Latihan Kimia Kelas XI Konsep, Hukum, dan Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
  • Pilgan

    Jika perubahan konsentrasi pereaksi tidak memengaruhi laju reaksi, maka orde reaksi terhadap pereaksi tersebut adalah .…

    A

    1

    B

    0

    C

    3

    D

    4

    E

    2

    Pembahasan:

    Suatu reaksi kimia dikatakan mempunyai orde nol, jika besarnya laju reaksi tersebut tidak dipengaruhi oleh konsentrasi pereaksi. Artinya, seberapapun peningkatan konsentrasi pereaksi tidak akan memengaruhi besarnya laju reaksi. Adapun grafik orde 0 adalah sebagai berikut.

    Jadi, jika perubahan konsentrasi pereaksi tidak memengaruhi laju reaksi maka reaksi tersebut memiliki orde 0.


    *Adapun reaksi orde satu dan dua adalah sebagai berikut.

    • Pada reaksi orde satu, laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi. Jika konsentrasi dinaikkan dua kali, maka laju reaksinya pun akan dua kali lebih cepat dari semula, dst.

    • Pada reaksi orde dua, kenaikan laju reaksi akan sebanding dengan kenaikan konsentrasi pereaksi pangkat dua. Bila konsentrasi pereaksi dinaikkan dua kali, maka laju reaksinya akan naik menjadi empat kali lipat dari semula.

  • Pilgan

    Diketahui reaksi A + B → C + D. Pernyataan yang benar untuk menunjukkan laju reaksi dari persamaan reaksi tersebut adalah ....

    A

    rB=+Δ[B]Δtr_{\text{B}}=+\frac{\Delta\left[\text{}\text{}\text{B}\right]}{\Delta t}

    B

    rA=Δ[A]Δtr_{\text{A}}=-\frac{\Delta\left[\text{A}\text{}\right]}{\Delta t}

    C

    rD=Δ[D]Δtr_{\text{D}}=-\frac{\Delta\left[\text{D}\text{}\text{}\text{}\right]}{\Delta t}

    D

    rC=Δ[C]Δtr_{\text{C}}=-\frac{\Delta\left[\text{C}\text{}\text{}\right]}{\Delta t}

    E

    rA=+Δ[A]Δtr_{\text{A}}=+\frac{\Delta\left[\text{A}\text{}\right]}{\Delta t}

    Pembahasan:

    Laju reaksi menyatakan laju berkurangnya jumlah pereaksi atau laju bertambahnya jumlah hasil reaksi dalam satuan waktu. Satuan jumlah zat bermacam-macam, misalnya gram, mol, atau konsentrasi. Sedangkan satuan waktu digunakan detik, menit, jam, hari, ataupun tahun. Dalam reaksi kimia banyak digunakan zat kimia yang berupa larutan atau berupa gas dalam keadaan tertutup, sehingga dalam laju reaksi digunakan satuan konsentrasi (molaritas).

    Untuk reaksi: A + B \rightarrow C + D

    • A dan B merupakan pereaksi sehingga akan mengalami pengurangan tiap satuan waktu, maka laju pengurangan A dan B dapat juga ditulis sebagai berikut.

    rA=Δ[A]Δtr_{\text{A}}=-\frac{\Delta\left[\text{A}\text{}\right]}{\Delta t} ; rB=Δ[B]Δtr_{\text{B}}=-\frac{\Delta\left[\text{B}\text{}\right]}{\Delta t}

    (tanda "-" pada persamaan menunjukkan terjadinya pengurangan konsentrasi A dan B tiap satuan waktu)

    • C dan D merupakan hasil reaksi sehingga akan terus bertambah tiap satuan waktu, maka laju penambahan C dan D dapat juga ditulis sebagai berikut.

    rC=+Δ[C]Δtr_{\text{C}}=+\frac{\Delta\left[\text{C}\text{}\text{}\right]}{\Delta t} ; rD=+Δ[D]Δtr_{\text{D}}=+\frac{\Delta\left[\text{D}\text{}\text{}\text{}\right]}{\Delta t}

    (tanda "++" pada persamaan menunjukkan terjadinya penambahan konsentrasi C dan D tiap satuan waktu)

    Jadi pernyataan yang benar untuk menunjukkan laju reaksi dari persamaan reaksi tersebut adalah rA=Δ[A]Δtr_{\text{A}}=-\frac{\Delta\left[\text{A}\text{}\right]}{\Delta t}

  • Pilgan

    Suatu reaksi berlangsung pada 25 oC. Bila setiap kenaikan 10 oC, laju reaksi menjadi dua kali lebih cepat, maka laju reaksi pada 75 oC dibandingkan dengan 25 oC akan meningkat ....

