Latihan Fisika Kelas XI Gejala Stasioner Alat Penghasil Bunyi
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 4
2. 0
3. 0
  • Pilgan
    0

    Berikut ini yang termasuk kerugian akibat peristiwa resonansi adalah ....

    A

    suara dapat terdengar saat berbicara

    B

    mampu memecahkan gendang telinga

    C

    kita dapat mendengar suara merdu dari gitar

    D

    suara kentrung terdengar lebih kuat karena adanya ruang resonansi

    E

    suara katak akan terdengar lebih besar terutama pada saat malam atau hujan

    Pembahasan:

    Jawab:

    Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena terkena pengaruh dari benda lain yang bergetar dan frekuensi kedua benda akan sama. Karena itu, tidak semua benda yang bergetar karena benda lain disebut resonansi.

    Ada beberapa syarat agar suatu getaran dapat disebut beresonansi, yaitu:

    (1) Adanya sumber bunyi, artinya benda yang bergerak akan menghasilkan getaran dan bunyi.

    (2) Adanya medium perambatan. Karena gelombang bunyi adalah gelombang yang membutuhkan medium perambatan, baik pada zat cair, padat maupun gas.

    (3) Adanya benda penerima. Saat benda sumber bergerak akan menghasilkan getaran dan bunyi yang merambat sampai ke benda penerima.

    (4) Frekuensi sumber bunyi sama dengan frekuensi benda penerima.

    Peristiwa resonansi dapat membawa sejumlah manfaat dan juga kerugian. Beberapa kerugian akibat peristiwa resonansi:

    (1) Getaran yang kuat akibat gempa bumi dan ledakan bom dapat menghancurkan rumah-rumah dan gedung-gedung.

    (2) Getaran yang ditimbulkan kereta api lama-kelamaan akan membuat jendela pecah.

    (3) Mesin pesawat supersonik dan alat pelantang bunyi dapat memecahkan jendela bahkan gendang telinga.

    Jadi, salah satu kerugian akibat proses resonansi adalah mampu memecahkan gendang telinga.

  • Pilgan

    Salah satu jenis bunyi yang memiliki ciri-ciri frekuensi tidak teratur biasa disebut ....

    A

    dentum

    B

    gema

    C

    nada

    D

    timbre

    E

    desah

    Pembahasan:

    Jawab:

    Bunyi adalah gelombang longitudinal yang membutuhkan medium dalam perambatannya. Bunyi memiliki beberapa jenis, yaitu:

    (1) Nada. Nada adalah jenis bunyi yang memiliki ciri-ciri frekuensinya teratur.

    (2) Dentum. Dentum adalah jenis bunyi yang terjadi dalam waktu sangat singkat namun sangat kuat.

    (3) Timbre. Timbre atau juga disebut sebagai warna bunyi merupakan perpaduan dua nada yang memiliki frekuensi yang sama.

    (4) Desah. Desah merupakan bunyi yang memiliki ciri-ciri frekuensi tidak teratur.

    (5) Gema. Gema adalah akibat dari pantulan bunyi yang menghasilkan suara samar setelah bunyi asli.

    Jadi, salah satu jenis bunyi yang memiliki ciri-ciri frekuensi tidak teratur biasa disebut desah.

  • Pilgan

    Jika seutas senar dengan panjang 3 m memiliki massa persatuan panjang 8,1×1038,1\times10^{-3} kg/m3 dipengaruhi oleh gaya 400 N, maka frekuensi nada atas kedua adalah ... Hz.

    A

    32

    B

    28

    C

    56

    D

    37

    E

    74

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang dawai ll = 3 m

    Massa persatuan panjang dawai µ=8,1×103µ=8,1\times10^{-3} kg/m3

    Tegangan dawai FF = 400 N

    Ditanya:

    Frekuensi nada atas kedua f2=?f_2=?

