Latihan Fisika Kelas X Periode Gerak Harmonik Sederhana (GHS)
Admin Cube
Soal
10
Kesulitan
Reguler
Waktu
∞
Mata Pelajaran
Fisika
Selesai
∞
Benar
0
Salah
0
Dilewati
10

Komposisi Skor

Peringkat

 
1. 1
2. 0
3. 0
4. 0
5. 0
6+. 0
  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Dua bandul P dan Q digantungkan pada atap yang sama seperti pada gambar. Pernyataan yang benar tentang periode dan frekuensi ayunan P dan Q adalah ....

    A

    TP<TQT_{\text{P}}<T_{\text{Q}} dan fP>fQf_{\text{P}}>f_{\text{Q}}

    B

    TP<TQT_{\text{P}}<T_{\text{Q}} dan fP<fQf_{\text{P}}<f_{\text{Q}}

    C

    TP>TQT_{\text{P}}>T_{\text{Q}} dan fP>fQf_{\text{P}}>f_{\text{Q}}

    D

    TP=TQT_{\text{P}}=T_{\text{Q}} dan fP=fQf_{\text{P}}=f_{\text{Q}}

    E

    TP>TQT_{\text{P}}>T_{\text{Q}} dan fP<fQf_{\text{P}}<f_{\text{Q}}

    Pembahasan:

    Periode getaran adalah seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda yang bergerak harmonik untuk menyelesaikan satu siklusnya. Periode gerak harmonik pada bandul sederhana dapat dicari melalui persamaan berikut.

    T =2πlgT\ =2\pi\sqrt{\frac{l}{g}}

    Sedangkan frekuensi merupakan banyaknya getaran yang terjadi setiap satuan waktu. Frekuensi gerak harmonik pada bandul sederhana dapat dicari melalui persamaan berikut.

    f=12πglf=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{g}{l}} 

    Dimana gg merupakan percepatan gravitasi dan ll merupakan panjang bandul. Persamaan periode dan frekuensi tersebut menunjukkan bahwa amplitudo, sudut simpangan, dan massa beban tidak berpengaruh terhadap besarnya periode dan frekuensi osilasi bandul. Nilai periode dan frekuensi bandul hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi dan panjang tali.

    Untuk periode bandul:

    • Semakin panjang tali, maka periode bandul semakin besar.
    • Semakin besar percepatan gravitasi, maka periode bandul semakin kecil.

    Untuk frekuensi bandul:

    • Semakin panjang tali, maka frekuensi bandul semakin kecil.
    • Semakin besar percepatan gravitasi, maka frekuensi bandul semakin besar.

    Berdasarkan gambar bandul P dan Q, panjang tali bandul P lebih panjang dari bandul Q. Jadi, pernyataan yang benar tentang periode dan frekuensi ayunan P dan Q adalah TP<TQT_{\text{P}}<T_{\text{Q}} dan fP>fQf_{\text{P}}>f_{\text{Q}}.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut ini!

    Jika pegas bergerak dengan urutan A-B-C, maka pegas telah mengalami ... periode.

    A

    1

    B

    4

    C

    14\frac{1}{4}

    D

    12\frac{1}{2}

    E

    2

    Pembahasan:

    Periode merupakan banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan 1 getaran penuh. Pada kasus pegas, 1 getaran penuh adalah gerakan dari titik keseimbangan - titik maksimal - titik keseimbangan - titik minimal - titik keseimbangan. Secara keseluruhan untuk menyelesaikan 1 periode, gerak yang diperlukan pada bandul ini adalah gerakan B-C-B-A-B.

    Jadi, gerakan A-B-C merupakan gerakan 12\frac{1}{2} periode

  • Pilgan

    Ketika pegas P digantungkan beban bermassa 1 kg, pegas bergetar secara harmonik dengan periode 3 s. Jika massa beban pada pegas P ditambah 3 kg, maka periode getarannya menjadi ....

    A

    4 s

    B

    6 s

    C

    13\frac{1}{\sqrt{3}} s

    D

    9 s

    E

    13\frac{1}{3} s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Massa beban 1 m1=1m_1=1 kg

    Massa beban 2 m2=1+3=4m_2=1+3=4 kg

    Periode 1 T1=3T_1=3 s

    Ditanya:

    Periode 2 T2=T_2=?

