Latihan Fisika Kelas X Energi Potensial dan Gaya Konservatif
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan berikut berikut.

    1. Karet ketapel yang ditarik
    2. Es yang dicairkan
    3. Bandul yang diberi simpangan

    Pernyataan di atas yang menunjukkan benda yang memiliki energi potensial adalah ....

    A

    1 dan 2 saja

    B

    2 dan 3 saja

    C

    1 dan 3 saja

    D

    2 saja

    E

    1, 2, dan 3

    Pembahasan:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian).

    1. Karet ketapel yang ditarik ⟶\longrightarrow Ketapel yang ditarik membuat kedudukan ketapel tidak dalam kedudukan setimbangnya. Oleh karena keadaan atau kedudukannya tersebut dia memiliki energi potensial.
    2. Es yang dicairkan ⟶\longrightarrow Es yang mencair tidak membicarakan tentang kedudukan. Es yang mencair membicarakan tentang perubahan wujud suatu zat. Oleh sebab itu, dia tidak memiliki energi potensial.
    3. Bandul yang diberi simpangan ⟶\longrightarrow Bandul yang diberi simpangan membuat kedudukan bandul tidak dalam kedudukan setimbangnya. Oleh karena keadaan atau kedudukannya tersebut dia memiliki energi potensial.

    Jadi, pernyataan di atas yang menunjukkan benda yang memiliki energi potensial adalah 1 dan 3 saja.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Untuk pergi ke rumah Sidney, Ezra dapat memilih salah satu dari keempat jalan tersebut. Ezra ingin ke rumah Sidney dengan menggunakan usaha minimum. Dalam keempat perjalanan tersebut berlaku gaya konservatif. Agar Ezra mengeluarkan usaha paling sedikit, perjalanan yang dapat ditempuh Ezra adalah ....

    A

    perjalanan nomor 3

    B

    semua sama saja

    C

    perjalanan nomor 1

    D

    perjalanan nomor 2

    E

    perjalanan nomor 4

    Pembahasan:

    Usaha oleh gaya konservatif merupakan usaha yang tidak bergantung pada lintasannya. Dengan demikian, usaha untuk pergi ke rumah Sidney dari rumah Ezra selalu sama, walaupun panjang lintasannya berbeda.

    Jadi, perjalanan yang dapat ditempuh Ezra adalah semua sama saja.

  • Pilgan

    Justin baru saja membeli meja belajar baru. Selisih ketinggian meja belajar Justin yang baru dan yang lama adalah 20 cm. Justin ingin memindahkan tumpukan bukunya yang bermassa 4 kg dari meja lamanya ke meja barunya. Percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2. Usaha yang dibutuhkan Justin adalah ....

    A

    22 J

    B

    66 J

    C

    44 J

    D

    1010 J

    E

    88 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Selisih ketinggian Δh=20\Delta h=20Δh=30\Delta h=30 cm =0,2=0,2=0,3=0,3 m

    Massa m=4m=4 kg

    Ditanya:

    Usaha W=?W=?

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Usaha dapat pula diartikan sebagai perubahan energi potensialnya. Energi potensial adalah energi yang mempengaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut.

    W=ΔEPW=\Delta EP

    W=EP2−EP1W=EP_2-EP_1

    W=mgh2−mgh1W=mgh_2-mgh_1

    W=mg(h2−h1)W=mg\left(h_2-h_1\right)

    W=(4)(10)(Δh)W=\left(4\right)\left(10\right)\left(\Delta h\right)

    W=40(0,2)W=40\left(0,2\right)

    W=8W=8 J

    Jadi, usaha yang dibutuhkan Justin adalah 88 J..

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Boy sangat senang bermain trampolin. Boy membutuhkan energi potensial sebesar 169 J untuk dapat mencapat ketinggian 26 cm. Massa Boy adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    5555 kg

    B

    7070 kg

    C

    6060 kg

    D

    6565 kg

    E

    7575 kg

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Energi potensial EP=169EP=169 J

    Ketinggian h=26h=26 cm =0,26=0,26 m

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Massa m=?m=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi potensial dapat dituliskan dengan persamaan berikut.

