Latihan Kimia Kelas XII Karbohidrat, Protein, dan Lemak
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
  • Pilgan

    Di antara senyawa-senyawa berikut yang merupakan karbohidrat golongan ketosa adalah ....

    A

    2-deoksiribosa

    B

    ribosa

    C

    glukosa

    D

    fruktosa

    E

    galaktosa

    Pembahasan:

    Berdasarkan gugus yang terikat di dalamnya, karbohidrat dibedakan menjadi kelompok ketosa dan aldosa.

    • Ketosa: karbohidrat yang mempunyai gugus keton.
    • Aldosa: karbohidrat yang mempunyai gugus aldehida.

    Berikut ini masing-masing struktur karbohidrat pada pilihan jawaban.

    Jadi, karbohidrat yang termasuk dalam kelompok ketosa adalah fruktosa.

  • Pilgan

    Diketahui struktur berikut!

    Berikut ini yang merupakan isomer geometri dari struktur tersebut adalah .... 

    A

    β\beta-glukosa

    B

    α\alpha-glukosa

    C

    glukosa

    D

    D-glukosa

    E

    L-glukosa

    Pembahasan:

    Keisomeran geometri adalah isomer yang membentuk bidang sehingga kedudukan gugus −-OH dan atom H berada dalam ruang yang berbeda. Struktur pada soal merupakan struktur D-glukosa di mana gugus −-OH pada C-5 terletak di sebelah kanan. Isomer geometri dari gugus tersebut adalah L-glukosa yang memiliki gugus −-OH pada C-5 di sebelah kiri.


    Jadi, yang merupakan isomer geometri dari struktur tersebut adalah L-glukosa.

  • Pilgan

    Diketahui struktur asam amino sebagai berikut:

    Struktur tersebut memiliki pI 6. Jika berada pada pH 7, maka struktur tersebut akan bermuatan ....

    A

    negatif

    B

    asam

    C

    netral

    D

    basa

    E

    positif

    Pembahasan:

    Asam amino pada keadaan isoelektrik (pI) akan membentuk ion zwitter yang bermuatan netral karena memiliki gugus negatif (−-COO-) dan gugus positif (−-NH3+).

    • Jika pH dinaikkan, asam amino akan membentuk suatu anion (bermuatan negatif).
    • Jika pH diturunkan, asam amino akan membentuk suatu kation (bermuatan positif).

    Pada soal diketahui pH asam amino dinaikkan (pH 6 --> pH 7) sehingga akan membentuk anion yang bermuatan negatif.

  • Pilgan

    Jika suatu minyak tidak jenuh dialirkan hidrogen murni dan katalis Ni, maka yang terjadi adalah .... 

    A

    minyak berubah menjadi padat

    B

    titik didih lebih rendah

    C

    minyak semakin cair 

    D

    berubah menjadi keruh

    Pembahasan:

    Pada soal, reaksi yang dimaksud adalah reaksi hidrogenasi minyak tak jenuh. Jika sebuah minyak tak jenuh (mengandung ikatan rangkap) dialiri hidrogen dan katalis Ni, maka akan terjadi reaksi adisi pada ikatan rangkap. Titik didih dan titik lelehnya akan semakin tinggi sehingga minyak berubah menjadi padat atau membentuk margarin. Berikut ini contoh reaksi hidrogenasi minyak.

    Jadi, ketika minyak dialiri hidrogen murni dan katalis Ni, maka minyak berubah menjadi padat.

  • Pilgan

    Berikut struktur dari polipeptida!

    Suatu polipeptida dapat dihidrolisis dengan cara dipanaskan dengan asam klorida pekat 6 M. Jika struktur tersebut dihidrolisis, maka senyawa yang dihasilkan adalah ....

    A

    glisin dan sistein

    B

    glisin dan lisin

    C

    glutamat dan glisin

    D

    glisin dan serin

    E

    serin dan glutamat

    Pembahasan:

    Suatu polipeptida jika dihidrolisis dengan asam klorida pekat 6 M, maka ikatan peptida akan terputus sehingga menghasilkan asam amino kembali. Berikut reaksinya:

    Jadi hasil hidrolisis polipeptida tersebut adalah glisin dan serin.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur berikut!

    Jumlah isomer optis dari struktur tersebut adalah ....

