Latihan Fisika Kelas X Konsep Vektor
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 0
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Berikut ini yang merupakan pasangan yang tepat sebagai besaran vektor-skalar berturut-turut adalah ....

    A

    energi kinetik-waktu

    B

    massa-waktu

    C

    jarak-waktu

    D

    perpindahan-massa

    E

    massa-gaya

    Pembahasan:

    Vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah. Vektor direpresentasikan dengan panah di mana panjang panah menunjukkan besarnya dan kepala panah menunjukkan arahnya. Gabungan dari dua vektor atau lebih disebut resultan vektor. Sedangkan skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai atau besar.

    1) Besaran-besaran yang termasuk besaran skalar adalah:

    • massa, waktu, dan jarak, karena ketiganya merupakan besaran pokok, di mana semua besaran pokok adalah skalar,
    • energi kinetik, karena semua bentuk energi adalah besaran skalar.

    2) Besaran-besaran yang termasuk besaran vektor adalah:

    • gaya, karena besaran ini memiliki besar dan arah, contohnya seseorang mendorong ke kanan.
    • perpindahan, karena besaran ini juga memiliki besar dan arah, contohnya seseorang berpindah 10 meter ke selatan.

    Jadi, pasangan yang tepat sebagai besaran vektor-skalar adalah perpindahan dan massa.

  • Pilgan

    Perhatikan tabel perbandingan skalar dan vektor berikut ini.

    Pilihan yang tepat untuk mengisi bagian X, Y, dan Z berturut-turut adalah ....

    A

    Nilai dan satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan garis bawah; Kecepatan dan Waktu

    B

    Nilai dan satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan panah di atasnya; Kecepatan dan Percepatan

    C

    Satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan panah di atasnya; Kecepatan dan Jumlah Zat

    D

    Nilai dan satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan panah di atasnya; Kecepatan dan Waktu

    E

    Satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan garis bawah; Kecepatan dan Percepatan

    Pembahasan:

    Besaran skalar merupakan besaran yang cukup dinyatakan dengan nilainya saja tanpa menyatakan arahnya, sedangkan besaran vektor harus dinyatakan oleh nilai beserta arahnya.

    Skalar direpresentasikan dengan nilai dan satuan (syarat besaran), tidak bisa nilai saja atau satuan saja, sedangkan vektor direpresentasikan dengan nilai dan arah yang merupakan unit satuan dan satuan.

    Skalar memiliki simbol besaran atau simbol nilai mutlak, sedangkan vektor memiliki simbol besaran yang dicetak tebal atau dengan panah di atasnya.

    Contoh besaran vektor adalah kecepatan dan percepatan.

    Jadi, X, Y, dan Z berturut-turut adalah Nilai dan satuan; Simbol besaran dicetak tebal atau dengan panah di atasnya; Kecepatan dan Percepatan.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar vektor gaya berikut ini.

    Vektor satuan yang tepat untuk menuliskan gambar vektor gaya di atas adalah ....

    A

    (10i−- 25j) N

    B

    (10i ++ 25j) N

    C

    (25i ++ 10j) N

    D

    (−10-10i ++ 25j) N

    E

    (−25-25i ++ 10j) N

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar vektor gaya

    Ditanya:

    Vektor satuan yang tepat untuk menuliskan gambar vektor gaya?

    Jawaban:

    Vektor satuan pada sumbu-XX memiliki besar 10 N dan terletak pada sumbu-XX positif. Sedangkan vektor satuan pada sumbu-YY memiliki besar 25 N dan terletak pada sumbu-YY negatif. Vektor satuan pada sumbu-XX diberi lambang i dan vektor satuan pada sumbu-YY diberi lambang j.

    Jadi, vektor satuan yang tepat untuk vektor gaya di atas adalah (10i−- 25j) N.

  • Pilgan

    Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini.

    1. Ari berjalan 10 meter ke timur, kemudian 2 meter ke utara.
    2. Agus berlari 6 meter ke utara, kemudian 6 meter ke barat.
    3. Denis berenang 7 meter ke selatan, kemudian 5 meter ke timur.

    Urutan yang menunjukkan perpindahan dari paling besar sampai paling kecil adalah ....