    A

    16 kali

    B

    64 kali

    C

    128 kali

    D

    32 kali

    E

    8 kali

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • T1 = 25 oC
    • T2 = 75 oC
    • Setiap kenaikan 10 oC → Laju reaksi 2 kali lebih cepat

    Ditanya:

    Laju reaksi pada 75 oC dibandingkan dengan 25 oC

    Dijawab:

    Rumus Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi

    rt=r0(n)T2T1ΔTr_t=r_0\left(n\right)^{\frac{T_2-T_1}{\Delta T}}

    dengan

    n=n= kelipatan laju reaksi

    ΔT=\Delta T= kenaikan suhu


    untuk soal di atas, maka :

    rt = r0 (2)T2T110r_t\ =\ r_0\ \left(2\right)^{\frac{T_2-T_1}{10}}


    r75 0C = r25 0C (2)752510r_{75^{\ 0}\text{C}}\ =\ r_{25\ ^0\text{C}}\ \left(2\right)^{\frac{75-25}{10}}

    r75 0C = r25 0C (2)5010r_{75^{\ 0}\text{C}}\ =\ r_{25\ ^0\text{C}}\ \left(2\right)^{\frac{50}{10}}

    r75 0C = r25 0C (2)5r_{75^{\ 0}\text{C}}\ =\ r_{25\ ^0\text{C}}\ \left(2\right)^5

    r75 0C =32 r25 0C r_{75^{\ 0}\text{C}}\ =32\ r_{25\ ^0\text{C}}\ 


    Jadi, laju reaksi pada 75 oC dibandingkan dengan 25 oC akan meningkat 32 kalinya.

  • Pilgan

    Gas hidrogen digunakan sebagai bahan bakar dalam prototipe mobil dengan mesin yang ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan hasil reaksi pembakaran gas hidrogen berupa produk yang ramah lingkungan, yaitu uap air. Reaksi yang terjadi adalah

    2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g)

    Ungkapan laju reaksi yang tepat untuk reaksi di atas adalah ....

    A

    r=Δ[H2]2Δt=Δ[O2]Δt=+Δ[H2O]2Δtr=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

    B

    r=+Δ[H2]2Δt=+Δ[O2]Δt=+Δ[H2O]2Δtr=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

    C

    r=+Δ[H2]2Δt=Δ[O2]Δt=+Δ[H2O]2Δtr=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

    D

    r=Δ[H2]2Δt=Δ[O2]Δt=Δ[H2O]2Δtr=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

    E

    r=+Δ[H2]2Δt=+Δ[O2]Δt=Δ[H2O]2Δtr=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

    Pembahasan:

    Laju reaksi menyatakan laju berkurangnya jumlah pereaksi atau laju bertambahnya jumlah hasil reaksi dalam satuan waktu. Satuan jumlah zat bermacam-macam, misalnya gram, mol, atau konsentrasi. Sedangkan satuan waktu digunakan detik, menit, jam, hari, ataupun tahun. Dalam reaksi kimia banyak digunakan zat kimia yang berupa larutan atau berupa gas dalam keadaan tertutup, sehingga dalam laju reaksi digunakan satuan konsentrasi (molaritas).