    Jawab:

    Periode getaran adalah seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda yang bergerak harmonik untuk menyelesaikan satu siklusnya. Pada gerak harmonik sederhana pegas, besarnya periode bisa didapatkan melalui persamaan berikut.

    T =2πmkT\ =2\pi\sqrt{\frac{m}{k}}

    Dimana kk merupakan konstanta pegas dan mm merupakan massa beban. Karena menggunakan 1 pegas yang sama, maka berdasarkan persamaan periode getaran pegas dapat diketahui bahwa periode berbanding lurus dengan akar massanya. Secara matematis dituliskan sebagai berikut.

    T≈mT\approx\sqrt{m}

    Sehingga, periode pegas ketika diberi massa tambahan 3 kg dapat dihitung dengan perbandingan berikut.

    T1T2=m1m2\frac{T_1}{T_2}=\frac{\sqrt{m_1}}{\sqrt{m_2}}

    3T2=14\frac{3}{T_2}=\frac{\sqrt{1}}{\sqrt{4}}

    3T2=12\frac{3}{T_2}=\frac{1}{2}

    T2=(3)(2)T_2=\left(3\right)\left(2\right)

    T2=6T_2=6 s

    Jadi, periode getarannya menjadi 6 s.

  • Pilgan

    Simpangan maksimal sebuah bandul yang memiliki panjang tali 10 cm dicapai pada sudut 37°37\degree. Bagaimana persamaan gerak bandul dalam bentuk persamaan simpangan? (asumsikan gg = 10 m/s²)

    A

    y=6sin⁡(3t)y=6\sin\left(3t\right) cm

    B

    y=3sin⁡(5t)y=3\sin\left(5t\right) cm

    C

    y=5sin⁡(3t)y=5\sin\left(3t\right) cm

    D

    y=6sin⁡(10t)y=6\sin\left(10t\right) cm

    E

    y=10sin⁡(6t)y=10\sin\left(6t\right) cm

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Panjang tali ll = 10 cm = 0,1 m

    Sudut saat simpangan maksimal θ\theta = 37°37\degree

    Percepatan gravitasi gg = 10 m/s²

    Ditanya:

    Persamaan simpangan yy = ?

    Jawab:

    Sebuah benda dikatakan memiliki gerakan harmonis apabila bergerak secara bolak-balik terhadap suatu titik keseimbangan. Jarak terjauh dari titik keseimbangan disebut amplitudo (AA) dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan 1 siklus disebut periode (TT). Simpangan pada tiap waktu di gerak harmonik sederhana dapat dimodelkan dengan persamaan matematis y=Asin⁡(ωt)y=A\sin\left(\omega t\right) dimana ω=2πT\omega=\frac{2\pi}{T} . Pada bandul, periode bisa didapatkan menggunakan persamaan T =2πlgT\ =2\pi\sqrt{\frac{l}{g}} dimana ll merupakan panjang tali dan gg merupakan percepatan gravitasi.

    Pertama, cari amplitudo dari gerak harmonik

    Simpangan maksimal atau amplitudo dicapai pada saat θ\theta = 37°37\degree sehingga besarnya amplitudo dapat didapat menggunakan persamaan trigonometri sebagai berikut

    A=lsin⁡θA=l\sin\theta

    =10sin⁡37°=10\sin37\degree

    =10(0,6)=10\left(0,6\right)

    =6=6 cm

    Sehingga besarnya amplitudo adalah 6 cm.

    Lalu, cari besarnya periode melalui persamaan periode bandul.

    T =2πlgT\ =2\pi\sqrt{\frac{l}{g}} 

     =2π0,110\ =2\pi\sqrt{\frac{0,1}{10}}

     =2π1100\ =2\pi\sqrt{\frac{1}{100}}

    =2π(110)=2\pi\left(\frac{1}{10}\right)

    =0,2π=0,2\pi s

    Masukkan ke dalam persamaan umum simpangan menjadi

     y=Asin⁡(ωt)y=A\sin\left(\omega t\right)

    =Asin⁡(2πTt)=A\sin\left(\frac{2\pi}{T}t\right)

    =6sin⁡(2π0,2πt)=6\sin\left(\frac{2\pi}{0,2\pi}t\right)

    =6sin⁡(10t)=6\sin\left(10t\right) cm

    Jadi, persamaan simpangannya y=6sin⁡(10t)y=6\sin\left(10t\right) cm.

