Latihan Kimia Kelas XII Berbagai Unsur Periode Ketiga
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
  • Pilgan

    Urutan yang tepat berdasarkan nilai afinitas elektronnya adalah ....

    A

    S < P < Si

    B

    P < S < Si

    C

    P < Si < S

    D

    S < Si < P

    E

    Si < P < S

    Pembahasan:

    Afinitas elektron adalah energi yang dibutuhkan oleh suatu atom ataupun ion dalam proses penangkapan elektron dari luar dalam keadaan gas. Elektron akan semakin mudah ditangkap ketika energi yang dilibatkan menjadi semakin besar. Afinitas elektron berhubungan dengan ukuran atom tersebut. Semakin kecil ukuran atom, maka elektron akan semakin mudah ditangkap, karena elektron yang ditangkap akan berada lebih dekat dengan inti atom. Ini berarti, dalam satu periode, afinitas elektron cenderung bertambah dari kiri ke kanan. Semakin negatif nilai afinitas elektron suatu unsur, maka semakin mudah pula unsur tersebut untuk menangkap elektron. Unsur dengan nilai afinitas elektron paling negatif dianggap sebagai unsur dengan afinitas elektron terkuat.

    Pada opsi jawaban, terlihat ada 3 unsur pada periode ketiga, yakni Si (silikon), P (fosfor), dan S (belerang). Sesuai dengan penjelasan di atas, maka unsur yang paling mudah menangkap elektron adalah S, lalu diikuti oleh P dan Si.

    Afinitas Elektron | Ilmu Kimia | Artikel dan Materi Kimia

    sumber: ilmukimia.org

    Akan tetapi, ini tidaklah sesuai dengan fakta yang ada (lihat grafik di atas). Faktanya, nilai afinitas elektron dari unsur P lebih positif dari afinitas elektron Si. Ini terjadi karena konfigurasi elektron P lebih stabil dibanding Si, sehingga unsur P lebih sulit menangkap elektron.

    Si: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p2 (konfigurasi orbital 3p kurang stabil).

    P: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3 (konfigurasi lebih stabil, karena orbital 3p terisi setengah penuh).

    Jadi, jawaban yang tepat adalah S < Si < P.

  • Pilgan

    Ketika dilarutkan ke dalam larutan basa kuat, logam aluminium akan membentuk ....

    A

    Al3+

    B

    Al2O3

    C

    Al2(SO4)3

    D

    Al(OH)4-

    E

    Al(OH)3

    Pembahasan:

    Aluminium termasuk sebagai unsur logam. Ketiga unsur logam dalam periode ketiga (Na, Mg, Al) dapat larut dalam asam, membentuk kation tunggalnya. Selain larut dalam asam, aluminium juga dapat larut dalam larutan basa, membentuk anion Al(OH)4- dan gas hidrogen, sesuai dengan reaksi di bawah ini.

    2Al(s) + 2OH-(aq) + 6H2O(l) \rightarrow 2Al(OH)4-(aq) + 3H2(g)

  • Pilgan

    Katalisator yang digunakan dalam pembuatan asam sulfat dengan proses kamar timbel adalah ....

    A

    NO2

    B

    Cu-Zn

    C

    Fe3O4

    D

    Pt

    E

    V2O5

    Pembahasan:

    Proses kamar timbel adalah salah satu proses pembuatan asam sulfat. Proses kamar timbel saat ini sudah mulai ditinggalkan karena hasilnya yang kurang ekonomis, karena H2SO4 yang dihasilkan hanya berkadar maksimum 77%. Sementara, pada proses kontak, H2SO4 yang dihasilkan mampu mencapai kadar 99%. Pada proses kamar timbel, katalis yang digunakan adalah NO dan NO2, sedangkan pada proses kontak digunakan katalis V2O5.

    Secara singkat, reaksi pada proses kamar timbel adalah sebagai berikut.