    Secara umum untuk reaksi : aA \rightarrow bB

    Ungkapan laju reaksinya dapat ditulis sebagai berikut : r=1aΔ[A]Δt =+1bΔ[B]Δtr=-\frac{1}{a}\frac{\Delta\left[\text{A}\right]}{\Delta t}\ =+\frac{1}{b}\frac{\Delta\left[\text{B}\right]}{\Delta t}

    • H2 merupakan pereaksi sehingga akan mengalami pengurangan konsentrasi atau jumlah tiap satuan waktu. Laju pengurangan H2 dapat juga ditulis sebagai berikut: r=Δ[H2]2Δtr=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t} (tanda "-" pada persamaan menunjukkan terjadinya pengurangan konsentrasi H2 tiap satuan waktu)
    • O2 merupakan pereaksi sehingga akan mengalami pengurangan konsentrasi atau jumlah tiap satuan waktu. Laju pengurangan O2 dapat juga ditulis sebagai berikut: r=Δ[O2]Δtr=-\frac{\Delta\left[\text{O}\text{}_2\right]}{\Delta t} (tanda "-" pada persamaan menunjukkan terjadinya pengurangan konsentrasi O2 tiap satuan waktu)
    • H2O merupakan hasil reaksi sehingga akan terus bertambah tiap satuan waktu. Laju penambahan H2O dapat juga ditulis sebagai berikut: r=+Δ[H2O]2Δtr=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t} (tanda "++" pada persamaan menunjukkan terjadinya penambahan konsentrasi H2O tiap satuan waktu)


    Jadi ungkapan laju yang tepat untuk reaksi di atas sebagai berikut.

    r=Δ[H2]2Δt=Δ[O2]Δt=+Δ[H2O]2Δtr=-\frac{\Delta\left[\text{H}_2\right]}{2\Delta t}=-\frac{\Delta\left[\text{O}_2\right]}{\Delta t}=+\frac{\Delta\left[\text{H}_2\text{O}\right]}{2\Delta t}

  • Pilgan

    Di antara pernyataan berikut, yang tidak benar adalah ….

    A

    semakin tinggi suhu, energi kinetik partikel meningkat sehingga reaksi lebih cepat

    B

    katalisator akan memperbesar laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia

    C

    makin besar energi pengaktifan makin cepat reaksi berlangsung

    D

    semakin tinggi suhu semakin besar energi potensial, sehingga ketika bertumbukan akan menghasilkan reaksi

    E

    makin besar konsentrasi pereaksi makin besar frekuensi tumbukan

    Pembahasan:

    Laju reaksi dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.

    Konsentrasi

    Pada umumnya, reaksi akan berlangsung lebih cepat jika konsentrasi pereaksi diperbesar. Zat yang konsentrasinya besar mengandung jumlah partikel yang lebih banyak, sehingga partikel-partikelnya tersusun lebih rapat dibanding zat yang konsentrasinya rendah. Partikel yang susunannya lebih rapat, akan lebih sering bertumbukan dibanding dengan partikel yang susunannya renggang, sehingga kemungkinan terjadinya reaksi makin besar.

    Berdasarkan penjelasan ini maka pilihan jawaban: makin besar konsentrasi pereaksi makin besar frekuensi tumbukan --> benar.

    Suhu

    Setiap partikel selalu bergerak. Dengan menaikkan suhu, energi gerak atau energi kinetik partikel bertambah, sehingga tumbukan lebih sering terjadi. Dengan frekuensi tumbukan yang semakin besar, maka kemungkinan terjadinya tumbukan efektif yang mampu menghasilkan reaksi juga semakin besar.

    Suhu atau temperatur ternyata juga memperbesar energi potensial suatu zat. Zat-zat yang energi potensialnya kecil, jika bertumbukan akan sukar menghasilkan tumbukan efektif. Hal ini terjadi karena zat-zat tersebut tidak mampu melampaui energi aktivasi. Dengan menaikkan suhu, maka hal ini akan memperbesar energi potensial, sehingga ketika bertumbukan akan menghasilkan reaksi. Kenaikan suhu akan memperbesar laju reaksi.

    Berdasarkan penjelasan ini, maka jawaban: semakin tinggi suhu, energi kinetik partikel meningkat sehingga reaksi lebih cepat dan semakin tinggi suhu semakin besar energi potensial, sehingga ketika bertumbukan akan menghasilkan reaksi --> benar.

