Latihan Kimia Kelas XI Hidrokarbon
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
  • Pilgan
    0

    Jenis reaksi yang terdapat pada persamaan reaksi berikut adalah ....

    A

    substitusi

    B

    oksidasi

    C

    reduksi

    D

    adisi

    E

    eliminasi

    Pembahasan:

    Reaksi pada soal jika dijabarkan maka:

    Pada struktur tersebut terjadi penambahan atom klor sehingga terjadi pemutusan ikatan. Jadi, jawaban yang benar adalah reaksi adisi.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur senyawa di bawah ini! 

     

    Tata nama yang benar dari senyawa tersebut adalah .... 

    A

    6-metil-1-heptena

    B

    6-metil-1-heksena

    C

    2-metil-6-heptena

    D

    2-metil-6-heksena

    E

    6-metilheksena

    Pembahasan:

    Tata nama senyawa hidrokarbon alkena dituliskan dengan urutan nomor cabang - nama cabang - nomor ikatan rangkap - nama rantai utama diakhiri -ena. Jika struktur pada soal dijabarkan maka struktur seperti di bawah ini:

    Tata nama dapat ditentukan melalui beberapa langkah berikut ini.

    • Menentukan rantai utama atau rantai terpanjang

    Rantai utama diambil dari rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Ada 7 atom C sehingga dinamakan 'heptena'.

    • Penomoran pada rantai utama

    dengan cara memulainya dari atom C yang paling dekat dengan ikatan rangkap


    • Menentukan cabang

    Berdasarkan struktur tersebut maka diketahui bahwa dalam rantai hidrokarbon terdapat cabang metil (CH3) pada atom C nomor 6 dan posisi ikatan rangkap berapa pada atom C nomor 1.

    Jadi, tata nama dari senyawa tersebut adalah 6-metil-1-heptena.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur hidrokarbon berikut!

    (1) CH3CH(CH3)CHCHCH3

    (2) CH3CH(CH3)CH3

    (3) CH3CH(CH2CH3)CH2CH2CH3

    (4) CH3CH(CH3)CH2(CH3

    (5) CH3CH2CHCHCH3

    Struktur hidrokarbon tersebut yang merupakan deret homolog dari alkena adalah ....

    A

    1 dan 5

    B

    3 dan 5

    C

    1 dan 2

    D

    3 dan 4

    E

    2 dan 3

    Pembahasan:

    Deret homolog adalah anggota dari golongan alkena yang antar anggota satu ke anggota berikutnya bertambah sebanyak CH2. Berikut penjelasannya.


    Jadi, struktur hidrokarbon tersebut yang merupakan deret homolog dari alkena adalah struktur no 1 dan 5.

  • Pilgan

    Struktur berikut yang merupakan struktur dari 2,3-dimetilheksana adalah ....

    A

    B

    C

    D

    E

    Pembahasan:

    2,3-dimetilheksana artinya terdapat cabang berupa CH3(metil) pada posisi 2 dan 3 dengan rantai utama heksana yaitu rantai dengan jumlah atom C sebanyak 6. Struktur yang benar yaitu:

  • Pilgan

    Berikut ini yang merupakan isomer kerangka dari senyawa 2-heksena adalah ....

    A

    3-heksena

    B

    4-metil-2-pentena

    C

    2,5-dimetil-2-pentena

    D

    3-heksuna

    E

    5-metil-3-heksena

    Pembahasan:

    Isomer kerangka terjadi karena adanya perbedaan rantai atau kerangka atom karbonnya. Struktur dari 2-heksena (C6H12) adalah:

    Berikut penjelasannya:

    • Pilihan 3-heksena: Salah

    Bukan merupakan isomer kerangka karena yang berubah adalah posisi ikatan rangkapnya. Jika yang berpindah posisi ikatan rangkapnya, maka disebut dengan isomer posisi.


    • Pilihan 5-metil-3-heksena: Salah

    Bukan merupakan isomer kerangka dari senyawa pada soal karena jumlah atom C berlebih.


    • Pilihan 4-metil-2-pentena: Benar

    Struktur tersebut merupakan isomer kerangka karena memiliki rumus molekul yang sama (C6H12), tetapi bentuk kerangka atau rantainya berbeda.


    • Pilihan 3-heksuna: Salah

    Bukan merupakan isomer kerangka dari senyawa pada soal karena jenis senyawanya berbeda, yaitu alkuna dengan rangkap tiga.


    • Pilihan 2,5-dimetil-2-pentena: Salah

    Bukan merupakan isomer kerangka dari senyawa pada soal karena rumus molekulnya sudah berbeda, yaitu C8H16.

    Jadi, yang merupakan isomer kerangka dari senyawa 2-heksena adalah 4-metil-2-pentena.

  • Pilgan

    Minyak bumi adalah hasil tambang yang sangat besar peranannya bagi perekonomian Indonesia. Minyak bumi juga merupakan pencampuran dari berbagai senyawa. Berikut ini yang merupakan penyusun utama minyak bumi adalah ....

    A

    alkena, sikloalkena, dan senyawa oksida

    B

    alkana, sikloalkana, dan aromatis

    C

    alkana, alkena, dan alkuna

    D

    alkana, sikloalkana, dan hidrokarbon

    E

    alkuna, senyawa nitrogen, dan alkena

    Pembahasan:

    Minyak bumi terbentuk dari jasad renik yang berasal dari tumbuhan atau hewan yang sudah mati yang telah tertimbun selama ribuan bahkan jutaan tahun.