    Jawab:

    Dawai adalah tali, senar atau benang yang dapat menghasilkan nada pada frekuensi tertentu bergantung dengan panjang dawai, rapat massa dawai, dan tegangan yang diberikan. Dawai sangat berguna terutama dalam bidang musik sebagai alat-alat musik beberapa di antaranya adalah gitar, biola, kentrung dan harpa.

    Frekuensi nada dawai dapat dicari menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v atau fn=n2lFµf_n=\frac{n}{2l}\sqrt{\frac{F}{µ}} dengan nn menunjukkan nada ke-nn yang dapat dihasilkan. Karena pada soal yang diketahui adalah panjang. tegangan dan massa persatuan panjang dawai maka kita gunakan persamaan fn=n2lFµf_n=\frac{n}{2l}\sqrt{\frac{F}{µ}}.

    fn=n2lFµf_n=\frac{n}{2l}\sqrt{\frac{F}{µ}}

    f2=22(3)4008,1×103f_2=\frac{2}{2\left(3\right)}\sqrt{\frac{400}{8,1\times10^{-3}}}

    =(13)(209×102)=\left(\frac{1}{3}\right)\left(\frac{20}{9\times10^{-2}}\right)

    =2027×102=74=\frac{20}{27\times10^{-2}}=74 Hz

    Jadi, frekuensi nada atas kedua yang dihasilkan dawai adalah 74 Hz.

  • Pilgan

    Pipa organa yang kedua ujungnya terbuka memiliki nada dasar dengan frekuensi 400 Hz, maka frekuensi nada atas kedua ... Hz.

    A

    700

    B

    800

    C

    600

    D

    1.200

    E

    1.000

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi nada dasar f0f_0 = 400 Hz

    Ditanya:

    Frekuensi nada atas kedua f2=?f_2=?

    Jawab:

    Pipa organa terbuka adalah sebatang pipa yang kedua ujungnya terbuka. Pipa organa terbuka dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara. 

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa terbuka, kita dapat menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v.

    Karena pada soal hanya diberikan informasi frekuensi nada dasar pipa saja, maka kita bisa gunakan perbandingan frekuensi nada dasar dan frekuensi nada atas kedua.

    f0f2=(n+12l)v(n+12l)v\frac{f_0}{f_2}=\frac{\left(\frac{n+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{n+1}{2l}\right)v}

    400f2=((0)+12l)v((2)+12l)v\frac{400}{f_2}=\frac{\left(\frac{\left(0\right)+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{\left(2\right)+1}{2l}\right)v}

    400f2=(12l)v(32l)v\frac{400}{f_2}=\frac{\left(\frac{1}{2l}\right)v}{\left(\frac{3}{2l}\right)v}

    400f2=v2l3v2l\frac{400}{f_2}=\frac{\frac{v}{2l}}{\frac{3v}{2l}}

    400f2=(v2l)(2l3v)\frac{400}{f_2}=\left(\frac{v}{2l}\right)\left(\frac{2l}{3v}\right)

    400f2=13\frac{400}{f_2}=\frac{1}{3}

    f2=(400)(3)=1.200f_2=\left(400\right)\left(3\right)=1.200 Hz

    Jadi, frekuensi nada atas kedua pipa organa terbuka adalah 1.200 Hz.

  • Pilgan

    Pipa organa tertutup memiliki frekuensi nada dasar 400 Hz. Frekuensi nada atas ketiga pada pipa organa tersebut adalah ... Hz.

    A

    2.800

    B

    2.500

    C

    2.300

    D

    2.600

    E

    2.000

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi nada dasar f0f_0 = 400 Hz

    Ditanya:

    Frekuensi nada atas ketiga f3=?f_3=?

    Jawab:

    Pipa organa tertutup adalah sebatang pipa yang salah satu ujungnya terbuka dan satu ujung lainnya tertutup. Pipa organa tertutup dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara.