    Katalis

    Katalis adalah zat yang dapat memperbesar laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia secara permanen, sehingga pada akhir reaksi zat tersebut dapat diperoleh kembali. Katalis mempercepat reaksi dengan cara menurunkan harga energi aktivasi (Ea).

    Berdasarkan penjelasan ini, maka jawaban: katalisator akan memperbesar laju reaksi --> benar.


    Jadi pernyataan yang tidak benar pada soal di atas adalah makin besar energi pengaktifan makin cepat reaksi berlangsung.

    *Penyataan yang benar adalah semakin besar energi pengaktifan (energi aktivasi) maka semakin lama reaksi berlangsung, karena semakin besar energi yang dibutuhkan partikel untuk bertumbukan efektif menghasilkan produk.

  • Pilgan

    Dari percobaan reaksi:

    CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(g)

    diperoleh data-data sebagai berikut.

    Pada percobaan 4 dan 5 laju reaksi dipengaruhi oleh ....

    A

    suhu

    B

    konsentrasi HCl

    C

    katalis

    D

    luas permukaan CaCO3

    E

    waktu bereaksi

    Pembahasan:

    Pada percobaan 4 dan 5, faktor-faktor lain, seperti konsentrasi HCl, massa, dan bentuk CaCO3 yang dilarutkan sama atau tetap. Faktor yang berbeda pada kedua reaksi tersebut adalah pada suhunya saja. Sehingga kedua reaksi tersebut dipengaruhi oleh faktor suhu.

    Reaksi kimia terjadi karena adanya tumbukan yang efektif antarpartikel. Tumbukan terjadi karena partikel-partikel yang selalu bergerak. Dengan peningkatan suhu, energi kinetik partikel semakin besar. Hal ini menyebabkan gerak partikel juga semakin besar, sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan yang efektif juga semakin besar. Di samping memperbesar energi kinetik, ternyata peningkatan suhu juga meningkatkan energi potensial suatu zat. Dengan semakin besarnya energi potensial zat, maka semakin besar terjadinya tumbukan yang efektif, sehingga laju reaksi semakin cepat.

    Jadi, pada soal di atas percobaan 4 dan 5 laju reaksi dipengaruhi oleh faktor suhu.

  • Pilgan

    Data hasil percobaan reaksi X + 2Y \rightarrow 3Z adalah sebagai berikut.

    Berdasarkan data percobaan di atas, akan diperoleh harga tetapan laju sebesar ....

    A

    4

    B

    1,6

    C

    16 x 10-3

    D

    0,4

    E

    4 x 10-3

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • reaksi X + 2Y \rightarrow 3Z
    • data percobaan :

    Ditanya:

    tetapan laju (k)

    Dijawab:

    Satuan laju reaksi adalah M det-1 → dari satuan laju dapat diketahui bahwa waktu berbanding terbalik dengan laju maka r = 1/t.


    Untuk mencari orde X, bandingkan 2 percobaan yang memiliki konsentrasi X yang berbeda dan konsentrasi Y yang sama → Percobaan 2 dan 3

     r2r3=k[X]2a[ Y]2bk[X]3a[ Y]3b\ \frac{r_2}{r_3}=\frac{k\left[\text{X}\right]_2^a\left[\text{ Y}\right]_2^b}{k\left[\text{}\text{X}\right]_3^a\left[\text{ Y}\right]_3^b}

    (1160)(1320)=k[0,25]a[0,125]bk[0,125]a[0,125]b\frac{\left(\frac{1}{160}\right)}{\left(\frac{1}{320}\right)}=\frac{\text{}k\left[0,25\right]_{ }^a\left[0,125\right]_{ }^b}{k\left[0,125\right]_{ }^a\left[0,125\right]_{ }^b}

    320160=[0,25]a[0,125]a\frac{320}{160}=\frac{\text{}\left[0,25\right]_{ }^a}{\left[0,125\right]_{ }^a}