    EP=mghEP=mgh

    169=m(10)(0,26)169=m\left(10\right)\left(0,26\right)

    169=2,6m169=2,6m

    m=1692,6m=\frac{169}{2,6}

    m=65m=65 kg

    Jadi, massa Boy adalah 6565 kg.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Michael senang sekali bermain skiping. Michael memiliki lompatan dengan ketinggian yang konsisten. Dia selalu melompat dengan jarak terjauh sebesar 10 cm dari lantai. Oleh sebab itu Michael tidak mudah lelah saat bermain skiping. Tiap harinya Michael bermain skiping dengan lompatan 1.500 lompatan. Oleh karena Michael rajin bermain skiping, massa Michael konsisten sebesar 40 kg. Energi potensial yang dimiliki Michael saat di titik lompatan terjauhnya (10 cm) adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    2020 J

    B

    100100 J

    C

    6060 J

    D

    4040 J

    E

    8080 J

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ketinggian h=10h=10 cm =0,1=0,1 m

    Jumlah lompatan n=1.500n=1.500 lompatan

    Massa m=40m=40 kg

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Energi potensial yang dimiliki Michael saat di titik lompatan terjauhnya (10 cm) EP=?EP=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). 

    EP=mghEP=mgh

    EP=(40)(10)(0,1)EP=\left(40\right)\left(10\right)\left(0,1\right)

    EP=40EP=40 J

    Jadi, energi potensial yang dimiliki Michael saat di titik lompatan terjauhnya (10 cm) adalah 4040 J.

  • Pilgan

    Jane baru saja membeli meja bermain baru. Selisih ketinggian meja bermain Jane yang baru dan yang lama adalah 30 cm. Jane ingin memindahkan tumpukan mainannya yang bermassa 3 kg dari meja lama ke meja barunya. Jika Jane ingin memindahkan dengan waktu sebesar 5 detik, maka daya yang dibutuhkan Jane adalah ....

    A

    0,60,6 J/s

    B

    33 J/s

    C

    1,21,2 J/s

    D

    2,42,4 J/s

    E

    1,81,8 J/s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Selisih ketinggian Δh=30\Delta h=30 cm =0,3=0,3 m

    Massa m=3m=3 kg

    Waktu t=5t=5 s

    Ditanya:

    Daya P=?P=?

    Dijawab:

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Usaha dapat pula diartikan sebagai perubahan energi potensialnya. Energi potensial adalah energi yang mempengaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut.

    W=ΔEPW=\Delta EP

    W=EP2−EP1W=EP_2-EP_1

    W=mgh2−mgh1W=mgh_2-mgh_1

    W=mg(h2−h1)W=mg\left(h_2-h_1\right)

    W=(3)(10)(Δh)W=\left(3\right)\left(10\right)\left(\Delta h\right)

    W=30(0,3)W=30\left(0,3\right)

    W=9W=9 Joule

    Daya adalah usaha yang dilakukan tiap satuan waktu. Kemudian kita cari dayanya.

    P=WtP=\frac{W}{t}

    P=95P=\frac{9}{5}

    P=1,8P=1,8 J/s

    Jadi, usaha yang dibutuhkan Jane adalah 1,81,8 J/s.

  • Pilgan

    Sebuah buku tebal dan sebuah dus berisi mainan masing-masing diletakkan di atas meja dan di atas kursi. Massa buku tebal dan dus tersebut berturut-turut sebesar 2 kg dan 5 kg. Jika perbandingan tinggi meja dan kursi sebesar 2:1, maka perbandingan energi potensial buku dan dus berisi mainan adalah ....

    A

    1:21:2

    B

    5:45:4

    C

    4:54:5

    D

    1:41:4

    E

    2:12:1

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa buku mB=2m_{\text{B}}=2 kg

    Massa dus mD=5m_{\text{D}}=5 kg

    Tinggi meja : tinggi kursi hmhk=21→ hm=2hk\frac{h_{\text{m}}}{h_{\text{k}}}=\frac{2}{1}\rightarrow\ h_{\text{m}}=2h_{\text{k}}

    Ditanya:

    Perbandingan energi potensial buku dan dus berisi mainan =?=?

