Latihan Kimia Kelas X Tanda Atom dan Teori Kuantum
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
Mata Pelajaran
Kimia
Selesai
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 7
2. 5
3. 5
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Dari lambang atom dan dapat diketahui bahwa atom Ar dan ion K+ mempunyai kesamaan dalam ….

    A

    jumlah neutron

    B

    nomor massa

    C

    jumlah proton

    D

    jumlah elektron

    E

    nomor atom

    Pembahasan:

    X = Lambang atom

    A = Nomor massa = jumlah proton + jumlah neutron 

    Z = Nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron

    Jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = A - Z


    • Untuk

    Nomor atom = 18 ⟶ jumlah proton = jumlah elektron = 18

    Nomor massa = 40 ⟶ jumlah neutron = 40 - 18 = 22

    • Untuk

    Nomor atom = 19 ⟶ jumlah proton = jumlah elektron = 19

    Nomor massa = 39 ⟶ jumlah neutron = 39 - 19 = 20


    Ion K+ menunjukkan bahwa atom K melepas 1 elektron, sehingga proton, elektron dan neutron untuk ion K+ adalah

    • jumlah proton = 19
    • jumlah elektron = 18
    • jumlah neutron = 20

    Jadi, atom Ar dan ion K+ mempunyai kesamaan dalam jumlah elektron.

  • Pilgan

    Ion O2- terbentuk apabila atom O ….

    A

    menerima 2 neutron

    B

    menerima 2 elektron

    C

    melepas 2 elektron

    D

    menerima 2 proton

    E

    melepas 2 proton

    Pembahasan:

    Bila sebuah atom menerima elektron maka akan terbentuk anion (atom yang bermuatan negatif) dan apabila atom tersebut melepas elektron maka akan terbentuk kation (atom yang bermuatan positif).

    Contoh:

    • Apabila atom X menerima 3 elektron maka ion yang terbentuk adalah X3-
    • Apabila atom X melepas 3 elektron maka ion yang terbentuk adalah X3+

    Jadi ion O2- menunjukkan bahwa atom O menerima 2 elektron.

  • Pilgan

    Ion X3+ memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5. Harga bilangan kuantum elektron terluar atom X adalah ....

    A

    n = 3, l = 1, m = +1, s = +1/2

    B

    n = 3, l = 2, m = +2, s = +1/2

    C

    n = 4, l = 0, m = 0, s = -1/2

    D

    n = 4, l = 1, m = -1, s = +1/2

    E

    n = 3, l = 2, m = +2, s = -1/2

    Pembahasan:
    • Tentukan konfigurasi elektron pada atom X

    Ion X3+ memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5

    X3+ menunjukkan bahwa atom X kehilangan 3e-, maka:

    konfigurasi atom X = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6

    Elektron terluar adalah elektron pada kulit paling besar dan subkulit terluar (s < p < d < f), untuk atom X pada soal maka elektron terluarnya adalah pada 4s2.


    • Tentukan bilangan kuantum elektron terluar atom X

    Bilangan kuantum adalah bilangan-bilangan yang menyatakan keadaan energi suatu elektron dalam atom, sehingga elektron tersebut eksklusif (dapat dibedakan) dari yang lainnya. Setiap elektron mempunyai empat buah bilangan kuantum, yaitu: n, l, m dan s

    Bilangan kuantum utama (n) menunjukkan tingkat energi (nomor kulit).

    Syarat: n merupakan bilangan asli (1, 2, 3, …) dan tidak boleh sama dengan nol.

    untuk elektron yang terletak pada 4s2 , maka nilai n = 4 (jawaban A, B dan C salah)

    Bilangan kuantum azimut (l) menunjukkan bentuk orbital (nomor subkulit).

    • subkulit s (l = 0)                  
    • subkulit p (l = 1) 
    • subkulit d (l = 2)
    • subkulit f (l = 3)

    Syaratl harus lebih kecil dari n (l < n)

    Jadi, bilangan kuantum azimut (l) untuk 4s2 adalah 0 karena terletak pada subkulit s.


    Bilangan kuantum magnetik (m) menunjukkan orientasi orbital dalam ruang (nomor orbital).

    Syarat: nilai m berkisar antara (–l) sampai dengan (+l)

    Jadi, untuk l = 0 ⟶ m = 0 (pilhan jawaban D salah)


    Bilangan kuantum spin (s) menunjukkan arah rotasi elektron dalam orbital.