     2=2a \ 2=\text{}2^a\ 

     21=2a \ 2^1=\text{}2^a\ 

    a=1a=1

    orde X = 1


    Untuk mencari orde Y, bandingkan 2 percobaan yang memiliki konsentrasi X yang sama dan konsentrasi Y yang berbeda → Percobaan 1 dan 2

     r1r2=k[X]1a[ Y]1bk[X]2a[ Y]2b\ \frac{r_1}{r_2}=\frac{k\left[\text{X}\right]_1^a\left[\text{ Y}\right]_1^b}{k\left[\text{}\text{X}\right]_2^a\left[\text{ Y}\right]_2^b}

    (140)(1160)=k[0,25]a[0,25]bk[0,25]a[0,125]b\frac{\left(\frac{1}{40}\right)}{\left(\frac{1}{160}\right)}=\frac{\text{}k\left[0,25\right]_{ }^a\left[0,25\right]_{ }^b}{k\left[0,25\right]_{ }^a\left[0,125\right]_{ }^b}

    16040=[0,25]b[0,125]b\frac{160}{40}=\frac{\text{}\left[0,25\right]_{ }^b}{\left[0,125\right]_{ }^b}

     4=2b\ 4=\text{}2^b

     22=2b\ 2^2=\text{}2^b

    b=2b=2

    orde Y = 2

    Persamaan laju r = k [X] [Y]2

    Berdasarkan persamaan laju yang diperoleh, cari harga k menggunakan data konsentrasi dari salah satu percobaan.

    r=k[X][Y]2r=k\left[\text{X}\right]\left[\text{Y}\right]^2

    140=k[0,25][0,25]2\frac{1}{40}=k\left[\text{0,25}\right]\left[\text{0,25}\right]^2

    140=k[0,25]3\frac{1}{40}=k\left[\text{0,25}\right]^3

    k=140×1(14)3k=\frac{1}{40}\times\frac{1}{\left(\frac{1}{4}\right)^3}

    k=140×43k=\frac{1}{40}\times4^3

    k=140×64k=\frac{1}{40}\times64

    k=1,6k=1,6


    Harga k untuk reaksi di atas adalah 1,6.

  • Pilgan

    Ke dalam ruang yang volumenya 4 liter, dimasukkan 4 mol gas HI yang kemudian terurai menjadi gas H2 dan I2. Setelah 10 detik, dalam ruang tersebut terdapat 2 mol gas HI. Laju reaksi penguraian gas HI dan laju reaksi pembentukan gas H2 berturut-turut adalah …

    A

    0,01 mol L1 det1dan 0,1 mol L1 det10,01\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,1\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    B

    0,1 mol L1 det1dan 0,05 mol L1 det10,1\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,05\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    C

    0,01 mol L1 det1dan 0,5 mol L1 det10,01\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,5\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    D

    0,05 mol L1 det1dan 0,1 mol L1 det10,05\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,1\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    E

    0,5 mol L1 det1dan 0,025 mol L1 det10,5\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,025\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    Pembahasan:

    Diketahui :

    • V = 4 liter
    • mol awal gas HI = 4 mol
    • mol gas HI setelah 10 detik = 2 mol
    • t = 10 detik

    Ditanya :

    Laju reaksi penguraian gas HI dan laju reaksi pembentukan gas H2

    Dijawab :

    Konsentrasi HI

    M1=molV (Liter) = 4 mol4 L= 1 mol L1M_1=\frac{\text{mol}}{V\ \left(\text{Liter}\right)\ }=\ \frac{4\ \text{mol}}{4\text{ L}}=\ 1\ \text{mol}\text{ L}^{-1}

    M2=molV (Liter) = 2 mol4 L= 0,5 mol L1M_2=\frac{\text{mol}}{V\ \left(\text{Liter}\right)\ }=\ \frac{2\ \text{mol}}{4\text{ L}}=\ 0,5\ \text{mol}\text{ L}^{-1}

    Laju Penguraian HI setelah 10 detik

    rHI=Δ[HI]Δt  r_{\text{HI}}=-\frac{\Delta\left[\text{HI}\text{}\right]}{\Delta t}\ \ 

    rHI=0,5 mol L1 1 mol L110 det  =0,5 mol L110 det = 0,05 mol L1 det1r_{\text{HI}}=-\frac{0,5\ \text{mol}\text{ L}^{-1}-\ 1\ \text{mol}\text{ L}^{-1}}{10\ \det\ }\ =\frac{0,5\ \text{mol}\text{ L}^{-1}}{10\ \det}\ =\ 0,05\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}

