Latihan Fisika Kelas XI Taraf Intensitas dan Aplikasi Bunyi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
  • Pilgan

    Seperti kelelawar yang memanfaatkan pantulan bunyi untuk menentukan arah, cara ini juga dimanfaatkan pada bidang industri yang disebut dengan SONAR (Sound Navigation and Ranging) untuk fungsi berikut ini, kecuali ....

    A

    mengukur lebar laut

    B

    navigasi otomatis pada mobil

    C

    pemanfaatan kamera

    D

    mengukur kedalaman sungai

    E

    mendeteksi retak pada logam

    Pembahasan:

    Jawab:

    Pemantulan bunyi dapat dimanfaatkan untuk sejumlah kegunaan seperti berikut ini.

    (1) Mendeteksi retak pada struktur logam

    (2) Pemanfaatan kamera

    (3) Navigasi otomatis pada mobil

    (4) Mendeteksi kedalaman sungai atau laut

    Jadi, yang bukan merupakan pemanfaatan pemantulan bunyi adalah mengukur lebar laut.

  • Pilgan

    Bunyi yang dipantulkan oleh radar akan dipantulkan terlebih dahulu baru kemudian diteruskan ke penerima. Waktu rambat bunyi yang diperlukan untuk sampai ke penerima adalah ....

    A

    dua kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan

    B

    setengah kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan

    C

    lebih cepat dari waktu total rambat

    D

    tiga kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan

    E

    satu kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan

    Pembahasan:

    Jawab:

    Bunyi yang dipantulkan oleh radar mengalami perjalanan pergi dan pulang dengan waktu tempuh yang sama. Sehingga waktu yang ditempuh bunyi selama merambat dari radar kembali ke penerima adalah dua kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan pergi saja atau pulang saja.

    Jadi, pernyataan yang benar adalah dua kali waktu bunyi merambat dalam sekali perjalanan.

  • Pilgan

    Jendela akustik yang terbuka seluas 1,5 meter memiliki intensitas bunyi 10-4 W/cm2. Maka akan dihasilkan daya akustik sebesar ... W.

    A

    2,02,0

    B

    1,51,5

    C

    1,01,0

    D

    3,03,0

    E

    2,52,5

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Luas penampang AA = 1,5 m2 = 15.000 cm2

    Intensitas bunyi II = 10-4 W/cm2

    Ditanya:

    Daya akustik PP = ?

    Jawab:

    Daya akustik adalah energi suatu gelombang bunyi pada saat merambat. Untuk mencari besar daya akustik PP kita dapat menggunakan persamaan I=PAI=\frac{P}{A} .

    I=PAI=\frac{P}{A}

    10−4=P15.00010^{-4}=\frac{P}{15.000}

    P=(10−4)(15.000)P=(10^{-4})(15.000)

    =15×10−1=15\times10^{-1}=1,5=1,5 W

    Jadi, besar daya akustik yang dihasilkan sebesar 1,5 W.

  • Pilgan

    Sebuah mesin pelumat memiliki taraf intensitas 30 dB. Saat 100 buah mesin pelumat digunakan secara bersamaan, taraf intensitas bunyi yang dihasilkan sebesar ... dB. (I0I_0 = 10-12 W/m2)

    A

    50

    B

    20

    C

    10

    D

    40

    E

    30

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Taraf intensitas satu buah mesin TI1TI_1 = 30 dB

    Jumlah mesin nn = 100 mesin

    Intensitas ambang I0I_0 = 10-12 W/m2

    Ditanya:

    Taraf intensitas untuk seratus mesin TI2TI_2 = ?

    Jawab:

    Taraf intensitas bunyi adalah besaran yang menyatakan seberapa bising suatu gelombang bunyi terhadap pendengaran manusia. Untuk mencari taraf intensitas bunyi dari nn mesin kita dapat menggunakan persamaan TI2=TI1+10log⁡ n.TI_2=TI_1+10\log\ n.

    Kemudian substitusikan besaran-besaran yang telah diketahui.

    TI2=TI1+10log⁡ nTI_2=TI_1+10\log\ n

    =30+10log⁡ 100=30+10\log\ 100

    =30+10log⁡ 102=30+10\log\ 10^2

    =30+(2)(10)=30+(2)(10)

    =50=50 dB

    Jadi, taraf intensitas bunyi 100 mesin pelumat adalah 50 dB.

