Latihan Fisika Kelas X Gaya Pemulih dan Persamaan Gerak
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
1
Dilewati
9

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan
    0

    Berikut ini yang bukan merupakan contoh gerak harmonik sederhana adalah ....

    A

    gelombang yang berpropagasi terus-menerus

    B

    ayunan di taman yang berayun tanpa berhenti

    C

    pemberat jam tua yang bergerak dengan kecepatan konstan

    D

    bandul yang bergerak diperlambat

    E

    pegas yang diberi beban tanpa gaya gesekan

    Pembahasan:

    Gerak harmonik merupakan salah satu bentuk gerakan yang terjadi berulang terhadap suatu titik keseimbangan. Terdapat dua jenis gerak harmonik, yaitu:

    1. Gerak harmonik sederhana, gerak harmonik dengan asumsi benda yang bergerak memiliki amplitudo yang tetap.
    2. Gerak harmonik kompleks, gerak harmonik dengan asumsi benda yang bergerak memiliki amplitudo yang berubah-ubah.

    Jadi, pilihan yang bukan merupakan gerak harmonik sederhana adalah bandul yang bergerak diperlambat karena perlambatan pada gerak bandul akan menyebabkan amplitudo berkurang seiring waktu sehingga gerakan ini disebut gerak harmonik kompleks.

  • Pilgan

    Suatu osilator mengalami gerak harmonik sederhana. Pernyataan yang benar saat osilator berada pada simpangan maksimum adalah ....

    A

    kecepatan dan percepatannya maksimum

    B

    energi kinetiknya minimum sedangkan energi potensalnya maksimum

    C

    energi kinetiknya maksimum sedangkan energi potensalnya minimum

    D

    kecepatannya maksimum dan percepatannya nol

    E

    kecepatan dan energi mekaniknya maksimum

    Pembahasan:

    Pada gerak harmonis sederhana, ketika berada pada titik simpangan maksimumnya kecepatannya sama dengan nol, sedangkan energi kinetiknya minimum dan energi potensialnya maksimum. Karena percepatan pada gerak harmonis sederhana dipengaruhi oleh posisi (simpangan), maka pada simpangan maksimumnya, bandul masih memiliki percepatan dan akan bernilai maksimum jika θ=ωt=90∘\theta=\omega t=90^{\circ}. Secara konsep gerak harmonis sederhana berlaku hukum kekekalan energi, sehingga jumlah energi kinetik dan energi potensialnya yaitu energi mekanik adalah selalu tetap.

    Jadi, pernyataan yang benar saat osilator berada pada simpangan maksimum adalah energi kinetiknya minimum sedangkan energi potensalnya maksimum.

  • Pilgan

    Suatu sistem pegas dengan konstanta pegas kk dan balok bermassa mm, bergerak harmonik sesuai dengan persamaan y=0,2sin⁡θy=0,2\sin\theta. Jika massa pegas diabaikan, pernyataan berikut yang benar adalah ....

    (1) energi mekanik total sistem bergantung pada waktu

    (2) ketika sudut fase θ=π2\theta=\frac{\pi}{2}, simpangannya sama dengan amplitudonya

    (3) ketika y=0y=0, kecepatan getaran sama dengan nol.

    (4) percepatan getaran bergantung pada simpangan yy

    A

    (1) dan (2)

    B

    (2) dan (4)

    C

    (1) dan (3)

    D

    (1) dan (4)

    E

    (2) dan (3)

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Persamaan simpangan y=0,2sin⁡θy=0,2\sin\theta

    Ditanya:

    Pernyataan yang benar?

    Jawab:

    Pada kasus ini, untuk menentukan pernyataan yang benar, masing-masing pernyataan perlu dianalisis sesuai dengan konsep.

    (1) Pada benda yang bergetar secara harmonik sederhana berlaku hukum kekekalan energi mekanik, sehingga energi mekanik total sistem selalu sama setiap waktu. →\rightarrow pernyataan (1) salah.

