Latihan Kimia Kelas XI Hukum, Tetapan, dan Pergeseran Kesetimbangan
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 6
2. 6
3. 4
4. 2
5. 0
6+. 0
  • Pilgan
    0

    Dalam suatu wadah tertutup bervolume 2 L, sebanyak 0,5 mol gas N2O4 terurai 30% menurut reaksi berikut.

    N2O4(g) ⇌ 2NO(g) + O2(g)                

    Nilai Kc dari reaksi tersebut adalah ….

    A

    9,64×103  9,64\times10^{-3\ }\ 

    B

    2,41×103 2,41\times10^{-3}\ 

    C

    4,82×103 4,82\times10^{-3}\ 

    D

    4,82×102 4,82\times10^{-2}\ 

    E

    9,64×102  9,64\times10^{-2\ }\ 

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • V = 2 L
    • n awal N2O4 = 0,5 mol
    • α\alpha = 30%

    Ditanyakan:

    Kc? K_{\text{c}}?\ 

    Dijawab:

    Tetapan Kesetimbangan Pada suhu tertentu, hasil kali konsentrasi zat-zat produk yang dipangkatkan koefisien reaksinya, dibagi dengan hasil kali konsentrasi zat-zat reaktan yang dipangkatkan dengan koefisien reaksinya.

    Secara umum untuk reaksi kesetimbangan berikut:

    aA(g) + bB(g) ⇌ cC(g) + dD(g)

    rumusan tetapan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi (KcK_{\text{c}}) adalah 

    Kc=[C]c[D]d[A]a[B]bK_{\text{c}}=\frac{\left[\text{C}\right]^c\left[\text{D}\right]^d}{\left[\text{A}\right]^a\left[\text{B}\right]^b}

    Keterangan:

    •  [A] = konsentrasi kesetimbangan A
    •  [B] = konsentrasi kesetimbangan B
    •  [C] = konsentrasi kesetimbangan C
    •  [D] = konsentrasi kesetimbangan D

    *Zat padat murni (s) dan zat cair murni (l) tidak disertakan dalam persamaan tetapan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi.


    Untuk reaksi:

    N2O4(g) ⇌ 2NO(g) + O2(g)   

    Tetapan kesetimbangannya adalah

    Kc=[NO]2[O2][N2O4]   K_{\text{c}}=\frac{\left[\text{NO}\right]^2\left[\text{O}_2\text{}\right]}{\left[\text{N}_2\text{O}_4\right]}\ \ \ 


    • Tentukan mol pada saat reaksi (mol yang terdisosiasi)

    α=mol yang terdisosiasimol mula−mula×100% \alpha=\frac{\text{mol yang terdisosiasi}}{\text{mol mula−mula}}\times100\%\ 

    mol yang terdisosiasi=α×mol mula-mula100%\text{mol yang terdisosiasi}=\frac{\alpha\times\text{mol mula-mula}}{100\%}

    mol yang terdisosiasi=30%×0,5 mol 100% \text{mol yang terdisosiasi}=\frac{30\%\times0,5\ \text{mol }}{100\%}\ 

    mol yang terdisosiasi=0,15 mol   \text{mol yang terdisosiasi}=0,15\ \text{mol }\ \ 


    • Buat persamaan reaksi kesetimbangan dan tentukan mol mula-mula, mol reaksi, dan mol saat setimbang


    • Tentukan konsentrasi zat-zat saat setimbang

    M =nVM\ =\frac{n}{V}

    [N2O4]=n N2O4 saat setimbangV=0,35 mol2 L=0,175 M=1,75×101 M\left[\text{N}_2\text{O}_4\right]=\frac{n\ \text{N}_2\text{O}_4\ \text{saat setimbang}}{V}=\frac{0,35\ \text{mol}}{2\ \text{L}}=0,175\ \text{M}=1,75\times10^{-1\ }\text{M}

    [NO]=n NO saat setimbangV=0,30 mol2 L=0,15 M=1,5×101 \left[\text{NO}\right]=\frac{n\ \text{NO}\ \text{saat setimbang}}{V}=\frac{0,30\ \text{mol}}{2\ \text{L}}=0,15\ \text{M}=1,5\times10^{-1\ }\text{M}\ 