  • Pilgan

    Jika mesin vakum menghasilkan bising 50 dB, maka kebisingan 100 mesin vakum pada saat bersamaan adalah ... dB.

    A

    60

    B

    90

    C

    80

    D

    100

    E

    70

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Taraf intensitas bunyi satu buah mesin vakum TI1TI_1 = 50 dB

    Jumlah mesin vakum nn = 100 mesin

    Ditanya:

    Taraf intensitas bunyi 100 buah mesin vakum TI2TI_2 = ?

    Jawab:

    Taraf intensitas bunyi adalah besaran yang menyatakan seberapa bising suatu gelombang bunyi terhadap pendengaran manusia. Untuk mencari taraf intensitas bunyi dari nn buah mesin gunakan persamaan TI2=TI1+10 log⁡ nTI_2=TI_1+10\ \log\ n

    Kemudian substitusikan nilai-nilai yang sudah diketahui.

     TI2=TI1+10 log⁡ n TI_2=TI_1+10\ \log\ n\ 

    =50+10 log⁡ 100=50+10\ \log\ 100

    =50+10 log⁡ 102=50+10\ \log\ 10^2

    =50+(2)(10)=50+\left(2\right)\left(10\right)

    =50+20=70=50+20=70 dB

    Jadi, taraf intensitas bunyi 100 buah mesin vakum adalah 70 dB.

  • Pilgan

    Sinyal mikro yang dipancarkan radar menempuh perjalanan bolak-balik. Jika jarak tempuh gelombang bunyi dalam perjalanan pergi saja atau pulang saja dinyatakan dengan ss, waktu dinyatakan dengan tt, dan cepat rambat dinyatakan dengan vv, maka persamaan yang menyatakan jarak tempuh gelombang bunyi dalam satu kali perjalanan bolak-balik adalah ....

    A

    2s=vt2s=vt

    B

    s=4st2s=\frac{4st}{2}

    C

    2s=st42s=\frac{st}{4}

    D

    s=st4s=\frac{st}{4}

    E

    s=vt2s=\frac{vt}{2}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Waktu getaran hingga diterima kembali tt

    Cepat rambat bunyi di air vv

    Jarak bolak-balik getaran ss

    Ditanya:

    Persamaan kedalaman laut?

    Jawab:

    Bunyi adalah gelombang longitudinal yang dalam perambatannya membutuhkan medium. Salah satu pemanfaatan bunyi adalah untuk mengukur kedalaman laut dengan menggunakan persamaan v=stv=\frac{s}{t}.

    v=stv=\frac{s}{t}

    s=vts=vt

    Namun yang perlu diperhatikan adalah waktu yang ditempuh bunyi selama 12 sekon adalah waktu tempuh bolak-balik. Sementara untuk mengukur kedalaman laut, waktu yang digunakan hanyalah untuk satu kali perjalanan. Pergi saja atau balik saja, sehingga waktu yang ditempuh bunyi harus dibagi dua.

    s=vt2s=\frac{vt}{2}

    Jika hendak mencari persamaan jarak tempuh bunyi dalam satu kali perjalanan bolak-balik (pergi dan kembali), maka persamaan menjadi:

    2s=vt2s=vt

    Jadi, persamaan jarak tempuh bunyi dalam satu kali perjalanan bolak-balik adalah 2s=vt2s=vt.

  • Pilgan

    Dua kota terbebas dari dampak gempa, tetapi bunyi gemuruhnya masih terdengar. Jarak dari kota A ke pusat gempa 100 meter sementara jarak dari kota B ke pusat gempa 200 meter. Jika gemuruh akibat gempa yang terdengar di kota A sebesar 6,8 ×\times 104 W/m2, maka intensitas gemuruh gempa yang terdengar di kota B adalah ... W/m2.

    A

    1,9 ×\times 104

    B

    1,6 ×\times 104

    C

    1,8 ×\times 104

    D

    1,5 ×\times 104

    E

    1,7 ×\times 104

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Jarak dari kota A ke pusat gempa rAr_A = 100 m

    Jarak dari kota B ke pusat gempa rBr_B = 200 m

    Intensitas gemuruh di kota A IAI_A = 6,8 ×\times 104 W/m2

    Ditanya:

    Intensitas gemuruh di kota B IBI_B = ?