    (2) Berdasarkan persamaan simpangan pada soal, yaitu:

    y=0,2sin⁡θy=0,2\sin\theta

    Dapat dilihat bahwa amplitudo gerak harmonik pegas adalah A=0,2A=0,2 m, dan sudut fase θ\theta. Ketika θ=π2\theta=\frac{\pi}{2}, maka persamaannya simpangannya menjadi:

    y=0,2sin⁡π2y=0,2\sin\frac{\pi}{2}

    Karena π=180∘ → sin⁡ π2=1\pi=180^{\circ}\ \rightarrow\ \sin\ \frac{\pi}{2}=1 , maka besar simpangannya bernilai maksimum dan sama dengan amplitudonya seperti berikut.

    y=0,2 (1)y=0,2\ \left(1\right)

    y=A=0,2y=A=0,2

    Maka, pernyataan (2) benar.

    (3) Ketika y=0y=0 atau berada pada titik setimbangnya pada gerak harmonik, kecepatan getaran pegas bernilai maksimum. Sedangkan ketika simpangannya y=Ay=A, kecepatannya bernilai minimum yaitu sama dengan nol (v=0v=0). →\rightarrow pernyataan (3) salah.

    (4) Percepatan getaran pada gerak harmonik sederhana, dirumuskan dengan persamaan berikut.

    a=−Aω2sin⁡θa=-A\omega^2\sin\theta

    Karena, y=Asin⁡θy=A\sin\theta, maka persamaannya juga dapat dituliskan menjadi:

    a=−ω2ya=-\omega^2y

    Sehingga dapat dilihat bahwa percepatan getaran bergantung pada besar simpangan yy. →\rightarrow pernyataan (4) benar.

    Jadi, pernyataan berikut yang benar adalah (2) dan (4).

  • Pilgan

    Suatu pegas dengan konstanta pegas sebesar 16 N/m dipasangi beban bermassa 25 kg. Pegas tersebut kemudian ditarik sejauh 40 cm lalu dilepaskan, sehingga bergetar secara harmonik sederhana dengan. Jika θ0=0\theta_0=0 dan gg = 10 m/s2, maka persamaan simpangan gerak pegas tersebut adalah .... (yy dan AA dalam meter dan tt dalam waktu)

    A

    y=4sin⁡0,4ty=4\sin0,4t

    B

    y=4sin⁡8ty=4\sin8t

    C

    y=0,4sin⁡8ty=0,4\sin8t

    D

    y=4sin⁡0,8ty=4\sin0,8t

    E

    y=0,4sin⁡0,8ty=0,4\sin0,8t

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Konstanta pegas kk = 16 N/m

    Massa beban mm = 25 kg

    Amplitudo AA = 40 cm = 0,4 m

    Sudut fase awal θ0=0\theta_0=0

    Percepatan gravitasi gg = 10 m/s2

    Ditanya:

    Persamaan simpangan y=y=?

    Dijawab:

    Persamaan simpangan pada gerak harmonik sederhana dirumuskan dengan persamaan berikut.

    y=Asin⁡θy=A\sin\theta

    Karena θ=ωt+θ0\theta=\omega t+\theta_0, maka persamaannya juga dapat dinyatakan sebagai berikut.

    y=Asin⁡(ωt+θ0)y=A\sin\left(\omega t+\theta_0\right)

    Dengan AA adalah amplitudo, ω\omega adalah kecepatan sudut atau frekuensi sudut, tt adalah waktu dan θ0\theta_0 adalah sudut fase awal.

    Pada kasus ini, untuk menentukan persamaan simpangan sistem pegas tersebut, perlu dihitung besar kecepatan sudutnya. Secara matematis, kecepatan sudut dapat dihitung dengan persamaan berikut.