    [O2]=n O2 saat setimbangV=0,15 mol2 L=0,075 M=7,5×102 M\left[\text{O}_2\right]=\frac{n\ \text{O}_2\ \text{saat setimbang}}{V}=\frac{0,15\ \text{mol}}{2\ \text{L}}=0,075\ \text{M}=7,5\times10^{-2\ }\text{M}


    • Hitung tetapan kesetimbangan

    Kc=[NO]2[O2][N2O4]    K_{\text{c}}=\frac{\left[\text{NO}\right]^2\left[\text{O}_2\text{}\right]}{\left[\text{N}_2\text{O}_4\right]}\ \ \ \ 

    Kc=[1,5×101]2[7,5×102][1,75×101]     K_{\text{c}}=\frac{\left[\text{1,5}\times10^{-1}\right]^2\left[\text{7,5}\times10^{-2}\text{}\right]}{\left[\text{1,75}\times10^{-1}\right]}\ \ \ \ \ 

    Kc=(2,25×102)(7,5×102)(1,75×101)      K_{\text{c}}=\frac{\left(\text{2,25}\times10^{-2}\right)\left(\text{7,5}\times10^{-2}\text{}\right)}{\left(\text{1,75}\times10^{-1}\right)}\ \ \ \ \ \ 

    Kc=16,875×1041,75×101       K_{\text{c}}=\frac{\text{16,875}\times10^{-4}}{\text{1,75}\times10^{-1}}\ \ \ \ \ \ \ 

    Kc=9,64× 103       K_{\text{c}}=9,64\times\ 10^{-3}\ \ \ \ \ \ \ 


    Jadi Kc untuk soal di atas adalah 9,64 x 10-3.

  • Pilgan

    Diketahui reaksi kesetimbangan:

    H2(g) + I2(g) ⇌ 2 HI(g)  Kc = 16

    Jika konsentrasi H2 dan I2 pada awal reaksi adalah 1 M, konsentrasi H2 pada kesetimbangan tersebut adalah ... M.

    A

    13 \frac{1}{3}\ 

    B

    23 \frac{2}{3}\ 

    C

    43 \frac{4}{3}\ 

    D

    33 \frac{3}{3}\ 

    E

    53 \frac{5}{3}\ 

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • Persamaan reaksi: H2(g) + I2(g) 2HI(g)
    • M awal H2 = 1 M
    • M awal I2 = 1 M
    • KC = 16


    Ditanyakan:

    M HI saat setimbang

    Dijawab:

    Tetapan Kesetimbangan Pada suhu tertentu, hasil kali konsentrasi zat-zat produk yang dipangkatkan koefisien reaksinya, dibagi dengan hasil kali konsentrasi zat-zat reaktan yang dipangkatkan dengan koefisien reaksinya.

    Secara umum untuk reaksi kesetimbangan berikut:

    aA(g) + bB(g) ⇌ cC(g) + dD(g)

    rumusan tetapan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi (KcK_{\text{c}}) adalah 

    Kc=[C]c[D]d[A]a[B]bK_{\text{c}}=\frac{\left[\text{C}\right]^c\left[\text{D}\right]^d}{\left[\text{A}\right]^a\left[\text{B}\right]^b}

    Keterangan:

    •  [A] = konsentrasi kesetimbangan A
    •  [B] = konsentrasi kesetimbangan B
    •  [C] = konsentrasi kesetimbangan C
    •  [D] = konsentrasi kesetimbangan D

    *Zat padat murni (s) dan zat cair murni (l) tidak disertakan dalam persamaan tetapan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi.