    A

    2-3-1

    B

    2-1-3

    C

    3-2-1

    D

    1-3-2

    E

    1-2-3

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Ari berjalan 10 meter ke timur, kemudian 2 meter ke utara

    Agus berlari 6 meter ke utara, kemudian 6 meter ke barat

    Denis berenang 7 meter ke selatan, kemudian 5 meter ke timur

    Ditanya:

    Urutan yang menunjukkan perpindahan dari paling besar sampai paling kecil?

    Jawaban:

    Perpindahan merupakan perubahan posisi suatu benda dalam selang waktu tertentu.

    Untuk mencari besar vektor perpindahan digunakan persamaan berdasarkan dalil Pythagoras yaitu:

    r=rx2+ry2r=\sqrt{r_x^2+r_y^2}, di mana rxr_x adalah perpindahan pada sumbu-XX dan ryr_y adalah perpindahan pada sumbu-YY.

    1) Ari berjalan 10 meter ke timur, kemudian 2 meter ke utara.

    Arah timur berada pada sumbu-XX positif, sehingga rx=10 mr_x=10\ \text{m} dan arah utara berada pada sumbu-YYpositif, sehingga ry=2 mr_y=2\ \text{m}

    r=(10)2+(2)2=(100)+(4)=104 mr=\sqrt{\left(10\right)^2+\left(2\right)^2}=\sqrt{\left(100\right)+\left(4\right)}=\sqrt{104}\ \text{m}

    2) Agus berlari 6 meter ke utara, kemudian 6 meter ke barat.

    Arah barat berada pada sumbu-XX negatif, sehingga rx=−6 mr_x=-6\ \text{m} dan arah utara berada pada sumbu-YYpositif, sehingga ry=6 mr_y=6\ \text{m}.

    r=(−6)2+(6)2=36+36=72 mr=\sqrt{\left(-6\right)^2+\left(6\right)^2}=\sqrt{36+36}=\sqrt{72}\ \text{m}

    3) Denis berenang 7 meter ke selatan, kemudian 5 meter ke timur.

    Arah timur berada pada sumbu-XX positif, sehingga rx=5 mr_x=5\ \text{m} dan arah selatan berada pada sumbu-negatif, sehingga ry=−7 mr_y=-7\ \text{m}.

    r=(5)2+(−7)2=25+49=74 mr=\sqrt{\left(5\right)^2+\left(-7\right)^2}=\sqrt{25+49}=\sqrt{74}\ \text{m}

    Jadi, urutan yang menunjukkan perpindahan dari paling besar sampai paling kecil adalah 1-3-2.

  • Pilgan

    Sebuah vektor memiliki nilai −1-1i −3-3j. Kuadran yang tepat pada diagram-XYXY untuk vektor tersebut adalah ....

    A

    kuadran 4

    B

    kuadran 3

    C

    kuadran 3 dan 4

    D

    kuadran 1

    E

    kuadran 2

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Nilai vektor −1-1i −3-3j

    Ditanya:

    Letak vektor pada kuadran?

    Jawab:

    Untuk menentukan lokasi dari vektor tersebut, lebih mudah kita gambar vektor pada bidang-XYXY. Vektor satuan pada sumbu-XX diberi lambang i dan vektor satuan pada sumbu-YY diberi lambang j. Sehingga, gambar vektor tersebut adalah sebagai berikut.

    Vektor −1-1i −3-3j

    Jadi, berdasarkan gambar, vektor tersebut terletak pada kuadran 3.

  • Pilgan

    Suatu benda bergerak dari titik A ke B, dan berakhir di titik C seperti ditunjukkan pada gambar.

    Jika 1 kotak mewakili 1 km, maka besar dan arah perpindahan benda tersebut adalah ....

    A

    82  km8\sqrt{2}\ \text{ km}, 45o45^o dari sumbu-XX positif

    B

    62  km6\sqrt{2}\ \text{ km}, 30o30^o dari sumbu-XX positif

    C

    62  km6\sqrt{2}\ \text{ km}, 45o45^o dari sumbu-XXpositif

    D

    82  km8\sqrt{2}\ \text{ km}, 30o30^o dari sumbu-XX positif

    E

    92  km9\sqrt{2}\ \text{ km} , 45o45^o dari sumbu-XX positif

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar pergerakan benda

    1 kotak mewakili 1 km

    Ditanya:

    Besar dan arah perpindahan benda?