    1) Pembakaran belerang menjadi belerang dioksida

    S ++ O2 \longrightarrow SO2

    2) Gas SO2 dioksidasi menggunakan katalis NO2

    SO2 + +\ NO2 ++ H2O \longrightarrow H2SO4 ++ NO

    3) NO akan bereaksi dengan oksigen membentuk NO2 kembali

    NO ++ 12\frac{1}{2}O2 \longrightarrow NO2

  • Pilgan

    Perhatikan tabel di bawah ini!

    Tabel di atas menyatakan sifat dari beberapa unsur pada periode ketiga. Urutan yang tepat berdasarkan penurunan nomor atom dari unsur tersebut adalah ....

    A

    C - A - B

    B

    A - C - B

    C

    A - B - C

    D

    B - C - A

    E

    C - B - A

    Pembahasan:

    Dari tabel di atas, ada satu sifat unsur yang sangat mudah digunakan untuk menentukan urutan penurunan nomor atom dari unsur-unsur tersebut, yakni keelektronegatifan. Dalam satu periode, keelektronegatifan dan nomor atom unsur akan semakin bertambah dari Na menuju Cl. Dari data pada tabel, diketahui bahwa keelektronegatifan A > B > C, sehingga jelas bahwa nomor atom A > B > C.

    Daya hantar listrik yang bersifat konduktor menandakan bahwa unsur B dan unsur C merupakan unsur logam yang dapat menghantarkan listrik. Dalam satu periode, unsur logam memiliki nomor atom yang lebih kecil dibandingkan unsur lainnya. Di antara unsur B dan C, titik cair dan energi ionisasi unsur C lebih rendah sehingga dapat dipastikan bahwa unsur C memiliki nomor atom yang lebih kecil.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah A - B - C.

  • Pilgan

    Konfigurasi elektron yang menyatakan atom dari unsur periode ketiga adalah ....

    A

    [Ne] 3d2

    B

    [He] 3s2 3p4

    C

    [Ne] 3s2 3p1

    D

    [He] 3s2 3p1

    E

    [Ar] 4s2 3d5

    Pembahasan:

    Konfigurasi elektron untuk unsur periode ketiga ditandai dengan subkulit 3s ataupun 3p sebagai subkulit terluar. Unsur periode ketiga dimulai dari nomor atom 11 sampai 18, sehingga konfigurasi yang mungkin adalah = [Ne] 3s2 3p1.

    Meskipun memiliki 12 elektron, konfigurasi [Ne] 3d2 tidaklah tepat, karena tidak sesuai dengan aturan Aufbau, dimana pengisian elektron dimulai pada subkulit dengan tingkat energi terendah. Subkulit 3s memiliki tingkat energi lebih rendah dari 3d, sehingga elektron harus diisi terlebih dahulu pada subkulit 3s.

  • Pilgan

    Ketika dilarutkan dalam asam, logam natrium akan larut dan membentuk ....

    A

    Na2O

    B

    Na2+

    C

    Na+

    D

    NaH

    E

    NaOH

    Pembahasan:

    Natrium termasuk dalam unsur periode ketiga yang tergolong sebagai logam. Ketika dilarutkan dalam asam, natrium, magnesium, dan aluminium akan membentuk kation tunggal dan melepaskan gas H2 sesuai dengan reaksi di bawah ini.

    2Na(s) + 2H+(aq) \rightarrow 2Na+(aq) + H2(g)

    Mg(s) + 2H+ (aq) \rightarrow Mg2+(aq) + H2(g)

    2Al(s) + 6H+(aq) \rightarrow 2Al3+(aq) + 3H2(g)

    Jadi, ketika dilarutkan dalam asam, logam natrium akan larut dan membentuk Na+.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!

    1. Tubuh dapat mengalami keracunan akut akibat terpapar fosfor putih.
    2. Pemanfaatan natrium tripolifosfat dapat menyebabkan tumbuhnya gulma yang tidak terkendali.
    3. Penggunaan pupuk fosfat berlebihan dapat mengakibatkan rusaknya tekstur tanah.

    Dampak negatif dari penggunaan fosfor dan senyawa fosfat yang benar ditunjuk oleh nomor ....