    Untuk reaksi:

    H2(g) + I2(g) 2HI(g)

    Tetapan kesetimbangannya adalah

    Kc=[HI]2[H2][I2] K_{\text{c}}=\frac{\left[\text{HI}\right]^2}{\left[\text{H}_2\right]\left[\text{I}_2\right]}\ 


    • Buat persamaan reaksi kesetimbangan dan tentukan mol mula-mula, mol reaksi, dan mol saat setimbang

    • Cari konsentrasi H2 yang bereaksi (x) menggunakan rumus tetapan kesetimbangan

    Kc=[HI]2[H2][I2]  K_{\text{c}}=\frac{\left[\text{HI}\right]^2}{\left[\text{H}_2\right]\left[\text{I}_2\right]}\ \ 

    16=[2x]2[1-x][1-x]   16=\frac{\left[\text{2x}\right]^2}{\left[\text{1-x}\right]\left[\text{1-x}\right]}\ \ \ 

    16=(2x)2(1-x)2    16=\frac{\left(\text{2x}\right)^2}{\left(\text{1-x}\right)^2}\ \ \ \ 

    16=(2x)2(1-x)2\sqrt{16}=\sqrt{\frac{\left(\text{2x}\right)^2}{\left(\text{1-x}\right)^2}}

    4=2x1-x      4=\frac{\text{2x}}{\text{1-x}}\ \ \ \ \ \ 

    44x=2x4-4\text{x}=2\text{x}

    6x=4 6\text{x}=4\ 

    x=46=23\text{x}=\frac{4}{6}=\frac{2}{3}

    Konsentrasi H2 saat setimbang = 123=3323=13 M1-\frac{2}{3}=\frac{3}{3}-\frac{2}{3}=\frac{1}{3}\ \text{M}

    Jadi konsentrasi H2 saat setimbang adalah 13\frac{1}{3} M.

  • Pilgan

    Berdasarkan reaksi kesetimbangan:

    6NO(g) + 4NH3(g) ⇌ 5N2(g) + 6H2O(g)

    Jika konsentrasi gas NO diperbesar, pernyataan yang benar adalah ....

    A

    produksi gas nitrogen meningkat

    B

    produksi gas NO meningkat

    C

    kesetimbangan bergeser ke arah pereaksi

    D

    gas H2O yang dihasilkan akan berkurang

    E

    produksi gas ammonia meningkat

    Pembahasan:

    Pergeseran kesetimbangan pengaruh konsentrasi

    Perubahan konsentrasi pada suatu sistem kesetimbangan akan berakibat pada pergeseran kesetimbangan ke arah spesi yang konsentrasinya lebih kecil. 

    • Jika konsentrasi salah satu spesi ditambah, kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi yang tidak ditambah.
    • Jika konsentrasi salah satu spesi dikurangi, maka kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi yang dikurangi tersebut.


    Untuk reaksi:

    6NO(g) + 4NH3(g) ⇌ 5N2(g) + 6H2O(g)

    NO pada reaksi di atas merupakan pereaksi sehingga apabila konsentrasi gas NO diperbesar, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah produk. Jika kesetimbangan bergeser ke arah produk, maka konsentrasi gas NO dan gas NH3 (ammonia) akan berkurang, sedangkan konsentrasi gas N2 dan gas H2O akan meningkat.

    Jadi, jika konsentrasi gas NO diperbesar, pernyataan yang benar adalah produksi gas nitrogen meningkat.

  • Pilgan

    N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)

    Berdasarkan persamaan reaksi kesetimbangan di atas, berlaku ....

    A

    Kp=KcRTK_{\text{p}}=\frac{K_{\text{c}}}{RT}

    B

    Kp=Kc(RT )2K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\ \right)^2

    C

    Kp=Kc(RT)2K_{\text{p}}=\frac{K_{\text{c}}}{\left(RT\right)^2}

    D

    Kp=Kc K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\ 

    E

    Kp=KcRT K_{\text{p}}=K_{\text{c}}RT\ 

    Pembahasan:

    Hubungan Kp dan Kc

    Kp=Kc(RT)Δn K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\right)^{\Delta n}\ 

    dengan:

    • Δn\Delta n = jumlah koefisien gas produk dikurangi jumlah koefisien gas pereaksi
    • T = suhu
    • R = tetapan gas ideal


    Untuk reaksi

    N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)

    Δn =\Delta n\ = koefisien produk (kanan) - koefisien pereaksi (kiri)

    Δn =2(1+3)=24=2 \Delta n\ =2-\left(1+3\right)=2-4=-2\ 


    Kp=Kc(RT)Δn K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\right)^{\Delta n}\ 

    Kp=Kc(RT)2 K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\right)^{-2}\ 

    Kp=Kc(RT)2  K_{\text{p}}=\frac{K_{\text{c}}}{\left(RT\right)^2}\ \ 


    Jadi, untuk rekasi N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g) berlaku Kp=Kc(RT)2K_{\text{p}}=\frac{K_{\text{c}}}{\left(RT\right)^2}.