    ⟶ s = +1/2

    ⟶ s = -1/2

    untuk elektron yang terletak pada 4s2 maka

    s = -1/2 karena elektron terakhir mengarah ke bawah


    Jadi, harga bilangan kuantum elektron terluar atom X pada soal adalah n = 4, l = 0, m = 0, s = -1/2.

  • Pilgan

    Bilangan kuantum azimut (l) untuk n = 3 adalah ....

    A

    tidak bergantung pada nilai n

    B

    0, 1, 2, 3

    C

    1, 2

    D

    1, 2, 3

    E

    0, 1, 2

    Pembahasan:

    Bilangan kuantum adalah bilangan-bilangan yang menyatakan keadaan energi suatu elektron dalam atom, sehingga elektron tersebut eksklusif (dapat dibedakan) dari yang lainnya. Setiap elektron mempunyai empat buah bilangan kuantum, yaitu: n, l, m dan s

    Bilangan kuantum azimut (l) menunjukkan bentuk orbital (nomor subkulit).

    • subkulit s (l = 0)                  
    • subkulit p (l = 1) 
    • subkulit d (l = 2)
    • subkulit f (l = 3)

    Syaratl harus lebih kecil dari n (l < n)

    l merupakan bilangan bulat dari 0 sampai n - 1

    Sehingga,

    untuk n = 3, bilangan kuantum azimut (l) yang memungkinkan adalah 0, 1, 2.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel berikut!

    Pasangan yang merupakan isotop adalah atom-atom ....

    A

    Q dan S

    B

    P dan Q

    C

    R dan S

    D

    Q dan R

    E

    P dan R

    Pembahasan:

    X = Lambang atom

    A = Nomor Massa = jumlah proton + jumlah neutron 

    Z = Nomor Atom = jumlah proton = jumlah elektron

    Jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = A - Z


    ISOTOP

    Atom dari unsur yang sama, tetapi memiliki nomor massa yang berbeda.

    Contoh:  dan          

    Karena berasal dari unsur yang sama, maka atom-atom tersebut harus memiliki jumlah proton dan jumlah elektron yang sama.

    Jadi, pasangan yang merupakan isotop adalah atom R dan S.

  • Pilgan

    Bilangan kuantum magnetik (m) = -3 dimiliki oleh elektron dari atom yang memiliki kulit elektron minimal sebanyak ....

    A

    5

    B

    4

    C

    1

    D

    2

    E

    3

    Pembahasan:

    Bilangan kuantum adalah bilangan-bilangan yang menyatakan keadaan energi suatu elektron dalam atom, sehingga elektron tersebut eksklusif (dapat dibedakan) dari yang lainnya. Setiap elektron mempunyai empat buah bilangan kuantum, yaitu: n, l, m dan s


    Bilangan kuantum magnetik (m) menunjukkan orientasi orbital dalam ruang (nomor orbital).

    Syarat: nilai m berkisar antara (–l) sampai dengan (+l)

    untuk atom yang memiliki nilai m = -3 nilai l = 3


    Bilangan kuantum azimut (l) menunjukkan bentuk orbital (nomor subkulit).

    • subkulit s (l = 0)                  
    • subkulit p (l = 1) 
    • subkulit d (l = 2)
    • subkulit f (l = 3)

    Syaratl harus lebih kecil dari n (l < n)

    untuk atom yang memiliki nilai l = 3, maka nilai n minimal adalah 4.


    Sehingga,

    Nilai m = -3 akan dimiliki oleh atom yang memiliki kulit minimal sebanyak 4.

  • Pilgan

    Berdasarkan lambang atom , jumlah proton, elektron, dan neutron dalam ion Cu2+ adalah .…

    A

    29 ; 29 ; 34

    B

    29 ; 31 ; 34

    C

    31 ; 29 ; 34

    D

    29 ; 27 ; 34

    E

    27 ; 29 ; 34

    Pembahasan:

    X = Lambang atom

    A = Nomor Massa = jumlah proton + jumlah neutron 

    Z = Nomor Atom = jumlah proton = jumlah elektron

    Jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = A - Z

    Untuk , maka : 

    No. Atom = 29 ⟶ jumlah proton = jumlah elektron = 29

    No. Massa = 63 ⟶ jumlah neutron = 63 - 29 = 34

    Cu2+ menunjukkan bahwa Cu telah melepas 2 elektron, sehingga proton, elektron dan neutron untuk Cu2+ adalah

    jumlah proton = 29

    jumlah elektron = 27

    jumlah neutron = 34

    Jadi jawaban yang tepat untuk jumlah proton, elektron, dan neutron secara berturut-turut dalam ion Cu2+ adalah 29 ; 27 ; 34.