    Jawaban:

    Perpindahan merupakan perubahan posisi suatu benda dalam selang waktu tertentu. Pada gambar, perpindahan A ke B melewati 6 kotak yang artinya berpindah sebesar 6 km ke timur (rxr_x). Perpindahan B ke C melewati 6 kotak yang berarti berpindah sebesar 6 km ke utara (ryr_y). Untuk menentukan perpindahan (rr) dari A ke C dapat diketahui melalui gambar di bawah ini

    Menghitung besar perpindahan dengan dalil Pythagoras:

    r=rx2+ry2r=\sqrt{r_x^2+r_y^2}

    =62+62=\sqrt{6^2+6^2}

    =36+36=\sqrt{36+36}

    =72=62 km=\sqrt{72}=6\sqrt{2}\ \text{km}

    Menentukan arah vektor:

    tan⁡θ=ryrz\tan\theta=\frac{r_y}{r_z}

    tan⁡θ=66=1\tan\theta=\frac{6}{6}=1

    θ=tan⁡−11=45o\theta=\tan^{-1}1=45^o

    Jadi, besar perpindahan adalah 62  km6\sqrt{2}\ \text{ km} dan arahnya 45o45^o dari sumbu-XX positif.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar vektor di bawah ini!

    Besar dan arah yang tepat untuk vektor A tersebut adalah ....

    A

    8 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif

    B

    12 m dan 45o45^o dari sumbu-XX positif

    C

    8 m dan 60o60^o dari sumbu-XX positif

    D

    8 m dan 45o45^o dari sumbu-XX positif

    E

    12 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar vektor

    Ditanya:

    Besar dan arah vektor?

    Dijawab:

    Dari gambar vektor pada soal dapat diuraikan komponen-komponen vektornya sebagai berikut.

    Komponen vektor pada sumbu-XX adalah Ax=43 mA_x=4\sqrt{3}\ \text{m}

    Komponen vektor pada sumbu-YY adalah Ay=4 mA_y=4\ \text{m}

    Menghitung besar vektor dengan dalil Pythagoras:

    A=Ax2+Ay2A=\sqrt{A_x^2+A_y2}

    =(43)2+(4)2=\sqrt{\left(4\sqrt{3}\right)^2+\left(4\right)^2}

    =(16(3))+(16)=\sqrt{\left(16\left(3\right)\right)+\left(16\right)}

    =48+16=64=8 m=\sqrt{48+16}=\sqrt{64}=8\ \text{m}

    Menentukan arah vektor:

    sin⁡ θ=sisi depan sudutsisi miring\sin\ \theta=\frac{\text{sisi depan sudut}}{\text{sisi miring}}

    sin⁡θ=48=12, θ=30o\sin\theta=\frac{4}{8}=\frac{1}{2},\ \theta=30^o, atau dapat juga dengan:

    tan⁡θ=AyAx\tan\theta=\frac{A_y}{A_x}

    tan⁡θ=443×33=133\tan\theta=\frac{4}{4\sqrt{3}}\times\frac{\sqrt{3}}{\sqrt{3}}=\frac{1}{3}\sqrt{3}, θ=30o\theta=30^o

    Jadi, besar dan arah yang tepat untuk vektor A tersebut adalah 8 m dan 30o30^o dari sumbu-XX positif.

  • Pilgan

    Seorang pesepeda berjalan menuruni sebuah bukit dengan kecepatan 10 m/s. Bukit memiliki sudut 37o terhadap horizontal. Kecepatan pesepeda pada arah horizontal adalah ....

    A

    6 m/s

    B

    8 m/s

    C

    2 m/s

    D

    10 m/s

    E

    4 m/s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Kecepatan pesepeda v=v= 10 m/s

    Arah θ=\theta= 37o dari sumbu-XX positif

    Ditanya:

    Kecepatan pada arah horizontal (vxv_x)?

    Jawaban: 

    Pertama, kita gambar vektor kecepatan pesepeda dengan menguraikan vektor tersebut dalam sumbu-XX dan sumbu-YY seperti gambar di bawah ini.