    Laju pembentukan H2

    2HI \longrightarrow H2 + I2

    rHI : rH2 = 2 : 1r_{\text{HI}}\ :\ r_{\text{H}_2}\ =\ 2\ :\ 1

    persamaan menjadi

    rHI=2 rH2 r_{\text{HI}}=2\ r_{\text{H}_2}\ 

    rH2=0,05 mol L1 det12r_{\text{H}_2}=\frac{0,05\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}}{2}

    rH2= 0,025 mol L1 det1r_{\text{H}_2}=\ 0,025\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}


    Maka laju reaksi penguraian gas HI dan laju reaksi pembentukan gas H2 adalah 0,05 mol L1 det1dan 0,025 mol L1 det10,05\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}\text{dan }0,025\ \text{mol}\text{ L}^{-1}\ \det^{-1}.

  • Pilgan

    Berdasarkan reaksi

    4NO2(g) + O2(g\rightarrow 2N2O5(g)

    Diperoleh data sebagai berikut.

    Laju reaksi untuk percobaan ke-4 adalah ....

    A

    216

    B

    300

    C

    192

    D

    200

    E

    256

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • Reaksi: 4NO2(g) + O2(g\rightarrow 2N2O5(g)
    • Data percobaan

    Ditanya:

    Laju reaksi pada saat [NO2] = 0,6 M dan [O2] = 0,2 M

    Dijawab:

    Menentukan orde reaksi

    Orde NO2 → Pilih reaksi yang memiliki konsentrasi NO2 berbeda dan O2 sama → percobaan 1 dan 3.

     r1r3=k[NO2]1x[ O2]1yk[NO2]3x [ O2]3y\ \frac{r_1}{r_3}=\frac{k\left[\text{NO}_2\right]_1^x\left[\text{ O}_2\right]_1^y}{k\left[\text{}\text{NO}_2\right]_3^x\ \left[\text{ O}_2\right]_3^y}

     2496=k[0,2]x[ 0,2]yk[0,4]x [0,2]y\ \frac{24}{96}=\frac{k\left[\text{0,2}\right]_{ }^x\left[\text{ 0,2}\right]^y}{k\left[\text{}\text{0,4}\right]_{ }^x\ \left[\text{0,2}\right]_{ }^y}

     14=[0,2]x[0,4]x \ \frac{1}{4}=\frac{\left[\text{0,2}\right]_{ }^x}{\left[\text{}\text{0,4}\right]_{ }^x\ }

    (12)2=(12)x\left(\frac{1}{2}\right)^2=\left(\frac{1}{2}\right)^x

    x=2x=2

    orde NO2 = 2


    Orde O2 → Pilih reaksi yang memiliki konsentrasi NO2 sama dan O2 berbeda→ percobaan 1 dan 2.

     r1r3=k[NO2]1x[ O2]1yk[NO2]2x [ O2]2y\ \frac{r_1}{r_3}=\frac{k\left[\text{NO}_2\right]_1^x\left[\text{ O}_2\right]_1^y}{k\left[\text{}\text{NO}_2\right]_2^x\ \left[\text{ O}_2\right]_2^y}

     2448=k[0,2]x[ 0,2]yk[0,2]x [0,4]y\ \frac{24}{48}=\frac{k\left[\text{0,2}\right]_{ }^x\left[\text{ 0,2}\right]^y}{k\left[\text{}\text{0,2}\right]_{ }^x\ \left[\text{0,4}\right]_{ }^y}

     12=[0,2]y[0,4]y \ \frac{1}{2}=\frac{\left[\text{0,2}\right]_{ }^y}{\left[\text{}\text{0,4}\right]_{ }^y\ }

    (12)1=(12)y\left(\frac{1}{2}\right)^1=\left(\frac{1}{2}\right)^y

    y=1y=1

    orde O2 = 1

    Persamaan laju : r = k [NO2]2 [O2]