  • Pilgan

    Jumlah elektron dari suatu atom yang bilangan kuantum elektron terakhirnya n = 3 ; l = 1 ; m = 0 ; s = - ½ adalah ....

    A

    18

    B

    17

    C

    16

    D

    19

    E

    15

    Pembahasan:

    Bilangan kuantum adalah bilangan-bilangan yang menyatakan keadaan energi suatu elektron dalam atom, sehingga elektron tersebut eksklusif (dapat dibedakan) dari yang lainnya. Setiap elektron mempunyai empat buah bilangan kuantum, yaitu: n, l, m dan s

    Bilangan kuantum utama (n) menunjukkan tingkat energi (nomor kulit).

    Syarat: n merupakan bilangan asli (1, 2, 3, …) dan tidak boleh sama dengan nol

    Bilangan kuantum azimut (l) menunjukkan bentuk orbital (nomor subkulit).

    • subkulit s (l = 0)                  
    • subkulit p (l = 1) 
    • subkulit d (l = 2)
    • subkulit f (l = 3)

    Syaratl harus lebih kecil dari n (l < n)

    Bilangan kuantum magnetik (m) menunjukkan orientasi orbital dalam ruang (nomor orbital).

    Syarat: nilai m berkisar antara (–l) sampai dengan (+l)

    Bilangan kuantum spin (s) menunjukkan arah rotasi elektron dalam orbital.

    Arah ini dinyatakan dalam bilangan kuantum spin, yaitu s = ½ (↑) dan s = -½ (↓). 

    Sehingga,

    n = 3 → no. kulit = 3

    l = 1 → subkulit =

    m = 0 ; s = -1/2 →

    Bilangan kuantum terakhir    = 3p5

    Konfigurasi elektron              = [Ne] 3s2 3p5

    No. atom = jumlah elektron   = 10 + 2 + 5 = 17

    Jadi jumlah elektron suatu atom yang bilangan kuantum elektron terakhirnya n = 3 ; l = 1 ; m = 0 ; s = - ½ adalah 17.

  • Pilgan

    Atom I memiliki nomor atom 53 dan nomor massa 127. Ion I- mengandung .…

    A

    53 proton dan 127 neutron

    B

    54 proton dan 74 neutron

    C

    53 elektron dan 74 neutron

    D

    53 proton dan 53 elektron

    E

    54 elektron dan 74 neutron

    Pembahasan:

    X = Lambang atom

    A = Nomor Massa = jumlah proton + jumlah neutron 

    Z = Nomor Atom = jumlah proton = jumlah elektron

    Jumlah neutron = nomor massa - nomor atom = A - Z


    Untuk atom I yang memiliki nomor atom 53 dan nomor massa 127, maka:

    No. Atom = 53 ⟶ jumlah proton = jumlah elektron = 53

    No. Massa = 127 ⟶ jumlah neutron = nomor massa - nomor atom = 127 - 53 = 74

    Ion I- menunjukkan bahwa atom I mengikat 1 elektron, sehingga proton, elektron dan neutron untuk ion I- adalah

    • jumlah proton = 53
    • jumlah elektron = 54
    • jumlah neutron = 74

    Jadi jawaban yang paling tepat yakni I- mengandung 54 elektron dan 74 neutron.

  • Pilgan

    Bila suatu unsur memiliki 14 neutron, memiliki 3 kulit, serta 3 elektron valensi, maka nomor atom (Z) dan nomor massa (A) unsur tersebut adalah ….

    A

    13 dan 20

    B

    13 dan 14

    C

    14 dan 17

    D

    14 dan 13

    E

    13 dan 27

    Pembahasan:

    Menurut Teori Atom Bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada jalur-jalur lintasan tertentu yang disebut kulit (tingkat energi). Jumlah maksimum elektron yang dapat menempati satu kulit harus memenuhi rumus 2n2 (n = nomor kulit).

    Sehingga jika suatu atom memiliki 3 kulit serta 3 elektron valensi, maka konfigurasinya adalah 2, 8, 3.

    Dari konfigurasi elektron dapat diperoleh jumlah elektron = jumlah proton = no. atom = 13

    No. Massa = jumlah proton + jumlah neutron = 13 + 14 = 27


    Jadi nomor atom (Z) dan nomor massa (A) unsur yang memiliki 14 neutron, memiliki 3 kulit, serta 3 elektron valensi adalah 13 dan 27.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 157.055 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.