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa tertutup, kita dapat menggunakan persamaan fn=(2n+14l)vf_n=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v. Karena pada soal hanya diberikan informasi frekuensi nada dasar pipa saja, maka kita bisa gunakan perbandingan frekuensi nada dasar dan frekuensi nada atas ketiga.

    f0f3=(2n+14l)v(2n+14l)v\frac{f_0}{f_3}=\frac{\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v}{\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v}

    400f3=(2(0)+14l)v(2(3)+14l)v\frac{400}{f_3}=\frac{\left(\frac{2\left(0\right)+1}{4l}\right)v}{\left(\frac{2\left(3\right)+1}{4l}\right)v}

    400f3=(14l)v(74l)v\frac{400}{f_3}=\frac{\left(\frac{1}{4l}\right)v}{\left(\frac{7}{4l}\right)v}

    400f3=v4l7v4l\frac{400}{f_3}=\frac{\frac{v}{4l}}{\frac{7v}{4l}}

    400f3=(v4l)(4l7v)\frac{400}{f_3}=\left(\frac{v}{4l}\right)\left(\frac{4l}{7v}\right)

    400f3=17\frac{400}{f_3}=\frac{1}{7}

    f3=(400)(7)=2.800f_3=\left(400\right)\left(7\right)=2.800 Hz

    Jadi, besar frekuensi nada atas ketiga pipa organa tertutup adalah 2.800 Hz.

  • Pilgan

    Jika sebuah dawai memiliki frekuensi nada dasar 200 Hz, maka frekuensi nada atas ketiga yang dapat dihasilkan adalah ... Hz.

    A

    750

    B

    600

    C

    800

    D

    850

    E

    700

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi nada dasar f0f_0 = 200 Hz

    Ditanya:

    Frekuensi nada atas ketiga f3=?f_3=?

    Jawab:

    Dawai adalah tali, senar atau benang yang dapat menghasilkan nada pada frekuensi tertentu bergantung dengan panjang dawai, rapat massa dawai, dan tegangan yang diberikan. Dawai sangat berguna terutama dalam bidang musik sebagai alat-alat musik beberapa di antaranya adalah gitar, biola, kentrung dan harpa.

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh dawai, kita dapat menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v.

    Karena pada soal hanya diberikan informasi frekuensi nada dasar dawai saja, maka kita bisa gunakan perbandingan frekuensi nada dasar dan frekuensi nada atas ketiga.

    f0f3=(n+12l)v(n+12l)v\frac{f_0}{f_3}=\frac{\left(\frac{n+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{n+1}{2l}\right)v}

    200f3=((0)+12l)v((3)+12l)v\frac{200}{f_3}=\frac{\left(\frac{\left(0\right)+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{\left(3\right)+1}{2l}\right)v}

    200f3=(12l)v(42l)v\frac{200}{f_3}=\frac{\left(\frac{1}{2l}\right)v}{\left(\frac{4}{2l}\right)v}

    200f3=v2l4v2l\frac{200}{f_3}=\frac{\frac{v}{2l}}{\frac{4v}{2l}}

    200f3=(v2l)(2l4v)\frac{200}{f_3}=\left(\frac{v}{2l}\right)\left(\frac{2l}{4v}\right)

    200f3=14\frac{200}{f_3}=\frac{1}{4}

    f3=(200)(4)=800f_3=\left(200\right)\left(4\right)=800 Hz

    Jadi, besar frekuensi nada atas ketiga dawai adalah 800 Hz.

  • Pilgan

    Nada atas pipa organa terbuka yang memiliki panjang 50 cm beresonansi dengan pipa organa tertutup. Jika resonansi jumlah simpul kedua pipa sama, maka panjang pipa organa tertutup adalah ... cm.

    A

    0,30

    B

    30

    C

    25

    D

    50

    E

    0,25

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang pipa organa terbuka lOBl_{OB} = 50 cm = 0,5 m

    Ditanya:

    Panjang pipa organa tertutup lOTl_{OT} = ?

