Latihan Kimia Kelas XI Hidrokarbon dan Minyak Bumi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
  • Pilgan
    0

    Minyak bumi mengandung banyak senyawa di dalamnya. Hasil pemisahan minyak bumi dan gas alam berupa minyak mentah yang harus diolah terlebih dahulu untuk memisahkan kandungan-kandungan didalamnya. Metode untuk memisahkan komponen dalam minyak mentah tersebut adalah .... 

    A

    distilasi bertingkat

    B

    treating

    C

    cracking

    D

    kristalisasi

    E

    ekstrasi

    Pembahasan:

    Minyak mentah yang dihasilkan dari pengeboran minyak bumi harus dipisahkan dengan cara membedakannya berdasarkan titik didih masing-masing senyawa. Metode tersebut dinamakan metode distilasi bertingkat. 

    Berikut ini gambar dari proses distilasi bertingkat:

    Jadi, metode untuk memisahkan komponen minyak bumi adalah distilasi bertingkat. 


    *Kristalisasi: proses pemisahan produk-produk melalui perbedaan titik cairnya.

    *Ekstraksi: pembersihan produk dengan menggunakan pelarut sehingga didapatkan hasil lebih banyak dengan mutu yang lebih baik.

    *Cracking: proses perubahan struktur kimia senyawa-senyawa hidrokarbon.

    *Treating: proses pembersihan kotoran dengan cara menambahkan soda kaustik (NaOH), tanah liat atau proses hidrogenasi.

  • Pilgan

    Di antara senyawa berikut yang bukan merupakan isomer dari 2,4-dimetiloktana adalah ....

    A

    3,4,5-trimetilheptana

    B

    2,3,4,5-tetrametilheksana

    C

    4-etil-2,3-dimetilheksana

    D

    2,5-dimetilheksana

    E

    3,4-dimetiloktana

    Pembahasan:

    Isomer adalah suatu senyawa karbon yang memiliki rumus molekul sama, tetapi strukturnya berbeda. 

    Struktur senyawa karbon 2,4-dimetiloktana adalah

    Rumus molekulnya adalah C10H22

    

    Berikut penjelasan masing-masing pilihan jawaban.

    • Pilihan jawaban: 4-etil-2,3-dimetilheksana

    Rumus molekul: C10H22


    • Pilihan jawaban: 2,3,4,5-tetrametilheksana

    Rumus molekul: C10H22


    • Pilihan jawaban: 3,4-dimetiloktana

    Rumus molekul: C10H22

    • Pilihan jawaban: 2,5-dimetilheksana

    Rumus molekul: C8H18


    • Pilihan jawaban: 3,4,5-trimetilheptana

    Rumus molekul: C10H22


    Jadi, yang bukan merupakan isomer dari 2,4-dimetiloktana adalah 2,5-dimetilheksana karena memiliki rumus molekul C8H18.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur senyawa hidrokarbon berikut! 

    Tata nama dari senyawa tersebut adalah .... 

    A

    3-etil-2-metilheptana

    B

    2-metil-3-etilheptana

    C

    2-metil-3-etilheksana

    D

    2-metil-3-propilheptana

    E

    3-etil-2-metilheksana

    Pembahasan:

    Tata nama senyawa hidrokarbon alkana dituliskan dengan urutan nomer cabang - nama cabang - nama rantai utama dan dapat ditentukan melalui beberapa langkah berikut ini.

    • Menentukan rantai utama atau rantai terpanjang. Ada 6 C sehingga rantai utamanya 'heksana'.

    • Penomoran pada rantai utama

    dengan cara memulainya dari atom C yang paling dekat dengan cabang.

    • Menentukan cabang

    Berdasarkan struktur tersebut maka diketahui bahwa dalam rantai hidrokarbon terdapat cabang metil (CH3) pada atom C nomor 2 dan cabang etil (C2H5) pada atom C nomor 3. Cabang yang berbeda ditulis sesuai urutan abjad. Etil ditulis lebih dulu daripada metil.


    Jadi, tata nama dari senyawa tersebut adalah 3-etil-2-metilheksana.

  • Pilgan

    Isomer posisi dari senyawa 4-metil-1-pentena adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    Isomer posisi terjadi karena adanya pergeseran posisi ikatan rangkapnya atau gugus cabang.

    Struktur dari 4-metil-1-pentena adalah

    Rumus molekulnya adalah C6H12.


    Berikut penjelasannya.

    • Pilihan: Salah

    Bukan merupakan isomer posisi, karena ada penambahan satu cabang pada atom C nomor 3 sehingga rumus molekulnya berubah menjadi C7H14.

    • Pilihan: Salah

    Bukan merupakan isomer posisi, karena posisi ikatan rangkap tetap berada pada atom C nomor 1 dan gugus cabang berubah menjadi rantai utama.


    • Pilihan: Benar

    Struktur tersebut merupakan isomer posisi dari senyawa pada soal karena posisi ikatan rangkapnya berpindah ke posisi atom C nomor 2.


    • Pilihan: Salah

    Bukan merupakan isomer posisi dari senyawa pada soal karena jenis senyawa dan rumus molekulnya berbeda. Senyawa di atas adalah alkana (3-metilpentana) dengan rumus molekul C6H14.


    • Pilihan: Salah

    Bukan merupakan isomer posisi karena jenis senyawa dan rumus molekulnya berbeda. Senyawa di atas adalah alkana (2-metilpentana) dengan rumus molekul C6H14.


    Jadi, yang merupakan isomer posisi dari senyawa pada soal adalah struktur

  • Pilgan

    Di antara senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan senyawa golongan alkana adalah .... 