    A

    2 dan 3

    B

    3

    C

    1, 2, dan 3

    D

    1

    E

    1 dan 3

    Pembahasan:

    Dampak negatif pemanfaatan fosfor dan senyawa fosfat adalah sebagai berikut.

    1. Fosfor putih bersifat racun, di mana ketika zat ini terpapar pada tubuh, dapat menyebabkan keracunan akut.
    2. Penggunaan natrium tripolifosfat pada deterjen dapat menyebabkan tumbuhnya gulma yang tidak terkendali.
    3. Pemanfaatan pupuk fosfat secara berlebihan dapat mengakibatkan rusaknya tekstur tanah, yang dalam jangka panjang dapat membuat tanah menjadi keras dan tidak produktif.

    Jadi, jawaban yang tepat adalah 1, 2, dan 3.

  • Pilgan

    Unsur pada periode ketiga yang berguna sebagai gas di dalam lampu pijar adalah ....

    A

    S

    B

    Ar

    C

    Cl

    D

    Mg

    E

    Si

    Pembahasan:

    Argon (Ar) adalah unsur pada periode ketiga yang tergolong dalam golongan VIIIA atau biasa disebut dengan golongan gas mulia. Unsur pada golongan ini tergolong stabil, karena konfigurasi elektron yang sudah oktet. Argon tidak berwarna, tidak berbau, tidak mudah terbakar, serta tidak beracun baik dalam wujud padat, cair, dan gas. Argon sulit bereaksi dengan zat lainnya karena sifatnya yang stabil. Salah satu pemanfaatan argon adalah sebagai gas di dalam lampu pijar karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas. 

  • Pilgan

    Dampak negatif dari proses Hall-Heroult adalah dihasilkannya ....

    A

    kriolit

    B

    gas karbon monoksida

    C

    logam aluminium

    D

    uap asam fluorida

    E

    korundum

    Pembahasan:

    Proses Hall-Heroult adalah proses pembuatan logam aluminium dari elektrolisis leburan Al2O3 (aluminium oksida atau korundum). Al2O3 dicampur dengan 2%-8% Na3AlF6 (kriolit) yang berfungsi menurunkan titik leleh Al2O3 dari 2.000 oC menjadi sekitar 850 oC-950 oC. Katode dan anodenya terbuat dari grafit (C).

    Katode : 2Al3+(l) + 6e- \longrightarrow 2Al(l)

    Anode : 3O2-(l) \longrightarrow 32\frac{3}{2}O2(g) + 6e-

    Reaksi sel : 2Al3+(l) + 3O2-(l) \longrightarrow 2Al(l) + 32\frac{3}{2}O2(g)

    Kemudian, gas oksigen yang terbentuk dapat membakar anode grafit sehingga anode secara berkala harus diganti.

    C(s)(anode) + O2(g) \longrightarrow CO2(g)

    Dampak negatif yang ditimbulkan pada proses Hall-Heroult adalah dihasilkannya uap asam fluorida (HF) yang berasal dari pemanasan kriolit. HF dapat menimbulkan kelumpuhan hingga kematian.

  • Pilgan

    Pada unsur-unsur periode ketiga, unsur yang memiliki titik leleh tertinggi adalah ....

    A

    aluminium

    B

    klorin

    C

    argon

    D

    silikon

    E

    belerang

    Pembahasan:

    Titik leleh dan titik didih unsur-unsur periode ketiga dari kiri ke kanan meningkat secara bertahap, dan mencapai puncaknya pada silikon, kemudian turun drastis pada fosfor. Padatan silikon memiliki titik leleh yang sangat tinggi karena silikon mempunyai struktur kovalen raksasa (seperti intan) di mana setiap atomnya terikat secara kovalen terhadap empat atom silikon lainnya. Zat yang mempunyai struktur seperti ini memiliki titik leleh serta titik didih yang sangat tinggi.

    Struktur Kristal Silikon dengan Ikatan Kovalen - Zona Elektro

    sumber: zonaelektro.net


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.