  • Pilgan

    Di antara reaksi kesetimbangan berikut ini yang tidak dipengaruhi oleh perubahan tekanan adalah ....

    A

    Br2(g) ⇌ 2Br(g

    B

    CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g)

    C

    NH4HS(s) NH3(g) + H2S(g)

    D

    Fe3+(aq) + SCN-(aq) ⇌ FeSCN2+(aq)

    E

    N2O4(g) ⇌ 2NO2(g)

    Pembahasan:

    Perubahan tekanan hanya akan berpengaruh pada konsentrasi gas-gas yang ada pada kesetimbangan. Oleh karena itu, pada sistem reaksi setimbang yang tidak melibatkan gas, perubahan tekanan tidak menggeser letak kesetimbangan.

    • Jika tekanan dinaikkan, kesetimbangan ke arah koefisien lebih kecil.
    • Jika tekanan diturunkan, kesetimbangan ke arah koefisien lebih besar.


    Pada reaksi:

    A. Br2(g) ⇌ 2Br(g)

    koefisien gas kiri (pereaksi) = 1

    koefisien gas kanan (produk) = 2

    koefisien gas pereaksi < koefisien gas produk ⟶ dipengaruhi oleh tekanan


    B. NH4HS(s) NH3(g) + H2S(g) 

    koefisien gas kiri (pereaksi) = 0

    koefisien gas kanan (produk) = 1 + 1 = 2

    koefisien gas pereaksi < koefisien gas produk ⟶ dipengaruhi oleh tekanan


    C. CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + CO2(g)

    koefisien gas kiri (pereaksi) = 0

    koefisien gas kanan (produk) = 1

    koefisien gas pereaksi < koefisien gas produk ⟶ dipengaruhi oleh tekanan


    D. N2O4(g) ⇌ 2NO2(g)

    koefisien gas kiri (pereaksi) = 1

    koefisien gas kanan (produk) = 2

    koefisien gas pereaksi < koefisien gas produk ⟶ dipengaruhi oleh tekanan


    E. Fe3+(aq) + SCN-(aq) ⇌ FeSCN2+(aq)

    koefisien gas kiri (pereaksi) = 0

    koefisien gas kanan (produk) = 0

    reaksi kesetimbangan tidak melibatkan gas perubahan tekanan tidak menggeser letak kesetimbangan.

    Jadi reaksi kesetimbangan yang tidak dipengaruhi oleh perubahan tekanan adalah reaksi Fe3+(aq) + SCN-(aq) ⇌ FeSCN2+(aq).

  • Pilgan

    Pada reaksi S(s) + O2(g)  ⇌ SO2(g), kesetimbangan akan cepat tercapai apabila ....

    A

    suhu dinaikkan

    B

    volume diperbesar

    C

    konsentrasi zat S ditambah

    D

    digunakan katalis

    E

    tekanan diperbesar

    Pembahasan:

    Kesetimbangan dapat dipengaruhi oleh beberapa keadaan yang terkait dengan beberapa variabel berikut:

    1) Konsentrasi

    Perubahan konsentrasi pada suatu sistem kesetimbangan akan berakibat pada pergeseran kesetimbangan ke arah spesi yang konsentrasinya lebih kecil. 

    • Jika konsentrasi salah satu spesi ditambah, maka kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi yang tidak ditambah (jika spesi yang ditambah pada posisi reaktan, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah produk).
    • Jika konsentrasi salah satu spesi dikurangi, maka kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi tersebut (jika spesi yang dikurangi pada posisi reaktan, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaktan).


    2) Suhu

    Kenaikan suhu erat kaitannya dengan data entalpi reaksi yang menunjukkan reaksi tersebut berlangsung secara eksoterm atau endoterm.

    • Jika suhu dinaikkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi endoterm (∆H = +).
    • Jika suhu diturunkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi eksoterm (∆H = -).