    Minyak bumi memiliki beberapa zat penyusun di antaranya yaitu:


    Jadi, penyusun utama dari minyak bumi adalah senyawa hidrokarbon berupa alkana, sikloalkana, dan aromatis.

  • Pilgan

    Di antara senyawa berikut yang bukan merupakan isomer dari 2,4-dimetiloktana adalah ....

    A

    2,5-dimetilheksana

    B

    4-etil-2,3-dimetilheksana

    C

    2,3,4,5-tetrametilheksana

    D

    3,4,5-trimetilheptana

    E

    3,4-dimetiloktana

    Pembahasan:

    Isomer adalah suatu senyawa karbon yang memiliki rumus molekul sama, tetapi strukturnya berbeda. 

    Struktur senyawa karbon 2,4-dimetiloktana adalah

    Rumus molekulnya adalah C10H22

    

    Berikut penjelasan masing-masing pilihan jawaban.

    • Pilihan jawaban: 4-etil-2,3-dimetilheksana

    Rumus molekul: C10H22


    • Pilihan jawaban: 2,3,4,5-tetrametilheksana

    Rumus molekul: C10H22


    • Pilihan jawaban: 3,4-dimetiloktana

    Rumus molekul: C10H22

    • Pilihan jawaban: 2,5-dimetilheksana

    Rumus molekul: C8H18


    • Pilihan jawaban: 3,4,5-trimetilheptana

    Rumus molekul: C10H22


    Jadi, yang bukan merupakan isomer dari 2,4-dimetiloktana adalah 2,5-dimetilheksana karena memiliki rumus molekul C8H18.

  • Pilgan

    Berikut ini yang bukan merupakan benda yang mengandung senyawa hidrokarbon adalah ....

    A

    garam dapur

    B

    pelarut cat

    C

    kayu

    D

    plastik

    E

    nilon

    Pembahasan:
    • Pelarut cat

    Pelarut cat terbuat dari campuran parafin, sikloparafin, dan hidrokarbon aromatik, yang ketiganya merupakan senyawa hidrokarbon.

    • Kayu

    Kayu mengandung senyawa hidrokarbon berupa selulosa, hemiselulosa, dan lignin

    • Plastik

    Plastik terbuat dari bahan dasar berupa propilena dengan proses polimerisasi.

    • Garam dapur

    Sebagian garam dapur berupa garam NaCl yang bukan termasuk senyawa hidrokarbon.

    • Nilon

    Serat yang dihasilkan berasal dari pengolahan bahan kimia dalam minyak bumi. Minyak bumi sebagian besar mengandung senyawa hidrokarbon.

    Jadi, benda yang tidak mengandung senyawa hidrokarbon adalah garam dapur.

  • Pilgan

    Perhatikan struktur senyawa hidrokarbon berikut! 

    Tata nama dari senyawa tersebut adalah .... 

    A

    4-etil-2,3-dimetilheptana

    B

    2,3-dimetil-4-etil-heptana

    C

    2,3-dimetil-4-propilheksana

    D

    2,3-dimetil-4-etil-heksana

    E

    4-etil-2,3-dimetilheksana

    Pembahasan:

    Tata nama senyawa hidrokarbon alkana dituliskan dengan urutan nomor cabang - nama cabang - nama rantai utama dan dapat ditentukan melalui beberapa langkah berikut ini.

    • Menentukan rantai utama atau rantai terpanjang. Ada 7 C sehingga rantai utamanya 'heptana'.

    • Penomoran pada rantai utama

    dengan cara memulainya dari atom C yang paling dekat dengan cabang

    • Menentukan cabang

    Berdasarkan struktur tersebut maka diketahui bahwa dalam rantai hidrokarbon terdapat dua cabang metil (CH3) pada atom C nomor 2 dan 3 sehingga dinamakan '2,3-dimetil'. Lalu, cabang etil (C2H5) pada atom C nomor 4. Nama cabang yang berbeda ditulis sesuai urutan abjad. Etil ditulis lebih dulu daripada metil.


    Jadi, tata nama dari senyawa tersebut adalah 4-etil-2,3-dimetilheptana.

  • Pilgan

    Berdasarkan rumus senyawa berikut, yang memiliki titik didih paling tinggi adalah .... 

    A

    C4H9

    B

    C4H8

    C

    C4H10

    D

    C3H8

    E

    C3H6

    Pembahasan:

    Titik didih senyawa hidrokarbon dapat dilihat dari banyaknya atom C dan jenis ikatannya. Penjelasannya yaitu:

    • Semakin banyak atom C dalam senyawa maka titik didih akan semakin tinggi
    • Semakin banyak jumlah ikatan rangkap maka titik didih semakin tinggi
    • Jika dua senyawa memiliki jumlah atom C yang sama namun jenis ikatannya berbeda, maka senyawa yang memiliki titik didih paling tinggi adalah senyawa yang memiliki ikatan rangkap.


    Penjelasan masing-masing pilihan jawaban dapat dilihat pada tabel berikut:


    Jadi, rumus senyawa yang memiliki titik didih paling tinggi adalah C4H8, karena mengandung ikatan rangkap yang ikatannya lebih kuat sehingga untuk memutuskan ikatannya dibutuhkan energi yang besar, akibatnya titik didihnya akan lebih tinggi.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.