    ω=km\omega=\sqrt{\frac{k}{m}}

    Sehingga,

    ω=km\omega=\sqrt{\frac{k}{m}}

    ω=1625\omega=\sqrt{\frac{16}{25}}

    ω=0,64\omega=\sqrt{0,64}

    ω=0,8\omega=0,8 rad/s

    Maka, persamaan simpangannya dapat dituliskan sebagai berikut.

    y=Asin⁡(ωt+θ0)y=A\sin\left(\omega t+\theta_0\right)

    Karena θ0=0\theta_0=0, maka persamaannya menjadi:

    y=Asin⁡ωty=A\sin\omega t

    y=0,4sin⁡0,8ty=0,4\sin0,8t

    Jadi, persamaan simpangan gerak pegas tersebut adalah y=0,4sin⁡0,8ty=0,4\sin0,8t.

  • Pilgan

    Beban yang digantung pada sebuah pegas berkonstanta tertentu bergetar harmonis dengan amplitudo AA. Simpangan beban saat kecepatannya sama dengan 12\frac{1}{2} kecepatan maksimumnya adalah sebesar ... m.

    A

    2A2 A

    B

    23A2\sqrt{3}A

    C

    12A\frac{1}{2}A

    D

    3A\sqrt{3}A

    E

    123A\frac{1}{2}\sqrt{3}A

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Amplitudo = AA

    Kecepatan  v = 12vmaksv\ =\ \frac{1}{2}v_{\text{maks}}

    Ditanya:

    yy saat v = 12vmaksv\ =\ \frac{1}{2}v_{\text{maks}} = ?

    Jawab:

    Gerak harmonik sederhana merupakan gerak yang terjadi secara periodik (berulang pada suatu siklus). Disebut sederhana karena gerakan terjadi berulang-ulang tanpa berhenti (tidak ada peredaman). Bentuk dari gerak harmonik sederhana dapat dimodelkan dalam persamaan gerak harmonik sederhana:

    y=Asin⁡(ωt)y=A\sin\left(\omega t\right)

    Apabila diturunkan satu kali, maka akan didapatkan persamaan kecepatan gerak harmonik sederhana:

    v=Aωcos⁡(ωt)v=A\omega\cos\left(\omega t\right)

    Pertama-tama, cari terlebih dahulu berapa besar sudut yang dibentuk saat v = 12vmaksv\ =\ \frac{1}{2}v_{\text{maks}}

    v=Aωcos⁡(ωt)v=A\omega\cos\left(\omega t\right)

    12vmaks=Aωcos⁡(ωt)\frac{1}{2}v_{\text{maks}}=A\omega\cos\left(\omega t\right)

    12Aω=Aωcos⁡(ωt)\frac{1}{2}A\omega=A\omega\cos\left(\omega t\right)

    cos⁡(ωt)=12\cos\left(\omega t\right)=\frac{1}{2}

    ωt=arccos⁡(12)=60°\omega t=\arccos\left(\frac{1}{2}\right)=60\degree

    Lalu, cari simpangan yang dibentuk oleh sudut tersebut

    y=Asin⁡(ωt)y=A\sin\left(\omega t\right)

    =Asin⁡(60°)=A\sin\left(60\degree\right)

    =123A=\frac{1}{2}\sqrt{3}A m

    Jadi, jawaban yang benar adalah 123A\frac{1}{2}\sqrt{3}A m.

  • Pilgan

    Suatu bandul sederhana memiliki beban bermassa 400 gram digantungkan dengan tali tak bermassa sepanjang LL. Bandul tersebut kemudian disimpangkan sehingga bergerak secara harmonik dengan frekuensi sudut 2 rad/s. Jika energi potensial maksimum bandul ketika berada pada simpangan 5 cm dari titik setimbangnya adalah 72×10−572\times10^{-5} J, maka besar sudut fase dari bandul sederhana tersebut adalah ....