  • Pilgan

    Swing Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

    Seorang pria mengamati seorang wanita bermain ayunan di pinggir pantai. Ketika dihitung menggunakan stopwatch, waktu yang dibutuhkan ayunan kembali dari titik maksimal ke titik keseimbangannya adalah 3 s. Besarnya periode ayunan adalah ....

    A

    12 s

    B

    6 s

    C

    9 s

    D

    1,5 s

    E

    3 s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Besarnya waktu dari titik maksimal ke titik keseimbangan tt = 3 s.

    Ditanya:

    Periode ayunan TT = ?

    Jawab:

    Periode merupakan banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan 1 getaran penuh. Pada kasus ayunan, 1 getaran penuh adalah gerakan dari titik keseimbangan - titik maksimal ke depan - titik keseimbangan - titik maksimal ke belakang - titik keseimbangan. Sehingga waktu dari titik maksimal ke titik keseimbangannya merupakan 14\frac{1}{4} periode.

    Sehingga besarnya periode

    T=4tT=4t

    =4(3)=4\left(3\right)

    =12=12

    Jadi, besarnya periode ayunan adalah 12 s.

  • Pilgan

    Sebuah pegas bergetar secara harmonik sederhana sesuai dengan persamaan y=0,5sin⁡62,8ty=0,5\sin62,8t, dengan yy dan AA dalam meter dan tt dalam sekon. Jika π=3,14\pi=3,14, maka besar frekuensi getaran pegas tersebut adalah ... kHz.

    A

    100

    B

    1

    C

    0,1

    D

    0,01

    E

    10

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Persamaan simpangan y=0,5sin⁡62,8ty=0,5\sin62,8t

    π=3,14\pi=3,14

    Ditanya:

    Frekuensi getaran pegas f=f=?

    Jawab:

    Frekuensi merupakan banyaknya getaran yang terjadi setiap satuan waktu. Pada gerak harmonik sederhana pegas, besarnya frekuensi dapat juga dicari melalui persamaan berikut.

    ω=2πf  →  f=ω2π\omega=2\pi f\ \ \rightarrow\ \ f=\frac{\omega}{2\pi\text{}}

    Dengan ω\omega merupakan kecepatan sudut atau frekuensi sudut. Berdasarkan persamaan simpangan yaitu:

    y=0,5sin⁡6,28ty=0,5\sin6,28t

    Dapat diketahui bahwa:

    • Amplitudo getaran pegas A=0,5A=0,5 m
    • Kecepatan sudut getaran pegas ω=62,8\omega=62,8 rad/s

    Sehingga, frekuensi getarannya dapat dihitung sebagai berikut.

    f=ω2πf=\frac{\omega}{2\pi\text{}}

    f=62,82(3,14)f=\frac{62,8}{2\left(3,14\right)}

    f=62,86,28f=\frac{62,8}{6,28}

    f=10f=10 Hz

    f=0,01f=0,01 kHz

    Jadi, besar frekuensi getaran pegas tersebut adalah 0,01 kHz.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Tiga pegas identik yang memiliki konstanta pegas yang sama yaitu kk disusun menjadi dua jenis rangkaian, yaitu rangkaian A dan rangkaian B seperti pada gambar. Jika rangkaian A dan rangkaian B diberi beban yang bermassa sama sebesar mm lalu digetarkan harmonik secara bersamaan, maka perbandingan periode dari rangkaian pegas A dan B adalah ....

    A

    1 : 2

    B

    3 : 2

    C

    2 : 3

    D

    1 : 1

    E

    2 : 1

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Dua rangkaian sistem pegas.

    Konstanta pegas k1=k2=k3=kk_1=k_2=k_3=k

    Massa beban rangkaian A dan rangkaian B mA=mB=mm_{\text{A}}=m_{\text{B}}=m

    Ditanya:

    Periode pegas rangkaian A dan rangkaian B TA: TB=T_{\text{A}}:\ T_{\text{B}}=?

