Pada tanggal 14 Agustus 1945, Sutan Syahrir dari golongan muda mendengar berita kekalahan Jepang dari sekutu. Jepang pun harus melepaskan daerah jajahannya satu persatu, termasuk Indonesia.
Alhasil saat itu Indonesia mengalami kekosongan kepemimpinan. Langkah terbaik yang dapat dilakukan Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan tersebut adalah melakukan proklamasi kemerdekaan.
Sutan Syahrir sebagai perwakilan dari golongan muda segera menemui Soekarno untuk mendesak agar proklamasi kemerdekaan Indonesia segera dilaksanakan.
Namun Soekarno tidak setuju dengan usulan dari Sutan Syahrir, sebab Soekarno menginginkan agar Proklamasi dilakukan melalui sidang PPKI.
Kesimpulannya langkah terbaik yang dapat dilakukan Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan tersebut adalah melakukan proklamasi kemerdekaan.