Latihan Biologi Kelas XII Gametogensis Tumbuhan Tingkat Tinggi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Biologi
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut ini!

    Sumber: en.wikipedia.org

    Bagian bunga pada gambar berfungsi untuk pembentukan gamet. Proses yang terjadi disebut ... dan gamet yang dibentuk adalah ....

    A

    megasporogenesis dan betina

    B

    mikrosporogenesis dan jantan

    C

    metagenesis dan jantan

    D

    makrosporogenesis dan betina

    E

    arkegogenesis dan jantan

    Pembahasan:

    Gametogenesis tumbuhan tingkat tinggi terjadi pada tumbuhan berbunga tertutup (Angiosperma). Gametogenesis dibedakan menjadi dua.

    • Mikrosporogenesis yaitu pembentukan gamet jantan yang terjadi pada alat kelamin jantan atau benang sari (stamen).
    • Makrosporogenesis yaitu pembentukan gamet betina yang terjadi pada alat kelamin betina atau putik (pistillum). 

    Bagian bunga yang terdapat pada gambar adalah stamen. Pada stamen, terjadi proses mikrosporogenesis atau pembentukan gamet jantan.

  • Pilgan

    Gametogenesis pada tumbuhan tingkat tinggi adalah ....

    A

    mikrosporogenesis dan oogenesis

    B

    spermatogenesis dan mikrosporogenesis

    C

    spermatogenesis dan oogenesis

    D

    mikrosporogenesis dan megasporogenesis

    E

    megasporogenesis dan spermatogenesis

    Pembahasan:

    Gametogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin (sel gamet). Gametogenesis pada tumbuhan tingkat tinggi adalah mikrosporogenesis dan megasporogenesis. Mikrosporogenesis merupakan proses pembentukan mikrospora (serbuk sari/polen), sedangkan megasporogenesis adalah pembentukan megaspora yang terjadi di dalam bakal buah (ovarium). Gametogenesis terjadi pada bunga sehingga bunga disebut sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan.


    *Oogenesis dan spermatogenesis adalah proses pembentukan sel kelamin pada hewan dan manusia.

  • Pilgan

    Pada teknologi tanaman transgenik dengan menggunakan kolkisin, pembentukan benang gelendong akan terhambat bahkan tidak terbentuk sama sekali. Hal ini berarti kolkisin akan mengganggu pembelahan sel pada fase ....

    A

    metafase dan anafase

    B

    profase dan metafase

    C

    interfase dan interkinase

    D

    anafase dan telofase

    E

    telofase dan sitokinesis

    Pembahasan:

    Pada tanaman transgenik yang menggunakan kolkisin, akan mengalami gangguan pada proses pembelahan sel. Kandungan kolkisin ini akan menghambat mitosis pada sel meristematis. Kolkisin akan merusak pembentukan benang gelendong dengan cara menhancurkan dan menyebarkan bagian-bagian dari unit-unit yang menyusun benang gelendong. Hal ini dikarenakan kolkisin mampu memutuskan protein mikrotubula yang membentuk benang gelendong.

    Tidak terbentuknya benang gelendong terjadi pada tahap metafase. Karena tidak terbentuk, pemisahan kromosom pada tahap anafase tidak akan terjadi dan mengakibatkan penggandaan kromosom tanpa terjadinya pembelahan sel. Penggandaan jumlah kromosom tanpa pembelahan sel mengakibatkan terjadinya tekanan dinding sel ke arah luar sehingga ukuran sel menjadi lebih besar dari ukuran normal. Biasanya diaplikasikan pada tanaman poliploid. 

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah metafase dan anafase. 

  • Pilgan

    Pembelahan reduksi yang terjadi pada tumbuhan, akan berlangsung pada ....

    A

    ujung batang dan daun

    B

    ujung akar dan ujung batang

    C

    jaringan meristem dan jaringan epidermis

    D

    daun dan bunga

    E

    bakal buah dan kantong sari

    Pembahasan:

    Pembelahan reduksi merupakan proses pembelahan yang mengurangi jumlah kromosom yang awalnya 2n (diploid) menjadi setengahnya atau n (haploid).