    Jawab:

    Intensitas bunyi adalah energi dari gelombang bunyi yang dibawa pada saat merambat ke segala arah. Intensitas bunyi dapat dicari dengan persamaan I=P4πr2.I=\frac{P}{4\pi r^2}. Karena pada soal tidak diketahui besar daya PP, maka kita dapat mencari intensitas dengan membandingkan besaran-besaran yang ada dan mencoret nilai PP karena besarnya sama.

    IAIB=P4πrA2P4πrB2\frac{I_A}{I_B}=\frac{\frac{P}{4\pi r_A^2}}{\frac{P}{4\pi r_B^2}}

    Karena daya PP bernilai sama di kota A dan kota B serta koefisien 4 dan konstanta π\pi dapat kita coret, maka persamaan berubah menjadi

    IAIB=1rA21rB2\frac{I_A}{I_B}=\frac{\frac{1}{r_A^2}}{\frac{1}{r_B^2}}

    IAIB=rB2rA2\frac{I_A}{I_B}=\frac{r_B^2}{r_A^2}

    6,8×104IB=20021002\frac{6,8\times10^4}{I_B}=\frac{200^2}{100^2}

    6,8×104IB=40.00010.000\frac{6,8\times10^4}{I_B}=\frac{40.000^{ }}{10.000}

    (6,8×104)(10.000)=IB40.000\left(6,8\times10^4\right)\left(10.000\right)=I_B40.000

    IB=(6,8×104)(10.000)40.000I_B=\frac{\left(6,8\times10^4\right)\left(10.000\right)}{40.000}

    =1,7×104=1,7\times10^4 W/m2

    Jadi, intensitas gemuruh gempa yang terdengar di kota B adalah 1,7 ×\times 104 W/m2.

  • Pilgan

    Pada ketinggian 30 m di atas permukaan tanah, sebuah gelombang bunyi memiliki taraf intensitas 140 dB . Taraf intensitas bunyi pada jarak 300 m di atas permukaan tanah adalah ... dB.

    A

    110

    B

    120

    C

    90

    D

    100

    E

    130

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Jarak pertama r1r_1 = 30 m

    Jarak kedua r2r_2 = 300 m

    Taraf intensitas bunyi pertama TI1TI_1 = 140 dB

    Ditanya:

    Taraf intensitas bunyi kedua TI2?TI_2?

    Jawab:

    Taraf intensitas bunyi adalah tingkat seberapa besar pengaruh kebisingan atau gelombang bunyi terhadap alat pendengaran.

    Untuk mencari taraf intensitas bunyi yang dipengaruhi oleh dua jarak yang berbeda, kita dapat menggunakan persamaan TI2=TI1+20log⁡(r1r2)TI_2=TI_1+20\log\left(\frac{r1}{r_2}\right).

    TI2=TI1+20log⁡(r1r2)TI_2=TI_1+20\log\left(\frac{r1}{r_2}\right)

    =140+20log⁡(30300)=140+20\log\left(\frac{30}{300}\right)

    =140+20log⁡10−1=140+20\log10^{-1}

    =140+(−1)(20)(1)=140+\left(-1\right)\left(20\right)\left(1\right)

    =140−20=120=140-20=120 dB

    Jadi, taraf intensitas bunyi pada ketinggian 300 di atas permukaan tanah adalah 120 dB.

  • Pilgan

    Berapakah perbandingan taraf intensitas bunyi 100 mesin dan 10 mesin pendorong jika taraf intensitas satu buah mesin pendorong sebesar 50 dB? (I0I_0 = 10-12 W/m2)

    A

    7 : 5

    B

    5 : 7

    C

    6 : 8

    D

    7 : 6

    E

    6 : 7

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Taraf intensitas 1 mesin pendorong TI1TI_1 = 50 dB

    Jumlah mesin pendorong n1n_1 = 10

    Jumlah mesin pendorong n2n_2 = 100

    Intensitas ambang I0I_0 = 10-12 W/m2

    Ditanya:

    Perbandingan taraf intensitas bunyi 10 mesin pendorong dan 100 mesin pendorong TI10 mesin:TI100 mesinTI_{10\ \text{mesin}}:TI_{100\ \text{mesin}}?