    Jawab:

    Periode getaran adalah seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda yang bergerak harmonik untuk menyelesaikan satu siklusnya. Pada pegas, besarnya periode bisa didapatkan melalui persamaan berikut.

    T =2πmkT\ =2\pi\sqrt{\frac{m}{k}}

    Dimana mm merupakan massa beban dan kk merupakan konstanta pegas. Pada kasus ini, konstanta pegas yang digunakan merupakan konstanta pegas total dari setiap rangkaian.

    Konstanta pegas total rangkaian A.

    Mula-mula menghitung konstanta pegas 1 dan 2 yang disusun paralel sebagai berikut.

    kp=k1+k2k_{\text{p}}=k_1+k_2

    kp=k+kk_{\text{p}}=k+k

    kp=2kk_{\text{p}}=2k

    Selanjutnya menghitung konstanta pegas total dari pegas pengganti paralel dan pegas 3 yang disusun seri sebagai berikut.

    1ks=1ktotal A=1kp+1k3\frac{1}{k_{\text{s}}}=\frac{1}{k_{\text{total A}}}=\frac{1}{k_{\text{p}}}+\frac{1}{k_3}

    1ktotal A=12k+1k\frac{1}{k_{\text{total A}}}=\frac{1}{2k}+\frac{1}{k}

    1ktotal A=1+22k\frac{1}{k_{\text{total A}}}=\frac{1+2}{2k}

    1ktotal A=32k\frac{1}{k_{\text{total A}}}=\frac{3}{2k}

    ktotal A=23kk_{\text{total A}}=\frac{2}{3}k

    Konstanta pegas total rangkaian B.

    Mula-mula menghitung konstanta pegas 2 dan 3 yang disusun paralel sebagai berikut.

    kp=k2+k3k_{\text{p}}=k_2+k_3

    kp=k+kk_{\text{p}}=k+k

    kp=2kk_{\text{p}}=2k

    Selanjutnya menghitung konstanta pegas total dari pegas pengganti paralel dan pegas 1 yang disusun seri sebagai berikut.

    1ks=1ktotal B=1k1+1kp\frac{1}{k_{\text{s}}}=\frac{1}{k_{\text{total B}}}=\frac{1}{k_1}+\frac{1}{k_{\text{p}}}

    1ktotal B=1k+12k\frac{1}{k_{\text{total B}}}=\frac{1}{k}+\frac{1}{2k}

    1ktotal B=2+12k\frac{1}{k_{\text{total B}}}=\frac{2+1}{2k}

    1ktotal B=32k\frac{1}{k_{\text{total B}}}=\frac{3}{2k}

    ktotal B=23kk_{\text{total B}}=\frac{2}{3}k

    Sehingga untuk mencari perbandingan periodenya dapat menggunakan perbandingan sebagai berikut.

    TATB =2πmAktotal A2πmBktotal B\frac{T_{\text{A}}}{T_{\text{B}}}\ =\frac{2\pi\sqrt{\frac{m_{\text{A}}}{k_{\text{total A}}}}}{2\pi\sqrt{\frac{m_{\text{B}}}{k_{\text{total B}}}}}

    TATB =m23km23k\frac{T_{\text{A}}}{T_{\text{B}}}\ =\frac{\sqrt{\frac{m}{\frac{2}{3}k}}}{\sqrt{\frac{m}{\frac{2}{3}k}}}

    TATB =11\frac{T_{\text{A}}}{T_{\text{B}}}\ =\frac{1}{1}

    Jadi, perbandingan periode dari rangkaian pegas A dan B adalah 1 : 1.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Pegas 1 (k1=2k_1=2 N/m), pegas 2 (k2=8k_2=8 N/m), dan pegas 3 (k3=8k_3=8 N/m) disusun secara seri-paralel seperti pada gambar. Susunan pegas tersebut kemudian diberi beban bermassa 1 kg lalu ditarik dan dilepaskan, sehingga bergetar secara harmonik. Jika gg = 10 m/s2, maka besar frekuensi getaran sistem pegas tersebut adalah ... Hz

    A

    23π\frac{2}{3\pi}

    B

    2π3\frac{2\pi}{3}

    C

    13π\frac{1}{3\pi}

    D

    1π\frac{1}{\pi}

    E

    3π2\frac{3\pi}{2}

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar rangkaian sistem pegas.

