

    Pembahasan:

    Mengacu pada hukum kekekalan massa yang dikemukakan oleh Antoine Laurent Lavoisier yang menyatakan bahwa "massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi".


    massa zat-zat sebelum bereaksi = massa zat-zat hasil reaksi

    massa aluminium (Al) + massa belerang (S) = massa aluminium sulfida (Al2S3)

    5 gram + massa belerang (S) = 11 gram

    massa belerang (S) = 11 gram - 5 gram

    massa belerang (S) = 6 gram


    Jadi, massa belerang yang digunakan untuk reaksi pembentukan aluminium sulfida adalah sebanyak 6 gram.

  • Pilgan
    2

    Sejumlah 5,4 gram serbuk aluminium direaksikan dengan 3.000 ml asam sulfat 0,2 M, yang kemudian menghasilkan aluminium sulfat dan gas hidrogen seperti persamaan berikut:

    Al(s) + H2SO4(aq) \longrightarrow Al2(SO4)3(aq) + H2(g

    Berdasarkan reaksi tersebut, zat yang menjadi pereaksi pembatas adalah ....

    (Ar: Al = 27, S = 32, O = 16)

    A

    H2SO4

    B

    Al2SO4

    C

    Al2(SO4)3

    D

    Al

    E

    H2

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa aluminium = 5,4 gram

    Volume asam sulfat = 3.000 ml = 3 L

    Konsentrasi asam sulfat = 0,2 M


    Ditanya:

    Apa senyawa yang menjadi pereaksi pembatas?


    Dijawab:

    Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang membatasi hasil reaksi yang didapat.

    Persamaan reaksi pada soal belum setara, sehingga perlu disetarakan sebagai berikut.

    2Al(s) + 3H2SO4(aq) \longrightarrow Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g


    • Mencari mol masing-masing pereaksi (senyawa yang bereaksi)

    Karena pada soal yang diketahui massa Al, maka mencari mol Al dapat diketahui dari pembagian massa dan Mr-nya.

    mol Al=MassaMr\text{}\text{mol}\ \text{Al}=\frac{\text{Massa}}{M_r}

    =5,4 gram27 =\frac{5,4\ \text{gram}}{27}\ 

    =0,2 mol=0,2\ \text{mol}


    Karena pada soal diketahui volume dan molaritas dari larutan H2SO4, maka mol larutan dapat dicari dari rumus molaritasnya.


    Molaritas H2SO4= nV (L) \text{Molaritas}\ \text{H}_2\text{SO}_4=\ \frac{n}{V\ \left(\text{L}\right)}\ 

    n =Molaritas H2SO4×Vn\ =\text{Molaritas}\ \text{H}_2\text{SO}_4\times V

    n=0,2 M×3 L n=0,2\text{ M}\times3\text{ L}\ 

    n= 0,6 mol n=\ 0,6\ \text{mol}\ 


    • Mencari perbandingan mol

    2Al(s) + 3H2SO4(aq) \longrightarrow Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g)

    0,2 mol ; 0,6 mol

    Jumlah mol dibagi dengan koefisiennya.

    (0,2)2\frac{\left(0,2\right)}{2} : (0,6)3\frac{\left(0,6\right)}{3} =0,1 : 0,2=0,1\ :\ 0,2

    Jika hasil baginya paling kecil, maka zat tersebut habis bereaksi atau disebut dengan pereaksi pembatas.

    Jadi, zat yang menjadi pereaksi pembatas adalah logam Al.

  • Pilgan
    0

    Unsur C dan O dapat membentuk dua molekul, yaitu CO dan CO2 dengan komposisi seperti pada tabel berikut.

    Berdasarkan tabel tersebut perbandingan unsur O dalam senyawa CO dan CO2, serta hukum yang mendasarinya adalah ....

    A

    6 : 3 (Hukum Dalton)

    B

    7 : 6 (Hukum Perbandingan Tetap)

    C

    1 : 2 (Hukum Dalton)

    D

    2 : 1 (Hukum Dalton)

    E

    3 : 6 (Hukum Perbandingan Tetap)

    Pembahasan:

    Untuk mengetahui unsur O dalam kedua senyawa tersebut, maka harus dicari terlebih dahulu C : O pada masing-masing senyawa sebagai berikut:

    Dari tabel diketahui perbandingan unsur O pada senyawa CO dan CO2 adalah 1 : 2.

    Hal ini sesuai dengan Hukum Kelipatan Perbandingan yang dikemukakan oleh Dalton: "Bila dua unsur dapat membentuk lebih dari satu senyawa, dan jika massa salah satu unsur tersebut tetap, maka perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa merupakan bilangan bulat dan sederhana".

    Jadi, perbandingan unsur O dalam senyawa CO dan CO2, serta hukum yang mendasarinya adalah 1 : 2 (Hukum Dalton).


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.073 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.