    Catatan:

    A

    25∘25^{\circ}

    B

    30∘30^{\circ}

    C

    37∘37^{\circ}

    D

    53∘53^{\circ}

    E

    45∘45^{\circ}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa beban mm = 400 gram = 0,4 kg

    Panjang tali L=LL=L

    Frekuensi sudut ω\omega = 2 rad/s

    Energi potensial maksimum EP=72×10−5EP=72\times10^{-5} J

    SImpangan terjauh/ Amplitudo AA = 5 cm = 0,05 m →\rightarrow karena pada simpangan terjauh energi potensialnya maksimum

    Ditanya:

    Sudut fase θ=\theta=?

    Dijawab:

    Pada gerak harmonik sederhana, ketika bandul atau pegas berada pada simpangan terjauhnya energi potensialnya bernilai maksimum sedangkan energi kinetiknya minimum. Energi potensial dari sistem yang mengalami gerak harmonik sederhana dirumuskan dengan persamaan berikut.

    EP=12mω2A2sin⁡2θEP=\frac{1}{2}m\omega^2A^2\sin^2\theta

    Dengan ω\omega adalah frekuensi sudut atau kecepatan sudut dari gerak harmonis sederhana bandul/pegas dan AA adalah amplitudo (simpangan terjauh bandul/pegas), dan θ\theta adalah sudut fase yang besarnya sama dengan θ=ωt+θ0\theta=\omega t+\theta_0.

    Maka, pada kasus ini sudut simpangan dapat diperoleh sebagai berikut.

    EP=12mω2A2sin⁡2θEP=\frac{1}{2}m\omega^2A^2\sin^2\theta

    sin⁡2θ=2EPmω2A2\sin^2\theta=\frac{2EP}{m\omega^2A^2}

    sin⁡2θ=2(72×10−5)(0,4)(2)2(0,05)2\sin^2\theta=\frac{2\left(72\times10^{-5}\right)}{\left(0,4\right)\left(2\right)^2\left(0,05\right)^2}

    sin⁡2θ=2(0,00072)(0,4)(4)(0,0025)\sin^2\theta=\frac{2\left(0,00072\right)}{\left(0,4\right)\left(4\right)\left(0,0025\right)}

    sin⁡2θ=0,001440,004\sin^2\theta=\frac{0,00144}{0,004}

    sin⁡2θ=0,36\sin^2\theta=0,36

    sin⁡θ=0,36\sin\theta=\sqrt{0,36}

    sin⁡θ=0,6\sin\theta=0,6

    θ=sin⁡−1(0,6)\theta=\sin^{-1}\left(0,6\right)

    θ=37∘\theta=37^{\circ}

    Jadi, besar sudut fase dari bandul sederhana tersebut adalah 37∘37^{\circ}.

  • Pilgan

    Suatu bandul sederhana yang memiliki beban bermassa 0,1 kg dan tali tak bermassa sepanjang 0,4 m bergerak harmonik sesuai dengan persamaan y=0,25sin⁡θy=0,25\sin\theta dengan yy dan AA dalam meter. Jika g=10g=10 m/s2, maka besar percepatan bandul ketika berada pada simpangan 3,6 cm dari titik setimbangnya adalah ... m/s2.

    A

    90

    B

    0,9

    C

    9,0

    D

    0,18

    E

    1,8

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa bandul mm = 0,1 kg

    Panjang tali LL = 0,4 m

    Persamaan simpangan y=0,25sin⁡θy=0,25\sin\theta

    Percepatan gravitasi gg = 10 m/s2

    SImpangan yy = 3,6 cm = 0,036 m

    Ditanya:

    Percepatan a=a=?

    Jawab:

    Persamaan percepatan pada gerak harmonik sederhana merupakan turunan kedua dari simpangan gerak terhadap waktu. Percepatan getaran pada gerak harmonik sederhana, dirumuskan dengan persamaan berikut.

    a=−Aω2sin⁡θa=-A\omega^2\sin\theta

    Karena, y=Asin⁡θy=A\sin\theta, maka persamaannya juga dapat dituliskan menjadi:

    a=−ω2ya=-\omega^2y

    Sehingga dapat dilihat bahwa percepatan getaran bergantung pada besar simpangan yy.