    3) Volume dan tekanan

    Kedua faktor ini memiliki hubungan yang berkebalikan dan erat kaitannya dengan koefisien total dari spesi yang bereaksi pada posisi produk dan pada posisi reaktan.

    • Jika volume dinaikkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah spesi yang koefisien totalnya lebih besar.
    • Jika volume diturunkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah spesi yang koefisien totalnya lebih kecil.

    Berkebalikan dengan perubahan tekanan.

    • Jika tekanan dinaikkan, kesetimbangan ke arah koefisien kecil.
    • Jika tekanan diturunkan, kesetimbangan ke arah koefisien besar.


    Adapun penambahan katalis dapat mempercepat tercapainya keadaan setimbang, tetapi tidak menggeser kesetimbangan.

    Yang ditanyakan pada soal yakni faktor apa yang dapat membuat kesetimbangan dapat cepat tercapai. Faktor konsentrasi, suhu, tekanan, dan volume akan menggeser sebuah kesetimbangan, tetapi tidak mempercepat kesetimbangan tercapai. Sebaliknya, penambahan katalis dapat mempercepat tercapainya keadaan setimbang, tetapi tidak menggeser kesetimbangan.


    Jadi, jawaban yang paling tepat yakni kesetimbangan dapat cepat tercapai apabila digunakan katalis.

  • Pilgan

    Pernyataan yang kurang tepat mengenai peran katalis pada reaksi kesetimbangan adalah ....

    A

    katalis merupakan zat yang dapat mempercepat reaksi, tetapi tidak ikut bereaksi

    B

    pada suatu reaksi, katalis bekerja sebelum reaksi kesetimbangan tercapai

    C

    katalis berhenti berfungsi jika kecepatan reaksi maju = kecepatan reaksi balik

    D

    katalis akan mempercepat tercapainya proses kesetimbangan

    E

    penambahan katalis dapat menggeser kesetimbangan ke arah produk

    Pembahasan:

    Katalis mempercepat tercapainya kesetimbangan, tetapi tidak menggeser kesetimbangan karena tidak mengubah komposisi kesetimbangan.

    Berikut ini merupakan beberapa pengaruh katalis pada reaksi kesetimbangan.

    • Katalis adalah zat yang dapat mempercepat reaksi, tetapi tidak ikut bereaksi.
    • Mempercepat tercapainya proses kesetimbangan, dengan cara mempercepat reaksi maju dan reaksi balik sama besar.
    • Fungsi katalisator pada awal reaksi (sebelum kesetimbangan tercapai).
    • Jika kecepatan reaksi maju = kecepatan reaksi balik, maka katalis berhenti berfungsi.


    Jadi berdasarkan penjelasan di atas, pernyataan yang kurang tepat mengenai peran katalis pada reaksi kesetimbangan adalah penambahan katalis dapat menggeser kesetimbangan ke arah produk.

  • Pilgan

    Pada suhu 477 oC terdapat kesetimbangan sebagai berikut:

            N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)      KC = 1,25 x 10-2

    Jika R = 0,082 harga KP adalah .…

    A

    6,60×106     6,60\times10^{-6}\ \ \ \ \ 

    B

    3,30×106     3,30\times10^{-6}\ \ \ \ \ 

    C

    3,30×104     3,30\times10^{-4}\ \ \ \ \ 

    D

    1,15×104     1,15\times10^{-4}\ \ \ \ \ 

    E

    1,15×106     1,15\times10^{-6}\ \ \ \ \ 

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • Persamaan reaksi:  N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)  
    • T = 477 oC + 273 = 750 K
    • KC = 1,25 x 10-2
    • R = 0,082

    Ditanyakan:

    KP​? 


