Mutu bensin dapat ditentukan berdasarkan angka oktannya. Senyawa yang digunakan untuk menentukan angka oktan adalah komposisi dari senyawa isooktana dan n-heptana dalam bensin. Semakin besar nilai angka oktan, maka mutu bensin semakin baik.
Jika tergolong bensin yang baik maka tidak akan terjadi ketukan. Adanya ketukan disebabkan karena terjadinya pembakaran yang tidak efektif atau tidak tepat di dalam mesin, sehingga akan mengganggu gerakan piston pada mesin. Akibatnya ketukan akan meningkat dan mutu bensin menurun.
Bensin jenis pertalite memiliki angka oktan 90. Hal ini menandakan bahwa pertalite terdiri dari 90% isooktana dan 10% n-heptana.
Jadi, jawaban yang benar adalah isooktana.