    Jawab:

    Pipa organa terbuka adalah sebatang pipa yang kedua ujungnya terbuka. Pipa organa terbuka dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara. Pipa organa tertutup adalah sebatang pipa yang salah satu ujungnya terbuka dan satu ujung lainnya tertutup. Pipa organa tertutup dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara.

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa terbuka, kita dapat menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v. Sementara untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa tertutup, kita dapat menggunakan persamaan fn=(2n+14l)vf_n=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v.

    Dari soal diberitahukan informasi bahwa jumlah simpul saat resonansi pipa organa terbuka sama dengan pipa organa tertutup maka dari itu artinya frekuensi kedua pipa adalah nada dasar.

    fOB=fOTf_{OB}=f_{OT}

    (n+12l)v=(2n+14l)v\left(\frac{n+1}{2l}\right)v=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v

    Karena nada dasar maka n=0.n=0. Dan nilai cepat rambat vv tidak diketahui, maka kita anggap nilainya sama sehingga di ruas kanan dan kiri vv dapat dicoret.

    ((0)+12l)v=(2(0)+14l)v\left(\frac{\left(0\right)+1}{2l}\right)v=\left(\frac{2\left(0\right)+1}{4l}\right)v

    v2l=v4l\frac{v}{2l}=\frac{v}{4l}

    12l=14l\frac{1}{2l}=\frac{1}{4l}

    Kemudian, masukan nilai panjang pipa organa terbuka.

    12(0,5)=14l\frac{1}{2\left(0,5\right)}=\frac{1}{4l}

    4l=2(0,5)4l=2\left(0,5\right)

    4l=14l=1

    l=14=0,25l=\frac{1}{4}=0,25 m = 25 cm

    Jadi, panjang pipa organa tertutup adalah 25 cm.

  • Pilgan

    Dawai dengan panjang 90 cm menghasilkan nada atas pertama 45 Hz. Panjang gelombang dawai tersebut adalah ... m.

    A

    3,6

    B

    8,1

    C

    1,8

    D

    0,9

    E

    4,5

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang dawai ll = 90 cm = 0,9 m

    Frekuensi nada atas pertama f1f_1 = 45 Hz

    Ditanya:

    Panjang gelombang dawai λ=?\lambda=?

    Jawab:

    Dawai adalah tali, senar atau benang yang dapat menghasilkan nada pada frekuensi tertentu bergantung dengan panjang dawai, rapat massa dawai dan tegangan yang diberikan. Dawai sangat berguna terutama dalam bidang musik sebagai alat-alat musik beberapa di antaranya adalah gitar, biola, kentrung dan harpa.

    Cepat rambat bunyi adalah besaran untuk menyatakan seberapa cepat bunyi merambat melalui suatu medium. Salah satu cara mencari cepat rambat bunyi adalah dengan menemukan hubungan antara cepat rambat, lamda dan frekuensi bunyi. Lamda adalah panjang gelombang bunyi dalam perambatan. Frekuensi adalah jumlah getaran yang dihasilkan bunyi setiap detiknya. Semakin besar lamda dan frekuensi, maka akan semakin cepat bunyi merambat. Demikian pula sebaliknya, semakin kecil lamda dan frekuensi, maka akan semakin lambat bunyi merambat.

    Untuk mencari panjang gelombang dawai kita dapat menggunakan persamaan v=λfv=\lambda f.

    v=λfv=\lambda f.

    λ=vf\lambda=\frac{v}{f} ... (1)

    Karena pada soal belum diketahui nilai cepat rambat gelombang v,v, maka kita harus mencari nilai cepat rambat menggunakan persamaan f=(n+12l)vf=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v dengan nn menunjukkan nada ke-nn yang dapat dihasilkan (nada atas pertama maka n=1n=1).

    fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v

    f1=(1+12l)vf_1=\left(\frac{1+1}{2l}\right)v

    45=(22(0,9))v45=\left(\frac{2}{2\left(0,9\right)}\right)v

    45=10,9v45=\frac{1}{0,9}v

    v=(45)(0,9)v=\left(45\right)\left(0,9\right)

    =40,5=40,5 m/s

    Kemudian masukkan nilai vv yang telah didapat ke persamaan (1).