    Dijawab:

    Hubungan Kp dan Kc

    Kp=Kc(RT)Δn K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\right)^{\Delta n}\ 

    dengan:

    • Δn\Delta n = jumlah koefisien gas produk dikurangi jumlah koefisien gas pereaksi
    • T = suhu
    • R = tetapan gas ideal

    Untuk reaksi

    N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)  

    Δn=\Delta n= koefisien produk - koefisien pereaksi

    Δn =24=2\Delta n\ =2-4=-2


    Kp=Kc(RT)Δn K_{\text{p}}=K_{\text{c}}\left(RT\right)^{\Delta n}\ 

    Kp=1,25×102(0,082×750)2  K_{\text{p}}=1,25\times10^{-2}\left(0,082\times750\right)^{-2}\ \ 

    Kp=1,25×102(0,082×750)2   K_{\text{p}}=\frac{1,25\times10^{-2}}{\left(0,082\times750\right)^2}\ \ \ 

    Kp=1,25×102(61,5)2    K_{\text{p}}=\frac{1,25\times10^{-2}}{\left(61,5\right)^2}\ \ \ \ 

    Kp=12,5×1033,78×103     K_{\text{p}}=\frac{12,5\times10^{-3}}{3,78\times10^3}\ \ \ \ \ 

    Kp=3,30×106     K_{\text{p}}=3,30\times10^{-6}\ \ \ \ \ 


    Jadi KP untuk soal di atas adalah 3,30 x 10-6.

  • Pilgan

    Gas HI dapat terdekomposisi menjadi gas H2 dan I2 membentuk reaksi kesetimbangan:

    2HI(g) ⇌ H2(g + I2(g

    Bila pada suhu 500 oC, Kp untuk reaksi tersebut adalah 1/9 dan tekanan total sistem adalah 5, maka banyaknya HI yang terurai adalah ....

    A

    60%

    B

    20%

    C

    100%

    D

    80%

    E

    40%

    Pembahasan:

    Diketahui:

    • Kp = 1/9
    • Ptotal = 5 atm

    Ditanyakan:

    α?\alpha?

    Dijawab:

    Kp ⟶ tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan parsial.

    Secara umum untuk reaksi kesetimbangan berikut:

    aA(g) + bB(g) ⇌ cC(g) + dD(g)

    rumusan tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan (KpK_{\text{p}}) adalah 

    KP=(PC)c(PD)d(PA)a(PB)b  K_{\text{P}}=\frac{\left(P_{\text{C}}\right)^c\left(P_{\text{D}}\right)^d}{\left(P_{\text{A}}\right)^a\left(P_{\text{B}}\right)^b}\ \ 

    Keterangan:

    • 𝑃𝐴 = Tekanan parsial zat A saat setimbang
    • 𝑃𝐵 = Tekanan parsial zat B saat setimbang
    • 𝑃= Tekanan parsial zat C sat setimbang
    • 𝑃𝐷 = Tekanan parsial zat D saat setimbang 

    *HANYA fasa gas (g) yang disertakan dalam persamaan tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan.


    Untuk reaksi:

    2HI(g) ⇌ H2(g) + I2(g

    Tetapan kesetimbangannya adalah

    Kp=(PH2)(PI2)(PHI)2  K_{\text{p}}=\frac{\left(\text{P}_{\text{H}_2}\right)\left(\text{P}_{\text{I}_2}\right)\text{}\text{}}{\left(\text{P}_{\text{HI}}\right)^2}\ \ 


    • Buat persamaan reaksi kesetimbangan dan tentukan mol mula-mula, mol reaksi, dan mol saat setimbang

    misal mol awal HI = 1 mol dan mol HI saat bereaksi = x, maka:


    n total = mol pereaksi pada saat setimbang + mol produk pada saat setimbang

    n total = mol HI + mol H2 + mol I2

    n total = (1-x) + 1/2x + 1/2x

    n total = 1 mol

    • Tentukan tekanan parsial masing-masing zat

    P=mol gas yang ditanyakanmol gas total×Ptotal P=\frac{\text{mol gas yang ditanyakan}}{\text{mol gas total}}\times P_{\text{total}}\ 


    PHI=mol HI mol gas total×PtotalP_{\text{HI}}=\frac{\text{mol HI }}{\text{mol gas total}}\times P_{\text{total}} =1 - x 1×5 atm =  55x atm =\frac{\text{1 - x }}{\text{1}}\times5\ \text{atm = }\ 5-5\text{x}\ \text{atm}\ 

    PH2=mol H2mol gas total×PtotalP_{\text{H}_2}=\frac{\text{mol H}_2}{\text{mol gas total}}\times P_{\text{total}} =121×5 atm = 2,5x atm=\frac{\frac{1}{2}\text{x }}{\text{1}}\times5\ \text{atm = }2,5\text{x}\text{ atm}