    Kecepatan pesepeda pada arah horizontal ditunjukkan oleh v. Meninjau gambar segitiga istimewa di atas, diperoleh bahwa:

    cos⁡θ=vxv\cos\theta=\frac{v_x}{v}, maka besar kecepatan vxv_x adalah

    vx=vcos⁡θv_x=v\cos\theta

    =10cos⁡37o=10\cos37^o

    =10(45)=8 m/s=10\left(\frac{4}{5}\right)=8\ \text{m/s}

    Jadi, besar kecepatan pesepeda pada arah horizontal adalah 8 m/s

  • Pilgan

    Perhatikan gambar menara Eiffel dan bayangannya yang terbentuk berikut ini.

    www.pngegg.com/en/png-wsefa

    Jika panjang bayangan yang terbentuk adalah 600 meter pada arah mendatar dan sudut yang dibentuk garis imajiner puncak menara dengan puncak bayangan adalah 37o37^o, maka perkiraan tinggi menara Eiffel dihitung sesuai konsep vektor adalah ....

    A

    450 m

    B

    250 m

    C

    350 m

    D

    150 m

    E

    50 m

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang bayangan menara l=l= 600 meter.

    Sudut yang dibentuk garis imajiner puncak menara dan puncak bayangan θ=\theta= 37o.37^o.

    Ditanya:

    Perkiraan tinggi menara Eiffel, h=h= ?

    Jawaban:

    Sumber: www.pngegg.com/en/png-wsefa

    Dengan menggunakan dalil Pythagoras, kita misalkan komponen vektor l pada sumbu-XX dan komponen vektor h pada sumbu-YY, dengan arahnya terhadap sumbu-XX.

    Untuk menyelesaikan masalah di atas, kita gunakan sudut θ\theta untuk menentukan konsep salah satu segitiga istimewa.

    untuk memperkirakan tinggi menara dapat digunakan konsep tangen, yang juga digunakam untuk menentukan arah vektor.

    tan⁡θ=hl\tan\theta=\frac{h}{l}, mencari tangen pada segitiga istimewa adalah sisi depan sudut dibagi dengan sisi samping sudut.

    34=hl\frac{3}{4}=\frac{h}{l}

    34=h600\frac{3}{4}=\frac{h}{600}

    h=3(600)4=18004=450 mh=\frac{3\left(600\right)}{4}=\frac{1800}{4}=450\ \text{m}

    Jadi, berdasarkan kalkulasi maka dapat disimpulkan bahwa tinggi menara Eiffel adalah 450 m.

  • Pilgan

    Sebuah pesawat terbang bergerak dengan kecepatan 100 m/s ke arah ke timur laut (37o dari sumbu-XX positif). Kecepatan pesawat terbang tersebut pada arah utara adalah ....

    A

    30 m/s

    B

    60 m/s

    C

    45 m/s

    D

    80 m/s

    E

    95 m/s

    Pembahasan:

    Diketahui :

    Kecepatan pesawat 100 m/s arah timur laut

    Arah 37o dari sumbu-XX positif

    Ditanya :

    Kecepatan pada arah utara?

    Jawaban : 

    Pertama, kita gambar vektor kecepatan pesawat kemudian menguraikan vektor tersebut dalam sumbu-XX dan sumbu-YY seperti gambar di bawah ini.

    Kecepatan pesawat terbang pada arah timur laut ditunjukkan oleh v yang membentuk sudut 37o terhadap vx. Kecepatan pesawat terbang pada arah utara ditunjukkan oleh vy. Besar kecepatan vy adalah:

    Dalam aturan segitiga istimewa, bahwa sin⁡θ=panjang sisi depan sudutpanjang sisi miring\sin\theta=\frac{\text{panjang sisi depan sudut}}{\text{panjang sisi miring}}, sehingga

    sin⁡θ=vyv\sin\theta=\frac{v_y}{v}

    vy=vsin⁡θ=100sin⁡37o=100(35)=60 m/sv_y=v\sin\theta=100\sin37^o=100\left(\frac{3}{5}\right)=60\ \text{m/s}

    Jadi, kecepatan pesawat terbang pada arah utara adalah 60 m/s


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.