    Pada kasus ini, kecepatan sudut dari sistem bandul masih belum diketahui, sehingga kecepatan sudutnya dapat dihitung sebagai berikut.

    ω=gL\omega=\sqrt{\frac{g}{L}}

    ω=100,4\omega=\sqrt{\frac{10}{0,4}}

    ω=25\omega=\sqrt{25}

    ω=5\omega=5 rad/s

    Maka, besar percepatan gerak bandul saat y=3,6y=3,6 cm adalah sebagai berikut.

    a=−ω2ya=-\omega^2y

    a=−(5)2(0,036)a=-\left(5\right)^2\left(0,036\right)

    a=−(25)(0,036)a=-\left(25\right)\left(0,036\right)

    a=−0,9a=-0,9 m/s2

    Tanda negatif menunjukkan arah percepatan yang selalu berlawanan dengan arah simpangan.

    Jadi, besar percepatan bandul ketika berada pada simpangan 3,6 cm dari titik setimbangnya adalah 0,9 m/s2.

  • Pilgan

    Suatu bandul sederhana memiliki beban bermassa 250 gram digantungkan dengan tali tak bermassa sepanjang LL. Bandul tersebut kemudian disimpangkan sehingga bergerak secara harmonik dengan frekuensi sudut 3 rad/s. Jika energi potensial bandul saat di simpangan terjauhnya adalah 18×10−418\times10^{-4} J dan besar amplitudo bandul adalah 10 cm, maka besar gaya pemulih bandul tersebut dari simpangan terjauhnya ke titik setimbangnya adalah ....

    A

    3 N

    B

    5 N

    C

    4 N

    D

    2 N

    E

    1 N

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa beban mm = 250 gram = 0,25 kg

    Panjang tali L=LL=L

    Frekuensi sudut ω\omega = 3 rad/s

    Energi potensial maksimum EP=18×10−4EP=18\times10^{-4} J

    Simpangan terjauh/ Amplitudo AA = 10 cm = 0,1 m

    Ditanya:

    Gaya pemulih F=F=?

    Dijawab:

    Menentukan nilai sin⁡θ\sin\theta

    Pada gerak harmonik sederhana, ketika bandul atau pegas berada pada simpangan terjauhnya energi potensialnya bernilai maksimum sedangkan energi kinetiknya minimum. Energi potensial dari sistem yang mengalami gerak harmonik sederhana dirumuskan dengan persamaan berikut.

    EP=12mω2A2sin⁡2θEP=\frac{1}{2}m\omega^2A^2\sin^2\theta

    Dengan ω\omega adalah frekuensi sudut atau kecepatan sudut dari gerak harmonis sederhana bandul/pegas dan AA adalah amplitudo (simpangan terjauh bandul/pegas), dan θ\theta adalah sudut fase yang besarnya sama dengan θ=ωt+θ0\theta=\omega t+\theta_0.

    Maka, pada kasus ini nilai sin⁡θ\sin\theta dapat diperoleh sebagai berikut.

    EP=12mω2A2sin⁡2θEP=\frac{1}{2}m\omega^2A^2\sin^2\theta

    sin⁡2θ=2EPmω2A2\sin^2\theta=\frac{2EP}{m\omega^2A^2}

    sin⁡2θ=2(18×10−4)(0,25)(3)2(0,1)2\sin^2\theta=\frac{2\left(18\times10^{-4}\right)}{\left(0,25\right)\left(3\right)^2\left(0,1\right)^2}

    sin⁡2θ=2(0,0018)(0,25)(9)(0,01)\sin^2\theta=\frac{2\left(0,0018\right)}{\left(0,25\right)\left(9\right)\left(0,01\right)}

    sin⁡2θ=0,00360,0225\sin^2\theta=\frac{0,0036}{0,0225}

    sin⁡2θ=0,16\sin^2\theta=0,16

    sin⁡θ=0,16\sin\theta=\sqrt{0,16}

    sin⁡θ=0,4\sin\theta=0,4

    Menentukan gaya pemulih

    Gaya pemulih (restoring force) merupakan gaya yang dibutuhkan pada sistem yang mengalami gerak harmonik untuk kembali ke titik keseimbangannya. Pada ayunan sederhana atau bandul, gaya pemulih bisa didapatkan melalui persamaan berikut.