    PI2=mol I2mol gas total×PtotalP_{\text{I}_2}=\frac{\text{mol I}_2}{\text{mol gas total}}\times P_{\text{total}} =121×5 atm = 2,5x atm=\frac{\frac{1}{2}\text{x }}{\text{1}}\times5\ \text{atm = 2,}5\text{x}\ \text{atm}


    • Tentukan mol yang bereaksi (x) dari rumus Kp

    Kp=(PH2)(PI2)(PHI)2  K_{\text{p}}=\frac{\left(P_{\text{H}_2}\right)\left(P_{\text{I}_2}\right)\text{}\text{}}{\left(P_{\text{HI}}\right)^2}\ \ 

    19=(2,5x)(2,5x)(5 - 5x)2\frac{1}{9}=\frac{\left(\text{2,5x}\right)\left(\text{2,5x}\right)\text{}\text{}}{\left(\text{5 - 5x}\right)^2}

    19  =(2,5 x)2(5-5x)2    \sqrt{\frac{1}{9}\ \ }=\frac{\sqrt{\left(\text{2,5 x}\right)^2}}{\sqrt{\left(\text{5-5x}\right)^2}}\ \ \ \ 

    13=2,5 x55x   \frac{1}{3}=\frac{2,5\ \text{x}}{5-\text{5x}}\ \ \ 

    55x=7,5x   5-\text{5x}=7,5\text{x}\ \ \ 

    12,5=5    12,5\text{x}\ =5\ \ \ \ 

    x=512,5\text{x}=\frac{5}{12,5}

    x=0,4 \text{x}=0,4\ 

    mol HI saat bereaksi = x = 0,4

    • Tentukan % HI yang terurai

    α=mol yang terdisosiasimol mula−mula×100% \alpha=\frac{\text{mol yang terdisosiasi}}{\text{mol mula−mula}}\times100\%\ =0,401×100% = 40%=\frac{0,40}{1}\times100\%\ =\ 40\%


    Jadi banyaknya HI yang terurai adalah 40%.

  • Pilgan

    N2O4 merupakan suatu gas tak berwarna yang akan terurai saat pemanasan menghasilkan gas NO2 yang berwarna cokelat-merah, menurut reaksi berikut.

    N2O4(g) ⇌ 2NO2(g)

    Tak berwarna         cokelat-merah

    Jika konsentrasi N2O4 diperkecil, ke arah manakah kesetimbangan bergeser dan bagaimana perubahan warna yang terjadi?

    A

    Kesetimbangan bergeser ke arah pereaksi dan warna cokelat menjadi semakin memudar.

    B

    Kesetimbangan tidak bergeser dan tidak terjadi perubahan warna.

    C

    Kesetimbangan bergeser ke arah pereaksi dan warna menjadi semakin cokelat.

    D

    Kesetimbangan bergeser ke arah produk dan warna menjadi semakin cokelat.

    E

    Kesetimbangan bergeser ke arah produk dan warna cokelat menjadi semakin memudar.

    Pembahasan:

    Pergeseran kesetimbangan pengaruh konsentrasi

    Perubahan konsentrasi pada suatu sistem kesetimbangan akan berakibat pada pergeseran kesetimbangan ke arah spesi yang konsentrasinya lebih kecil. 

    • Jika konsentrasi salah satu spesi ditambah, kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi yang tidak ditambah.
    • Jika konsentrasi salah satu spesi dikurangi, maka kesetimbangan akan berlangsung ke arah spesi tersebut.


    Untuk reaksi:

    N2O4(g) ⇌  2NO2(g)

    Tak berwarna             cokelat-merah

    apabila konsentrasi N2O4 diperkecil, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah pereaksi atau N2O4. Pada reaksi ini, N2O4 merupakan pereaksi yang tak berwarna sehingga warna larutan akan semakin memudar.


    Jadi, pada reaksi dalam soal apabila gas N2O4 diperkecil maka kesetimbangan bergeser ke arah pereaksi dan warna cokelat menjadi semakin memudar.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.