    A

    7

    B

    5

    C

    6

    D

    4

    E

    3

    Pembahasan:

    Isomer optis adalah senyawa yang memiliki atom karbon asimetris atau atom karbon kiral. Atom karbon kiral yaitu atom karbon yang mengikat empat gugus yang berbeda. Jumlah isomer optis dapat diperoleh dari perhitungan 2n, dengan n adalah jumlah atom karbon asimetris. Karena struktur tersebut memiliki 2 atom karbon asimetris maka jumlah isomernya adalah 22 = 4. Isomer dari struktur tersebut adalah sebagai berikut:

    Jadi, jumlah isomer optis dari struktur tersebut adalah 4.

  • Pilgan

    Berikut yang bukan merupakan peran lemak dalam tubuh adalah .... 

    A

    energi cadangan 

    B

    melindungi organ penting

    C

    membangun jaringan tubuh yang rusak

    D

    pembentuk kolesterol

    E

    pembentuk fosfolipid

    Pembahasan:

    Peranan lemak dalam tubuh sebagai berikut.

    • Lemak sebagai sumber energi cadangan

    Lemak dan minyak berperan sebagai sumber energi sekunder. Oleh karena itu,k etika kebutuhan energi sudah tercukupi oleh asupan karbohidrat (gula), kelebihan minyak akan disimpan sebagai lemak padat dalam otot.

    • Lemak sebagai pembentuk kolesterol

    Salah satu peran lemak dalam tubuh adalah untuk diubah menjadi kolesterol yang berperan dalam pengangkutan lemak ke dalam sistem metabolisme tubuh.

    • Lemak sebagai bahan pembentuk fosfolipid

    Fosfolipid merupakan lemak majemuk yang mempunyai peran penting dalam pembentukan selaput pembungkus saraf.

    • Sebagai pelindung organ penting.

    Lemak di dalam tubuh akan berbentuk padat jika tidak digunakan sehingga dapat digunakan sebagai tumpuan organ-organ penting untuk melindunginya.


    Jadi, yang bukan merupakan peran lemak dalam tubuh adalah membangun jaringan tubuh yang rusak.

  • Pilgan

    Berikut ini asam amino yang bersifat optis aktif, kecuali ....

    A

    glisin

    B

    lisin

    C

    tirosin

    D

    arginin

    E

    glutamat

    Pembahasan:

    Asam amino yang bersifat optis aktif adalah asam amino yang memiliki atom karbon dengan mengikat empat gugus yang berbeda. Berikut struktur dari masing-masing asam amino pada pilihan jawaban:


    Jadi, asam amino yang tidak bersifat optis aktif adalah glisin, karena di dalamnya terdapat atom karbon yang mengikat dua gugus yang sama (mengikat 2 atom H).


  • Pilgan

    Berikut ini yang bukan termasuk dalam golongan lipid adalah .... 

    A

    lipoprotein

    B

    lemak

    C

    steroid

    D

    minyak

    E

    terpenoid

    Pembahasan:

    Lipid merupakan salah satu kelompok biomolekul yang memiliki beberapa golongan sebagai berikut.

    • Lemak: turunan lipid yang dapat terhidrolisis dan berbentuk padat pada suhu kamar
    • Minyak: turunan lipid yang dapat terhidrolisis dan berbentuk cair pada suhu kamar
    • Steroid: turunan lipid yang tidak dapat terhidrolisis
    • Terpenoid: turunan lipid yang tidak dapat terhidrolisis

    Jadi, yang bukan merupakan golongan lipid adalah lipoprotein, karena lipoprotein merupakan gabungan antara lipid dan protein.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut!

    Berdasarkan data pada tabel tersebut, protein yang mengandung belerang adalah ....

    A

    2 dan 3

    B

    1 dan 3

    C

    1 dan 4

    D

    4 dan 5

    E

    2 dan 5

    Pembahasan:

    Tabel tersebut merupakan tabel data hasil uji adanya protein dalam sampel.

    • Uji Ninhidrin

    Uji yang digunakan untuk mendeteksi adanya protein dan asam amino alam sampel. Jika dalam larutan sampel mengandung protein atau asam amino, maka akan menghasilkan larutan berwarna ungu.

    • Uji Xantoproteat

    Uji yang digunakan untuk mendeteksi adanya cincin benzena dalam sampel protein. Jika dalam sampel dihasilkan larutan berwarna kuning atau jingga dalam keadaan alkalis maka larutan tersebut mengandung cincin benzena. 

    • Uji Pb-asetat 

    Uji yang digunakan untuk mengetahui adanya unsur belerang dalam sampel protein. Jika dalam sampel mengandung belerang maka akan menghasilkan endapan PbS berwarna hitam. 

    Berikut tabel hasil analisis.

    Jadi, sampel yang mengandung senyawa belerang adalah sampel nomor 1 dan 4.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.