    F=−mgsin⁡θF=-mg\sin\theta 

    Dimana mgmg merupakan berat beban (massa beban dikalikan percepatan gravitasi), θ\theta besarnya sudut simpangan awal. Karena sin⁡θ=yL\sin\theta=\frac{y}{L}, maka diperoleh persamaan berikut.

    F=−mg yLF=-mg\ \frac{y}{L}

    Dengan yy adalah besar simpangan, dan LL adalah panjang tali ayunan.

    Tanda negatif menunjukkan bahwa arah gaya pemulih selalu berlawanan arah dengan arah simpangan.

    Sehingga pada kasus ini besarnya gaya pemulih bandul tersebut dari simpangan terjauh ke titik setimbangnya adalah:

    F=−mgsin⁡θF=-mg\sin\theta

    F=−(0,25)(10)(0,4)F=-\left(0,25\right)\left(10\right)\left(0,4\right)

    F=−(2,5)(0,4)F=-\left(2,5\right)\left(0,4\right)

    F=−1F=-1 N

    Tanda negatif menunjukkan bahwa arah gaya pemulih selalu berlawanan arah dengan arah simpangan.

    Jadi, besar gaya pemulih bandul tersebut dari simpangan terjauhnya ke titik setimbangnya adalah 1 N.

  • Pilgan

    Suatu bandul sederhana bergerak harmonik sesuai dengan persamaan y=0,1sin⁡θy=0,1\sin\theta dengan yy dan AAdalam meter. Ketika bandul berada pada titik setimbang, kecepatan maksimumnya adalah 2,5 m/s. Jika massa bandul adalah 0,2 kg, maka kecepatan bandul ketika berada pada simpangan 8 cm dari titik setimbangnya adalah ... m/s.

    A

    1,0

    B

    2,0

    C

    1,5

    D

    5,0

    E

    0,5

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Persamaan simpangan x=0,1sin⁡θx=0,1\sin\theta

    Kecepatan maksimum vmaksv_{\text{maks}} = 2,5 m/s

    Massa bandul mm = 0,2 kg

    SImpangan yy = 8 cm = 0,08 m

    Ditanya:

    Kecepatan v=v=?

    Jawab:

    Persamaan kecepatan pada gerak harmonis sederhana pada merupakan turunan pertama dari persamaan simpangan gerak terhadap waktu. Secara matematis persamaan kecepatannya adalah sebagai berikut.

    v=Aωcos⁡θv=A\omega\cos\theta

    Dengan AA adalah amplitudo atau simpangan terjauh, ω\omega adalah kecepatan sudut atau frekuensi sudut, tt adalah waktu, dan θ\theta adalah sudut fase dimana θ=ωt+θ0\theta=\omega t+\theta_0.

    Untuk menentukan besar kecepatan bandul pada simpangan tertentu, mula-mula hitung besar kecepatan sudutnya terlebih dahulu melalui persamaan kecepatan maksimumnya. Ketika suatu benda yang bergerak harmonik berada pada titik setimbangnya, kecepatan benda tersebut akan bernilai maksimum, dimana secara matermatis persamaannya adalah sebagai berikut.

    vmaks=Aωv_{\text{maks}}=A\omega

    Sehingga,

    ω=vmaksA\omega=\frac{v_{\text{maks}}}{A}

    ω=(2,5)(0,1)\omega=\frac{\left(2,5\right)}{\left(0,1\right)}

    ω=25\omega=25 rad/s

    Berdasarkan persamaan simpangan, yaitu:

    x=0,1sin⁡θx=0,1\sin\theta

    Dapat dilihat bahwa amplitudo gerak harmonik bandul adalah A=0,1A=0,1 m. Ketika y=0,08y=0,08 m, nilai sudut yang terbentuk adalah sebagai berikut.