    Mencari harga k

     r=k[NO2]2[ O2]\ r_{ }=k\left[\text{NO}_2\right]_{ }^2\left[\text{ O}_2\right]_{ }^{ }

    24=k[0,2]2[0,2]24=k\left[0,2\right]^2\left[0,2\right]

    k=248×103k=\frac{24}{8\times10^{-3}}

    k=3×103k=3\times10^3


    Laju reaksi untuk percobaan ke-4, saat [NO2] = 0,6 M dan [O2] = 0,2 M

    r=k[NO2]2[ O2]r_{ }=k\left[\text{NO}_2\right]_{ }^2\left[\text{ O}_2\right]_{ }^{ }

    r=3×103[0,6]2[ 0,2]r_{ }=3\times10^3\left[\text{0,6}\right]_{ }^2\left[\text{ 0,2}\right]_{ }^{ }

    r=3×103×36×102×2×101r_{ }=3\times10^3\times36\times10^{-2}\times2\times10^{-1}

    r=216r=216

    Maka laju reaksi untuk percobaan ke-4 adalah 216 M det-1.

  • Pilgan

    Seorang siswa sedang melakukan percoban untuk mengetahui pengaruh luas permukaan bidang sentuh dengan jumlah partikel menggunakan teori tumbukan. Tabel data hasil percobaan untuk reaksi antara logam Fe dengan larutan H2SO4 adalah sebagai berikut.

    Berdasarkan data di atas, percobaan dan alasan yang paling tepat untuk mengetahui reaksi yang berlangsung paling lambat adalah ....

    A

    percobaan 3, karena luas permukaan bidang sentuh besar dan konsentrasi kecil (jumlah partikel sedikit)

    B

    percobaan 2, karena luas permukaan bidang sentuh kecil dan konsentrasi besar (jumlah partikel banyak)

    C

    percobaan 4, karena luas permukaan bidang sentuh kecil dan konsentrasi besar (jumlah partikel banyak)

    D

    percobaan 5, karena luas permukaan bidang sentuh kecil dan konsentrasi kecil (jumlah partikel sedikit)

    E

    percobaan 1, karena luas permukaan bidang sentuh besar dan konsentrasi besar (jumlah partikel banyak)

    Pembahasan:

    Konsentrasi

    Pada umumnya, reaksi akan berlangsung lebih cepat jika konsentrasi pereaksi diperbesar. Zat yang konsentrasinya besar mengandung jumlah partikel yang lebih banyak, sehingga partikel-partikelnya tersusun lebih rapat dibanding zat yang konsentrasinya rendah. Partikel yang susunannya lebih rapat, akan lebih sering bertumbukan dibanding dengan partikel yang susunannya renggang, sehingga kemungkinan terjadinya reaksi makin besar.

    Luas Permukaan

    Salah satu syarat agar reaksi dapat berlangsung adalah zat-zat pereaksi harus bercampur atau bersentuhan. Pada campuran pereaksi yang heterogen, reaksi hanya terjadi pada bidang batas campuran. Bidang batas campuran inilah yang dimaksud dengan bidang sentuh. Dengan memperbesar luas bidang sentuh, reaksi akan berlangsung lebih cepat.


    Fe 0,5 gram yang berbentuk lempengan lebih lama larut di dalam larutan H2SO4 1 M. Hal ini disebabkan luas permukaan bidang sentuh lebih kecil membuat kemungkinan tumbukan efektif antarpartikel semakin sedikit, sehingga laju reaksi berlangsung lebih lambat. Konsentrasi larutan juga ikut memengaruhi kecepatan laju reaksi. Semakin kecil konsentrasi larutan, maka semakin sedikit jumlah partikel di dalamnya, sehingga semakin sedikit kemungkinan tumbukan efektif partikel yang menyebabkan laju reaksi berlangsung lambat.

    Jadi berdasarkan data di atas, percobaan dan alasan yang paling tepat untuk mengetahui reaksi yang berlangsung paling lambat adalah percobaan 5, karena luas permukaan bidang sentuh kecil dan konsentrasi kecil (jumlah partikel sedikit).


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.