    λ=vf\lambda=\frac{v}{f}

    =40,545=0,9=\frac{40,5}{45}=0,9 m

    Jadi, panjang gelombang dawai adalah 0,9 m.

  • Pilgan

    Nada dasar seutas dawai dinyatakan dalam ff, panjang dawai dinyatakan dalam ll, dan tegangan dinyatakan dalam FF. Jika dawai dipotong sepanjang 10 cm, maka akan menghasilkan frekuensi 2f2f. Berapa frekuensi dawai jika dipendekkan lagi sepanjang 2 cm?

    A

    2f2f

    B

    5f5f

    C

    52f\frac{5}{2}f

    D

    25f\frac{2}{5}f

    E

    12f\frac{1}{2}f

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Frekuensi nada dasar dawai f=ff=f Hz

    Panjang dawai l=ll=l Hz

    Tegangan dawai pertama F=FF=F N

    Panjang dawai yang dipotong pertama kali l1=10 l_1=10\  cm

    Frekuensi nada dasar dawai setelah dipotong pertama kali f1=2ff_1=2f Hz

    Panjang dawai yang dipotong kedua kali l2=2l_2=2 cm

    Ditanya:

    Frekuensi nada dasar dawai setelah dipotong kedua kali f2=?f_2=?

    Jawab:

    Dawai adalah tali, senar atau benang yang dapat menghasilkan nada pada frekuensi tertentu bergantung dengan panjang dawai, rapat massa dawai daan tegangan yang diberikan. Dawai sangat berguna terutama dalam bidang musik sebagai alat-alat musik beberapa di antaranya adalah gitar, biola, kentrung dan harpa.

    Untuk mencari jumlah nada yang dihasilkan oleh dawai, kita dapat menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v dengan nn menunjukkan nada ke-nn yang dapat dihasilkan. Pada soal dikatakan bahwa frekuensi dawai berada pada nada dasar sehingga persamaannya menjadi:

    fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v

    f0=(0+12l)v=v2lf_0=\left(\frac{0+1}{2l}\right)v=\frac{v}{2l}

    Karena pada soal panjang dawai dipotong dua kali, maka kita harus meninjau frekuensi dawai setelah dipotong satu persatu.

    (1) Tinjau frekuensi dawai pada saat panjang dipotong pertama kali

    Karena panjang dawai dipotong 10 cm, maka panjang dawai sekarang adalah (l10)\left(l-10\right) cm.

    ff1=v2lv2(l10)\frac{f}{f_1}=\frac{\frac{v}{2l}}{\frac{v}{2\left(l-10\right)}}

    12=(v2l)(2(l10)v)\frac{1}{2}=\left(\frac{v}{2l}\right)\left(\frac{2\left(l-10\right)}{v}\right)

    12=2(l10)2l\frac{1}{2}=\frac{2\left(l-10\right)}{2l}

    2l=(2)(2(l10))2l=\left(2\right)\left(2\left(l-10\right)\right)

    2l=(2)(2l20)2l=\left(2\right)\left(2l-20\right)

    2l=4l402l=4l-40

    2l4l=402l-4l=-40

    2l=40-2l=-40

    l=402=20l=\frac{-40}{-2}=20 cm

    Kini, kita tahu bahwa panjang dawai mula-mula adalah 20 cm.