    Dijawab:

    Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian).

    EPBEPD=mBghmmDghk\frac{EP_{\text{B}}}{EP_{\text{D}}}=\frac{m_{\text{B}}gh_{\text{m}}}{m_{\text{D}}gh_{\text{k}}}

    EPBEPD=mBhmmDhk\frac{EP_{\text{B}}}{EP_{\text{D}}}=\frac{m_{\text{B}}h_{\text{m}}}{m_{\text{D}}h_{\text{k}}}

    EPBEPD=(2)(2hk)(5)(hk)\frac{EP_{\text{B}}}{EP_{\text{D}}}=\frac{\left(2\right)\left(2h_{\text{k}}\right)}{\left(5\right)\left(h_{\text{k}}\right)}

    EPBEPD=(2)(2)(5)\frac{EP_{\text{B}}}{EP_{\text{D}}}=\frac{\left(2\right)\left(2\right)}{\left(5\right)}

    EPBEPD=45\frac{EP_{\text{B}}}{EP_{\text{D}}}=\frac{4}{5}

    Jadi, perbandingan energi potensial buku dan dus berisi mainan adalah 4:54:5.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Sebuah gaya sebesar FF dikerjakan untuk memindahkan balok bermassa 5 kg dari posisi A dan posisi B ke puncak bidang miring licin seperti gambar. Pernyataan yang benar adalah .... (g=10 m/s2)

    A

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring lebih besar dari usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    B

    selisih usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring dan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring sebesar 40 Joule

    C

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring sama dengan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    D

    usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring lebih kecil dari usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring

    E

    selisih usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring dan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring sebesar 60 Joule

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Sistem yang diketahui.

    Gaya F=FF=F

    Massa m=5m=5 kg

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Pernyataan yang benar =?=?

    Dijawab:

    Usaha suatu benda merupakan hasil kali dari gaya dengan perpindahan yang ditempuh oleh benda tersebut. Sehingga persamaannya dapat dituliskan seperti berikut.

    W=FsW=Fs

    1) Daya jika dipindahkan dari titik A

    Kita gambarkan gaya yang bekerja pada sistem tersebut jika dipindahkan dari titik A.

    Untuk menghitung usaha suatu benda, arah gaya dan arah perpindahan harus pada sumbu yang sama. Jadi, dapat kita hitung seperti berikut.


    W=FsW=Fs

    W=wsin⁡θsW=w\sin\theta s

    W=mgsin⁡θsW=mg\sin\theta s

    W=(5)(10)(610)(10)W=\left(5\right)\left(10\right)\left(\frac{6}{10}\right)\left(10\right)

    W=300W=300 J

    1) Daya jika dipindahkan dari titik B

    Kita gambarkan gaya yang bekerja pada sistem tersebut jika dipindahkan dari titik B.

    Untuk menghitung usaha suatu benda, arah gaya dan arah perpindahan harus pada sumbu yang sama. Jadi, dapat kita hitung seperti berikut.

    W=FsW=Fs

    W=wsW=ws

    W=mgsW=mgs

    W=(5)(10)(6)W=\left(5\right)\left(10\right)\left(6\right)

    W=300W=300 J

    Jadi, pernyataan yang benar adalah usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi A ke puncak bidang miring sama dengan usaha yang dikerjakan untuk memindahkan balok dari posisi B ke puncak bidang miring.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Adi melemparkan bola basket ke dalam ring. Bola basket yang dilemparkan Adi mencapai ketinggian maksimum 350 cm dengan kecepatan 7\sqrt{7} m/s sebelum memasuki ring yang ketinggiannya 305 cm. Kecepatan bola basket tersebut saat memasuki ring adalah .... ( g=10g=10 m/s2)

    A

    44 m/s

    B

    22 m/s

    C

    11 m/s

    D

    33 m/s

    E

    55 m/s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ketinggian 1 h1=350h_1=350 cm =3,5=3,5 m

    Kecepatan 1 v1=7v_1=\sqrt{7} m/s

    Ketinggian 2 h2=305h_2=305 cm =3,05=3,05 m

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Kecepatan 2 v2=?v_2=?

