Kebudayaan asing akan relatif mudah diterima apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
- Tidak ada hambatan geografis, seperti daerah yang sulit dijangkau.
- Kebudayaan yang datang memberikan manfaat yang lebih besar bila dibandingkan dengan kebudayaan yang lama.
- Adanya persamaan dengan unsur-unsur kebudayaan lama.
- Adanya kesiapan pengetahuan dan keterampilan tertentu
Jika kebudayaan asing tidak memiliki persamaan dengan unsur budaya lama, masyarakat akan sulit menerima sebab masyarakat tidak tahu dampak yang dihasilkan dari budaya asing tersebut. Sehingga masyarakat merasa curiga atau bahkan takut untuk menerimanya.
Contoh masyarakat Eropa memiliki budaya minum-minuman alkohol. Budaya tersebut tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia secara luas. Sebab budaya minum-minuman alkohol tersebut tidak memiliki persamaan bahkan berseberangan dengan budaya Indonesia yang ketimuran dan mayoritas muslim.
Kesimpulannya kebudayaan asing akan relatif tidak mudah diterima masyarakat jika tidak memiliki persamaan dengan unsur kebudayaan lama.