    Pada megasporogenesis yang berlangsung di bakal buah (ovarium), terjadi pembelahan meiosis I dan meiosis II yang menghasilkan 1 sel hidup dan 3 sel terdegenerasi. Hasil akhir megasporogenesis adalah megagametofit yang memiliki 1 ovum, 2 sinergid, fusi 2 nukleus polar, dan 3 antipoda.

    Sedangkan pada mikrosporogenesis yang berlangsung di kantong sari, terjadi pembelahan meiosis I dan meiosis II yang menghasilkan 4 sel mikrospora dengan kromosom haploid. Hasil akhir mikrosporogenesis adalah buluh polen dengan 3 inti, nukleus sperma I, nukleus sperma II, dan nukleus tabung.

    Jadi pembelahan reduksi yang terjadi pada tumbuhan, akan berlangsung pada bakal buah dan kantong sari.

  • Pilgan

    Perhatikan proses mikrosporogenesis berikut ini!

    Sumber: image.google.co.id

    Kariokinesis akan dimulai saat pembentukan sel nomor ... yang disebut ....

    A

    4, nukleus sperma dan nukleus saluran serbuk sari

    B

    5, nukleus sperma dan nukleus saluran serbuk sari

    C

    3, tetrad dan nukleus saluran serbuk sari

    D

    4, nukleus generatif dan nukleus saluran serbuk sari

    E

    3, mikrospora dan dan nukleus saluran serbuk sari

    Pembahasan:

    Mikrosporogenesis adalah pembentukan gamet di dalam organ jantan bunga yang menghasilkan serbuk sari. Dalam kepala sari (anther) terdapat empat mikrosporangium. Setiap mikrosporangium mengandung mikrosporosit (diploid). Mikrosporosit ini mengalami pembelahan meiosis I dan meiosis II.

    Pembelahan meiosis ini menghasilkan empat mikrospora haploid dan berkelompok menjadi satu yang disebut tetrad. Inti sel setiap mikrospora mengalami pembelahan inti (kariokinesis) sehingga menghasilkan 2 nukleus haploid, yaitu nukleus saluran serbuk sari dan nukleus generatif. Setelah serbuk sari terbentuk, nukleus generatif mengalami pembelahan mitosis menghasilkan dua nukleus sperma, tetapi tidak diikuti sitokinesis. Jadi, satu serbuk sari yang masak mempunyai tiga nukleus haploid, yaitu satu nukleus vegetatif (saluran serbuk sari) dan dua nukleus generatif (sperma).

    Sumber: image.google.co.id

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah 4, nukleus generatif dan nukleus saluran serbuk sari. 

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut ini!

    Sumber: projects.nscu.edu

    Pada penampang melintang anther bunga lili tersebut, hasil dari pembelahan meiosis I dan II yang sudah terbentuk berjumlah ....

    A

    3

    B

    6

    C

    7

    D

    1

    E

    9

    Pembahasan:

    Tetrad pada pembelahan meiosis II terbentuk setelah fase telofase sebelum sempurna membelah menjadi 4 sel anak yang baru. Pada fase ini, terbentuk dinding pembatas antara satu inti sel dengan inti sel lain. Pada gambar di atas, tetrad yang tampak berjumlah 9, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

    Sumber: projects.nscu.edu

    Beberapa tetrad tidak tampak dengan sempurna 4 bentuk sel dengan intinya masing-masing, disebabkan karena pada preparat yang diamati potongan penampang yang terpotong hanya mampu menampakkan sisi pengamatan tertentu. Meskipun demikian, bisa dilihat bahwa terdapat 4 ruang pada sel yang ditunjukkan dengan lingkaran.

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah 9.

  • Pilgan

    Pembentukan mikrospora pada tumbuhan berbunga terjadi pada ....

    A

    ovarium

    B

    kantong sari

    C

    kelopak bunga

    D

    kepala putik

    E

    putik

    Pembahasan:

    Proses pembentukan mikrospora (serbuk sari/polen) disebut dengan mikrosporogenesis. Pada tumbuhan berbunga, mikrosporogenesis terjadi di kantong sari (anther). Pembelahan yang terjadi pada proses mikrosporogenesis merupakan pembelahan meiosis I dan meiosis II. Hasil dari pembelahan meiosis adalah 4 sel mikrospora yang haploid.