    Konstanta pegas 1 k1=2k_1=2 N/m

    Konstanta pegas 2 k2=8k_2=8 N/m

    Konstanta pegas 3 k3=8k_3=8 N/m

    Massa beban rangkaian pegas mm = 1 kg

    Percepatan gravitasi gg = 10 m/s2

    Ditanya:

    Frekuensi pegas f=f=?

    Jawab:

    Frekuensi merupakan banyaknya getaran yang terjadi setiap satuan waktu. Pada pegas, besarnya frekuensi dapat dicari melalui persamaan berikut.

    f=12πkmf=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{k}{m}} 

    Dimana kk merupakan konstanta pegas dan mm merupakan massa beban. Pada kasus ini, konstanta pegas yang digunakan merupakan konstanta pegas total dari rangkaian.

    Mula-mula menghitung konstanta pegas pengganti dari pegas 2 dan 3 yang disusun paralel sebagai berikut.

    kp=k2+k3k_{\text{p}}=k_2+k_3

    kp=8+8k_{\text{p}}=8+8

    kp=16k_{\text{p}}=16 N/m

    Selanjutnya menghitung konstanta pegas total dari pegas pengganti paralel dan pegas 1 yang disusun seri sebagai berikut.

    1ks=1ktotal=1k1+1kp\frac{1}{k_{\text{s}}}=\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{1}{k_1}+\frac{1}{k_{\text{p}}}

    1ktotal=12+116\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{1}{2}+\frac{1}{16}

    1ktotal=8+116\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{8+1}{16}

    1ktotal=916\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{9}{16}

    ktotal=169k_{\text{total}}=\frac{16}{9}

    Sehingga, frekuensi getaran sistem pegas dapat dihitung sebagai berikut.

    f=12πkmf=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{k}{m}}

    f=12π(169)1f=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{\left(\frac{16}{9}\right)}{1}}

    f=12π(169)f=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\left(\frac{16}{9}\right)}

    f=12π(43)f=\frac{1}{2\pi}\left(\frac{4}{3}\right)

    f=23πf=\frac{2}{3\pi}

    f=23πf=\frac{2}{3\pi} Hz

    Jadi, besar frekuensi getaran sistem pegas tersebut adalah 23π\frac{2}{3\pi} Hz.

  • Pilgan

    Perhatikan gambar berikut.

    Tiga pegas yang memiliki konstanta pegas masing-masing yaitu k1=2k_1=2 N/m, k2=2k_2=2 N/m, dan k3=8k_3=8 N/m disusun paralel-seri seperti pada gambar. Sistem pegas tersebut diberi beban bermassa 6 kg dan ditarik sejauh x lalu dilepaskan, sehingga bergetar secara harmonik sederhana. Jika gg = 10 m/s2, maka besar periode gerak sistem pegas tersebut adalah ....

    A

    4,5π4,5\pi s

    B

    2,5π2,5\pi s

    C

    6π6\pi s

    D

    8π8\pi s

    E

    4π4\pi s

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Gambar rangkaian sistem pegas.

    Konstanta pegas 1 k1=2k_1=2 N/m

    Konstanta pegas 2 k2=2k_2=2 N/m

    Konstanta pegas 3 k3=8k_3=8 N/m

    Massa beban rangkaian pegas m=6m=6 kg

    Ditanya:

    Periode sistem pegas T=T=?

    Jawab:

    Periode getaran adalah seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda yang bergerak harmonik untuk menyelesaikan satu siklusnya. Pada pegas, besarnya periode bisa didapatkan melalui persamaan berikut.

    T =2πmkT\ =2\pi\sqrt{\frac{m}{k}}

    Dimana mm merupakan massa beban dan kk merupakan konstanta pegas. Pada kasus ini, konstanta pegas yang digunakan merupakan konstanta pegas total dari rangkaian.