    Dijawab:

    Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakan atau kecepatannya. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi mekanik adalah total dari energi potensial dan energi kinetik suatu benda. Menurut Hukum Konservatif Energi, energi mekanik pada setiap titik memiliki nilai yang sama jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut.

    EM1=EM2EM_1=EM_2

    EP1+EK1=EP2+EK2EP_1+EK_1=EP_2+EK_2

    mgh1+12mv12=mgh2+12mv22mgh_1+\frac{1}{2}mv_1^2=mgh_2+\frac{1}{2}mv_2^2

    gh1+12v12=gh2+12v22gh_1+\frac{1}{2}v_1^2=gh_2+\frac{1}{2}v_2^2

    (10)(3,5)+12(7)2=(10)(3,05)+12v22\left(10\right)\left(3,5\right)+\frac{1}{2}\left(\sqrt{7}\right)^2=\left(10\right)\left(3,05\right)+\frac{1}{2}v_2^2

    35+3,5=30,5+12v2235+3,5=30,5+\frac{1}{2}v_2^2

    38,5=30,5+12v2238,5=30,5+\frac{1}{2}v_2^2

    12v22=8\frac{1}{2}v_2^2=8

    v22=16v_2^2=16

    v2=4v_2=4 m/s

    Jadi, kecepatan bola basket tersebut saat memasuki ring adalah 44 m/s.

  • Pilgan

    Bola bekel merupakan permainan tradisional. Jihan sudah mempersiapkan bola dan biji bekel untuk bermain bersama teman-temannya. Massa bola bekel yang dimiliki Jihan adalah 200 gram. Jihan mencoba melempar bola bekelnya dari bawah ke atas. Jihan memberikan kecepatan sebesar 3 m/s. Percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2. Titik tertinggi yang dapat dicapai bola Jihan adalah sebesar ....

    A

    150150 cm

    B

    0,450,45 cm

    C

    4545 cm

    D

    6060 cm

    E

    0,60,6 cm

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa m=200m=200 gram =0,2=0,2 kg

    Kecepatan v=3v=3 m/s

    Percepatan gravitasi g=10g=10 m/s2

    Ditanya:

    Ketinggian (titik tertinggi) h=?h=?

    Dijawab:

    Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakan atau kecepatannya. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya (seperti ketinggian). Energi mekanik adalah total dari energi potensial dan energi kinetik suatu benda. Menurut Hukum Konservatif Energi, energi mekanik pada setiap titik memiliki nilai yang sama jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda tersebut.

    EM1=EM2EM_1=EM_2

    EP1+EK1=EP2+EK2EP_1+EK_1=EP_2+EK_2

    Karena pada keadaan 1 bola bekel "melempar bola bekelnya dari bawah ke atas", berarti bola bekel tersebut memiliki kecepatan dan tidak memiliki ketinggian. Sehingga, pada keadaan 1, bola bekel tersebut hanya memiliki energi kinetik, sedangkan energi potensialnya bernilai 0. Pada keadaan 2, bola sampai di titik tertinggi, berarti bola bekel berhenti sesaat. Sehingga pada ketinggian tertinggi bola hanya memiliki ketinggian namun tidak memiliki kecepatan. Jadi, pada keadaan 2 bola bekel hanya memiliki energi potensial, dan energi kinetiknya bernilai 0.

    0+EK1=EP2+00+EK_1=EP_2+0

    EK1=EP2EK_1=EP_2

    12mv2=mgh\frac{1}{2}mv^2=mgh

    12v2=gh\frac {1}{2}v^2=gh

    12(3)2=(10)h\frac{1}{2}\left(3\right)^2=\left(10\right)h

    12(9)=10h\frac{1}{2}\left(9\right)=10h

    4,5=10h4,5=10h

    h=4,510h=\frac{4,5}{10}

    h=0,45h=0,45 m

    h=45h=45 cm

    Jadi, titik tertinggi yang dapat dicapai bola Jihan sebesar 4545 cm.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.