    Jawab:

    Untuk mencari taraf intensitas bunyi dari nn mesin kita dapat menggunakan persamaan TIn=TI1+10 log⁡ n.TI_n=TI_1+10\ \log\ n.

    Pertama-tama kita harus mencari taraf intensitas bunyi 10 mesin pendorong.

    TIn=TI1+10log⁡nTI_n=TI_1+10\log n

    TI10 mesin =TI1+10log⁡10 TI_{10\ \text{mesin}\ \text{}}=TI_1+10\log10\ 

    =50+10 log 10 =50+10\ \text{log }\text{}10\ 

    =50+(1)(10)=50+(1)(10)

    =50+10=60=50+10=60 dB

    Kemudian kita cari taraf intensitas bunyi 100 mesin pendorong.

    TIn=TI1+10 TI_n=TI_1+10\ \text{}

    TI100 mesin=TI1+10log⁡100TI_{100\ \text{mesin}}=TI_1+10\log100

    =50+10 log 100=50+10\ \text{log}\ 100

    =50+10 log 102=50+10\ \text{log }10^2

    =50+(2)(10)=50+(2)(10)

    =50+20=70=50+20=70 dB

    Setelah kedua taraf intensitas bunyi didapatkan nilainya, kemudian kita cari perbandingannya.

    TI10 mesin:TI100 mesin=60:70TI_{10\ \text{mesin}}:TI_{100\ \text{mesin}}=60:70

    =6:7=6:7

    Jadi, perbandingan taraf intensitas bunyi 10 mesin pendorong dan 100 mesin pendorong adalah 6 : 7.

  • Pilgan

    Taraf intensitas bunyi 1.000 mesin penggiling saat dibunyikan secara bersamaan adalah 70 dB. Maka berapakah taraf intensitas bunyi jika yang dinyalakan hanya 100 mesin? (I0I_0 = 10-12 W/m2)

    A

    80 dB

    B

    50 dB

    C

    40 dB

    D

    30 dB

    E

    60 dB

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Taraf intensitas 1.000 mesin TI1.000mesin⁡TI_{1.000me\sin} = 70 dB

    Jumlah 1.000 mesin n1n_1 = 1.000 mesin

    Jumlah 100 mesin n2n_2 = 100 mesin

    Intensitas ambang I0I_0 = 10-12 W/m2

    Ditanya:

    Taraf intensitas bunyi untuk 100 mesin TI100 mesin TI_{100\ \text{mesin}\ }= ?

    Jawab:

    Untuk mencari taraf intensitas bunyi dari nn mesin kita dapat menggunakan persamaan TIn=TI1+10log⁡ nTI_n=TI_1+10\log\ n.

    Pertama-tama kita harus mencari taraf intensitas bunyi untuk 1 buah mesin penggiling yang dinyalakan, TI1TI_1.

    TIn=TI1+10log⁡ nTI_n=TI_1+10\log\ n

    70=TI1+10log⁡1.00070=TI_1+10\log1.000

    70=TI1+10log⁡10370=TI_1+10\log10^3

    70=TI1+(3)(10)70=TI_1+(3)(10)

    70=TI1+3070=TI_1+30

    TI1=70−30TI_1=70-30

    =40=40 dB

    Kemudian kita cari taraf intensitas bunyi untuk 100 mesin penggiling yang dinyalakan secara bersamaan dengan persamaan yang sama. Masukkan nilai TI1TI_1 yang sudah kita dapatkan ke dalam persamaan berikut ini.

    TIn=TI1+10log⁡ nTI_n=TI_1+10\log\ n

    TI100 mesin =40+10log⁡100TI_{100\ \text{mesin}\ }=40+10\log100

    =40+10log⁡ 102=40+10\log\ 10^2

    =40+(2)(10)=40+(2)(10)

    =40+20=60=40+20=60 dB

    Jadi, besar taraf intensitas bunyi untuk 100 mesin penggiling yang dinyalakan secara bersamaan adalah 60 dB.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.