    Mula-mula menghitung konstanta pegas 1 dan 2 yang disusun paralel sebagai berikut.

    kp=k1+k2k_{\text{p}}=k_1+k_2

    kp=2+2k_{\text{p}}=2+2

    kp=4k_{\text{p}}=4 N/m

    Selanjutnya menghitung konstanta pegas total dari pegas pengganti paralel dan pegas 3 yang disusun seri sebagai berikut.

    1ks=1ktotal=1kp+1k3\frac{1}{k_{\text{s}}}=\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{1}{k_{\text{p}}}+\frac{1}{k_3}

    1ktotal=14+16\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{1}{4}+\frac{1}{6}

    1ktotal=2+18\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{2+1}{8}

    1ktotal=38\frac{1}{k_{\text{total}}}=\frac{3}{8}

    ktotal=83k_{\text{total}}=\frac{8}{3}

    Sehingga besar periodenya dapat dihitung sebagai berikut.

    T =2πmktotalT\ =2\pi\sqrt{\frac{m}{k_{\text{total}}}}

    T =2π683T\ =2\pi\sqrt{\frac{6}{\frac{8}{3}}}

    T =2π(6)(83)T\ =2\pi\sqrt{\left(6\right)\left(\frac{8}{3}\right)}

    T =2π16T\ =2\pi\sqrt{16}

    T =2π(4)T\ =2\pi\left(4\right)

    T =8πT\ =8\pi s

    Jadi, besar periode gerak sistem pegas tersebut adalah 8π8\pi s.

  • Pilgan

    Dua pegas identik yaitu pegas A dan pegas B memiliki konstanta pegas yang sama yaitu kk. Pegas A diberi beban bermassa 19\frac{1}{9} kg, sedangkan pegas B diberi beban bermassa 1 kg. Jika kedua pegas bergetar harmonik secara bersamaan, maka perbandingan frekuensi getaran pegas A dan pegas B adalah ....

    A

    1 : 3

    B

    9 : 1

    C

    1 : 9

    D

    3 : 1

    E

    2 : 3

    Pembahasan:

    Diketahui:

    Konstanta pegas A dan pegas B kA=kB=kk_{\text{A}}=k_{\text{B}}=k

    Massa beban pegas A mA=19m_{\text{A}}=\frac{1}{9} kg

    Massa beban pegas B mB=1m_{\text{B}}=1 kg

    Ditanya:

    Perbandingan frekuensi getaran pegas A dan pegas B fA:fB=f_{\text{A}}:f_{\text{B}}=?

    Jawab:

    Frekuensi merupakan banyaknya getaran yang terjadi setiap satuan waktu. Pada gerak harmonik sederhana pegas, besarnya frekuensi dapat dicari melalui persamaan berikut.

    f=12πkmf=\frac{1}{2\pi}\sqrt{\frac{k}{m}} 

    Dimana kk merupakan konstanta pegas dan mm merupakan massa beban. Karena pegas A dan pegas B identik dan memiliki konstanta pegas yang sama, maka berdasarkan persamaan frekuensi getaran pegas dapat diketahui bahwa frekuensi berbanding terbalik dengan akar massanya. Secara matematis dituliskan sebagai berikut.

    f≈1mf\approx\frac{1}{\sqrt{m}}

    Sehingga, perbandingan frekuensi getaran pegas dapat dihitung sebagai berikut.

    fAfB=mBmA\frac{f_{\text{A}}}{f_{\text{B}}}=\frac{\sqrt{m_{\text{B}}}}{\sqrt{m_{\text{A}}}}

    fAfB=119\frac{f_{\text{A}}}{f_{\text{B}}}=\frac{\sqrt{1}}{\sqrt{\frac{1}{9}}}

    fAfB=113\frac{f_{\text{A}}}{f_{\text{B}}}=\frac{1}{\frac{1}{3}}

    fAfB=31\frac{f_{\text{A}}}{f_{\text{B}}}=\frac{3}{1}

    Jadi, perbandingan frekuensi getaran pegas A dan pegas B adalah 3 : 1.


Tidak Ada Komentar

Ayo Daftar Sekarang!

Dan dapatkan akses ke seluruh 158.615 soal dengan berbagai tingkat kesulitan!

Daftar

Masih ada yang belum ngerti juga? Tanya ke kak tutor aja! Caranya, daftar layanan premium dan pilih paketnya.