    A

    C4H10

    B

    C6H12

    C

    C3H6

    D

    C7H15

    E

    C5H8

    Pembahasan:

    Alkana merupakan golongan senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan tunggal. Rumus umum dari alkana adalah CnH2n+2. Berikut analisis dari masing-masing pilihan jawaban:

    Jadi, senyawa yang tergolong senyawa hidrokarbon alkana adalah C4H10.

  • Pilgan

    Penamaan senyawa hidrokarbon alkuna berikut yang tidak sesuai dengan aturan adalah .... 

    A

    4-metil-2-pentuna

    B

    3-metil-1-butuna

    C

    4-metil-3-etil-1-pentuna

    D

    3-heksuna

    E

    4-metil-2-pentuna

    Pembahasan:

    Tata nama senyawa hidrokarbonn alkuna dituliskan dengan urutan nomer cabang - nama cabang - nomer ikatan rangkap - nama rantai utama diakhiri kata -una. Untuk mengetahui benar atau salah suatu tata nama senyawa maka harus digambar terlebih dahulu strukturnya.

    Jadi, tata nama yang tidak sesuai dengan aturan penamaan adalah

    Tata nama 4-metil-3-etil-1-pentuna --> salah, karena urutan penulisan cabang harus sesuai dengan urutan abjad. Tata nama yang benar adalah 3-etil-4-metil-1-pentuna.

  • Pilgan

    Berdasarkan aturan Markovnikoff, reaksi adisi terhadap 4-metil-2-pentena dengan asam klorida menghasilkan suatu senyawa berupa ....

    A

    3-kloro-2-metilpentena

    B

    2-kloro-4-metilpentana

    C

    4-kloro-2-metilpentana

    D

    3-kloro-4-metilpentana

    E

    3-kloro-2-metilpentana

    Pembahasan:

    Aturan markovnikoff yaitu reaksi antara senyawa golongan alkena dengan asam halida (H-X). Aturan markovnikoff berisi:

    • Jika atom karbon yang berikatan rangkap mengikat jumlah atom hidrogen yang berbeda, maka atom X akan mengikat pada atom C yang sedikit mengikat atom hidrogen
    • Jika atom karbon yang berikatan rangkap mengikat jumlah atom hidrogen yang sama, maka atom X akan mengikat pada atom C yang memiliki rantai karbon paling panjang. Hal ini seperti pada soal dengan persaman reaksinya sebagai berikut:

    Dua atom C yang berikatan rangkap memiliki jumlah atom H yang sama, yaitu 1 atom H. Sehingga atom Cl akan mengikat pada atom C yang rantainya lebih panjang, yaitu atom C sebelah kanan.

    Jadi, berdasarkan aturan Markovnikoff, reaksi adisi terhadap 4-metil-2-pentena dengan asam klorida menghasilkan senyawa 3-kloro-2-metilpentana.

  • Pilgan

    Suatu gas propana direaksikan dengan gas klorin dan dihasilkan senyawa X. Senyawa X yang dimaksud adalah .... 

    A

    3-kloropropana

    B

    1,3-diklorinpropana

    C

    1,2-dikloropropana

    D

    1-kloropropana

    E

    2-klorinpropana

    Pembahasan:

    Reaksi pada alkana, pada umumnya adalah reaksi substitusi yaitu reaksi penggantian gugus hidrogen pada suatu struktur alkana. Berikut persamaan reaksi dari propana dan gas klorin.

    C3H8(g) + Cl2(g)  \longrightarrow\ C3H7Cl(g) + HCl(g)

    Jika digambarkan strukturnya maka:

    Jadi, senyawa X yang dimaksud adalah C3H7Cl yang memiliki tata nama 1-kloropropana.

  • Pilgan

    Nama senyawa dari struktur di bawah ini adalah .... 

    A

    4-metil-6-etil-2-nonuna

    B

    4-metil-6-propil-2-oktuna

    C

    4-metil-6-propil-3-oktuna

    D

    6-etil-4-metilnonuna

    E

    6-etil-4-metil-2-nonuna

    Pembahasan:

    Tata nama senyawa hidrokarbon alkuna dituliskan dengan urutan nomor cabang - nama cabang - nomor ikatan rangkap - nama rantai utama diakhiri kata -una. Tata nama dapat ditentukan melalui beberapa langkah berikut ini.


    • Menentukan rantai utama atau rantai terpanjang.

    Rantai utama diambil dari rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap tiga. Ada 9 atom C sehingga dinamakan 'nonuna'.


    • Penomoran pada rantai utama

    dengan cara memulainya dari atom C yang paling dekat dengan ikatan rangkap tiga.


    • Menentukan cabang

    Berdasarkan struktur tersebut maka diketahui bahwa dalam rantai hidrokarbon terdapat cabang metil (CH3) pada atom C nomor 4 dan cabang etil (C2H5) pada atom C nomor 6, serta posisi ikatan rangkap tiga berada pada atom C nomor 2.


    Jadi, tata nama dari senyawa tersebut adalah 6-etil-4-metil-2-nonuna.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel di bawah ini!

    Pasangan yang tepat dari proses pengolahan tahap kedua minyak bumi adalah .... 

    A

    1D, 2C, 3A, dan 4B

    B

    1D, 2B, 3C, dan 4A

    C

    1A, 2C, 3B, dan 4D

    D

    1D, 2C, 3B, dan 4A

    E

    1D, 2A, 3B, dan 4C

    Pembahasan:

    Setelah proses distilasi bertingkat pada tahap pertama, selanjutnya dilakukan tahap kedua untuk menghasilkan produk yang lebih baik. Berikut pasangan yang tepat dari masing-masing proses.

    Jadi, pasangan yang tepat antara proses dan pengertiannya adalah 1D, 2C, 3B, dan 4A.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.