    y=0,1sin⁡θy=0,1\sin\theta

    0,08=0,1sin⁡θ0,08=0,1\sin\theta

    sin⁡θ=(0,08)(0,1)\sin\theta=\frac{\left(0,08\right)}{\left(0,1\right)}

    sin⁡θ=0,8\sin\theta=0,8

    sin⁡θ=810\sin\theta=\frac{8}{10}

    Mengikuti prinsip phytagoras pada sudut siku-siku sebagai berikut:

    maka diperoleh bahwa cos⁡θ=610  →  cos⁡θ=0,6\cos\theta=\frac{6}{10}\ \ \rightarrow\ \ \cos\theta=0,6.

    Sehingga, kecepatan bandul ketika di x=0,08x=0,08 m adalah sebagai berikut.

    v=Aωcos⁡θv=A\omega\cos\theta

    v=(0,1)(25)(0,6)v=\left(0,1\right)\left(25\right)\left(0,6\right)

    v=(2,5)(0,6)v=\left(2,5\right)\left(0,6\right)

    v=1,5v=1,5 m/s

    Jadi, kecepatan bandul ketika berada pada simpangan 8 cm dari titik setimbangnya adalah 1,5 m/s.

  • Pilgan

    Pendulum Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

    Pada eksperimen fisika, bandul kecil yang memiliki massa 10 gram digantung pada tali sepanjang 10 cm. Bandul bergerak harmonik tanpa teredam. Pada saat simpangan pemberat 12\frac{1}{2} amplitudonya, berapa perbandingan antara energi potensial dan energi kinetiknya?

    A

    3 : 1

    B

    2 : 1

    C

    2 : 5

    D

    1 : 3

    E

    3 : 5

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa bandul mm = 10 g (Tidak digunakan)

    Panjang tali LL = 10 cm

    Simpangan y = 12Ay\ =\ \frac{1}{2} A

    Ditanya:

    EPEK= ?\frac{EP}{EK}=\ ?

    Jawab:

    Suatu benda membutuhkan energi untuk melakukan gerak. Energi yang berlaku pada gerak disebut energi mekanik yang terdiri dari energi kinetik (EK=12mv2EK=\frac{1}{2}mv^2 ) dan energi potensial (EP=mghEP=mgh ). Perbandingan energi kinetik dan energi potensial pada gerak harmonik sederhana sebanding dengan kuadrat dari tan sudut yang dibentuk dari titik seimbangnya atau EPEK= tan⁡2(θ)\frac{EP}{EK}=\ \tan^2\left(\theta\right). Dimana θ=ωt\theta=\omega t.

    Untuk mencari nilai θ\theta, mula-mula dapat digunakan persamaan umum gerak harmonik sederhana

    y=Asin⁡(ωt)y=A\sin\left(\omega t\right)

    12A=Asin⁡(ωt)\frac{1}{2}A=A\sin\left(\omega t\right)

    sin⁡(ωt)=12\sin\left(\omega t\right)=\frac{1}{2}

    ωt=arcsin⁡(12)\omega t=\arcsin\left(\frac{1}{2}\right)

    ωt=30°\omega t=30\degree

    Sehingga didapatkan θ=30°\theta=30\degree . Perbandingan besar energi kinetik dan energi potensialnya pada titik terebut adalah sebesar

    EPEK=tan⁡2 (θ)\frac{EP}{EK}=\tan^{2\ }\left(\theta\right)

    EPEK=tan⁡2 (30°)\frac{EP}{EK}=\tan^{2\ }\left(30\degree\right)

    EPEK=(13)2\frac{EP}{EK}=\left(\frac{1}{\sqrt{3}}\right)^2

    EPEK=13\frac{EP}{EK}=\frac{1}{3}

    Jadi, perbandingan besar EP dan EK adalah sebesar 1 : 3.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.