    Masing-masing mikrospora berkembang menjadi butir serbuk sari atau polen. Inti sel polen mengalami kariokinesis menghasilkan 2 nukleus, yaitu nukleus generatif dan nukleus tabung. Setelah penyerbukan, nukleus generatif mengalami kariokinesis II menjadi nukleus sperma I dan nukleus sperma II. Hasil akhirnya adalah terbentuk gametofit jantan dengan 3 inti, yaitu nukleus sperma I, nukleus sperma II, dan nukleus tabung.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut ini!

    Pada proses mikrosporogenesis dan makrosporogenesis, terdapat beberapa perbedaan. Informasi yang tidak tepat tentang perbedaan mikrosporogenesis dan makrosporogenesis terdapat pada nomor ....

    A

    2 dan 3

    B

    2 dan 4

    C

    1 dan 3

    D

    1 dan 2

    E

    3 dan 4

    Pembahasan:

    Mikrosporogenesis dan megasporogenesis memiliki beberapa perbedaan seperti pada tabel berikut ini.

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah 1 dan 3.

  • Pilgan

    Organisme berikut yang mengalami kariokinesis sebanyak tiga kali pada proses pembentukan gamet adalah ....

    A

    Escherichia coli

    B

    Lentinus edodes

    C

    Tamarindus indica

    D

    Felis catus

    E

    Volvariella volvacea

    Pembahasan:

    Kariokinesis merupakan peristiwa pembagian inti sel. Pada pembelahan sel, peristiwa ini terjadi satu kali pada sel hewan, dan terjadi dua kali atau tiga kali pada sel tumbuhan. Pada mikrosporogenesis akan terjadi dua kali kariokinesis, sedangkan pada makrosporogenesis akan terjadi tiga kali kariokinesis.

    Hal ini berarti bahwa pada tumbuhan tingkat tinggi, seperti Tamarindus indica (asam jawa), bisa terjadi kariokinesis sebanyak tiga kali.

    Jadi, jawaban yang paling tepat adalah Tamarindus indica.


    *Lentinus edodes (jamur shitake).

    *Volvariella volvacea (jamur merang).

    *Escherechia coli (salah satu bakteri).

    *Felis catus (kucing).

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan berikut!

    1. Hanya mengalami satu kali kariokenesis
    2. Terjadi di ovarium
    3. Terjadi di kantong sari
    4. Mengalami pembelahan meiosis I dan meiosis II
    5. Hasil akhir berupa nukleus sperma I, nukleus sperma II serta nukleus tabung

    Pernyataan yang benar mengenai mikrosporogenesis adalah ....

    A

    3, 4 dan 5

    B

    2, 3, dan 4

    C

    semua salah

    D

    semua benar

    E

    1, 2, dan 3

    Pembahasan:

    Proses pembentukan mikrospora (serbuk sari/polen) disebut dengan mikrosporogenesis. Pada tumbuhan berbunga, mikrosporogenesis terjadi di kantong sari (anther). Pembelahan yang terjadi pada proses mikrosporogenesis merupakan pembelahan meiosis I dan meiosis II. Hasil dari pembelahan meiosis adalah 4 sel mikrospora yang haploid.

    Masing-masing mikrospora berkembang menjadi butir serbuk sari atau polen. Inti sel polen mengalami kariokinesis menghasilkan 2 nukleus, yaitu nukleus generatif dan nukleus tabung. Setelah penyerbukan, nukleus generatif mengalami kariokinesis II menjadi nukleus sperma I dan nukleus sperma II. Hasil akhirnya adalah terbentuk gametofit jantan dengan 3 inti, yaitu nukleus sperma I, nukleus sperma II, dan nukleus tabung.

    Jadi, pernyataan yang benar mengenai mikrosporogenesis adalah 3, 4 dan 5.


    *(1) Hanya mengalami satu kali kariokinesis →\rightarrow salah. Mikrosporogenesis mengalami dua kali kariokinesis.

    *(2) Terjadi di ovarium →\rightarrow salah. Ovarium merupakan tempat terjadinya megasporogenesis.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.