Diketahui:
Gambar batu yang diikat tali dan diputar vertikal.

Massa batu m = 200 gram = 0,2 kg
Panjang tali = jari-jari lintasan lingkaran l=R = 50 cm = 0,5 m
Kecepatan v = 3 m/s
Percepatan gravitasi g = 10 m/s2
Ditanya:
Perbandingan tegangan tali batu di titik tertinggi dengan batu di titik terendah T1 : T2=?
Dijawab:
Pada kasus ini, gaya sentripetal merupakan resultan dari tegangan tali dan komponen gaya berat benda. Untuk dapat menentukan besar tegangan talinya, mula-mula menguraikan gaya gaya pada saat batu di titik tertinggi dan titik terendah mellaui diagram bebas seperti berikut.

Pada di titik tertinggi dan titik terendah hanya terdapat gaya-gaya pada arah vertikal saja dan berlaku hukum II Newton yaitu:
ΣFy=mas
Dengan as adalah percepatan sentripetal yang memiliki persamaan yaitu:
as=Rv2
Selanjutnya mennetukan persamaan tegangan pada titik tertinggi dan titik terendah.
Pada titik tertinggi, komponen gaya berat searah dengan gaya tegangan tali yaitu menuju ke pusat lingkaran. Anggap arah yang menuju ke pusat lingkaran bernilai positif dan yang menuju keluar bernilai negatif, sehingga persamaannya adalah sebagai berikut.
ΣFy=mas
w+T1=mas
T1=mas−w
Karena as=Rv2 dan w=mg, maka persamaannya menjadi sebagai berikut.
T1=Rmv2−mg
T1=m(Rv2−g)
Sedangkan pada titik terendah, komponen gaya berat berlawanan arah dengan gaya tegangan tali yang menuju ke pusat lingkaran. Anggap arah yang menuju ke pusat lingkaran bernilai positif dan yang menuju keluar bernilai negatif, sehingga persamaannya adalah sebagai berikut.
ΣFy=mas
T2−w=mas
T2=mas+w
Karena as=Rv2 dan w=mg, maka persamaannya menjadi sebagai berikut.
T2=Rmv2+mg
T2=m(Rv2+g)
Maka, perbandingan tegangan tali saat batu berada di titik tertinggi dan titik terendah dapat dihitung melalui persamaan berikut.
T2T1=m(Rv2+g)m(Rv2−g)
T2T1=(Rv2+g)(Rv2−g)
T2T1=(0,5(3)2+10)(0,5(3)2−10)
T2T1=(0,59+10)(0,59−10)
T2T1=(18+10)(18−10)
T2T1=288
T2T1=72
Jadi, perbandingan tegangan tali saat batu di titik tertinggi dengan saat batu di titik terendah adalah 2 : 7.