    (2) Tinjau frekuensi dawai pada saat panjang dipotong kedua kali

    Karena panjang dawai dipotong 2 cm, maka panjang dawai sekarang adalah l102=20102=8l-10-2=20-10-2=8 cm.

    ff2=v2lv2(l102)\frac{f}{f_2}=\frac{\frac{v}{2l}}{\frac{v}{2\left(l-10-2\right)}}

    ff2=(v2l)(2(l102)v)\frac{f}{f_2}=\left(\frac{v}{2l}\right)\left(\frac{2\left(l-10-2\right)}{v}\right)

    ff2=(v2(20))(2((20)102)v)\frac{f}{f_2}=\left(\frac{v}{2\left(20\right)}\right)\left(\frac{2\left(\left(20\right)-10-2\right)}{v}\right)

    ff2=(v40)(2(8)v)\frac{f}{f_2}=\left(\frac{v}{40}\right)\left(\frac{2\left(8\right)}{v}\right)

    ff2=(v40)(16v)\frac{f}{f_2}=\left(\frac{v}{40}\right)\left(\frac{16}{v}\right)

    ff2=1640\frac{f}{f_2}=\frac{16}{40}

    ff2=25\frac{f}{f_2}=\frac{2}{5}

    2f2=5f2f_2=5f

    f2=52ff_2=\frac{5}{2}f

    Jadi, frekuensi nada dasar dawai setelah dipotong kedua kali adalah 52f\frac{5}{2}f Hz.

  • Pilgan

    Pipa organa terbuka dan tertutup memiliki panjang yang sama ditiup secara bersamaan. Maka perbandingan frekuensi nada atas kedua pada pipa organa terbuka dengan frekuensi nada dasar pada pipa organa tertutup adalah ....

    A

    1 : 6

    B

    5 : 6

    C

    6 : 5

    D

    1 : 5

    E

    6 : 1

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang pipa organa terbuka lAl_A = ll meter

    Panjang pipa organa tertutup lBl_B = ll meter

    Frekuensi nada atas kedua pada pipa organa terbuka f2OBf_{2OB}

    Frekuensi nada dasar pada pipa organa tertutup f0OTf_{0OT}

    Ditanya:

    Perbandingan frekuensi nada atas kedua pipa organa terbuka dan nada dasar pipa organa tertutup f2OB:f0OT=?f_{2OB}:f_{0OT}=?

    Jawab:

    Pipa organa terbuka adalah sebatang pipa yang kedua ujungnya terbuka. Pipa organa terbuka dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara. Pipa organa tertutup adalah sebatang pipa yang salah satu ujungnya terbuka dan satu ujung lainnya tertutup. Pipa organa terbuka dapat menghasilkan nada dengan frekuensi tertentu apabila pipa ditiup dan bergantung dengan panjang pipa dan cepat rambat bunyi di udara.

    Untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa terbuka, kita dapat menggunakan persamaan fn=(n+12l)vf_n=\left(\frac{n+1}{2l}\right)v. Sementara untuk mencari frekuensi nada yang dihasilkan oleh pipa organa tertutup, kita dapat menggunakan persamaan fn=(2n+14l)vf_n=\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v.

    Kemudian cari perbandingan nada atas pertama pipa organa terbuka dan nada dasar pipa organa tertutup.

    f2OBf0OT=(n+12l)v(2n+14l)v\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\frac{\left(\frac{n+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{2n+1}{4l}\right)v}

    f2OBf0OT=((2)+12l)v(2(0)+14l)v\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\frac{\left(\frac{\left(2\right)+1}{2l}\right)v}{\left(\frac{2\left(0\right)+1}{4l}\right)v}

    f2OBf0OT=(32l)v(14l)v\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\frac{\left(\frac{3}{2l}\right)v}{\left(\frac{1}{4l}\right)v}

    f2OBf0OT=3v2lv4l\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\frac{\frac{3v}{2l}}{\frac{v}{4l}}

    f2OBf0OT=(3v2l)(4lv)\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\left(\frac{3v}{2l}\right)\left(\frac{4l}{v}\right)

    f2OBf0OT=61\frac{f_{2OB}}{f_{0OT}}=\frac{6}{1}

    Jadi, perbandingan frekuensi nada atas kedua antara pipa organa terbuka dan nada dasar pipa organa tertutup adalah adalah 6 : 1.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.